2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Praktik budaya pantang makan pada ibu nifas masih sangat prevalent di Indonesia akibat kepercayaan tradisional, yang berisiko menghambat pemulihan luka perineum dan menurunkan kualitas ASI secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik tersebut di Desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,003; OR=16,000), dukungan keluarga (p=0,010; OR=0,091), dan peran paraji (p=0,028; OR=0,132) dengan praktik pantang makan. Pengetahuan merupakan faktor risiko paling dominan, di mana ibu dengan pengetahuan kurang baik berpeluang 16 kali lebih besar melakukan pantang makan. Sebaliknya, dukungan keluarga dan peran paraji yang positif bertindak sebagai faktor protektif. Namun, variabel akses informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,067). Disimpulkan bahwa faktor sosial-budaya sangat memengaruhi praktik ini. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan meningkatkan edukasi gizi yang secara aktif melibatkan keluarga dan paraji untuk mengubah norma sosial serta mencegah risiko stunting pada bayi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Premenopause merupakan masa transisi menuju menopause yang disertai berbagai perubahan fisik dan psikologis pada wanita. Pengetahuan yang baik mengenai premenopause dan manajemen menopause diperlukan agar wanita dapat memahami perubahan yang terjadi serta mempersiapkan diri menghadapi masa menopause. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi manajemen menopause dengan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan pada wanita premenopause usia 35 - 45 tahun di Kampung Citarik Cikarang Timur Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 30 wanita usia 35 - 45 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 22 pertanyaan. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, pemberian edukasi manajemen menopause menggunakan media leaflet disertai penjelasan secara langsung selama kurang lebih 20 menit, kemudian dilanjutkan dengan post-test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum diberikan edukasi, sebanyak 9 responden (30,0%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, 12 responden (40,0%) memiliki pengetahuan cukup, dan 9 responden (30,0%) memiliki pengetahuan baik, dengan nilai mean 13,37. Setelah diberikan edukasi, seluruh responden sebanyak 30 orang (100,0%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dengan nilai mean meningkat menjadi 20,73. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z sebesar -4,788 dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi manajemen menopause dengan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan pada wanita premenopause usia 35 - 45 tahun di Kampung Citarik Cikarang Timur Tahun 2026
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Emesis gravidarum merupakan keluhan mual dan muntah yang umum dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Kondisi tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan apabila tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi kondisi ibu. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan emesis gravidarum dapat memengaruhi kemampuan ibu dalam melakukan upaya pencegahan secara tepat. Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi secara ringkas, sistematis, dan dapat dibaca kembali oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet tentang pencegahan emesis gravidarum terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I di TPMB Bidan Ai Hayati Karawang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test. Jumlah responden sebanyak 50 ibu hamil trimester I. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan intervensi, sebanyak 25 responden (50,0%) memiliki pengetahuan kurang dan 25 responden (50,0%) memiliki pengetahuan cukup. Setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet, seluruh responden (100,0%) memiliki pengetahuan baik. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 9,44 menjadi 17,12. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I tentang pencegahan emesis gravidarum di TPMB Bidan Ai Hayati Karawang Tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi, sehingga kelancaran produksi dan pengeluarannya penting dalam keberhasilan pemberian ASI. Produksi ASI yang optimal mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi serta keberlanjutan proses menyusui. Pijat oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang membantu relaksasi ibu dan mendukung refleks pengeluaran ASI, sedangkan teknik Marmet memberikan stimulasi mekanis secara langsung pada payudara untuk membantu pengeluaran ASI. Kombinasi kedua teknik tersebut diharapkan dapat memberikan stimulasi yang lebih optimal dalam mendukung produksi dan pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan peningkatan produksi ASI antara pemberian pijat oksitosin dan kombinasi pijat oksitosin dengan teknik Marmet pada ibu nifas di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
Penelitian menggunakan desain quasi-experimental pretest-posttest two-group dengan 30 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 15 responden. Kelompok pertama diberikan pijat oksitosin, sedangkan kelompok kedua diberikan kombinasi pijat oksitosin dan teknik Marmet. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan satuan mL. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test pada tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil menunjukkan rata-rata produksi ASI pada kelompok pijat oksitosin meningkat dari 19,92 mL menjadi 30,89 mL, sedangkan kelompok kombinasi meningkat dari 20,94 mL menjadi 42,81 mL. Peningkatan masing-masing sebesar 10,97 mL dan 21,87 mL, dengan p < 0,001. Uji independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001), dengan selisih rata-rata peningkatan sebesar 10,91 mL. Kesimpulan pada kedua intervensi didapatkan peningkatan produksi ASI, namun kombinasi pijat oksitosin dan teknik Marmet menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan pijat oksitosin saja. Kombinasi kedua teknik tersebut dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan nonfarmakologis dalam mendukung produksi dan pengeluaran ASI pada ibu nifas.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala serta pencegahan stunting sangat bertumpu pada keaktifan kunjungan balita ke Posyandu. Namun, Posyandu Mekar Tanjung 1 di Desa Karang Satu menghadapi kendala serius dengan tingkat kehadiran sasaran yang masih tergolong terendah di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor predisposisi, yang meliputi pengetahuan dan sikap ibu, serta faktor penguat berupa dukungan keluarga dengan rendahnya kunjungan bayi dan balita di Posyandu Mekar Tanjung 1 Desa Karang Satu Tahun 2026. Penelitian kuantitatif analitik ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita terdaftar di Posyandu Mekar Tanjung 1 sebanyak 100 orang, yang seluruhnya diambil sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test dan Continuity Correction) serta perhitungan Odds Ratio (OR) pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,002; OR=0,586), sikap ibu (p=0,009; OR=0,600), dan dukungan keluarga (p=0,000; OR=0,463) dengan keteraturan kunjungan. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu, sikap ibu, dan dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan keteraturan kunjungan bayi dan balita ke Posyandu. Pengelola Posyandu disarankan mengoptimalkan kegiatan sweeping door-to-door, pembuatan buku kendali ketidakhadiran, penyediaan variasi menu makanan tambahan lokal, serta pelibatan aktif suami dan keluarga dalam edukasi tumbuh kembang anak
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Teknik menyusui yang benar penting dalam mendukung keberhasilan dan efektivitas pemberian ASI. Namun, masih ditemukan ibu menyusui yang memiliki keterbatasan pengetahuan dalam memahami dan menerapkan teknik menyusui yang benar. Berdasarkan studi pendahuluan di Posyandu Desa Karang Asih, dari 14 ibu menyusui yang diamati, sebanyak 11 ibu (78,57%) belum mampu menerapkan teknik menyusui dengan benar, sedangkan 3 ibu (21,43%) telah mampu menerapkan teknik menyusui dengan benar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya edukasi yang mudah dipahami dan dapat diakses oleh ibu menyusui. Salah satu media edukasi yang dapat digunakan adalah poster. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi melalui media poster terhadap pengetahuan ibu menyusui mengenai teknik menyusui yang benar di Posyandu Desa Karang Asih Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one-group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu menyusui yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Edukasi diberikan menggunakan media poster, sedangkan data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk mengetahui normalitas data dan uji Wilcoxon Signed Rank Test sebagai uji non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan ibu menyusui meningkat dari 12,94 ± 2,588 sebelum edukasi menjadi 17,80 ± 2,040 setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 4,86 poin. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi melalui media poster, dengan nilai Z = -5,105 dan p-value = 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi melalui media poster berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu menyusui mengenai teknik menyusui yang benar di Posyandu Desa Karang Asih Tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Menarche merupakan menstruasi pertama yang dialami remaja putri sebagai tanda dimulainya masa pubertas. Pengetahuan yang baik mengenai menarche sangat diperlukan agar remaja putri memahami perubahan yang terjadi pada dirinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang menarche di SDN Ciledug 03 Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 42 siswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang menarche. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 24 responden (57,1%), pengetahuan cukup 11 responden (26,2%), dan pengetahuan baik 7 responden (16,7%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual, sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 35 responden (83,3%), pengetahuan cukup 6 responden (14,3%), dan pengetahuan kurang 1 responden (2,4%). Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang menarche. Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang menarche di SDN Ciledug 03 Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Media audiovisual dapat dijadikan salah satu alternatif media pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah utamanya terkait dengan persiapan menghadapi menarche
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengetahuan remaja putri tentang seks bebas masih tergolong rendah sehingga diperlukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko dan dampak seks bebas serta kesehatan reproduksi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet yang praktis, ringkas, dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan remaja putri tentang seks bebas di SMKN 1 Pebayuran Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 445 siswi dengan sampel sebanyak 112 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang seks bebas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data pretest dan posttest tidak berdistribusi normal. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 62 responden (55,4%), pengetahuan cukup sebanyak 34 responden (30,36%), dan pengetahuan baik sebanyak 16 responden (14,3%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet, sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 95 responden (84,82%), pengetahuan cukup sebanyak 14 responden (12,50%), dan pengetahuan kurang sebanyak 3 responden (2,68%). Persentase pengetahuan baik meningkat sebesar 70,53%. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) <0,001 (p<0,05), dengan Positive Rank sebanyak 112 responden dan Negative Rank serta Ties sebanyak 0, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang seks bebas. Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang seks bebas di SMKN 1 Pebayuran Tahun 2026. Media leaflet dapat dijadikan salah satu alternatif media pendidikan kesehatan reproduksi yang diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah dari vagina yang dapat bersifat fisiologis
maupun patologis. Kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan area genital
menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya keputihan., sehingga perlu dicegah sejak
dini untuk menghindari dampak jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan
remaja putri mengenai keputihan. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen
dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dilaksanakan di SMPN 5 Tambun Selatan
tahun 2025 pada 128 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner pretest dan posttest yang
mengukur tingkat pengetahuan tentang keputihan. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov
menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya
peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi melalui media Leaflet.
Sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden memiliki rata-rata skor pengetahuan
responden adalah 59,41 dan Sesudah intervensi, rata-rata meningkat menjadi 84,69. Hasil uji
Wilcoxon Signed Rank menunjukkan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat
pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media
Leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media Leaflet
efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang keputihan. Diharapkan media
ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi berkelanjutan dalam upaya promosi kesehatan
reproduksi remaja di lingkungan sekolah.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia pada ibu hamil, khususnya pada trimester pertama, merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Susu kedelai merupakan sumber zat besi nabati yang mudah diperoleh dan berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di TPMB Erika Utami.
Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan kadar hemoglobin <11 gr/dL di TPMB Erika Utami sebanyak 30 orang, yang sekaligus menjadi sampel dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil Penelitian rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 8,660 gr/dL meningkat menjadi 11,717 gr/dL setelah intervensi pemberian susu kedelai dengan takaran 200 ml selama 7 hari. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan setelah intervensi.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di TPMB Erika Utami Tahun 2025. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan alternatif pemberian intervensi gizi alami bagi ibu hamil dengan anemia. Disarankan tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan edukasi mengenai pangan lokal, khususnya kedelai, sebagai upaya pencegahan dan penanganan anemia sejak dini.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Kesehatan mental bukan sekadar ketiadaan gangguan psikologis, melainkan juga kemampuan individu mengenali potensi diri, mengatasi tekanan hidup, produktif, dan berkontribusi pada komunitas. Remaja putri sangat rentan terhadap gangguan mental akibat paparan media social termasuk cyberbullying, konten negatif, dan fenomena fear of missing out (FoMO). Di Indonesia, tren gangguan mental remaja meningkat bersamaan dengan intensitas penggunaan media sosial, namun studi lokal khusus di MTsN 3 Karawang masih terbatas. Tujuan: Menilai hubungan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja putri di MTsN 3 Karawang tahun 2025. Metode: Studi kuantitatif cross sectional dengan total sampel 85 siswi kelas VIII berusia 12–15 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner pada Mei–Juni 2025. Analisis dilakukan secara deskriptif (frekuensi), chi-square, dan Odds Ratio (OR). Hasil: Instagram merupakan platform paling sering digunakan (24,7 %), disusul Facebook dan WhatsApp (masing-masing 23,5 %), TikTok (10,6 %), dan lainnya (YouTube, Telegram, LINE, Twitter/X, Pinterest) sebesar 17,6 %. Sebanyak 50,6 % responden tergolong pengguna media sosial berisiko, sementara 98,8 % menunjukkan gejala risiko gangguan kesehatan mental. Chi-square menunjukkan p = 0,042 (< 0,05), bermakna terdapat hubungan signifikan. OR sebesar 3,0 mengindikasikan remaja putri dengan penggunaan media sosial berisiko memiliki peluang tiga kali lebih tinggi mengalami gangguan mental dibanding yang tidak berisiko. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan gangguan kesehatan mental pada remaja putri MTsN 3 Karawang tahun 2025. Remaja dalam kategori berisiko memiliki peluang tiga kali lebih besar mengalami gangguan mental.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kejadian AKI di Indonesia menurut data Kemenkes tahun 2022 yaitu sebesar 189
per 100.000 kelahiran hidup, dan berdasarkan Data dari Data dari RSIA Nurul Anisa
menunjukkan bahwa selama periode 2023–2024 terdapat 70 kasus partus lama dari total
389 persalinan. Dengan prevalensi presentase partus lama masih tinggi yaitu sekitar 18%,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuinya faktor-faktor yang berkaitan dengan
kejadian partus lama kala II pada ibu bersalin di RSIA Nurul Anisa pada tahun 2025.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik kuantitatif
dengan pendekatan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu$ be$rsalin di
RSIA Nu$ru$l Anisa de$ngan ju$mlah 389 pasie$n ibu$ be$rsalin secara partus pervaginam
maupun operasi sectio caesarea (SC) se$lama 2 tahu$n te$rakhir pada tahu$n 2023 - 2024.
sedangkan besar sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total
sampling. untuk analisis data yang digunakan adalah analisis proporsi (persentasi) untuk
analisis univariat. Uji hipotesis menggunakan analisis bivariat dengan statistik Chi-
Square dan analisis risiko Odd Ratio.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan variabel Usia ibu dengan
partus lama pada kala II dengan P value 0,003 , kemudian terdapat hubungan variabel
paritas dengan partus lama pada kala II dengan nilai P = 0,017, selanjutnya terdapat
hubungan variabel taksiran berat janin dengan partus lama pada kala II dengan nilai P =
0,004, dan terdapat hubungan variabel his dengan partus lama pada kala II dengan nilai P
= 0,005.
Kesimpulan terdapat hubungan semua variabel yaitu usia ibu, paritas, taksiran
berat janin, dan his dengan partus lama pada kala II. Saran dalam penelitian ini, pada ibu
hamil sebagai upaya pencegahan partus lama antara lain adalah dengan rutin mengikuti
senam hamil, melakukan latihan pernapasan, serta menjaga kebugaran fisik melalui
aktivitas ringan yang sesuai dengan usia kehamilan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan salah satu upaya efektif untuk menekan angka kelahiran, namun masih rendahnya pengetahuan akseptor KB menyebabkan pemilihan MKJP belum optimal. Media video sebagai salah satu media edukasi diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan akseptor KB mengenai MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap pengetahuan akseptor KB tentang MKJP di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 79 responden yang dipilih dengan Teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan MKJP yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan melalui media video. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Pengetahuan akseptor KB sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang dengan rata-rata nilai 22,95%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media video, pengetahuan responden meningkat menjadi 83,42%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media video berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang. media video dapat dijadikan salah satu alternatif metode penyuluhan yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan serta mendukung program keluarga berencana.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Namun, pada masa postpartum masih banyak ibu yang mengalami kendala berupa rendahnya produksi ASI. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah melalui pijat breast care dan pijat oksitosin, yang bekerja merangsang hormon prolaktin dan oksitosin. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat breast care dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu postpartum di Klinik Zhafira Zarifa Karawang tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan two group pretest–posttest design. Sampel berjumlah 30 responden, terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Paired t-test untuk melihat perbedaan pretest–posttest dalam masing-masing kelompok, serta uji Independent Samples t-test untuk membandingkan perbedaan antar kelompok. Hasil: Sebelum intervensi, produksi ASI pada kelompok kontrol didominasi kategori rendah–sedang, sedangkan kelompok eksperimen pada kategori sedang. Setelah tujuh hari, kelompok kontrol hanya sedikit meningkat (80% sedang; 20% rendah), sementara kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan (86,7% tinggi; 13,3% sedang). Uji Paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan dalam kedua kelompok (kontrol: peningkatan rata-rata –1,000; p = 0,006, eksperimen: peningkatan rata-rata –4,733; p = 0,000). Uji Independent Samples t-test menghasilkan selisih rata-rata 5,267 (p < 0,001), menegaskan adanya perbedaan signifikan produksi ASI antara kedua kelompok. Kesimpulan: penelitian ini adalah kombinasi pijat breast care dan pijat oksitosin terbukti efektif meningkatkan produksi ASI ibu postpartum, sehingga dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Personal hygiene saat menstruasi merupakan perawatan diri yang dilakukan secara individu ketika menstruasi untuk mempertahankan kebersihan dan kesehatan reproduksi, Berdasarkan data dinas kesehatan kabupaten Bekasi tahun 2018 angka prevalensi infeksi saluran reproduksi (ISR) tertinggi didunia pada remaja putri yaitu kandidiasis sebesar 25%-50%, vaginosis bacterial sebesar 20%-40%, dan trikomoniasis sebesar 5%-15%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas, 63 juta remaja di Indonesia berisiko melakukan perilaku yang tidak sehat dalam kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri antara pengetahuan, perilaku, sikap dan sumber informasi. Penelitian ini dilakukan pada remaja puteri di SMK Hijau Muda Cikarang Utara dengan jumlah responden sebanyak 79 orang dengan menggunakan Metode Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan pendekatan Cross Sectional.
Berdasarkan Hasil uji statistic Chi Shquare diperoleh nilai pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000) dan sumber informasi (p=0,732). Dari nilai p datap disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap personal hygine saat menstruasi pada remaja putri dan tidak ada hubungan yang signifikan pada variable sumber informasi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Dismenore adalah salah satu gangguan ginekologi yang umum terjadi pada remaja perempuan setelah mereka mengalami menarche. Prevalensi Dismenore pada Remaja di Indonesia berkisar antara 64,25% hingga 84,2%. Terjadinya dismenore primer merupakan akibat dari adanya pelepasan hormon prostaglandin secara berlebihan yang menimbulkan spasme uterus dan menyebabkan rasa nyeri saat menstruasi. Dismenore dapat dikelola melalui beragam metode terapi, baik yang mencakup penggunaan farmakologis maupun tanpa menggunakan non-farmakologis. Aroma terapi dengan menggunakan kayu manis merupakan salah satu alternatif terapi yang bisa dipertimbangkan dalam pengobatan dismenore primer pada remaja putri. Penggunaan terapi ini melibatkan komponen utama dalam minyak kayu manis, yaitu cinnamaldehyde (55-57%) dan eugenol (5-18%). Subyek dan Metode: Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan quasy experiment dengan rancangan nonequivalent control grup design. Intensitas nyeri diukur menggunakan skala numeric rating scale. Populasi sebanyak 160 responden dengan jumlah sampel 32 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan nonprobability sampling yaitu puposive sampling. Analisa data menggunakan uji Man Whitney dengan nilai p=0,000. Hasil: Sebelum pemberian aroma terapi kayu manis (pretest), Intensitas rasa nyeri responden dengan kategori berat (31%), dan sangat berat (69%). Dan saat sesudah dilakukan pemberian aroma terapi kayu manis (posttest), terjadi penurunan intensitas nyeri yang dirasakan responden dengan kategori tidak nyeri (94%) dan sedang (6%). Kesimpulan: Adanya pengaruh yang signifikan pada pemberian aroma terapi kayu manis terhadap menurunnya intensitas rasa nyeri pada remaja putri yang mengalami nyeri haid primer.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Didalam kehamilan nyeri pada bagian pinggang adalah keluhan ibu hamil yang paling sering dikeluhkan, pada beberapa kondisi akan membaik dengan sendirinya namun lebih banyak ibu tetap merasa sangat tidak nyaman dengan keluhan ini. Di Indonesia prevalensi nyeri pinggang pada kehamilan dijumpai 49 %, 80 – 90 % ibu hamil yang mengalami nyeri pinggang mengatakan tidak melakukan usaha apapun untuk mengatasi / pun mengurangi keluhan tersebut. Yoga kehamilan memiliki manfaat baik secara fisiologis dan juga secara psikologis dalam mengurangi keluhan nyeri pinggang pada ibu hamil, hal itulah yang mendorong peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh yoga kehamilan terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Subyek dan metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan one group pre test - post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan data primer dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil trimester III di TPMB Bidan F yang telah memenuhi kriteria inklusi dan bersedia mengikuti kelas yoga kehamilan, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale dan uji statistik yang digunakan yaitu uji wilcoxon. Hasil Berdasarkan Uji wilcoxon nilai Sig (2-tailed) 0,00 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil skala nyeri pinggang pada kehamilan trimester III sebelum dan sesudah melakukan yoga kehamilan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa yoga kehamilan secara signifikan dapat menurunkan skala nyeri pinggang pada kehamilan trimester III. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu yoga kehamilan memiliki pengaruh yang positif dan juga signifikan terhadap penurunan nyeri pinggang pada kehamilan trimester III di TPMB Bidan F Tahun 2024. Ibu hamil utamanya trimester III sebaiknya melakukan yoga kehamilan secara rutin untuk mengurangi keluhan nyeri pinggang yang dirasakan di masa kehamilan.