Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: WUS
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Media Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Kanker Serviks di Majelis Ta'lim Al-Muhajirin Cikarang Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan masalah kesehatan reproduksi yang masih membutuhkan perhatian, khususnya pada Wanita Usia Subur (WUS). Keterbatasan informasi mengenai penyebab, faktor risiko, pencegahan, serta deteksi dini dapat memengaruhi kesadaran WUS dalam melakukan tindakan pencegahan. Pemberian edukasi kesehatan melalui leaflet merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan pemahaman mengenai kanker serviks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan leaflet terhadap pengetahuan WUS mengenai kanker serviks di Majelis Ta’lim Al-Muhajirin Cikarang Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental melalui model one-group pretest-posttest. Sebanyak 47 WUS dilibatkan sebagai responden dengan teknik t1otal sam pling. Edukasi kesehatan diberikan menggunakan me1dia leaflet, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Normalitas data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, kemudian perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi diuji dengan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Sebelum pemberian edukasi, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan cukup yaitu 22 orang (46,8%) dan kurang 18 orang (38%). Setelah edukasi diberikan, sebanyak 39 responden (83%) berada pada kategori pengetahuan baik dan tidak terdapat responden yang masih termasuk dalam kategori pengetahuan kurang. Hasil uji Wilcoxon memperoleh p-value = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan aidanya pengaruh signifikan edukasi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan WUS mengenai kanker serviks. Kesimpulan : Edukasi kesehatan menggunakan leaflet berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan WUS mengenai kanker serviks di Majelis Ta’lim Al-Muhajirin Cikarang Tahun 2026

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Melalui Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan WUS Tentang Pencegahan Stunting di Posyandu Bougenville Wilayah Desa Cicau Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu indikator masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pengetahuan WUS tentang gizi dan pola asuh menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka stunting. Tujuan: Mengetahui pengaruh media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting di Posyandu Bougenville, Desa Cicau, Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 70 WUS, dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pretest dan posttest. Penyuluhan dilakukan menggunakan media audio visual, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan WUS dari 45,21 sebelum intervensi menjadi 80,29 sesudah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti media audio visual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan WUS. Kesimpulan: Media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami melalui kombinasi gambar, suara, dan gerak. Saran: Tenaga kesehatan dan kader posyandu disarankan untuk menggunakan media audio visual dalam kegiatan penyuluhan, khususnya terkait gizi dan kesehatan anak, untuk mendukung upaya penurunan angka stunting di masyarakat.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minta WUS Terhadap Pemilihan Kontrasepsi IUD di Klinik & Rumah Bersalin Bidan Yati di Kecamatan Setu Bekasi Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Intra Uterine Device (IUD) atau yang juga dikenal sebagai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah salah satu jenis alat kontrasepsi modern yang telah dirancang secara khusus untuk dimasukkan ke dalam rahim.(Patimah & Nurani, 2022) Metode penelitian yang diterapkan adalah metode penelitian analitik.Pendekatan observasional digunakan untuk mengumpulkan data primer, termasuk variabel dependen dan independen, melalui kuesioner. Data ini menggunakan sampel sebanyak 122 akseptor KB.instrumen yang digunakan adalah kuesioner .analisis uji penelitian ini menggunakan uji chi square.Karena kurangnya Pengetahuan,Pendidikan dan Usia yang belum matang sehingga WUS tidak berminat menggunakan KB IUD.(Dismenor & Remaja, 2021) Berdasarkan Hasil Analisis dan Uji chisquare ada pengaruh dari Usia,Pendidikan dan pengetahuan ibu dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD dan tidak ada pengaruh Sumber Informasi dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD.berdasarkan hasil uji chesquare pada Usia p=0,000,Pendidikan p=0,001. Pengetahuan p=0,003.Sumber Informasi p=0,095. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Petugas Kesehatan diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai KB IUD dengan memberikan pengetahuan dan mengedukasi mengenai KB IUD

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesiapan WUS Dalam Menghadapi Menopause di Klinik Keysa Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan :Menopause adalah suatu masa peralihan dalam kehidupan wanita, dimana ovarium berhenti menghasilkan sel telur, aktivitas menstruasi berkurang dan akhirnya berhenti, dan pembentukan hormon wanita (estrogen dan progesteron) berkurang. Menopause sebenarnya terjadi pada akhir siklus menstruasi yang terakhir. Pada beberapa wanita, aktivitas menstruasi berhenti secara tiba-tiba, tetapi biasanya terjadi secara bertahap (baik jumlah maupun lamanya) dan jarak antara 2 siklus menjadi lebih dekat atau lebih jarang. Ketidakteraturan ini bisa berlangsung selama 2-3 tahun sebelum akhirnya siklus berhenti.(Nugroho, 2014). Sindrom premenopause dan menopause dialami perempuan di seluruh dunia. Diperkirakan 70-80% wanita di Eropa mengalami sindrom ini, diikuti oleh Amerika 60%, 57% di Malaysia, 18% di Cina dan 10% di Jepang dan Indonesia mengalami sindrom tersebut (Hawari, 2009).Maka peneliti ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesiapan WUS dalam menghadapi menopause di Klinik Keysa Tahun 2023. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampel yaitu sebanyak 35 orang responden WUS. Analisis yang di gunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan umur nilai P-Value 0,000, pendidikanP-Value 0,002, pekerjaan P-Value 0,000, sumber informasi P-Value 0,049, pengetahuan P-Value 0,049 dan dukungan keluarga P-Value 0,026 terhadap kesiapan WUS dalam menghadapi menopause di Klinik Keysa Tahun 2023 P-Value =P<a 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini, ada hubungan antara umur, pendidikan,pekerjaan, sumber informasi, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kesiapan menopause.Tentang faktor – faktor yang mempengaruhi kesiapan WUS dalam menghadapi menopause di klinik keysa Tahun 2023.Saran penelitian ini agar lebih menambah wawasan yang lebih luas mengenaipentingnya mempunyai pengetahuan dan pemahaman mengenai kesiapan WUS dalam menghadapi menopause.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur (WUS) di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran Kabupaten Bekasi

2023•Koleksi Perpustakaan

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama lebih dari dua tahun, efektif dan efisien untuk tujuan pemakaian menjarangkan kehamilan lebih dari 3 tahun atau mengakhiri kehamilan pada pasangan yang sudah tidak ingin menambah anak lagi. Kontrasepsi yang tergolong MKJP antara lain Implan, IUD, MOW dan MOP. Berdasarkan Rencana Strategi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) tahun 2020-2024, yang salah satunya menjadikan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) salah satu fokus yang harus di capai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur (WUS) di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh Wanita Usia Subur (WUS) yang tidak menggunakan kontrasepsi jangka panjang IUD di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan jumlah sampel 122 responden. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil uji statistik bivariat dengan menggunakan chi square menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value=0,004) OR 5,228, usia (p-value=0,000) OR 2,000, pendidikan (p- value=0,001) OR 5,646, sumber informasi (p-value=0,102) OR 2,410, dan dukungan suami (p-value=0,008) OR 4,423. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, usia, pendidikan, dan dukungan suami dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD pada WUS di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran sedangkan tidak ada hubungan antara sumber informasi dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD pada WUS.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Terhadap Unmeed Need KB di Desa Kertarahayu Kabupaten Bekasi Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Rendahnya keikutsertaan keluarga dalam program KB Berhubungan dengan berbagai faktor diantaranya umur, jumlah anak, tingkat pendidikan, tempat tinggal, tahapan keluarga, tujuan dan alasan ber-KB memiliki hubungan yang erat terhadap pemilihan dan penggunaan kontrasepsi. secara umum, beberapa faktor yang dapat memengaruhi PUS tidak ikut sertadalam program KB antara lain,tingkat pendidikan dan pengetahuan akan pentingnya KB yang rendah, pelayanan KB yang masih kurang berkualitas, keterbatasan alat kontrasepsi, penyampaian konseling maupun KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) belum dilaksanakan secara baik, faktor budaya, kelompok wanita yang sudah tidak ingin mempunyai anak lagi, namun tidak menggunakan alat kontrasepsi (unmet need). Tujuan dari penelitian ini adalah untyk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Unmeed KB pada wanita usia subur. Penelitian dilakukan di Desa Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2023, menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah responden 100. Berdasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,003), Pendidikan (P=0,006), Dukungan suami (P=0,011), Sumber informasi (P=0,002) dan Paritas (P=0,036). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, dukungan suami, sumber informasi dan paritas terhadap pengetahuan wanita usia subur (WUS) yang sudah menikah terhadap Unmeed Need KB.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI TPMB BD. HJ. HANNI PEBAYURAN KABUPATEN BEKASI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PROFESI BIDAN Skripsi, 01 September 2023 Nama : Dewi Khoirunisa NIM : 020619024 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI TPMB BD. HJ. HANNI PEBAYURAN KABUPATEN BEKASI TAHUN 2023 x + 115 Halaman + 16 Tabel + 10 Lampiran ABSTRAK Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama lebih dari dua tahun, efektif dan efisien untuk tujuan pemakaian menjarangkan kehamilan lebih dari 3 tahun atau mengakhiri kehamilan pada pasangan yang sudah tidak ingin menambah anak lagi. Kontrasepsi yang tergolong MKJP antara lain Implan, IUD, MOW dan MOP. Berdasarkan Rencana Strategi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) tahun 2020-2024, yang salah satunya menjadikan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) salah satu fokus yang harus di capai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur (WUS) di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh Wanita Usia Subur (WUS) yang tidak menggunakan kontrasepsi jangka panjang IUD di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan jumlah sampel 122 responden. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil uji statistik bivariat dengan menggunakan chi square menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value=0,004) OR 5,228, usia (p-value=0,000) OR 2,000, pendidikan (p-value=0,001) OR 5,646, sumber informasi (p-value=0,102) OR 2,410, dan dukungan suami (p-value=0,008) OR 4,423. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, usia, pendidikan, dan dukungan suami dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD pada WUS di TPMB Bd. Hj. Hanni Pebayuran sedangkan tidak ada hubungan antara sumber informasi dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD pada WUS.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Terhadap Unmeed Need KB di Desa Kertarahayu Kabupaten Bekasi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rendahnya keikutsertaan keluarga dalam program KB Berhubungan dengan berbagai faktor diantaranya umur, jumlah anak, tingkat pendidikan, tempat tinggal, tahapan keluarga, tujuan dan alasan ber-KB memiliki hubungan yang erat terhadap pemilihan dan penggunaan kontrasepsi. secara umum, beberapa faktor yang dapat memengaruhi PUS tidak ikut sertadalam program KB antara lain,tingkat pendidikan dan pengetahuan akan pentingnya KB yang rendah, pelayanan KB yang masih kurang berkualitas, keterbatasan alat kontrasepsi, penyampaian konseling maupun KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) belum dilaksanakan secara baik, faktor budaya, kelompok wanita yang sudah tidak ingin mempunyai anak lagi, namun tidak menggunakan alat kontrasepsi (unmet need). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan faktor-faktor pendukung Unmeed Need KB. Penelitian dilakukan di Desa Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2023, menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah responden 100. Berdasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,003), Pendidikan (P=0,006), Dukungan suami (P=0,011), Sumber informasi (P=0,002) dan Paritas (P=0,036). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, dukungan suami, sumber informasi dan paritas terhadap pengetahuan wanita usia subur (WUS)terhadap Unmeed Need KB. Kata Kunci: WUS, Unmeed Need KB, umur, pendidikan, dukungan suami, sumber informasi, paritas.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS Pada Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) di Ruamh Sehat Arafah Medan Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang umumnya terjadi pada wanita. Kanker payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh didalam jaringan payudara. Setiap tahun lebih dari 185.000 wanita didiagnosa menderita kanker payudara. Insiden penyakit ini semakin meningkat di negara-negara berkembang. Sekitar 43.500 kematian akibat kanker payudara setiap tahunnya yang menjadikan penyakit ini sebagai penyebab kematian terbesar kedua setelah kanker paru pada wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Penelitian menggunakan data primer dengan sampel berjumlah 41 Wanita Usia Subur (WUS). Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengetahuan dan sikap adalah Kuesinoer. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisa data uji wilcoxon didapatkan p value sebesar 0,001 (<0,05) hal tersebut menunjukkan bahwa Pendidikan kesehatan dapat berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap WUS pada pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Rumah Sehat Arafah . Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri di Rumah Sehat Arafah Tahun 2022

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi DMPA Pada WUS di TPMB Murtapiah Desa Sukamanah Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Indonesia sedang menghadapi permasalahan pada jumlah penduduk dan kualitas sumber daya manusia dengan tingginya tingkat kelahiran setiap tahun. Menurut World Health Organization (WHO) penggunaan kontrasepsi telah meningkat di banyak bagian dunia. Di Provinsi Jawa Barat jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 9,333,302 dan memilih KB suntik sebanyak 562,771. Pemerintah telah mencanangkan beberapa program, salah satunya adalah program Keluarga Berencana (KB) dan salah satunya adalah kontrasepsi DMPA. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus lemeshow yaitu dari seluruh populasi 135 didapatkan sebanyak 63 orang responden WUS yang berkunjung di PMB Rohaya tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pemilihan kontrasepsi pada WUS dengan usia dengan nilai P-Value 0,023, pekerjaan = 0,008, pendidikan = 0,036, dan paritas = 0,004 dengan semua nilai P-Value = P<a 0,05. Kesimpulan hasil dari 4 variabel yang diteliti mempunyai hubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi DMPA pada WUS. Saran penelitian ini agar masyarakat lebih mengetahui dan menambah wawasan tentang alat kontrasepsi serta lebih aktif lagi dalam mencari informasi terkait macam-macam alat kontrasepsi selain DMPA.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Rebusan Air Daun Sirih Terhadap Keputihan Pada WUS di TPMB Evi Susanti, Amd. Keb Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Keputihan merupakan keluhan yang paling sering ditemukan pada wanita. Penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim, seperti kurang bersih saat mengeringkan bagian organ intim setelah buang air kecil dan buang air besar. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya keputihan patologis dengan menggunakan daun sirih hijau (peper betle L) kandungan di dalam daun sirih hijau (peper betle L) ini dapat menghilangkan bakteri dan anti jamur di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan air daun sirih terhadap keputihan pada WUS di TPMB Evi Susanti, Amd, Keb Tahun 2022. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen (pra eksperimen desain). Populasi penelitian: WUS yang datang ke PMB Evi Susanti yang mengalami keputihan sebanyak 45. Sampel penelitian berjumlah 30 WUS, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Variable dependen yaitu keputihan pada WUS. Variable independen yaitu rebusan daun sirih. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Hasil Penelitian diketahui bahwa dari 30 responden kondisi keputihan setelah diberikan daun sirih mayoritas dengan kategori ada perubahan sebanyak sebanyak 27 responden (90%). Sedangkan kondisi keputihan setelah diberikan rebusan daun sirih dengan kategori tidak ada perubahan sebanyak sebanyak 3 Hasil uji Wilcoxone Signed Test diperoleh nilai nilai p= 0.000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian rebusan daun sirih terhadap keputihan pada WUS di TPMB Evi Susanti Amd,Keb Tahun 2022. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian rebusan daun sirih terhadap keputihan pada WUS di TPMB Evi Susanti Amd,Keb Tahun 2022. Saran dalam penelitian ini untuk Diharapkan peneliti bisa melakukan penelitian yang lebih baik lagi dan menggunakan referensi yang lebih banyak lagi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS pada Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Rumah Sehat Arafah Medan Tahun 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI S1 KEBIDANAN Skripsi, Oktober-November 2022 Nama : Fitri Kristiani Lombu Nim : 221050010 PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP WUS PADA PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI RUMAH SEHAT ARAFAH TAHUN 2022 xviii+106 Halaman+6 Tabel+11 Lampiran ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang umumnya terjadi pada wanita. Kanker payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh didalam jaringan payudara. Setiap tahun lebih dari 185.000 wanita didiagnosa menderita kanker payudara. Insiden penyakit ini semakin meningkat di negara-negara berkembang. Sekitar 43.500 kematian akibat kanker payudara setiap tahunnya yang menjadikan penyakit ini sebagai penyebab kematian terbesar kedua setelah kanker paru pada wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Penelitian menggunakan data primer dengan sampel berjumlah 41 Wanita Usia Subur (WUS). Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengetahuan dan sikap adalah Kuesinoer. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisa data uji wilcoxon didapatkan p value sebesar 0,001 (0,05) hal tersebut menunjukkan bahwa Pendidikan kesehatan dapat berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap WUS pada pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Rumah Sehat Arafah. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri di Rumah Sehat Arafah Tahun 2022 Bahan bacaan jumlah : (2013-2020) Kata Kunci : WUS, SADARI, Pengetahuan, Sikap Jumlah kata : 592 iii University Of Medika Suherman (UMS) S1 STUDY IN MIDWIFERY PROGRAM Thesis, October-November 2022 Nama : Fitri Kristiani Lombu Nim : 221050010 THE INFLUENCE OF HEALTH EDUCATION ON KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF WUS IN BREAST SELF EXAMINATION AT ARAFAH HEALTHY HOUSE IN 2022 xviii+106 Pages+6 Tabels+11 Attachments ABSTRACT Breast cancer is a type of cancer that generally occurs in women. Breast cancer is a malignant tumor that grows in breast tissue. Every year more than 185,000 women are diagnosed with breast cancer. The incidence of this disease is increasing in developing countries. Approximately 43,500 deaths from breast cancer each year make this disease the second leading cause of death after lung cancer in women. The research method used was a quasi experiment with a one group pretest-posttest design. The study used primary data with a sample of 41 women of childbearing age (WUS). The instrument used to measure knowledge and attitudes is a questionnaire. The sampling technique used the total sampling technique. Data analysis used the Wilcoxon test. The results of the analysis of the Wilcoxon test data obtained a p value of 0.001 (0.05). This indicates that health education can affect knowledge and attitudes of WUS on breast self-examination (BSE) at the Arafah Healthy Home. The conclusion in this study is that there is an influence of Health Education on WUS Knowledge and Attitudes towards Breast Self-Examination at the Arafah Healthy Home in 2022 Total reading material: (2013-2020) Keywords: Production Women, Knowledge, Attitude Number of words : 592

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Rebusan Daun Sirih terhadap Keputihan pada WUS di PMB Evi Susanti Tahun 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN. Skripsi, 1 Maret 2023 Nama : Evi Susanti Nim : 221050009 PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN AIR DAUN SIRIH TERHADAP KEPUTIHAN PADA WUS DI TPMB EVI SUSANTI, AMD.KEB TAHUN 2022 XIV + 68 Hamalan + 4 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Keputihan merupakan keluhan yang paling sering ditemukan pada wanita. Penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim, seperti kurang bersih saat mengeringkan bagian organ intim setelah buang air kecil dan buang air besar. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya keputihan patologis dengan menggunakan daun sirih hijau (peper betle L) kandungan di dalam daun sirih hijau (peper betle L) ini dapat menghilangkan bakteri dan anti jamur di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan air daun sirih terhadap keputihan pada WUS di PMB Evi Susanti, Amd, Keb Tahun 2022. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen (pra eksperimen desain). Populasi penelitian: WUS yang datang ke PMB Evi Susanti yang mengalami keputihan sebanyak 45. Sampel penelitian berjumlah 30 WUS, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Variable dependen yaitu keputihan pada WUS. Variable independen yaitu rebusan daun sirih. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Hasil Penelitian diketahui bahwa dari 30 responden kondisi keputihan setelah diberikan daun sirih mayoritas dengan kategori ada perubahan sebanyak sebanyak 27 responden (90%). Sedangkan kondisi keputihan setelah diberikan rebusan daun sirih dengan kategori tidak ada perubahan sebanyak sebanyak 3 Hasil uji Wilcoxone Signed Test diperoleh nilai nilai p= 0.000 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian rebusan daun sirih terhadap keputihan pada WUS di PMB Evi Susanti Amd,Keb Tahun 2022. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian rebusan daun sirih terhadap keputihan pada WUS di PMB Evi Susanti Amd,Keb Tahun 2022. Saran dalam penelitian ini untuk Diharapkan peneliti bisa melakukan penelitian yang lebih baik lagi dan menggunakan referensi yang lebih banyak lagi. Kata Kunci: Daun Sirih, Keputihan, WUS  

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI DMPA PADA WUS DI TPMB MURTAPIAH DESA SUKAMANAH KECAMATAN SUKATANI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia sedang menghadapi permasalahan pada jumlah penduduk dan kualitas sumber daya manusia dengan tingginya tingkat kelahiran setiap tahun. Menurut World Health Organization (WHO) penggunaan kontrasepsi telah meningkat di banyak bagian dunia. Di Provinsi Jawa Barat jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 9,333,302 dan memilih KB suntik sebanyak 562,771. Pemerintah telah mencanangkan beberapa program, salah satunya adalah program Keluarga Berencana (KB) dan salah satunya adalah kontrasepsi DMPA. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus lemeshow yaitu dari seluruh populasi 135 didapatkan sebanyak 63 orang responden WUS yang berkunjung di PMB Rohaya tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pemilihan kontrasepsi pada WUS dengan usia dengan nilai P-Value 0,023, pekerjaan = 0,008, pendidikan = 0,036, dan paritas = 0,004 dengan semua nilai P-Value = Pα 0,05. Kesimpulan hasil dari 4 variabel yang diteliti mempunyai hubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi DMPA pada WUS. Saran penelitian ini agar masyarakat lebih mengetahui dan menambah wawasan tentang alat kontrasepsi serta lebih aktif lagi dalam mencari informasi terkait macam-macam alat kontrasepsi selain DMPA. Kata Kunci : Kontrasepsi WUS, KB, DMPA. ABSTRACT Indonesia faces problem in terms of population and quality of human resources with a high standard of living every year. World Health Organization (WHO) the use of contraception has increased in various parts of the world. In West Java Province the number of couples childbearing age was 9,333,302 and 562,771 chose inject contraception. The government has launched several programs, one of which is the family planning (KB) program and one of which is DMPA contraception. This research method is quantitative analytic with cross sectional approach. The sample in this study used the Lemeshow, that is out of total population of 135, there were 63 female respondents of chilbearing age who visited at TPMB Murtapiah, Sukamanah, Sukatani, Bekasi 2022. The result of bivariate analysis there is a relationship between the choice of contraceptives in women of childbearing age with a P-Value = 0,023, of worker = 0,008, education = 0,036, and parity = 0,004 and all with a P-Value = Pα 0,05. The conclusion from the results of the 4 variables studied has a relationship with the choice of DMPA contraception in women of childbearing age. The suggestion of this reasearch is that people know more about and add insight about contraceptives and are more active in seeking information about various types of contraceptives other than DMPA. Keyword : Contraception, WUS, KB, DMPA.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Minat Rendahnya Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Medis Operasi Wanita (MOW) pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

MOW Merupakan salah satu metode kontrasepsi secara operasi yaitu dengan teknik pembedahan untuk mencegah kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi MOW pada PUS. Jenis penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan accidental sampling dengan jumlah 122 PUS. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara umur, paritas, pendidikan, pengetahuan dan dukungan suami dengan rendahnya minat penggunaan metode kontrasepsi MOW adalah umur (p=0.001), paritas (p=0.015), pendidikan (p=0.031), pengetahuan (p=0.004), dan dukungan suami (p=0.015). Dari 5 Variabel yang di teliti (Umur, Paritas, Pendidikan, Pengetahuan, dan Dukungan suami) hasilnya semua berhubungan dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi MOW pada PUS di Puskesmas Sukaindah, Bekasi. Saran dengan adanya penelitian ini diharapkan WUS/PUS mendapatkan informasi tentang MOW dan dapat meningkatkan minat PUS terhadap penggunaan MOW kuhusnya di wilayah Puskesmas Sukaindah.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail