2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali (K6) merupakan standar vital untuk deteksi dini risiko kehamilan, namun studi pendahuluan di PMB Jariana menunjukkan sebesar 53,33% ibu hamil tidak patuh memenuhi standar tersebut karena alasan kesibukan bekerja, kurangnya pengingat, dan anggapan keliru mengenai keluhan fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan ANC K6 di PMB Jariana Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Metode: Studi kuantitatif menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 80 ibu hamil trimester III yang dipilih secara utuh melalui teknik total sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan data sekunder (kepatuhan kunjungan) diperoleh via observasi Buku KIA, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test. Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (42,5%), berpendidikan menengah (57,5%), berada pada usia tidak berisiko (72,5%), berkategori multipara (46,2%), dan patuh merampungkan kunjungan ANC K6 (63,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,000), pendidikan (p=0,000), karakteristik usia (p=0,000), serta paritas (p=0,047) dengan kepatuhan kunjungan ANC. Kesimpulan: Faktor kognitif, tingkat pendidikan formal, kematangan usia, dan riwayat obstetri masa lalu secara empiris berhubungan erat dengan kedisiplinan pemeriksaan kehamilan ibu, sehingga penguatan edukasi primer dan optimalisasi pemanfaatan media Buku KIA sangat mendesak dilaksanakan demi mencegah risiko komplikasi sejak dini.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini, salah satunya pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Rendahnya partisipasi Wanita Usia Subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA dapat berkaitan dengan pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi metode Wish and Drive terhadap pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di UPTD Puskesmas Pengasinan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel sebanyak 30 WUS dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen pengetahuan, sikap, motivasi, dan lembar observasi perilaku pemeriksaan IVA. Analisis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test, Paired Sample t-Test, dan McNemar Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (63,3%), sikap negatif (63,3%), motivasi negatif (70,0%), dan tidak melakukan pemeriksaan IVA (66,7%). Setelah intervensi, pengetahuan baik meningkat menjadi 73,3%, sikap positif menjadi 73,3%, motivasi positif menjadi 73,3%, dan responden yang melakukan pemeriksaan IVA menjadi 76,7%. Hasil uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05). Edukasi metode Wish and Drive berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di UPTD Puskesmas Pengasinan Tahun 2026. Metode Wish and Drive dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan edukasi dalam promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi WUS dalam pemeriksaan IVA
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Nyeri menstruasi merupakan keluhan yang sering dialami wanita usia subur dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jus nanas terhadap penurunan nyeri menstruasi pada wanita usia subur di Desa Banjarsari Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 wanita usia subur yang mengalami dismenore primer dan dipilih menggunakan purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 0–10 sebelum dan sesudah pemberian jus nanas selama dua hari pertama menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami nyeri sedang, yaitu 27 orang (90,0%), dengan rata-rata skor nyeri 5,40 (SD 0,968). Setelah intervensi, 19 orang (63,3%) mengalami nyeri ringan, 7 orang (23,3%) tidak mengalami nyeri, dan 4 orang (13,3%) mengalami nyeri sedang, dengan rata-rata skor 1,90 (SD 1,373). Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga digunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil uji memperoleh Z = -4,839 dan p = 0,000 (p < 0,05), serta seluruh 30 responden mengalami penurunan skor nyeri. Dengan demikian, pemberian jus nanas berpengaruh terhadap penurunan nyeri menstruasi pada wanita usia subur. Jus nanas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif nonfarmakologis pendamping dalam membantu mengurangi nyeri menstruasi
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah terjadinya tetanus pada ibu dan bayi baru lahir. Pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat, jadwal, dan efek samping imunisasi TT berperan dalam mendukung penerimaan dan pelaksanaan imunisasi. Salah satu media yang dapat digunakan untuk memberikan edukasi kesehatan adalah booklet karena materi dapat disajikan secara ringkas, sistematis, dan dapat dibaca kembali oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media booklet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I tentang imunisasi Tetanus Toxoid (TT) di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment tanpa kelompok kontrol menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester I yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media booklet. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi menggunakan media booklet, sebanyak 20 ibu hamil (66,7%) memiliki pengetahuan dalam kategori kurang, 9 ibu hamil (30,0%) dalam kategori cukup, dan 1 ibu hamil (3,3%) dalam kategori baik. Setelah diberikan edukasi, sebanyak 26 ibu hamil (86,7%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik, 3 ibu hamil (10,0%) dalam kategori cukup, dan 1 ibu hamil (3,3%) dalam kategori kurang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,30 sebelum intervensi menjadi 18,33 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value=0,000 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media booklet. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh media booklet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I tentang imunisasi TT di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Media booklet dapat digunakan sebagai salah satu media edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai imunisasi TT
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perilaku masturbasi yang berisiko pada remaja dapat memberikan dampak terhadap kesehatan reproduksi apabila tidak disertai dengan pemahaman dan sikap yang tepat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membentuk sikap positif remaja adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Berdasarkan survei pendahuluan terhadap 10 siswi, sebanyak 70% siswi telah terpapar informasi terkait perilaku seksual dan masturbasi, sedangkan 30% lainnya masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai masturbasi dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap remaja terhadap pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi di SMPN 5 Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimen melalui pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMPN 5 Cikarang Selatan sebanyak 566 orang, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sikap. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sikap meningkat dari 82,97 sebelum intervensi menjadi 106,53 setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Hasil uji menunjukkan nilai t = -8,223 dengan p-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masalah pada payudara merupakan salah satu pemicu hambatan dalam proses menyusui, dimana nyeri akibat bendungan ASI menjadi keluhan yang paling sering ditemukan. Meskipun kondisi ini bersifat fisiologis, penanganan yang tidak tepat berisiko memicu komplikasi yang lebih parah seperti mastitis hingga abses payudara. Munculnya nyeri bendungan ASI ini sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, meliputi tingkat usia, status pekerjaan, dan jumlah paritas ibu. Sebagai solusi non-farmakologis.Daun kubis memberikan kenyamanan bagi ibu nifas karena mampu memperlebar pembuluh darah kapiler dan melepaskan efek dingin yang menyerap panas tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres daun kubis terhadap nyeri bendungan asi pada ibu nifas di wilayah TPMB Yuliyanah karawang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen melalui rancangan one group pretest-posttest design. Populasi ibu nifas sebanyak 30 responden yang dilakukan pada bulan mei – juli. Pengumpulan data tingkat pembendungan ASI diukur menggunakan Six Point Engorgement Scale dan kuesioner, dengan menggunakan Uji Wilcoxon Range List.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum intervensi dilakukan, mayoritas ibu menyusui 24 orang (80,0%) mengeluhkan nyeri bendungan ASI tingkat berat, dan 6 orang (20,0%). Namun setelah intervensi, intensitas nyeri menurun drastis sebanyak 23 orang (76,7%) mengalami nyeri ringan, 6 orang (20,0%) tingkat sedang dan hanya 1 orang (3,3%) kategori berat. Hasil analisis bivariat lewat uji Wilcoxon memperkuat temuan ini dengan perolehan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menandakan adanya penurunan nyeri secara signifikan. Selain itu, penurunan rata-rata skor nyeri dari 2,80 menjadi 1,27 membuktikan bahwa aplikasi kompres daun kubis sangat efektif dalam meredakan nyeri akibat bendungan ASI pada ibu nifas.
Kesimpulan penelitian adanya pengaruh kompres daun kubis terhadap nyeri bendungan asi pada ibu nifas di wilayah TPMB Yuliyanah Karawang. penelitian ini bertujuan meningkatkan wawasan dan pengalaman peneliti dalam menerapkan terapi alami kompres daun kubis guna meredakan nyeri akibat bendungan ASI pada ibu nifas.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Ibu bekerja menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah dan pengasuh anak, yang sering kali menghadapi kendala dalam mempertahankan produksi ASI secara optimal. Tantangan seperti stres kerja, kurangnya waktu menyusui, dan minimnya fasilitas laktasi dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Salah satu upaya yang mulai dimanfaatkan untuk mengatasi hal tersebut adalah konsumsi sari kacang hijau, karena kandungan nutrisinya yang dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu bekerja di TPMB Wawang Putri tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 30 ibu bekerja dengan bayi usia 0–6 bulan, yang dipilih melalui teknik total sampling. Intervensi berupa pemberian 250 ml sari kacang hijau dua kali sehari selama tujuh hari. Volume ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan gelas ukur, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Terdapat peningkatan produksi ASI yang signifikan secara statistik (p < 0,05) setelah intervensi konsumsi sari kacang hijau selama tujuh hari. Kesimpulan: Sari kacang hijau efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu bekerja, serta memiliki potensi sebagai intervensi gizi berbasis pangan lokal yang murah dan mudah diakses untuk mendukung keberhasilan laktasi eksklusif.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Morning sickness merupakan gejala umum yang dialami ibu hamil trimester pertama, ditandai dengan mual dan muntah, dan dapat mengganggu aktivitas serta asupan nutrisi. Salah satu bentuk penanganan non-farmakologis yang umum digunakan adalah pemberian jahe hangat dan aromaterapi peppermint. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pemberian jahe hangat dengan aromaterapi peppermint terhadap frekuensi morning sickness pada ibu hamil trimester I di Klinik Cahaya Medika tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest one group. Sampel berjumlah 32 ibu hamil trimester I yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi SOP intervensi dan lembar observasi PUQE-24. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.
Hasil : Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebelum diberikan jahe hangat, sebagian besar responden mengalami morning sickness kategori sedang (90,6%) dan berat (9,4%), sedangkan setelah intervensi menjadi ringan (68,8%) dan sedang (31,3%). Pada kelompok aromaterapi peppermint, sebelum intervensi sebagian besar mengalami kategori sedang (84,4%) dan berat (15,6%), setelah intervensi masih didominasi kategori sedang (96,9%) dan hanya 3,1% yang ringan. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 pada kedua intervensi, dengan hasil Mann-Whitney menunjukkan jahe hangat lebih efektif dalam menurunkan frekuensi morning sickness. Simpulan: Jahe hangat terbukti lebih efektif dibandingkan aromaterapi peppermint dalam mengurangi frekuensi morning sickness.
Saran: Jahe hangat dapat direkomendasikan sebagai pilihan intervensi non-farmakologis bagi ibu hamil trimester I.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Tingkat cakupan imunisasi TT di Indonesia masih tergolong rendah, khususnya di Klinik Rumah Sehat Keluarga, Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya tingkat pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi TT dan kurangnya informasi yang akurat serta masih adanya mitos mengenai efek samping vaksinasi menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, salah satunya melalui media buku saku yang bersifat praktis, informatif, dan mudah dipahami. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media buku saku terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi tetanus toksoid di Klinik Rumah Sehat Keluarga, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tanpa kelompok kontrol, yaitu one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 70 ibu hamil trimester 1 dan 2 yang menjalani pemeriksaan kehamilan di Klinik Rumah Sehat Keluarga selama bulan April–Mei 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, dimana semua ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dijadikan responden. pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi edukasi media buku saku. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Hasil pretest menunjukkan bahwa mayoritas responden (54,3%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup, 35,7% dalam kategori kurang, dan hanya 10% dalam kategori baik. Setelah diberikan edukasi
menggunakan media buku saku, terjadi peningkatan yang signifikan: 85,7% responden menunjukkan pengetahuan baik, 14,3% cukup, dan tidak ada responden yang berada dalam kategori kurang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 61,64 sebelum intervensi menjadi 82,93 setelah intervensi,
dengan nilai p = 0,000 yang menunjukkan perbedaan signifikan. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media buku saku sangat efektif guna meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi TT. Buku saku dapat dijadikan media edukatif yang praktis dan efisien untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil terhadap imunisasi TT, Upaya peningkatan dukasi buku saku ini juga perlu dukungan keluarga, dan peran aktif dari tenaga kesehatan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang sering dilakukan dalam proses persalinan, namun memiliki dampak berupa nyeri pascaoperasi. Penanganan nyeri yang efektif sangat penting untuk mendukung pemulihan pasien. Teknik relaksasi napas dalam merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang dinilai aman dan efektif untuk menurunkan nyeri. Tujuan penelitian: tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap intensitas nyeri pasien post sectio caesarea di Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka Tahun 2025. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden post sectio caesarea yang dipilih secara total sampling. Teknik relaksasi napas dalam diberikan selama dua hari, dengan pengukuran nyeri menggunakan skala NRS sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat penurunan yang signifikan pada intensitas nyeri setelah diberikan intervensi (p < 0,001), dari nyeri berat menjadi sedang dan ringan. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea, dan dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan kebidanan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada tahun 2022, kanker serviks mengalami kasus baru diseluruh dunia sekitar 660.000 kasus, kanker menjadi urutan keempat yang paling umum terjadi diantara wanita. Pada negara dengan pendapatan rendah – menengah terjadi kematian sekitar 94% dari 350.000 akibat dari kanker serviks. Rencana Aksi Nasional untuk Eliminasi Kanker Serviks, yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, menyerukan agar 90% remaja berusia 15 tahun mendapatkan vaksin HPV pada tahun 2027 dan 90% anak laki-laki melakukannya antara tahun 2028 dan 2030. Mengetahui bagaimana pengetahuan siswa tentang pentingnya vaksinasi HPV di SMAN 1 Sukatani dipengaruhi oleh edukasi kesehatan melalui media booklet. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Pretest-Post Test Only One Group Design adalah desain pre-eksperimental. Sampel terdiri dari 40 remaja putri yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed Rank Test dikarenakan data tidak berdistribusi norma. Adanya peningkatan yang signifikan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi Kesehatan melalui media booklet nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari 40 remaja putri mengalami peningkatan dan tidak ada dalam pengetahuan kurang. Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah menerima edukasi melalui media booklet.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Insomnia merupakan gangguan tidur yang banyak dialami remaja dan
berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, serta prestasi akademik. Tujuan
Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat
insomnia pada remaja kelas X SMAN 1 Cikarang Timur. Metode Penelitian menggunakan
desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 49
siswa yang dipilih dengan teknik total sampling berdasarkan kriteria mengalami insomnia.
Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner Skala Baku Pengukuran Insomnia Remaja
(KSBPJ-IRS). Intervensi berupa pemberian aromaterapi lavender spray pada bantal atau
selimut responden setiap malam selama tujuh hari berturut-turut. Analisis data dilakukan
dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum
intervensi sebagian besar responden mengalami insomnia ringan (75,5%) dan insomnia
berat (24,5%). Setelah intervensi, 81,6% responden tidak lagi mengalami insomnia,
sedangkan 18,4% mengalami insomnia ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000
(<0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor insomnia sebelum dan
sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian aromaterapi lavender
spray berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat insomnia pada remaja, sehingga
dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis yang aman, mudah, dan efektif untuk
meningkatkan kualitas tidur.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Dampak dari siklus menstruasi yang tidak teratur yaitu infertile, endometriosis, dan gangguan psikologis. Infertile dapat terjadi jika siklus menstruasi tidak teratur sehingga mengakibatkan ovulasi terganggu dan dapat terjadinya ketidakseimbangan hormonal yang punya pengaruh besar terhadap ovulasi. Tujuan : Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMPN 1 Muara Gembong. Metode : Penelitian ini mengadopsi metode analitik kuantitatif dengan Rancangan penelitian ini adalah crossectional, Populasi penelitian ini sebanyak 76, sampel penelitian sebanyak 76 responden remaja putri tingkat VIII dan IX, yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data Univariat dan Bivariat dilakukan menggunakan uji chi square, Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan anatara faktor usia, tingkat stress dan aktivitas fisik terhadap gangguan siklus menstruasi yang di dapatkan nilai untuk faktor usia : p-value = 0,001, tingkat stress : p-value = 0,003, aktivitas fisik : p-value = 0,005 yang berarti ada hubungan yang signifikan dari ketiga faktor tersebut, Kesimpulan : Faktor usia, tingkat stress dan aktivitas fisik termasuk dalam faktor-faktor yang menyebabkan gangguan siklus menstruasi, yang Dimana para remaja putri di harapakan untuk menjaga stabilitas dari segi tingkat stress dan aktivitas fisik agar mengurangi potensi mengalami gangguan siklus menstruasi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Pada tahun 2021, Berdasarkan data WHO menyatakan bahwa jumlah HEG mencapai 12,5% dari jumlah seluruh kehamilan di Dunia, di Indonesia data ibu dengan HEG mencapai 14,8% dari seluruh kehamilan dan di Jawa Barat data HEG mencapai 14,2%. Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Hiperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit DKH Sukatani Tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan Cross Sectional adalah pendekatan penelitian dimana waktu yang bersamaan dalam waktu periode tertentu. Sampel berjumlah 51 ibu hamil yang rawat inap Trimester 1. Instrumen penelitian ini berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Adanya hubungan yang signifikan dilihat dari nilai (p value <0,05) antara umur ibu (p=0,002), paritas (p=0,005), pekerja (p=0,039), pendidikan (p=0,021) dengan kejadian HEG di Rumah Sakit DKH Sukatani Tahun 2025. Kesimpulan dan Saran : Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara umur ibu, paritas, pekerja dan pendidikan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada balita karena dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian apabila tidak ditangani dengan tepat. Penggunaan obat herbal sebagai terapi komplementer menjadi alternatif yang aman dan murah, salah satunya adalah sari daun jambu biji yang diketahui mengandung flavonoid, tanin, dan saponin dengan efek antidiare. Tujuan Mengetahui pengaruh pemberian sari daun jambu biji terhadap penurunan frekuensi diare pada balita. Metode Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 30 balita yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui observasi frekuensi diare sebelum dan sesudah pemberian sari daun jambu biji. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Sebelum intervensi, mayoritas balita mengalami diare dengan frekuensi 4–5 kali/hari (73,3%). Setelah pemberian sari daun jambu biji selama 3 hari, terjadi penurunan frekuensi, di mana sebagian besar balita hanya mengalami diare 1–2 kali/hari (46,7%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,878 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara frekuensi diare sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan Pemberian sari daun jambu biji efektif menurunkan frekuensi diare pada balita. Sari daun jambu biji dapat dijadikan sebagai terapi komplementer yang aman, murah, dan mudah diaplikasikan untuk membantu penanganan diare.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kekerasan seksual merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada remaja, dalam bentuk diskriminasi secara fisik maupun fisiologis bisa mengakibatkan rasa trauma pada anak hingga dapat mengancam jiwanya. Metode permainan ular tangga ini merupakan pemberian informasi yang menarik sehingga informasinya mudah untuk di terima oleh respoden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek metode permainan ular tangga terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang bahaya kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-eksperimen dengan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol, melibatkan 120 responden yang terdiri dari 60 peserta dalam kelompok eksperimen dan 60 dalam kelompok kontrol.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan Uji Chi-Square. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan responden tentang kekerasan seksual, sebanyak 81,7% remaja putri memiliki pengetahuan yang kurang sementara sebelum intervensi pada kelompok kontrol, persentase remaja putri dengan pengetahuan kurang mencapai 96,7%. Setelah intervensi, 41,6% remaja putri memiliki pengetahuan yang cukup, dan 45% memiliki pengetahuan yang baik. Hasil analisis statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan nilai P = 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga Ha diterima. Ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test, jadi permainan ular tangga memiliki efek positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri di kelompok intervensi mengenai bahaya kekerasan seksual. Permainan ini membantu meningkatkan pemahaman remaja tentang cara menghadapi kekerasan seksual, serta metode edukasi ini bisa dijadikan media yang efektif dan menarik untuk menyampaikan informasi kepada remaja putri.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Hyperemesis gravidarum merupakan salah satu ketidak nyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama yang terjadi hampir 50% ibu hamil. Biasanya ibu hamil akan mengalami mual muntah pada pagi hari. Itu dapat terjadi karena saat pagi hari lambung dalam keadaan kosong. Selain itu mual muntah terjadi karena perubahan pada hormon, faktor emosional, adaptasi psikologis, kelebihan asam lambung, faktor neurologis dan faktor peristaltik melambat.
Tujuan : Untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian rebusan jahe terhadap Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I di TPMB Siti Jahronah Tahun 2024
Metode : Metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Dalam desain ini sebelum perlakuan diberikan, terlebih dulu sampel diberi pretest (tes awal) dan sesudah perlakuan sampel diberi posttest (tes akhir)
Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P= 0.000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas pemberian rebusan jahe terhadap hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di TPMB Siti Jahronah tahun 2024
Kesimpulan: Hasil analisis uji Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa pemberian rebusan jahe efektif terhadap hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di TPMB Siti Jahronah tahun 2024.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia pada kehamilan dapat menyebabkan prematuritas dan pertumbuhan janin terhambat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia prevelensi anemia di dunia mencapai 41% dan prevelensi di Indonesia sebesar 37,1%. Berdasarkan data hasil Dinas Kabupaten Bekasi tahun 2022 dengan kadar hb < 8gr/dL sebanyak 631 kasu, hb < 9-10gr/dL sebanyak 7389 kasus. Data ini memberikan pehaman tentang Tingkat anemia pada ibu hamil. Terong Belanda diketahui mengandung vitamin C yang berfungsi meningkatkan penyerapan zat besi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kadar Hb. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus terong Belanda terhadap Anemia pada ibu hamil trimester II. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif Quassy Eksperimen dengan desain Pretest Posttest Control Group, yang dilakukan di TPMB Sumiati, amd. Keb Cipayung Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester II yang kadar Hb nya < 11gr/dL dan tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan tekhnik Total Sampling sebanyak 30 responden. Instrument menggunakan alat pemeriksaan Hb yang telah dikalibrasi dan lembar observasi. Dengan menggunakan uji statistic yaitu uji Paired Sample T-Test. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan jus terong Belanda yang artinya, terdapat peningkatan kadar Hb ibu hamil setelah diberikan jus terong Belanda, diketahui nilai p value 0,000<0,05. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa menaikkan kadar Hb pada ibu hamil yang anemia menggunakan pemberian jus terong Belanda berpengaruh dalam perubahan dan meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil yang anemia di TPMB Sumiati Cipayung, Kab. Bekasi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mendeteksi cacat bawaan melalui skrining bayi baru lahir (SBBL) adalah salah satu langkah untuk menciptakan generasi yang lebih baik. Menurut perkiraan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1-3% dari total populasi anak mengalami retardasi mental. Cakupan skrinning hipotiroid di Indonesia menurut data pada tahun 2022 sebanyak 31,8% dari tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah ditemukan sebanyak 8 kasus yang terdeteksi di Kabupaten Bogor, tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian promosi Kesehatan mengenai pentingnya pemeriksaan skrinning hipotiroid kongenital terhadap tingkat pengetahuan dan minat ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra experiment dalam Forum Group Discussion dengan one group pretest postest design dengan media video animasi. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument kuesioner. Dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Paired Sample T-Test. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan menggunakan Non-probability Sampling yaitu metode purposive sampling. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan promosi Kesehatan dimana hasil pengetahuan memiliki nilai p value sebesar 0,014 artinya ada pengaruh Promosi Kesehatan terhadap pengetahuan ibu. Dan pada minat diperoleh nilai p value sebesar 0,003 artinya ada pengaruh Promosi Kesehatan terhadap minat ibu mengenai pemeriksaan Skrinning Hipotiroid Kongenital. Kesimpulan: Dalam penelitian ini didapatkan bahwa promosi Kesehatan menggunakan metode video animasi berpengaruh dalam perubahan dan meningkatkan pengetahuan dan minat ibu Mengenai Pentingnya Tentang Skrinning Hipotiroid Klinik A Cibinong, Kab.Bogor.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Data Globocan tahun 2020 mencatat total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus. Kanker serviks (leher rahim) menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker. Salah satu faktor yang berkontribusi pada tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia adalah kurangnya kesadaran dan akses terhadap pemeriksaan rutin dan vaksinasi. Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang bisa dicegah yaitu dengan imunisasi vaksin HPV dan melakukan deteksi dini
kanker serviks dengan pemeriksaan Papsmear atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan rendahnya pengetahuan WUS tentang imunisasi Ca servix di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih Bekasi tahun 2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 50 orang responden wanita usia subur di RT 05 RW 02. Analisa univariate menggunakan distribusi frekuensi dan untuk uji bivariate menggunakan uji Chi Square. Penelitian ini menggunakan data primer dari pengisian kuesioner oleh responden.
Berdasarkan hasil analisa dari 50 responden paling banyak memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 31 orang (62,0%), berusia 20-35 tahun sebanyak 41 orang (82,0%). Wanita yang paritasnya tidak berisiko sebanyak 29 orang (58%), berpendidikan minimal SMA sebanyak 29 orang (58%), dan mendapatkan sumber informasi melalui elektronik sebanyak 34 orang (68%). Variabel yang berhubungan pengetahuan adalah Pendidikan dan Sumber informasi dengan nilai 0,000 < 0,05. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah Usia dan Paritas.
Penelitian ini diharapkan menjadi Setelah diketahui hubungan antara pendidikan dan sumber informasi dengan pengetahuan tentang imunisasi HPV dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intesif pada WUS. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai pembuka wawasan yang lebih luas mengenai ilmu kebidanan dan khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi.