Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Media Audio Visual
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil yang Mengalami Mual Muntah di Puskesmas Mekar Mukti Kabupaten Bekasi Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Mual dan muntah merupakan masalah yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kondisi nutrisi ibu hamil pada trimester awal. Rendahnya pengetahuan mengenai penanganan keluhan ini dapat meningkatkan risiko mual muntah berlebihan hingga hiperemesis gravidarum. Oleh karena itu, edukasi kesehatan menggunakan media audio visual diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil yang mengalami mual muntah di Puskesmas Mekar Mukti Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 35 ibu hamil yang mengalami mual muntah dengan teknik purposive sampling. Edukasi kesehatan diberikan menggunakan media audio visual. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Paired Sample T-Test. Sebelum edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 19 responden (54,3%). Setelah edukasi, sebagian besar memiliki pengetahuan kategori baik sebanyak 32 responden (88,6%) dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang. Hasil uji menunjukkan nilai t = −11,953 (df = 34) dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Simpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan dengan media audio visual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil yang mengalami mual muntah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Pada Anak Prasekolah di Posyandu Melati Desa Sukadanau Kabupaten Bekasi Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Keterlambatan bicara (speech delay) adalah masalah perkembangan yang umum pada anak prasekolah dan dapat berdampak pada kemampuan komunikasi, sosial, dan akademik anak di masa depan. Pengetahuan orang tua yang terbatas mengenai deteksi dini dan stimulasi bicara menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan bahasa anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan orang tua tentang keterlambatan bicara (speech delay) pada anak prasekolah di Posyandu Melati, Desa Sukadanau, Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia prasekolah (3-6 tahun) di Posyandu Melati 1 dan 2, sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Intervensi yang diberikan adalah pendidikan kesehatan menggunakan video animasi selama 10 menit. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua setelah diberikan intervensi. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik (46,7%) dan cukup (40,0%). Setelah intervensi, seluruh responden (100%) mengalami peningkatan pengetahuan menjadi kategori baik. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai Asymp. Sig. (2tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang keterlambatan bicara (speech delay) pada anak prasekolah. Media audiovisual efektif digunakan sebagai alat edukasi kesehatan di Posyandu.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur (WUS). Kurangnya pengetahuan dalam membedakan keputihan normal dan abnormal dapat meningkatkan risiko infeksi. Di Kabupaten Bekasi, prevalensi keputihan pada WUS mencapai 29,48% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan wanita uisa subur tentang keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest pada 57 responden yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan responden setelah intervensi (p = 0,000), dengan mayoritas responden sebelum intervensi berada pada kategori cukup (61,4%) dan kurang (36,8%), sedangkan setelah intervensi seluruh responden (100%) masuk kategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai keputihan dan dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi kesehatan reproduksi.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dalam Menghadapi Kesiapan Menarche Pada Remaja Putri di SDN Mangunjaya 05 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Menarche merupakan tanda awal kedewasaan reproduksi pada perempuan yang seringkali menimbulkan kecemasan akibat kurangnya pengetahuan dan kesiapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan dalam menghadapi kesiapan menarche pada remaja putri. Subyek dan Metode : Sampel penelitian ini seluruh siswi kelas IV dan V di SDN Mangunjaya 05 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi sebanyak 83 orang dengan teknik Purposive. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest Instrumen ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang menarche dengan media audio visual. Hasil :Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum diberikan intervensi yaitu sebanyak 28,9% siswi memiliki pengetahuan kurang, 66,3% siswi pengetahuan cukup, dan 4,8% siswi pengetahuan baik. Setelah diberikan intervensi, 95,2% siswi memiliki pengetahuan baik dan 4,8% meiliki pengetahuan cukup. Analisis data penelitian ini menggunakan uji wilcoxon signed rank test, yang menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual (p = 0,000). Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam menghadapi kesiapan menarche. Disarankan pihak sekolah agar dapat menfasilitasi pembelajaran dengan pendidikan kesehatan dengan media audio visual tentang kesehatan reproduksi mengenai menarche secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan khususnya pada remaja putri melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Melalui Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan WUS Tentang Pencegahan Stunting di Posyandu Bougenville Wilayah Desa Cicau Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu indikator masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pengetahuan WUS tentang gizi dan pola asuh menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka stunting. Tujuan: Mengetahui pengaruh media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting di Posyandu Bougenville, Desa Cicau, Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 70 WUS, dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pretest dan posttest. Penyuluhan dilakukan menggunakan media audio visual, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan WUS dari 45,21 sebelum intervensi menjadi 80,29 sesudah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti media audio visual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan WUS. Kesimpulan: Media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami melalui kombinasi gambar, suara, dan gerak. Saran: Tenaga kesehatan dan kader posyandu disarankan untuk menggunakan media audio visual dalam kegiatan penyuluhan, khususnya terkait gizi dan kesehatan anak, untuk mendukung upaya penurunan angka stunting di masyarakat.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Faktor Resiko Stunting Pada Batita di Wilayah Kecamatan Kedung Waringin

2025•Koleksi Perpustakaan

Stunting merupakan suatu kondisi yang menunjukkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan yang disampaikan melalui media audio visual terhadap pengetahuan orang tua mengenai faktor resiko stunting pada batita di Kecamatan Kedung Waringin. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 63 orang tua yang memiliki anak berusia 1 hingga 3 tahun, diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 46,0% menjadi 71,4% setelah edukasi. Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua setelah mengikuti edukasi kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi kesehatan melalui media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang faktor resiko stunting.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan melalui Media Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Orang tua tentang Faktor Resiko Stunting pada batita di wilayah Kecamatan Kedung Waringin

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar belakang : Stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang umum terjadi pada balita akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan, terutama dalam seribu hari pertama kehidupan. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa lebih dari 200 juta balita di seluruh dunia mengalami stunting, Indonesia menempati urutan kelima tertinggi dalam prevalensinya. Jawa Barat, prevalensi stunting mencapai 24,5%, menunjukkan bahwa isu ini masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan anak. Pendidikan kesehatan yang efektif, penting untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai faktor risiko stunting. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah penggunaan media audio visual, yang mampu menarik perhatian dan mempermudah pemahaman. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi kesehatan yang disampaikan melalui media audio visual terhadap pengetahuan orang tua mengenai faktor risiko stunting pada batita di Kecamatan Kedung Waringin. Metode: Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain preeksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 63 orang tua yang memiliki anak berusia 1 hingga 3 tahun, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 46,0% menjadi 71,4% setelah edukasi. Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai p 0,001, yang menandakan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua setelah mengikuti edukasi kesehatan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi kesehatan melalui media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang faktor risiko stunting. Disarankan agar intervensi ini diintegrasikan ke dalam program pendidikan kesehatan masyarakat. Saran: diharapkan orang tua dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mencegah stunting, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak mereka. Kata kunci: Edukasi Kesehatan, Media Audio Visual, Pengetahuan Orang Tua, Stunting.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan melalui Media Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Orang tua tentang Faktor Resiko Stunting pada batita di wilayah Kecamatan Kedung Waringin

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar belakang : Stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang umum terjadi pada balita akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan, terutama dalam seribu hari pertama kehidupan. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa lebih dari 200 juta balita di seluruh dunia mengalami stunting, Indonesia menempati urutan kelima tertinggi dalam prevalensinya. Jawa Barat, prevalensi stunting mencapai 24,5%, menunjukkan bahwa isu ini masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan anak. Pendidikan kesehatan yang efektif, penting untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai faktor risiko stunting. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah penggunaan media audio visual, yang mampu menarik perhatian dan mempermudah pemahaman. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi kesehatan yang disampaikan melalui media audio visual terhadap pengetahuan orang tua mengenai faktor risiko stunting pada batita di Kecamatan Kedung Waringin. Metode: Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 63 orang tua yang memiliki anak berusia 1 hingga 3 tahun, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 46,0% menjadi 71,4% setelah edukasi. Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai p 0,001, yang menandakan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua setelah mengikuti edukasi kesehatan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi kesehatan melalui media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang faktor risiko stunting. Disarankan agar intervensi ini diintegrasikan ke dalam program pendidikan kesehatan masyarakat. Saran: diharapkan orang tua dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mencegah stunting, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak mereka.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Perineal Hygiene Saat Menstruasi di SMAN 1 Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Dampak perineal hygiene yang kurang baik yang sering terjadi adalah keputihan (Fluor Albus), karena tidak memperhatikan kelembaban serta kurangnya menjaga kebersihan area genitalia dan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan setelah BAB dan BAK juga hal ini dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan tangan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang perineal hygiene saat menstruasi. Pada penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X, XI, dan kelas XII. Metode pengumpulan sampel menggunakan simple random sampling yaitu peneliti mengambil responden yang memenuhi kriteria, secara acak yaitu jumlah sampel yaitu 321 responden. Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji Wilcoxon test. Hasil uji uji Wilcoxon yang diperoleh yaitu P value 0,000, dimana nilai P < 0,05, yang berarti adanya pengaruh pemberian media audio visual tentang perineal hygiene saat menstruasi pada remaja. Diharapkan dari pihak sekolah adanya mata pelajaran tentang kesehatan reproduksi perineal hygiene saat menstruasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja purti tentang menjaga Kesehatan reproduksi Wanita.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Seksual Dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Anak Kelas VI Tentang Pelecehan Seksual di SD Negeri Jatireja 01 Cikarang Timur Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk dari kekerasan seksual, yang tindakannya merugikan korban (Wulandari, 2022), Pelecehan seksual mencakup perilaku seksual secara fisik maupun non fisik. Jumlah kasus kejahatan di dunia menurut WHO 2018 sebanyak 736 juta dari mereka mengalami kekerasan fisik maupun kekerasan seksual. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan seksual dengan media audio visual terhadap pengetahuan anak kelas VI tentang pelecehan seksual Metode Penelitian Pre eksperimen design dengan rancangan yang di gunakan adalah one group pretest posttest desain. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh anak SD kelas VI di SDN Jatireja 01 Cikarang Timur berjumlah 77 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik sampling jenuh berjumlah 77 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh pendidikan seksual dengan media audio visual dengan p - value sebesar 0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pendidikan seksual dengan media audio visual.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUAL DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN ANAK KELAS VI TENTANG PELECEHAN SEKSUAL DI SD NEGERI JATIREJA 01 CIKARANG TIMUR TAHUN 2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk dari kekerasan seksual, yang tindakannya merugikan korban, dampak pelecehan seksual terhadap anak akan menimbulkan trauma bagi korban tindakan tersebut, sehingga dapat mengganggu korban dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari (Wulandari, 2022), Pelecehan seksual mencakup perilaku seksual secara fisik maupun non fisik mengacu pada perilaku yang mencakup bersiul, menggoda, komentar seksual, menampilkan materi pornografi dan seksualitas, menyodok atau menyentuh bagian tubuh, dan menyebabkan ketidaknyamanan, pelanggaran, penghinaan dan mungkin masalah kesehatan dan keselamatan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan seksual dengan media audio visual terhadap pengetahuan anak kelas VI di SD Negeri jatireja 01 Cikarang Timur. Metode Penelitian Pre eksperimen design dengan rancangan yang di gunakan adalah one group pretest posttest desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak SD kelas VI berjumlah 77 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 77 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa yang digunakan untuk analisa bivariate adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah ada pengaruh pendidikan seksual dengan media audio visual, dengan meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan anak tentang pendidikan seksual sebelum dan sesudah diberikan pendidikan dengan media audio visual dengan p- Value sebesar 0.000 (p0,05). Terdapat pengaruh pemberian pendidikan seksual dengan media audio visual terhadap pengetahuan anak kelas VI tentang pelecehan seksual. Disarankan penelitian ini menjadi sebuah inovasi bagi para orang tua dan bagi tenaga pengajar untuk memberikan pendidikan seksual yang kreatif seperti media audio visual untuk meningkatkan pengetahuan anak.

43 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan dan Motivasi Wanita Usia Subur (WUS) Melakukan IVA Test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan kedua di Indonesia. Data Kemenkes tahun 2020 terdapat 36,633 (9,2%) kasus di Indonesia. Cakupan pemeriksaan IVA test di Kabupaten Bekasi yang masih rendah yaitu hanya 0,02% pada Triwulan 1 (Januari s.d maret) Tahun 2022 dari 44 Kecamatan dan 44 Puskesmas. Masih kurangnya pengetahuan dan informasi yang keliru tentang kanker serviks sehingga wanita usia subur takut melakukan pemeriksaan IVA test. Tenaga Kesehatan membantu program pemerintah membantu memberikan edukasi dan informasi pada wanita usia subur untuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks dan melakukan deteksi dini dengan metode IVA test. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita subur melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022. Dalam penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Populasi seluruh wanita usia subur di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022 yaitu sebanyak 258 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 160 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis adanya pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur (WUS) melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2020 dengan nilai P value < 0,05. Kesimpulan, terdapat peningkatan yang sangat siginfikan terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur setelah diberikan media audio visual. Dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2020.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi WUS melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan kedua di Indonesia. Data Kemenkes tahun 2020 terdapat 36,633 (9,2%) kasus di Indonesia. Cakupan pemeriksaan IVA test di Kabupaten Bekasi yang masih rendah yaitu hanya 0,02% pada Triwulan 1 (Januari s.d maret) Tahun 2022 dari 44 Kecamatan dan 44 Puskesmas. Masih kurangnya pengetahuan dan informasi yang keliru tentang kanker serviks sehingga wanita usia subur takut melakukan pemeriksaan IVA test. Tenaga Kesehatan membantu program pemerintah membantu memberikan edukasi dan informasi pada wanita usia subur untuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks dan melakukan deteksi dini dengan metode IVA test. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita subur melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022. Dalam penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Populasi seluruh wanita usia subur di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022 yaitu sebanyak 258 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 160 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis adanya pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur (WUS) melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2020 dengan nilai P value 0,05. Kesimpulan, terdapat peningkatan yang sangat siginfikan terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur setelah diberikan media audio visual. Dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2020.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail