Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

96 hasil
Subjek: Sikap
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SADARI PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMK ISLAM AL-AMIN CIKARANG UTARA TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Menyusui Di Desa Sukarasa

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA xvi + 62 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Teknik menyusui yang benar adalah cara pemberian ASI pada bayi dengan perlekatan, posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya ibu Menyusui bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan uji analisis chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) memiliki pengetahuan kurang baik. Terdapat 44 responden (53,7%) memiliki usia beresiko. Terdapat 42 responden (51,2%) memiliki sikap baik. Terdapat 43 responden (52,4%) memiliki dukungan keluarga tidak mendukung. Nilai p-value menunjukan (α=0,05) yang artinya ada hubungan antara faktor pengetahuan, usia, sikap, dukungan keluarga dengan teknik menyusui yang benar. Kesimpulan : Adanya hubungan antara faktor pengaruh dengan teknik menyusui yang benar di Desa Sukarasa. Saran : Diharapkan pada penelitian ini responden dapat menambah pengetahuan tentang Teknik Menyusui yang benar. Diharapkan bagi peneliti selanjunya dapat mengembangkan faktor-faktor yang berhubungan dengan Teknik Menyusui yang benar. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Sikap, Teknik Menyusui Yang Benar, Usia. Daftar Pustaka : 1 buku dan 28 jurnal (2013-2023)

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN BAHAYA HYPERTIROID DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RS HARAPAN BUNDA GROUP

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Latar Belakang Hypertiroid suatu keadaan dimana kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang berlebih, yang dapat merubah seseorang baik fisik ataupun mentalnya ditandai dengan penurunan berat badan, gemetaran, mudah lelah, sesak nafas dan jantung berdebar. Data WHO (2000) terdapat 400 juta jiwa menderita hypertiroid, 1% dari warga AS menderita hypertiroid dan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Riskesdas (2018) 0,4% penduduk Indonesia menderita hypertiroid. Penyakit hypertiroid ini dapat ditegakkan dengan melakukan pemeriksaan laboratorium dasar T3 dan T4. Pengetahuan dan sikap perawat merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam melakukan tindakan perawatan dan pencegahan hypertiroid. Metode penelitian yang digunakan cross sectional dengan menganalisa dua variabel analitik, dengan variabel terikatnya adalah bahaya hypertiroid dan variabel bebasnya adalah pengetahuan dan sikap. Populasi seluruh perawat Instalasi Bedah Sentral RS Harapan Bunda Group, dengan sampel penelitiannya menggunakan total populasi sebanyak 42 perawat RS Harapan Bunda Group. Hasil Penelitian dengan menggunakan Chi-Square pada variable pengetahuan dan sikap, didapatkan nilai Hasil uji statistic P-Value pengetahuan 0.011 nilai analisis OR 0.106. Dari Hasil uji statistic Sikap diperoleh nilai P-Value 0.726, nilai analisis diperoleh OR 1.641 Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan bahaya hypertiroid. Dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan bahaya hypertiroid. Abstract Background Hyperthyroidism is a condition in which the thyroid gland produces excess glands, which can change a person both physically and mentally, characterized by weight loss, tremors, fatigue, shortness of breath and palpitations. WHO data (2000) there are 400 million people suffering from hyperthyroidism, 1% of US citizens suffer from hyperthyroidism and the majority are female. Riskesdas (2018) 0.4% of Indonesia's population suffers from hyperthyroidism. Hyperthyroid disease can be enforced by performing basic laboratory tests of T3 and T4. Nurse knowledge is a very influential factor in taking care and prevention of hyperthyroidism. The research method used was cross sectional by analyzing two analytic variables, with the dependent variable being the danger of hyperthyroidism and the independent variables being knowledge and attitude. The population of all nurses in the Central Surgical Installation at Harapan Bunda Group Hospital, with the research sample using a total population of 42 nurses at Harapan Bunda Group Hospital. The results of the study using Chi-Square on the knowledge and attitude variables, obtained the value of the P-Value statistical test results for knowledge of 0.011, the OR analysis value of 0.106. From the results of the Attitude statistical test, the P-Value is 0.726, the analysis value is OR 1.641 In conclusion, there is a significant relationship between knowledge and the dangers of hyperthyroidism. And there is no significant relationship between attitude and hyperthyroidism.

43 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Mengenai Penanganan Dismenorea di SMPN 4 Cikarang Timur tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, juli 2023 Nama : Dyah Anggraini Nim : 020319609 PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PENANGANAN DISMENORE DI SMPN 4 CIKARANG TIMUR TAHUN 2023 ABSTRAK Latar Belakang : Rasa nyeri yang timbul ini biasanya dikenal dengan nama dismenore. Menurut World Health Organization (WHO, 2012 dalam Nora, 2018) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) remaja mengalami dismenore dengan 10- 15% mengalami dismenore berat Tujuan Pnelitian : Untuk bisa mengetahui Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenorea Di SMPN 4 Cikarang Timur Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan one group prettest-posttest Dalam rancangan ini, responden diberikan sebuah kuesioner Kemudian diukur pengetahuan dan sikap. Penelitian ini termasuk tergolong penelitian quasi eksperimen dengan memakai pret - test and post - test design, yaitu merupakan suatu pengukuran yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah melakukan penelitian. Pada populasi penelitian ini ada 260 responden dan Teknik pengambilan sampel menggunakan sample random sampling dengan menggunakan rumus slovin dengan jumlah responden 157. Analisi data yang dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan analisis Paired Sample T Test dengan bantuan IBM SPSS statistics 25. Hasil: Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T-Test didapatkan ada pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri di SMPN 2 Cikarang Timur tahun 2023 Kata kunci : Dismenore, Tingkat pengetahuan, Sikap, Remaja

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Whatsapp Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Pencegahan Preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Kurangnya pengetahuan dan sikap negatif ibu hamil mengenai preeklampsia mempertinggi risiko komplikasi ini. Edukasi digital berbasis video melalui WhatsApp berpotensi menjadi media alternatif promosi kesehatan yang efektif dan praktis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui video WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi berupa pemberian edukasi kesehatan melalui video yang dikirim via WhatsApp. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden meningkat secara signifikan dari 57,80 pada saat pretest menjadi 87,24 pada saat posttest dengan persentase peningkatan sebesar 50,93% (t=19,73; p<0,001). Rata-rata skor sikap juga meningkat secara signifikan dari 61,42 pada saat pretest menjadi 88,16 pada saat posttest dengan persentase peningkatan sebesar 43,54% (t=17,68; p<0,001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi kesehatan melalui video WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak. Media digital ini direkomendasikan sebagai sarana promosi kesehatan yang aplikatif di fasilitas pelayanan antenatal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi E-Leaflet Berbasis Instagram Terhadap Pemahaman dan Sikap Mahasiswa Mengenai Meal Preparation Hemat dan Sehat di Universitas Medika Suherman

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Mahasiswa memiliki aktivitas akademik dan sosial yang padat sehingga sering mengalami keterbatasan waktu dalam menyiapkan makanan. Kondisi ini dapat mendorong pemilihan makanan yang praktis tanpa mempertimbangkan kesehatan dan biaya. Meal preparation dapat menjadi alternatif untuk membantu mahasiswa menyiapkan makanan yang sehat, praktis, dan ekonomis. Edukasi melalui e-leaflet berbasis Instagram dapat menjadi media penyampaian informasi gizi yang mudah diakses oleh mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui e-leaflet berbasis Instagram terhadap pemahaman dan sikap mahasiswa mengenai meal preparation hemat dan sehat di Universitas Medika Suherman. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pre-test and post-test. Sebanyak 95 responden dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pemahaman dan sikap diukur sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan kuesioner. Hasil: Rata-rata persentase skor pemahaman meningkat dari 78,8% menjadi 95,2%. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya perbedaan pemahaman yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p= 0,000). Rata-rata persentase skor sikap juga mengalami peningkatan dari 66,3% menjadi 80,7%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan sikap yang signifikan (p= 0,000). Kesimpulan: Edukasi melalui e-leaflet berbasis Instagram memberikan pengaruh/perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman dan sikap mahasiswa mengenai meal preparation hemat dan sehat. Media ini dapat menjadi salah satu alternatif media edukasi gizi digital yang efektif dan mudah diakses untuk mendukung peningkatan pemahaman serta pembentukan sikap positif mahasiswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur tentang Kontrasepsi Implan di Desa Banjarsari Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Kontrasepsi implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, tetapi penggunaannya pada wanita usia subur di Desa Banjarsari masih rendah. Studi pendahuluan menunjukkan 65% wanita usia subur memiliki pengetahuan rendah dan 70% memiliki sikap negatif terhadap kontrasepsi implan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kontrasepsi implan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 70 wanita usia subur dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap melalui pretest, pemberian edukasi menggunakan e-booklet, dan posttest. Analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Sebelum intervensi, 57 responden (81,4%) memiliki pengetahuan kurang dan setelah intervensi 56 responden (80,0%) memiliki pengetahuan baik. Median skor sikap meningkat dari 19 menjadi 25. Uji Wilcoxon menunjukkan pengetahuan meningkat pada 69 responden dan tetap pada 1 responden (Z=-7,226; p<0,001). Pada sikap, 63 responden meningkat, 4 menurun, dan 3 tetap (Z=-6,942; p<0,001). Media e-booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kontrasepsi implan

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Poster Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Hipertensi dalam Kehamilan di Desa Pasir Sari Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi yang terjadi selama kehamilan merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada ibu dan janin. Pengetahuan serta sikap ibu hamil yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pencegahan dan pengenalan tanda hipertensi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media poster terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hipertensi di Desa Pasir Sari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-experimental dan model one group pretest-posttest. Responden dalam penelitian ini berjumlah 60 ibu hamil. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan melalui pengukuran sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media poster. Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi responden dengan pengetahuan kategori baik meningkat dari 39 orang (65,0%) sebelum diberikan edukasi menjadi 56 orang (93,3%) setelah diberikan edukasi. Pada variabel sikap, hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan sikap setelah diberikan edukasi menggunakan media poster. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perubahan pengetahuan yang signifikan dengan nilai Z = -6,032 dan p = 0,000, serta perubahan sikap yang signifikan dengan nilai Z = -6,686 dan p = 0,000. Karena nilai p < 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media poster terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hipertensi di Desa Pasir Sari. Media poster dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana edukasi kesehatan yang sederhana, informatif, dan mudah dipahami dalam mendukung peningkatan pengetahuan serta sikap ibu hamil dalam upaya pencegahan hipertensi selama kehamilan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Sikap Remaja Putri tentang Pencegahan Perilaku Masturbasi yang Berisiko pada Kesehatan Reproduksi di SMPN 5 Cikarang Selatan

2026•Koleksi Perpustakaan

Perilaku masturbasi yang berisiko pada remaja dapat memberikan dampak terhadap kesehatan reproduksi apabila tidak disertai dengan pemahaman dan sikap yang tepat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membentuk sikap positif remaja adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Berdasarkan survei pendahuluan terhadap 10 siswi, sebanyak 70% siswi telah terpapar informasi terkait perilaku seksual dan masturbasi, sedangkan 30% lainnya masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai masturbasi dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap remaja terhadap pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi di SMPN 5 Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimen melalui pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMPN 5 Cikarang Selatan sebanyak 566 orang, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sikap. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sikap meningkat dari 82,97 sebelum intervensi menjadi 106,53 setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Hasil uji menunjukkan nilai t = -8,223 dengan p-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Mengenai Period After Opening dan Expired Date Kosmetik Perawatan Kulit di Toko Kosmetik Beauty Cikarang

2026•Koleksi Perpustakaan

Period After Opening dan Expired Date merupakan informasi penting yang perlu dipahami masyarakat untuk menjamin keamanan, mutu, serta khasiat penggunaan Kosmetik Perawatan Kulit. Kurangnya pengetahuan mengenai Period After Opening dan Expired Date dapat memengaruhi sikap dalam menggunakan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap mengenai Period After Opening dan Expired Date Kosmetik Perawatan Kulit di Toko Kosmetik Beauty Cikarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan pendekatan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 86 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (72 responden; 82,6%), sedangkan 46 responden (52,0%) memiliki sikap positif. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,306 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap mengenai Period After Opening dan Expired Date pada Kosmetik Perawatan Kulit di Toko Kosmetik Beauty Cikarang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pola Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) pada Remaja MAN 1 Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang : Konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) yang berlebihan pada remaja merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular di masa mendatang. Pengetahuan dan sikap diduga berperan dalam membentuk pola konsumsi remaja, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pola konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) pada remaja MAN 1 Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 86 responden yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Data pengetahuan dan sikap diperoleh melalui kuesioner, sedangkan pola konsumsi gula, garam, dan lemak diukur menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis penelitian, sebagian besar responden berusia 17 tahun, yaitu sebanyak 80 responden (93,0%), sedangkan responden yang berusia 16 tahun sebanyak 6 responden (7,0%). Mayoritas berjenis kelamin perempuan (72,1%) dan memiliki uang saku kategori sedang (91,9%). Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori baik (70,9%), sikap kategori baik (73,3%), serta pola konsumsi gula (75,6%), garam (73,3%), dan lemak (72,1%) pada kategori cukup. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pola konsumsi gula (p=0,621), garam (p=0,866), maupun lemak (p=0,588). Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan pola konsumsi gula (p=0,433), garam (p=0,640), maupun lemak (p=0,390). Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap tidak berhubungan secara signifikan dengan pola konsumsi gula, garam, dan lemak pada remaja MAN 1 Kabupaten Bekasi. Perilaku konsumsi GGL kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kebiasaan makan, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, ketersediaan pangan, dan pengaruh teman sebaya. Oleh karena itu, upaya perbaikan pola konsumsi GGL pada remaja perlu dilakukan secara komprehensif melalui edukasi gizi yang didukung oleh lingkungan pangan yang sehat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Petugas Kesehatan dengan Perilaku Kader Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Mekarmukti Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Demam Berdarah Dengue (DBD) memerlukan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahannya. Kader kesehatan berperan dalam mendorong masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku kader dalam pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti tahun 2026. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain Sequential Explanatory. Tahap kuantitatif melibatkan 82 kader aktif dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan α = 0,05, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan 64,6% kader memiliki pengetahuan baik, 57,3% memiliki sikap positif, 78,0% memperoleh dukungan petugas kesehatan yang baik, dan 56,1% memiliki perilaku pencegahan yang baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku (r = 0,307; p = 0,005), sikap dengan perilaku (r = 0,460; p = 0,001), serta dukungan petugas kesehatan dengan perilaku (r = 0,453; p = 0,001). Hasil kualitatif menunjukkan kader melakukan edukasi 3M Plus, mengingatkan masyarakat, dan mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan petugas kesehatan berhubungan dengan perilaku kader dalam pencegahan DBD.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Pada Masyarakat di Desa Balekambang Kecamatan Jonggol

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Prevalensi DBD di Jonggol hingga Juni 2024 tercatat sebanyak 145 kasus dengan 1 kematian. Sementara itu, Puskesmas Balekambang mencatat 20 kasus dengue pada periode Januari–November 2025, dengan 2 orang dirawat di RSUD Cileungsi pada bulan Mei dan 1 orang dirawat di RS Permata Jonggol pada bulan Juni. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) pada masyarakat di Balekambang Kecamatan Jonggol 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif korelasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian masyarakat Desa Balekambang Kecamatan Jonggol dengan jumlah sampel sebanyak 85 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku PSN. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik nonparametrik Chi-Square. No Layak Etik 000322/Universitas Medika Suherman/2026 Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan analisi bivariat Jenis kelamin nilai p-value = 0,659 > 0,05, Usia nilai p-value = 0,546 > 0,05, Pendidikan nilai p-value = 0,001 <0,05, Pekerjaan nilai p-value = 0,158 > 0,05, Tingkat pengetahuan nilai p-value = 0,018 <0,05, Sikap nilai p-value = 0,001 <0,05. Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor jenis kelamin, usia, pekerjaan dengan perilaku PSN, Ada hubungan yang signifikan antara faktor pendidikan, tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku PSN. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), mengingat masih terdapat responden dengan perilaku PSN yang kurang baik.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Program Triple Eliminasi di Posyandu Desa Sukamanah Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Program triple eliminasi merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penularan vertikal penyakit HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu hamil ke bayinya. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan terutama dalam hal kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan. Beberapa faktor seperti usia, pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan diduga berpengaruh terhadap kepatuhan tersebut. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam menjalani program triple eliminasi di Posyandu Desa Sukamanah tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 83 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki usia reproduksi sehat (73,5%), pengetahuan baik (61,4%), sikap positif (60,2%), dukungan suami baik (61,4%), dan menilai peran tenaga kesehatan baik (86,7%). Kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple eliminasi sebesar 72,3%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,007), dukungan suami (p=0,020), dan peran tenaga kesehatan (p=0,009) dengan kepatuhan ibu hamil. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kepatuhan (p=0,059). Kesimpulan: Faktor pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan triple eliminasi. Upaya peningkatan edukasi, dukungan keluarga, dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan cakupan program ini.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Ruam Popok Bayi di Desa Karang Baru Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Ruam popok (diaper rash) merupakan masalah kulit yang sering terjadi pada bay akibat iritasi urine, feses, kelembaban, dan gesekan popok. Prevalensi globa mencapai 65% (WHO, 2022), sementara di Indonesia dilaporkan 7–35% dan d Kabupaten Bekasi sebesar 10,28%. Pengetahuan ibu yang kurang tentang persona hygiene bayi menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan risiko terjadiny ruam popok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yan berhubungan dengan kejadian ruam popok pada bayi di Desa Karang Bar Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2025.Penelitian merupaka jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 88 responden dipilih dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui angket kepada ibu yan memiliki bayi usia 0–6 bulan. Analisis menggunakan uji chi-square denga perhitungan odds ratio (OR). Dari penelitian ini diperoleh hasil yaitu tidak terdapa hubungan signifikan antara pendidikan dengan ruam popok (p=0,249; OR=0,552 maupun sikap (p=0,067; OR=2,565). Namun terdapat hubungan signifikan antar pekerjaan dengan ruam popok (p=0,047; OR=2,644) serta pengetahuan (p=0,018 OR=3,246). Responden dengan pengetahuan kurang memiliki peluang tiga kal lebih besar memiliki bayi yang terkena ruam popok dibandingkan dengan ib berpengetahuan baik. Pengetahuan ibu sangat erat kaitannya dengan pendidika dan memengaruhi perilaku dalam menjaga kesehatan kulit bayi. Ketepata perawatan perianal memerlukan perilaku ibu yang baik dalam menjaga kebersiha kulit bayi.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Sirnajaya

2025•Koleksi Perpustakaan

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas, di mana rendahnya kinerja dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat dan pencapaian program kesehatan. Namun, di Puskesmas Sirnajaya masih ditemukan beberapa masalah seperti keterbatasan jumlah pegawai, kedisiplinan yang belum optimal, serta beban kerja yang tidak seimbang, sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di Puskesmas Sirnajaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 41 responden (PNS dan PTT) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert dan data dianalisis dengan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pegawai memiliki kinerja baik (75,6%), sikap positif (70,7%), motivasi tinggi (80,5%), serta kepemimpinan mendukung (82,9%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap (p=0,047), motivasi (p=0,047), dan kepemimpinan (p=0,031) dengan kinerja pegawai, sedangkan kemampuan (p=0,059) tidak berhubungan secara signifikan. Disimpulkan bahwa kinerja pegawai lebih banyak berhubungan dengan faktor sikap, motivasi, dan kepemimpinan, sehingga diperlukan pembinaan berkelanjutan, kepemimpinan partisipatif, serta evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Media Platform Tik Tok Sebagai Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri di SMPN 8 Cibitung Kabupaten Bekasi

2025•Koleksi Perpustakaan

Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian guna mengetahui pengaruh media platform Tik Tok pada pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, serta populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual & visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia ρ-value (0,000) < 0,05. Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan ρ-value (0,000) < 0,05 antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster. Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Kombinasi Metode Ceramah dan Media Index Card Match Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswi Tentang Anemia di SMPN 1 Cikarang Utara

2025•Koleksi Perpustakaan

Anemia menjadi perhatian serius karena prevalensinya yang tinggi mencapai 29,9% pada remaja putri di dunia. Meskipun pemerintah telah berupaya menurunkannya, konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri hanya 16,7% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan melalui kombinasi ceramah dan media index card match terhadap pengetahuan dan sikap siswi di SMPN 1 Cikarang Utara. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dan pendekatan two group pretest-posttest design with control group. Populasi penelitian adalah siswi usia 13-14 tahun di kelas VIII SMPN 1 Cikarang Utara. Sampel sebanyak 136 responden ditentukan dengan rumus Isaac & Michael, terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Hasil nilai rerata pengetahuan kelompok eksperimen 9,49 dan post-test 13,94 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 9,09 dan post-test 9,12. Rerata nilai sikap kelompok eksperimen untuk pre-test 49,38 dan post-test 54,40 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 46,24 dan post-test 46,28. Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui penggunaan ceramah dan media index card match terhadap pengetahuan siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (0<0.05) dan memberikan pengaruh bagi sikap siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (P<0.05). Terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan uji Mann Whitney dengan p-value=0.000 (P<0.05). Melalui penelitian ini, para siswi dapat lebih mudah memahami informasi terkait anemia, sehingga diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan menggunakan Kombinasi Metode Ceramah dan Media Index Card Match terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswi tentang Anemia di SMPN 1 Cikarang Utara

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia menjadi perhatian serius karena prevalensinya yang tinggi mencapai 29,9% pada remaja putri di dunia. Meskipun pemerintah telah berupaya menurunkannya, konsumsi konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri hanya 16,7% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan melalui kombinasi ceramah dan media index card match terhadap pengetahuan dan sikap siswi di SMPN 1 Cikarang Utara. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dan pendekatan two group pretest-posttest design with control group. Populasi penelitian adalah siswi usia 13-14 tahun di kelas VIII SMPN 1 Cikarang Utara. Sampel sebanyak 136 responden ditentukan dengan rumus Isaac & Michael, terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Hasil nilai rerata pengetahuan kelompok eksperimen 9,49 dan post-test 13,94 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 9,09 dan post-text 9.12. Rerata nilai sikap kelompok eksperimen untuk pre-test 49,38 dan post-text 54,40 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 46,24 dan post-test 46,28. Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui penggunaan ceramah dan media index card match terhadap pengetahuan siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (00.05) dan memberikan pengaruh bagi sikap siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (P0.05). Terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan uji Mann Whitney dengan p-value=0.000 (P0.05). Melalui penelitian ini, para siswi dapat lebih mudah memahami informasi terkait anemia, sehingga diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

49 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan menggunakan Kombinasi Metode Ceramah dan Media Index Card Match terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswi tentang Anemia di SMPN 1 Cikarang Utara

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia menjadi perhatian serius karena prevalensinya yang tinggi mencapai 29,9% pada remaja putri di dunia. Meskipun pemerintah telah berupaya menurunkannya, konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri hanya 16,7% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan melalui kombinasi ceramah dan media index card match terhadap pengetahuan dan sikap siswi di SMPN 1 Cikarang Utara. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dan pendekatan two group pretest-posttest design with control group. Populasi penelitian adalah siswi usia 13-14 tahun di kelas VIII SMPN 1 Cikarang Utara. Sampel sebanyak 136 responden ditentukan dengan rumus Isaac & Michael, terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Hasil nilai rerata pengetahuan kelompok eksperimen 9,49 dan post-test 13,94 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 9,09 dan post-test 9,12. Rerata nilai sikap kelompok eksperimen untuk pre-test 49,38 dan post-test 54,40 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 46,24 dan post-test 46,28. Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui penggunaan ceramah dan media index card match terhadap pengetahuan siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (00.05) dan memberikan pengaruh bagi sikap siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (P0.05). Terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan uji Mann Whitney dengan p-value=0.000 (P0.05). Melalui penelitian ini, para siswi dapat lebih mudah memahami informasi terkait anemia, sehingga diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

53 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail