2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Keterbatasan produksi dan pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) pada hari-hari pertama pascapersalinan menjadi hambatan utama dalam pencapaian cakupan ASI eksklusif. Hambatan ini memicu risiko gangguan pertumbuhan anak hingga meningkatnya angka kejadian stunting. Intervensi nonfarmakologis berupa pijat oksitosin di area vertebra torakalis dinilai efektif merangsang refleks pancaran (let-down reflex) melalui stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemijatan oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Mekar Mukti Tahun 2026. Metode: Penelitian pra-eksperimental ini mengadopsi rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu nifas di Puskesmas Mekar Mukti pada bulan Juli 2026. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik total sampling sehingga didapatkan 30 ibu nifas. Intervensi pijat oksitosin diberikan dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan gelas ukur laktasi. Analisis data bivariat diuji menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test karena distribusi data tidak normal. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan seluruh ibu berada pada usia reproduksi sehat (100%), mayoritas berstatus multipara (60%), dan tidak bekerja (86,7%). Sebelum intervensi, seluruh responden (100%) memiliki produksi ASI kategori kurang (<250 ml). Paschaintervensi, terjadi peningkatan signifikan di mana 15 responden (50%) mencapai kategori cukup dan 10 responden (33,3%) kategori lebih. Uji statistik menunjukkan nilai Z = -4,796 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pelaksanaan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Intervensi ini direkomendasikan sebagai asuhan kebidanan komplementer rutin di puskesmas serta dimaksimalkan melalui pemberdayaan keluarga.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Kualitas tidur merupakan salah satu kebutuhan penting bagi bayi karena berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Bayi usia 3–6 bulan masih mengalami proses pematangan pola tidur sehingga dapat mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun pada malam hari, sulit kembali tidur, dan durasi tidur yang kurang optimal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah pijat bayi. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan di Posyandu Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 bayi usia 3–6 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran kualitas tidur dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi pijat bayi. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden memiliki kualitas tidur tidak nyenyak sebanyak 20 bayi (57,1%), sedangkan 15 bayi (42,9%) memiliki kualitas tidur nyenyak. Setelah diberikan intervensi, sebagian besar responden memiliki kualitas tidur nyenyak sebanyak 22 bayi (62,9%), sedangkan 13 bayi (37,1%) memiliki kualitas tidur tidak nyenyak. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,020 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah diberikan pijat bayi. Kesimpulan: Pijat bayi efektif meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan di Posyandu Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Tahun 2026 sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam membantu meningkatkan kualitas tidur bayi.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting adalah rendahnya pengetahuan orang tua mengenai praktik pengasuhan, pemenuhan gizi, dan pencegahan stunting. Oleh karena itu, edukasi parenting menggunakan media booklet diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuannya untuk Mengetahui pengaruh edukasi parenting terhadap pengetahuan orang tua sebelum dan sesudah diberikan edukasi untuk menurunkan risiko stunting di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 35 orang tua yang memiliki anak usia 0–24 bulan di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi dengan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi parenting menggunakan media booklet. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, sehingga pengujian hipotesis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil Sebelum diberikan edukasi parenting, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 20 responden (57,1%), sedangkan setelah diberikan edukasi parenting sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 26 responden (74,3%) dan tidak terdapat lagi responden dengan kategori kurang. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan edukasi parenting terhadap peningkatan pengetahuan orang tua untuk menurunkan risiko stunting. Simpulan pada penelitian ini yaitu Edukasi parenting menggunakan media booklet berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan orang tua untuk menurunkan risiko stunting di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergaulan bebas yang menjadi salah satu permasalahan pada remaja dan dapat berdampak terhadap kesehatan serta perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan remaja tentang pergaulan bebas melalui media video edukasi di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan pendekatan one group pretest-posttest design terhadap 275 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan video edukasi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 9,66 pada pretest menjadi 10,73 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 1,07 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p<0,05), dengan 169 responden (61,5%) mengalami peningkatan skor pengetahuan, 60 responden (21,8%) mengalami penurunan, dan 46 responden (16,7%) tidak mengalami perubahan. Dengan demikian, terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan video edukasi, sehingga video edukasi dapat digunakan sebagai salah satu media pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pergaulan bebas.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Nyeri punggung merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis dan peningkatan beban tubuh selama kehamilan. Senam hamil merupakan salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri punggung. Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Klinik Putri Amanda KP. Binong Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi Verbal Descriptor Scale (VDS). Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebelum intervensi, 17 responden (57%) mengalami nyeri berat, 12 responden (40%) mengalami nyeri sangat berat, dan 1 responden (3%) mengalami nyeri sedang. Setelah intervensi, 15 responden (50%) tidak mengalami nyeri dan 15 responden (50%) mengalami nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Z = -4,808 dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa 51,4% remaja putri tidak mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Meskipun program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dijalankan secara nasional, tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD sesuai standar masih tergolong sangat rendah. Rendahnya kepatuhan ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan media edukasi kesehatan yang menarik bagi remaja. Studi pendahuluan di SMAN 1 Kedung Waringin mengindikasikan tingkat ketidakpatuhan mencapai 90%, sehingga diperlukannya intervensi promosi kesehatan yang inovatif seperti media video edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media video edukasi terhadap kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental (pre-test and post-test group). Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin. Pengukuran tingkat kepatuhan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pemberian video edukasi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis data dengan Wilcoxon Signed Rank Test membuktikan bahwa media video edukasi efektif secara signifikan (Z=-11,18; p<0,001) dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Nilai p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat kepatuhan konsumsi TTD sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media video. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media video edukasi terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan lebih memanfaatkan media video dalam program kesehatan remaja.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengetahuan ibu mengenai responsive feeding masih perlu ditingkatkan, karena pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung penerapan praktik pemberian makan yang sesuai dengan kebutuhan balita. Edukasi dengan media buklet merupakan salah satu upaya promotif yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan ibu mengenai responsive feeding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media buklet terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang responsive feeding pada balita di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu yang memiliki balita di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi responsive feeding menggunakan media buklet. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 27 responden (77,1%), kategori baik sebanyak 7 responden (20,0%), dan kategori kurang sebanyak 1 responden (2,9%). Setelah diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 32 responden (91,4%) dan kategori cukup sebanyak 3 responden (8,6%), serta tidak terdapat responden dengan kategori kurang. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media buklet. Dengan demikian, edukasi dengan media buklet berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang responsive feeding pada balita di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Stimulasi dini aspek krusial mengoptimalkan tumbuh kembang anak masa golden age. Kurangnya stimulasi psikososial dan sensori sejak dini berisiko memicu keterlambatan perkembangan anak (developmental delay). Pengetahuan ibu pengasuh utama memengaruhi ketepatan pemberian stimulasi motorik harian di rumah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi stimulasi sensori terhadap pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi usia 6–12 bulan di TPMB Tiara Sari tahun 2026. Metodologi: Jenis penelitian analitik kuantitatif pendekatan pre-experimental melalui one-group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh ibu memiliki bayi berusia 6–12 bulan di TPMB Tiara Sari tahun 2026 berjumlah 40 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling sehingga sampel sebanyak 40 responden. Pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan perkembangan bayi dipantau menggunakan lembar Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat alternatif yaitu Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi (pre-test), mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 23 orang (57,5%). Setelah diberikan edukasi stimulasi sensori metode demonstrasi (post-test), terjadi lonjakan peningkatan pengetahuan signifikan ke kategori baik sebanyak 33 orang (82,5%). Analisis statistik diperoleh rata-rata (mean) pengetahuan meningkat dari 1,43 menjadi 1,83 dengan selisih nilai 0,40. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan dari pemberian edukasi stimulasi sensori terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai perkembangan bayi usia 6–12 bulan di TPMB Tiara Sari tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kecenderungan remaja untuk melakukan seks bebas meningkat dari 53,76% menjadi 72,50% menurut WHO, Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan terhadap 10 siswa di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi, 70% dari mereka kurang mengetahui tentang seks bebas. Sementara itu, 30% siswa lainnya berpengetahuan baik dan pernah belajar, baik dari media sosial maupun konseling sekolah, tetapi hanya sebatas hamil diluar nikah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa dan siswi tentang perilaku seks bebas di Mts Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Subyek dan mtode: Populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh siswa dan siswi kelas VII, VIII, dan IX di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel meliputi 28 orang kelas VII, 22 orang kelas VIII, dan 15 orang kelas IX. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksprimental dengan one-group pretest-posttest. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank nilai p-value 0,000 yang berarti adanya pengaruh signifikan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan pihak sekolah dapat terus mengadakan pendidikan kesehatan secara berkala, khususnya mengenai perilaku seks bebas dengan menggunakan media cetak leaflet yang terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi, selain itu keterlibatan guru dan orang tua juga penting dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada siswa dan siswi guna mencegah perilaku menyimpang sejak dini.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Tingkat penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Sukamakmur. Salah satu faktor utama yang memengaruhi adalah rendahnya tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS). Pendidikan kesehatan dinilai sebagai upaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait MKJP. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan WUS di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Bekasi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 30 orang WUS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan WUS setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang MKJP dengan nilai p < 0,05. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, namun setelah intervensi terjadi peningkatan ke kategori cukup dan baik. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang MKJP berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan WUS di Desa Sukamakmur. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kegiatan edukasi terkait MKJP dalam upaya mendukung keberhasilan program keluarga berencana.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Mual dan muntah merupakan keluhan fisiologis yang umum
terjadi pada trimester pertama kehamilan, dengan prevalensi 70–80% pada ibu
hamil. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas, menurunkan
asupan nutrisi, hingga berdampak pada pertumbuhan janin. Akupresur Titik P6 pada
titik Pericardium 6 (P6) merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang aman
dan alami untuk mengurangi gejala tersebut. Tujuan Penelitian : Penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh Akupresur Titik P6 terhadap mual dan muntah pada
ibu hamil trimester pertama. Metode : Penelitian menggunakan desain praeksperimental
one-group pretest-posttest yang dilakukan di TPMB Bidan Siska,
Bekasi, pada bulan Mei–Juni 2025. Sampel sebanyak 38 ibu hamil trimester pertama
yang mengalami mual muntah dipilih dengan teknik total sampling. Variabel
independen adalah Akupresur Titik P6, sedangkan variabel dependen adalah tingkat
mual muntah yang diukur dengan kuesioner PUQE (Pregnancy-Unique
Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank Test karena hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi
normal (P <0,05). Hasil : Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami
mual muntah sedang (76,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas bergeser
menjadi mual muntah ringan (71,1%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat
penurunan signifikan keluhan setelah Akupresur Titik P6 (mean rank=10,00;
p=0,000; 95% CI). Kesimpulan : Akupresur Titik P6 terbukti berpengaruh
signifikan dalam menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama,
sehingga dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman untuk
meningkatkan kenyamanan ibu hamil.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Jumlah persalinan dengan metode SC meningkat setiap tahunnya, berbagai faktor dengan berbagai indikasi. Pasien operasi caesar sering kali merasakan nyeri sebagai salah satu akibat yang paling nyata, Salah satu teknik distraksi untuk menurunkan intensitas nyeri adalah dengan mendengarkan murotal Al-Qur’an. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC di ruang nifas Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025. Metode : Penelitian ini melakukan desain one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu Post Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma, Sampel penelitian nya adalah Ibu Post Sectio Caesaria yang memenuhi syarat inklusi sebanyak 65 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam bentuk kuesioner observasional yang menggunakan skala penilaian numerik (NRS) untuk mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapi murotal surat Ar Rahman. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pada penurunan nyeri pasien post SC setelah diberikan intervensi terapi surat Ar Rahman dengan nilai p < 0,005. Sebelum intervensi, mayoritas responen memiliki skala nyeri berat. Namun setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sedang dan ringan. Kesimpulan : terapi murotal surat Ar Rahman berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pasien post SC di ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang. Disarankan untuk tenaga kesehatan agar bisa menerapkan terapi murotal dalam upaya menurunkan nyeri pada post SC.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p < 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia <30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur
(WUS). Kurangnya pengetahuan dalam membedakan keputihan normal dan abnormal
dapat meningkatkan risiko infeksi. Di Kabupaten Bekasi, prevalensi keputihan pada WUS
mencapai 29,48% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
media audio visual terhadap pengetahuan wanita uisa subur tentang keputihan di TPMB Ira
Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan
desain one group pretest-posttest pada 57 responden yang ditentukan melalui teknik total
sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan
pengetahuan responden setelah intervensi (p = 0,000), dengan mayoritas responden
sebelum intervensi berada pada kategori cukup (61,4%) dan kurang (36,8%), sedangkan
setelah intervensi seluruh responden (100%) masuk kategori baik. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia
subur mengenai keputihan dan dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi kesehatan
reproduksi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pernikahan dini mengacu pada pernikahan yang melibatkan remaja, yaitu individu yang berusia antara 13 hingga 18 tahun, yang sebetulnya belum sepenuhnya matang baik secara fisik maupun mental. Kegiatan menikah di usia muda menjadi hal yang dianggap biasa oleh beberapa kelompok dalam masyarakat atau budaya Indonesia. Tingginya angka pernikahan dini di Indonesia, khususnya di Kecamatan Cibarusah, menjadi perhatian serius karena berdampak pada aspek kesehatan, pendidikan, dan psikososial remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di kelas VIII SMPN 3 Cibarusah. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas VIII di SMPN 3 Cibarusah yang berjumlah 359 siswa. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 189 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan edukasi dengan media booklet, dan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Diharapkan media ini dapat digunakan sebagai salah satu metode edukatif dalam upaya pencegahan pernikahan dini.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Pernikahan sehat dan sejahtera merupakan pernikahan yang diinginkan, tidak semua pernikahan dilaksanakan sesuai dengan kriteria khususnya dari segi usia dan faktor kesiapan menikah yang lain sehingga berujung pada perceraian. Usia salah satu faktor yang perlu dilihat sebelum adanya pernikahan, karena menikah di usia muda merupakan tantangan besar bagi setiap pasangan, akan tetapi fenomena menikah usia muda di Indonesia menjadi hal yang biasa.
Tujuan : Mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA N 1 Tambun Utara tahun 2024
Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan Populasi penelitian 748 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu Random sampling dengan rumus Slovin di dapatkan sampel 88 orang. Analisis menggunakan Uji Chi-square.
Hasil : Pada analisis Univariat didapatkan mayoritas ekonomi keluarga <UMR (<Rp.5.200.000) sebanyak 56.8%, sebanyak 59.1% remaja kurang terpapar media informasi, sebanyak 58% remaja orang tua yang kurang mendukung dan sebanyak 60.2% remaja dengan teman yang kurang mendukung. Pada analisis Bivariat didapatkan nilai P= 0.022 <0,05 dengan odd ratio (OR) 2.726, ekonomi <UMR beresiko 2.726 kali lebih besar memiliki pengetahuan kurang di banding ekonomi ≥UMR, Nilai P=0.013 <0,05 dengan ratio (OR) 3.342, remaja kurang terpapar beresiko 3.342 kali lebih besar berpengetahuan kurang di banding remaja yang terpapar media informasi. Nilai P=0.013 <0,05 dengan odd ratio (OR) 3.012, peran orang tua kurang mendukung memiliki resiko 3.012 kali lebih besar berpengetahuan kurang di bandingkan dengan peran orang tua mendukung dan nilai p= 0.013 <0,05 dengan odd ratio (or) 3.028, peran teman kurang mendukung memiliki resiko 3.028 kali lebih besar berpengetahuan kurang dibanding peran teman yang mendukung.
Kesimpulan: Ada hubungan ekonomi keluarga, media informasi, peran orang tua, dan peran teman dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA N 1 Tambun Utara tahun 2024. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan untuk melakukan penyuluhan kepada remaja usia subur tentang pernikahan dini.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : WHO Merekomendasikan bahwa memberikan air susu ibu (ASI) secara
ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupan merupakan bagian dari pelaksanaan standar
emas pemberian makanan bayi dan anak (PMBA). Cakupan pemberian ASI Dinkes
Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar 72,59%, pemberian ASI Eksklusif mengalami
kenaikan jika dibandingkan tahun 2020 yang hanya sebesar 65,53%. Studi pendahuluan
yang dilakukan pada bulan Juli - Agustus terhadap ibu nifas yang berada di TPMB Bidan.
A terdapat 50% yang mengeluh ASI nya tidak keluar lancar dan keluarpun dengan jumlah
ASI yang sedikit, atas dasar tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang
pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifal
di TPMB Bidan.A Kabupaten Bekasi.
Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest pottest desilgn.
Populalsil peneliltilaln yalknil ilbu post palrtum halril ke 1 salmpalil 42 hari pada bulan Juli
dil TPMB Bildaln.A sebanyak 35 responden. teknik pengambilan sampel dengan Total
Sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 35 responden. Analisis data pada penelitian
ini menggunakan Uji Wilcoxon Range List
Hasil : Hasiil Uji Wilcoxone Range List diperoleh nilai p= 0.001 <0,05 sehingga dapat
disimpulkan bahwa terdapat adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada
ibu nifas di TPMB Bidan.A Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2024
Kesimpulan: Terdapat adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu
nifas di TPMB Bidan.A. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan
informasi dalam memberikan KIE kepada pasien tentang perawatan payudara dan pijat
oksitosin sehingga dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI ekslusif.