BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Dampak perineal hygiene yang kurang baik yang sering terjadi adalah keputihan (Fluor
Albus), karena tidak memperhatikan kelembaban serta kurangnya menjaga kebersihan area
genitalia dan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan setelah BAB dan BAK juga hal ini
dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan tangan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui
pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang perineal hygiene saat
menstruasi. Pada penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X, XI, dan kelas XII. Metode
pengumpulan sampel menggunakan simple random sampling yaitu peneliti mengambil responden
yang memenuhi kriteria, secara acak yaitu jumlah sampel yaitu 321 responden. Instrument
pengumpulan data dengan data primer, analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariate
dengan uji Wilcoxon test. Hasil uji uji Wilcoxon yang diperoleh yaitu P value 0,000, dimana nilai P
< 0,05, yang berarti adanya pengaruh pemberian media audio visual tentang perineal hygiene saat
menstruasi pada remaja. Diharapkan dari pihak sekolah adanya mata pelajaran tentang kesehatan
reproduksi perineal hygiene saat menstruasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
remaja purti tentang menjaga Kesehatan reproduksi Wanita.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Pada pasca persalinan dapat terjadi berbagai macam komplikasi seperti karena atonia uteri, retensio plasenta, dan rupture perineum. Di Indonesia luka perineum dialami oleh 75% ibu persalinan pervaginam. Dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapatkan jahitan perineum, 28% karena episiotomy dan 29% karena robekan spontan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka perineum dengan metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di TPMB.Repi, Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 48 ibu postpartum pada hari ke 7 yang mengalami rupture perineum dan diambil secara accidental sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka perineum di TPMB.Repi Bekasi 2022 adalah asupan nutrisi (0,016), perineal hygiene (0,017), pengetahuan (0,002), budaya (0.017). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara 4 variabel yang diteliti tersebut dengan proses penyembuhan luka perineum. Saran agar ibu postpartum meningkatkan pengetahuannya tentang perawatan luka perineum agar tehindar dari penyembuhan luka yang lama dan kejadian infeksi perineum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada pasca persalinan dapat terjadi berbagai macam komplikasi seperti karena atonia uteri, retensio plasenta, dan rupture perineum. Di Indonesia luka perineum dialami oleh 75% ibu persalinan pervaginam. Dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapatkan jahitan perineum, 28% karena episiotomy dan 29% karena robekan spontan. Berdasarkan survei di TPMB.Repi, Cibitung – Bekasi, didapatkan 33 dengan ruptur perineum, 9 orang mengalami penyembuhan agak lama (>7) dan 3 orang disertai infeksi perineum seperti terasa panas dan perih diarea perlukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka perineum dengan metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di TPMB.Repi, Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 48 ibu postpartum pada hari ke 7 yang mengalami rupture perineum dan diambil secara accidental sampling. Waktu penelitian dilaksanalan selama November – Desember 2022, Data dikumpul dengan kuisioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hubungan antar variabel dikatakan bermakna jika p value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka perineum di TPMB.Repi Bekasi 2022 adalah asupan nutrisi (0,016), perineal hygiene (0,017), pengetahuan (0,002), budaya (0.017). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara 4 variabel yang diteliti tersebut dengan proses penyembuhan luka perineum. Saran agar ibu postpartum meningkatkan pengetahuannya tentang perawatan luka perineum agar tehindar dari penyembuhan luka yang lama dan kejadian infeksi perineum.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Perineal hygiene saat menstruasi merupakan personal hygiene pada saat menstruasi. Hygiene saat menstruasi sangat penting, karena bila penanganan saat menstruasi tidak steril maka akan banyak bakteri dan kuman yang akan dapat menyebabkan infeksi pada alat reproduksi perempuan. Yang bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku perineal hygiene saat menstruasi pada siswi SMAN 1 Cibarusah tahun 2020.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan cara pengambilan sampel menggunakan stratified proposional random sampling kemudian sampel diambil kembali dengan menggunakan simple random sampling pada masing-masing kelas. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 256 responden dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 161 responden. Karena penelitian ini dilakukan dalam masa Pandemik Covid-19 maka jumlah responden dibatasi hanya 50 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form yang dilakukan pada bulan juni-juli 2020. Jenis data yang digunakan adalah jenis data Primer. Analisis data berupa analisis univariate dan bivariat dengan uji statistic menggunakan rumus Chi-Square.
Analisis menggunakan uji chi – square dengan tingkat kemaknaan 95% (a=0,005) dan menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (P=0,007), sikap (P=0,000), kepercayaan (P=0,000), fasilitas dan sarana (P=0,000), dukungan keluarga (P=0,000), dukungan tenaga kesehatan (P=0,000), dan dukungan teman sebaya (P=0,000). Dari hasil penelitian tersebut tidak memiliki kesenjangan dengan teori.
Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, kepercayaan, fasilitas dan sarana, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan daukungan teman sebaya dengan perilaku perineal hygiene saat menstruasi pada siswi SMAN 1 Cibarusah tahun 2020. Saran: diharapkan remaja bisa lebih meningkatkan pengetahuan tentang perilaku perineal hygiene saat menstruasi.