Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

18 hasil
Subjek: video
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Re Edukasi Prosedur Tindakan Operasi Berbasis Video Ai Melalui Whatsapp Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Apendiktomi di RS Mary Cileungsi Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Apendisitis merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan abdomen yang umum dan memerlukan tindakan pembedahan berupa apendiktomi. Berdasarkan studi pendahuluan di Rumah Sakit Mary Cileungsi terdapat 43 kasus apendiktomi pada periode Mei sampai Juni 2026. Tingginya angka tindakan operasi seringkali menimbulkan kecemasan pre operasi. Kecemasan yang tidak terkelola dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisiologis pasien. Video Artificial Intelligence (AI) melalui WhatsApp diharapkan menjadi media re-edukasi yang efektif, praktis, dan dapat diakses berulang untuk membantu menurunkan kecemasan. Metode dalam penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 33 pasien pre apendiktomi berusia 17–50 tahun di Ruang Rawat Inap Bedah RS Mary Cileungsi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan setelah diberikan re-edukasi prosedur operasi berbasis video AI melalui WhatsApp. Uji statistik menunjukkan p-value < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian yaitu terdapat pengaruh signifikan re-edukasi prosedur tindakan operasi berbasis video AI melalui WhatsApp terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre apendiktomi di RS Mary Cileungsi Tahun 2026. Media video digital dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan preoperatif untuk membantu mempersiapkan kondisi psikologis pasien sebelum pembedahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Whatsapp Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Pencegahan Preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Kurangnya pengetahuan dan sikap negatif ibu hamil mengenai preeklampsia mempertinggi risiko komplikasi ini. Edukasi digital berbasis video melalui WhatsApp berpotensi menjadi media alternatif promosi kesehatan yang efektif dan praktis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui video WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi berupa pemberian edukasi kesehatan melalui video yang dikirim via WhatsApp. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden meningkat secara signifikan dari 57,80 pada saat pretest menjadi 87,24 pada saat posttest dengan persentase peningkatan sebesar 50,93% (t=19,73; p<0,001). Rata-rata skor sikap juga meningkat secara signifikan dari 61,42 pada saat pretest menjadi 88,16 pada saat posttest dengan persentase peningkatan sebesar 43,54% (t=17,68; p<0,001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi kesehatan melalui video WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak. Media digital ini direkomendasikan sebagai sarana promosi kesehatan yang aplikatif di fasilitas pelayanan antenatal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Kelas X Tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Tingginya risiko penularan HIV/AIDS pada kelompok usia remja sering kali dipicu oleh keterbatasan akses informasi serta minimnya tingkat pengetahuan. Pendidikan kesehatan berbasis media video animasi menjadi salah satu satu inovasi sarana pembelajaran interaktif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa secara menyeluruh. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja kelas X tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Cikarang Selatan yang berjumlah 450 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi dengan rumus slovin sehingga diperoleh 232 responden. Pengumpulan data pengetahuan menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji non parametrik Wilcoxon Signed Rank karena data berdistribusi tidak normal. Sebelum dilakukan intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori kurang sebesar 71,98% (167 orang). Setelah diberikan intervensi pendidikan kesehatan dengan media video animasi, tingkat pengetahuan responden meningkat secara signifikan menjadi kategori baik sebesar 89,66% (208 orang). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan nilai p-value = 0,000 (α < 0,05) dengan nilai Z = -12,926. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja kelas X tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan tahun 2026. Media audiovisual seperti video animasi terbukti efektif dimanfaatkan sebagai sarana promosi kesehatan reproduksi remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore di SMP Negeri 4 Cikarang Selatan Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Dismenore merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas serta proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap pengetahuan remaja putri tentang dismenore di SMP Negeri 4 Cikarang Selatan Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest. Sampel sebanyak 96 remaja putri dipilih dengan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Guttman sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi terdapat 65 responden (67,7%) berpengetahuan kurang, 27 (28,1%) cukup, dan 4 (4,2%) baik. Setelah intervensi, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Kesimpulannya, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang dismenore.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan tentang Pergaulan Bebas pada Siswa Kelas X & XI SMAN 2 Cikarang Selatan Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergaulan bebas yang menjadi salah satu permasalahan pada remaja dan dapat berdampak terhadap kesehatan serta perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan remaja tentang pergaulan bebas melalui media video edukasi di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan pendekatan one group pretest-posttest design terhadap 275 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan video edukasi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 9,66 pada pretest menjadi 10,73 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 1,07 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p<0,05), dengan 169 responden (61,5%) mengalami peningkatan skor pengetahuan, 60 responden (21,8%) mengalami penurunan, dan 46 responden (16,7%) tidak mengalami perubahan. Dengan demikian, terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan video edukasi, sehingga video edukasi dapat digunakan sebagai salah satu media pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pergaulan bebas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Media Video Edukasi Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa 51,4% remaja putri tidak mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Meskipun program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dijalankan secara nasional, tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD sesuai standar masih tergolong sangat rendah. Rendahnya kepatuhan ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan media edukasi kesehatan yang menarik bagi remaja. Studi pendahuluan di SMAN 1 Kedung Waringin mengindikasikan tingkat ketidakpatuhan mencapai 90%, sehingga diperlukannya intervensi promosi kesehatan yang inovatif seperti media video edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media video edukasi terhadap kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental (pre-test and post-test group). Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin. Pengukuran tingkat kepatuhan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pemberian video edukasi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis data dengan Wilcoxon Signed Rank Test membuktikan bahwa media video edukasi efektif secara signifikan (Z=-11,18; p<0,001) dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Nilai p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat kepatuhan konsumsi TTD sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media video. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media video edukasi terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan lebih memanfaatkan media video dalam program kesehatan remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Pre-Anestesi Menggunakan Video Terhadap Tingkat Kecemasan dan Kepuasan Pasien dengan Anestesi Spinal di Ruang Isntalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Bayu Asih Purwakarta

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecemasan preoperatif merupakan respons emosional yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan anestesi spinal. Kurangnya pemahaman mengenai prosedur anestesi dapat meningkatkan kecemasan dan menurunkan kepuasan pasien terhadap pelayanan. Edukasi berbasis video menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pemahaman pasien sebelum tindakan anestesi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pre-anestesi menggunakan media video terhadap tingkat kecemasan dan kepuasan pasien dengan anestesi spinal di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Bayu Asih Purwakarta.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani anestesi spinal di IBS RSUD Bayu Asih Purwakarta pada periode 2 Desember 2025 sampai 23 Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner skala kecemasan, sedangkan kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner kepuasan pasien yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi video. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah diberikan edukasi video (p < 0,001) serta peningkatan signifikan tingkat kepuasan pasien (p = 0,001).Kesimpulan: Edukasi preanestesi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan dan peningkatan kepuasan pasien dengan anestesi spinal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perbanidngan Efektivitas Edukasi Media Leaflet dan Video Terhadap Pengetahuan Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Desa Sukarahayu Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah endemis. Di Indonesia pada tahun 2022 dilaporkan sebanyak 131.265 kasus DBD dengan 1.183 kematian. Dan kembali meningkat di tahun 2024 mencapai 210.644 kasus dengan 1.239 kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas media leaflet dan video edukasi pencegahan DBD terhadap kejadian DBD di Desa Sukarahayu. Metode Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest–posttest two group design. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling dan terdapat 74 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok media leaflet dan media video. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kelompok media leaflet dan video (p=0,000). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua media (p=0,000), dengan mean rank media video (48,93) lebih tinggi dibandingkan leaflet (26,77). Kesimpulan edukasi kesehatan dalam penelitian ini menunjukan bahwa menggunakan media video lebih efektif dibandingkan media leaflet.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan Pencegahan Merokok Pada Remaja Usia 15-17 Tahun di Pondok Pesantren Ro'iyatul Mujahidin Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Merokok merupakan perilaku berisiko yang sering dimulai pada usia remaja dan berdampak serius pada kesehatan, seperti peningkatan risiko kanker paru-paru hingga kematian dini. Di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, ditemukan adanya santri yang merokok karena kurangnya pengetahuan, sehingga diperlukan media edukasi yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui media video animasi terhadap tingkat pengetahuan pencegahan merokok pada remaja usia 15-17 tahun di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 90 remaja laki-laki yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar soal pengetahuan pretest dan posttest yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan merokok pada responden. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai signifikansi p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Edukasi kesehatan dengan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan merokok pada remaja. Media ini dapat menjadi strategi intervensi yang menarik dan edukatif bagi lingkungan pesantren untuk mencegah perilaku merokok di kalangan santri.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri di MTS Tarbiyyatul Assas Kabupaten Bekasi 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada pertumbuhan serta prestasi belajar. Data WHO tahun 2021 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada wanita usia reproduktif cukup tinggi (29,6), termasuk pada remaja meningkat dari 21,6% menjadi 22,3%. Di Jawa Barat, prevalensi anemia pada remaja putri mencapai 40%. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang anemia menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Intervensi berupa pemutaran video edukatif berdurasi sekitar 10 menit yang menguraikan pengertian, penyebab, gejala, pencegahan, serta cara konsumsi tablet tambah darah (TTD). Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 20 item sebelum dan sesudah intervensi. Sampel penelitian adalah 62 siswi yang dipilih dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden berpengetahuan kurang (74,2%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi berpengetahuan baik (82,3%). Uji statistik memperoleh nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang anemia. Simpulan dari penelitian ini adalah media video efektif sebagai sarana edukasi kesehatan. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan lebih memanfaatkan media audiovisual dalam program promosi kesehatan remaja.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Personal Hygiene Dengan Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kebersihan Menstruasi Pada Remaja Putri SMP Negeri 1 Muara Gembong Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Pengetahuan diperoleh melalui proses kognitif dan berperan penting dalam membentuk perilaku terkait kebersihan diri, termasuk saat menstruasi. Remaja putri perlu memahaminya sejak dini sebagai langkah persiapan. Kurangnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan reproduksi seperti infeksi saluran kemih dan keputihan. Edukasi menggunakan media yang menarik seperti video dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kebersihan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi personal hygiene menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan kebersihan menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 1 Muaragembong, Kabupaten Bekasi, tahun 2025. Jenis penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 76 remaja putri yang diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah edukasi personal hygiene menggunakan media video, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan kebersihan menstruasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Sebelum intervensi edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah (75%). Setelah intervensi, tingkat pengetahuan meningkat ke kategori “baik” (84,2%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi personal hygiene menggunakan video terhadap peningkatan pengetahuan kebersihan menstruasi. Kesimpulan: Edukasi personal hygiene melalui media video secara signifikan meningkatkan pengetahuan kebersihan menstruasi pada remaja putri. Media video dapat digunakan sebagai metode alternatif edukasi kesehatan reproduksi di sekolah, idealnya sebelum remaja mengalami menarce. Sekolah diharapkan rutin memberikan edukasi kesehatan reproduksi, khususnya kebersihan menstruasi, melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, atau kerja sama dengan tenaga kesehatan. Remaja putri juga didorong untuk lebih proaktif mencari informasi serta menerapkan kebersihan menstruasi sejak sebelum menarke guna mencegah infeksi. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak sekolah, menambahkan kelompok kontrol, serta menilai aspek pengetahuan, sikap, perilaku, dan retensi jangka panjang.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Akseptor KB Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan salah satu upaya efektif untuk menekan angka kelahiran, namun masih rendahnya pengetahuan akseptor KB menyebabkan pemilihan MKJP belum optimal. Media video sebagai salah satu media edukasi diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan akseptor KB mengenai MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap pengetahuan akseptor KB tentang MKJP di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 79 responden yang dipilih dengan Teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan MKJP yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan melalui media video. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Pengetahuan akseptor KB sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang dengan rata-rata nilai 22,95%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media video, pengetahuan responden meningkat menjadi 83,42%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media video berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang. media video dapat dijadikan salah satu alternatif metode penyuluhan yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan serta mendukung program keluarga berencana.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Discharge Planning Pada Keluarga Pasien Dengan Menggunakan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Perawatan Pasien Diabetes Melitus di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Diabetes melitus memiliki tingkat komplikasi cukup tinggi. Petugas kesehatan memegang peranan penting saat discharged planning dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien diabetes melitus agar perawatan dapat berkelanjutan dan menghindari terjadinya komplikasi. Tujuan Penelitian : Tujuan Penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Edukasi Discharge Planning Keluarga Pasien Diabetes Melitus Dengan Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Perawatan Diabetes Melitus Di Ruang Rawat Inap RS. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy eksperiment pre dan post test terhadap 15 responden menggunakan video edukasi yang dirancang khusus untuk pasien Diabetes Melitus dengan alat ukur lembar kuisioner pengetahuan tentang perawatan Diabetes Melitus. Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapakan p value: 0,001 (<0,05) yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi discharge planning Simpulan : Pengetahuan responden meningkat setelah dilakukan edukasi Kesehatan menggunakan video. Peneliti menyarankan untuk perawat hendaknya meningkatkan pelaksanaan edukasi discharge planning pada keluarga pasien, dengan harapan pengetahuan keluarga pasien tentang perawatan diabetes melitus dapat meningkat.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pencegahan Anemia Pada Siswi di SMAN 1 Kedung Waringin

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Media video animasi merupakan alat yang sangat cocok untuk menyampaikan edukasi gizi karena kemampuannya dalam memudahkan penyampaian informasi terkait gizi secara visual dan menarik tujuan untuk Mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui video animasi terhadap pengetahuan,sikap serta perilaku konsumsi makan anemia pada siswi di SMAN 1 Kedung Waringin. Subyek dan Metode: Preeksperimental dengan rancangan one grup pretest - posttest, SMAN 1 Kedung Waringin, populasi 30, teknik purposive sampling, variabel independent : Media video animasi dan variabel Dependent : Pengetahuan, sikap dan perilaku konsumsi makan, instrumen pengukuran variabel menggunakan uji shapirowilk, serta metode analisis data uji paired t-test dan uji wilcoxon. Hasil: terdapat pengaruh edukasi gizi melalui media video animasi terhadap pengetahuan (0,000),sikap (0,008) dan perilaku konsumsi makan (0,000) sisiwi di SMAN 1 Kedungwaringin Kesimpulan: Adanya pengaruh edukasi gizi pencegahan anemia terhadap pengetahuan siswi di SMAN 1 Kedung Waringin. Dengan nilai P-Value 0,000 maka terdapat pengaruh edukasi gizi pencegahan anemia terhadap pengetahuan pada siswi.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keputihan Pada Remaja Putri di SMPN 1 Karang Bahagia Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan : Keputihan merupakan keluarnya cairan bukan darah yang keluar dari jalan lahir, dan mempunyai ciri-ciri seperti berbau atau tidak, berwarna atau tidak, kental atau cair, dan gatal atau tidak. Keputihan dibedakan menjadi dua kategori: normal (fisiologis) dan abnormal (patologis). Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Karang Bahagia Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana remaja putri SMPN 1 Karang Bahagia tahun 2024 akan semakin mengetahui tentang keputihan akibat menonton video eduksi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 80 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis Univariat dan Bivariat. Hasil : Pengetahuan remaja putri sebelum diberikan edukasi dengan media video mengenai keputihan dengan 80 responden didapatkan, 53 (66.3%) responden sedangkan pengetahuan baik yaitu 27 (33.8%) responden. Terdapat peningkatan menjadi 80 (100%) responden karena dilakukan edukasi dengan media video tentang keputihan yang meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai keputihan. Hasil analisisis dengan uji Paired T-test ada pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan keputihan dengan p = 0,000 dimana p < 0,05 yang artinya Ha = diterima, ada pengaruh yang antara peningkatan pengetahuan dengan media video. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai masalah keputihan.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Data WHO menunjukkan bahwa kanker payudara menjadi masalah kesehatan global tercatat 2,3 juta kasus di tahun 2020 dan proyeksi peningkatan di tahun 2040. Untuk meningkatkan kewaspadaan perlu di berikan edukasi pendidikan kesehatan. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan SADARI pada remaja putri di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara tahun 2024. Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah remaja putri kelas VIII di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara tahun 2024. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yaitu 84 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil: Penelitian uji statistik paired sample t-test didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang SADARI dengan p-value 0,000 dimana p < 0,05 yang artinya Ha = gagal ditolak. Kesimpulan: Adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan (SADARI) pada remaja putri di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara tahun 2024.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Minat Ibu Mengenai Pentingnya Skrinning Hipotiroid Kongenital di Klinik A Cibinong, Kab. Bogor

2024•Koleksi Perpustakaan

Mendeteksi cacat bawaan melalui skrining bayi baru lahir (SBBL) adalah salah satu langkah untuk menciptakan generasi yang lebih baik. Menurut perkiraan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1-3% dari total populasi anak mengalami retardasi mental. Cakupan skrinning hipotiroid di Indonesia menurut data pada tahun 2022 sebanyak 31,8% dari tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah ditemukan sebanyak 8 kasus yang terdeteksi di Kabupaten Bogor, tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian promosi Kesehatan mengenai pentingnya pemeriksaan skrinning hipotiroid kongenital terhadap tingkat pengetahuan dan minat ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra experiment dalam Forum Group Discussion dengan one group pretest postest design dengan media video animasi. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument kuesioner. Dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Paired Sample T-Test. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan menggunakan Non-probability Sampling yaitu metode purposive sampling. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan promosi Kesehatan dimana hasil pengetahuan memiliki nilai p value sebesar 0,014 artinya ada pengaruh Promosi Kesehatan terhadap pengetahuan ibu. Dan pada minat diperoleh nilai p value sebesar 0,003 artinya ada pengaruh Promosi Kesehatan terhadap minat ibu mengenai pemeriksaan Skrinning Hipotiroid Kongenital. Kesimpulan: Dalam penelitian ini didapatkan bahwa promosi Kesehatan menggunakan metode video animasi berpengaruh dalam perubahan dan meningkatkan pengetahuan dan minat ibu Mengenai Pentingnya Tentang Skrinning Hipotiroid Klinik A Cibinong, Kab.Bogor.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Video Terhadap Pengetahuan Tentang DM Tipe 2 dan Latihan Fisik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RS X Cikarang

2022•Koleksi Perpustakaan

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis progresif yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan membutuhkan edukasi kesehatan tentang pengelolaan DM khususnya tentang latihan fisik DM Tipe 2 sehingga dapat mencegah komplikasi DM. Tujuan penelitian mengetahui Pengaruh edukasi kesehatan menggunakan video terhadap pengetahuan tentang latihan fisik pada pasien DM Tipe 2 di RS X Cikarang. Metode penelitian desain penelitian quasi experimental, pendekatan one group pretest-posttest without control. Jumlah sampel 30 pasien DM Tipe 2 di RS X Cikarang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisa univariat mayoritas responden berusia dewasa akhir (36-45 tahun) 12 responden (40%), jenis kelamin laki-laki 23 responden (76,7%), tingkat pendidikan menengah 15 responden (50%), lama menderita <1-5 tahun 25 responden (83,3%), tidak bekerja 16 responden (53,3%), pengetahuan pretest kurang 24 responden (80%), menjadi pengetahuan posttest cukup 24 responden (80 %). Hasil analisa bivariat: Uji Paired t-test terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian video pembelajaran tentang latihan fisik pada pasien DM Tipe 2 dengan pvalue 0,000 (pvalue<0,005). Simpulan: terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian video pembelajaran tentang latihan fisik pada pasien DM Tipe 2 di RS X Cikarang. Saran bagi pasien DM Tipe 2 dapat meningkatkan pengetahuan mengenai DM dan Latihan fisik pada pasien DM Tipe 2 sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi pada pasien DM Tipe 2

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail