Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Beatrix Elizabeth

38 karya publik ditemukan.

2026: 162025: 132024: 52023: 4

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Anak Usia 9-15 Tahun dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Epilepsi di Poli Neurologi Anak RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2026

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang membutuhkan pengobatan antiepilepsi dalam jangka panjang. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh kepatuhan, pengetahuan dan motivasi anak dalam mengonsumsi obat sesuai dosis dan waktu yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan motivasi anak usia 9–15 tahun dengan kepatuhan minum obat antiepilepsi di Poli Neurologi Anak RS Sentra Medika Cibinong. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 54 responden anak usia 9–15 tahun yang menjalani terapi obat antiepilepsi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis bivariat dilakukan dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 24 responden (44,4%) memiliki pengetahuan baik, 26 responden (48,1%) memiliki motivasi sedang, dan 23 responden (42,6%) berada dalam kategori patuh. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p=0,007 dan rho=0,365, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan lemah. Terdapat hubungan signifikan antara motivasi dengan kepatuhan dengan nilai p<0,001 dan rho=0,476, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Kesimpulannya, pengetahuan dan motivasi berhubungan dengan kepatuhan minum obat antiepilepsi pada anak usia 9–15 tahun.

Efektivitas Edukasi Kesehatan Dengan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Tentang Pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) Antara Siswa Kelas 3 dan 4 di SDIT Insan Taqwa Tahun 2025

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Usia sekolah dasar (7–12 tahun) merupakan kelompok penting dalam pendidikan kesehatan karena perkembangan kemampuan kognitif dan pembentukan kebiasaan. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada anak sebagai kelompok rentan, yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan tentang pencegahan. Oleh karena itu, edukasi kesehatan sejak dini diperlukan, dengan media audiovisual sebagai pilihan yang lebih efektif karena mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan dengan audiovisual terhadap pengetahuan tentang pencegahan DBD antara siswa kelas 3 dan 4 di SDIT Insan Taqwa Tahun 2025. Metode Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain Quasi eksperimental (Pretest-Posttest Two Group). Sampel penelitian berjumlah 66 siswa kelas 3 dan 4 di SDIT Insan Taqwa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum (Pretest) dan sesudah (Posttest) intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Universitas Medika Suherman (No:005517/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2025). Hasil Penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan antara siswa kelas 3 dan 4 setelah diberikan edukasi kesehatan dengan audiovisual, hasil analisis uji Mann Whitney p = 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Edukasi kesehatan dengan audiovisual lebih efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan DBD pada siswa kelas 4 dibandingkan siswa kelas 3 di SDIT Insan Taqwa tahun 2025.

Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Audiovisual Tentang Pencegahan Gagal Ginjal Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja di SMP Negeri 1 Cabangbungin

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode kritis dalam pembentukan pola hidup mandiri. Rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup tidak sehat, seperti konsumsi minuman tinggi gula, meningkatkan kerentanan remaja terhadap gangguan kesehatan jangka panjang, termasuk gagal ginjal. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pencegahan sejak dini. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh edukasi kesehatan tentang pencegahan gagal ginjal melalui media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMP Negeri 1 Cabangbungin. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan one-group pre-test post-test design. Sampel berjumlah 77 siswa kelas VIII yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian: Hasil analisis data sebelum edukasi, mayoritas responden (61%) memiliki pengetahuan kategori cukup. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan dimana mayoritas responden (61%) beralih ke kategori baik. Uji statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang artinya terdapat pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis audiovisual terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Media ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan literasi kesehatan ginjal pada kelompok remaja.

Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Dengan Interaksi Sosial dan Kualitas Tidur Pada Anak Sekolah Kelas 5-6 DS IT Insan Taqwa, Kabupaten Bekasi

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Penggunaan gadget pada anak sekolah dasar terus meningkat dan berpotensi memengaruhi perkembangan interaksi sosial serta kualitas tidur. Paparan gadget yang tidak terkontrol dapat menurunkan intensitas aktivitas sosial langsung dan mengganggu pola tidur, sehingga berdampak pada proses belajar, konsentrasi, dan perkembangan psikososial anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial dan kualitas tidur pada anak sekolah di SD IT Insan Taqwa. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner durasi penggunaan gadget, kuesioner interaksi sosial anak sekolah, serta instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Responden adalah siswa sekolah dasar di SD IT Insan Taqwa yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antara durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial serta kualitas tidur anak sekolah, sehingga dapat dijadikan landasan dalam perencanaan upaya peningkatan kesadaran dan pencegahan, baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah.

Pengaruh Edukasi Menggunakan Kartu Kuartet Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Personal Hygene Saat Menstruasi di SMP Segar

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Remaja perempuan usia 9-14 tahun berada pada masa pubertas dan menstruasi, sehingga kebersihan diri penting untuk mencegah Infeksi Saluran Reproduksi, yang secara global paling tinggi terjadi pada remaja. Kurangnya pengetahuan, seperti jarang mencuci tangan atau mengganti pembalut jarang, meningkatkan risiko infeksi. Semakin baik pengetahuan mengenai kebersihan diri, semakin positif perilaku menjaga personal hygiene, sehingga edukasi kesehatan penting untuk meningkatkan pemahaman dan praktik kebersihan diri remaja selama menstruasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi mengenai personal hygiene saat menstruasi dengan menggunakan media kartu kuartet terhadap peningkatan pengetahuan siswi Sekolah Menengah Pertama di SMP Segar. Metode: Penelitian kuantitatif pre-eksperimen ini menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan total sampling terhadap 78 responden, instrumen berupa soal pilihan ganda, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Nilai p = 0,000 (<0,05), menunjukkan adanya pengaruh edukasi kartu kuartet terhadap pengetahuan remaja. Kesimpulan: Edukasi kesehatan melalui kartu kuartet efektif meningkatkan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri.

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Makan (Eating Activities) Pada Anak Tunagrahita di SLB Bina Sejahtera Kab. Bogor Tahun 2025

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Anak dengan tunagrahita memiliki keterbatasan fungsi intelektual dan kemampuan menyesuaikan diri sehingga berdampak pada aktivitas hariannya termasuk dalam kemandirian makan. Untuk mengembangkan kemampuan tersebut, anak memerlukan pendekatan dukungan keluarga dalam pendampingan pelatihan secara bertahap dan konsisten. Kurangnya dukungan keluarga menyebabkan anak akan ketergantungan pada orang lain dan kesulitan mencapai kemandirian dalam aktivitas makan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian makan (eating activities) pada anak tunagrahita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Sampel ini menggunakan total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas sehingga valid dan layak digunakan, kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: uji chi-square test diperoleh nilai p-value = 0.023 (p < 0.05), maka H0 ditolak dan Ha diterima yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Makan (Eating Activities) Pada Anak Tunagrahita. Kesimpulan: Semakin baik dukungan keluarga, maka semakin tinggi tingkat kemandirian makan pada anak tunagrahita. Oleh karena itu, perlunya keterlibatan langsung dari keluarga dalam membimbing pelatihan kemandirian anak untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur dan Prestasi Belajar Remaja Kelas 9 di SMPN 5 Cikarang Utara

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecanduan game online merupakan salah satu masalah perilaku pada remaja yang dapat berdampak pada kesehatan dan prestasi akademik. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur dan prestasi belajar pada remaja kelas 9 di SMPN 5 Cikarang Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 70 siswa kelas 9 yang dipilih secara total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Game Addiction Scale (GAS) untuk kecanduan game online, Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur, dan nilai rapor untuk prestasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 67 siswa (95,7%) aktif bermain game online, dan 36 siswa (51,4%) melaporkan sering begadang akibat bermain game. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecanduan game online dengan kualitas tidur (p < 0,05) serta dengan prestasi belajar (p < 0,05).

Hubungan Antara Tingkat Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral Dengan Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS di RSUD Kabupaten Bekasi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Peningkatan kasus HIV/AIDS di Indonesia menuntut penanganan yang optimal melalui terapi Antiretroviral (ARV) untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepatuhan dalam minum obat ARV menjadi faktor penentu keberhasilan terapi dan kualitas hidup yang optimal pada pasien HIV/AIDS (Kemenkes RI, 2024). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan pengobatan ARV dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di RSUD Kabupaten Bekasi. Metode : penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 133 orang dengan HIV/AIDS yang menjalani terapi ARV, dipilih menggunakan teknik total sampling (Sugiyono, 2020). Hasil : penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat kepatuhan pengobatan ARV dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS (p = 0,001 < 0,05). Kesimpulan : nilai Korelasi Koefisien sebesar 0,558 menunjukkan hubungan sedang (moderat), di mana kepatuhan tinggi berpengaruh positif terhadap kualitas hidup, terutama pada kesehatan fisik dan tingkat kemandirian pasien. Distribusi frekuensi menunjukkan 56,7% responden memiliki kepatuhan rendah, 40% sedang, dan 3,3% tinggi, dengan kualitas hidup kategori kurang baik sebanyak 43,4%, cukup baik 46,7%, dan baik 10%. Saran : hasil ini menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap pengobatan ARV berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan pasien.

Pengaruh Menghisap Es Batu Terhadap Penurunan Rasa Haus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis di Ruang Rawat Inap Dewasa Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit ginjal kronik (PGK) dapat didefinisikan sebagai gangguan fungsi ginjal yang bersifat irreversible yang mana kemampuan ginjal dalam mengatur elektrolit, keseimbangan cairan, dan metabolisme menurun dan mengakibatkan uremia. Pembatasan cairan pada pasien penyakit ginjal kronik meningkatkan frekuensi timbulnya rasa haus. Adanya peningkatan konsentrasi natrium plasma yang menyebabkan dehidrasi intraselular pada pusat rasa haus sehingga merangsang sensasi rasa haus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh menghisap es batu terhadap rasa haus pada pasien penyakit ginjal kronik di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak. Penelitian ini menggunakan one group pre post test design. Populasi yang diambil menggunakan total sampling sebanyak 72 pasien dengan penyakit ginjal kronis yang mendapat intervensi menghisap es batu untuk mengurangi rasa haus. Data yang dikumpulkan merupakan data skala haus sebelum dan sesudah menghisap es batu. Analisis bivariat yang dilakukan yaitu dengan menggunakan Uji Paired Sample T-test. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara menghisap es batu dengan skala rasa haus pada pasien penyakit ginjal kronis dengan p= 0,000. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu menghisap es batu dapat menurunkan rasa haus pada pasien penyakit ginjal kronis.

Pengaruh Terapi Ice Cube Terhadap Penurunan Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pasien Hemodialisis Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penderita gagal ginjal kronis perlu melakukan pencegahan komplikasi dari penyakitnya seperti melakukan diet asupan cairan yang bertujuan untuk mengurangi kelebihan volume cairan pada periode interdialitik. Peningkatan berat badan mengindikasikan kelebihan cairan dikenal dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) (Siregar, 2022). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi ice cube terhadap penurunan interdialytic weight gain (IDWG) pasien hemodialisis Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experiment dengan jumlah populasi 220 pasien dan menggunakan teknik purposive sampling ditemukan jumlah sampel 33 pasien. Terapi ice cube dilakukan selama 3 hari dengan cara mengulum ice cube ukuran 5 ml maksimal 10 kubus perhari setelah sebelumnya dilakukan pengukuran IDWG pada pasien menggunakan timbangan dan kalkulator yang sudah dikalibrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 21 (63.3%) orang yang mengalami penurunan IDWG dengan nilai p-value dari uji Wilcoxon sebesar 0,000 menunjukan bahwa ada pengaruh terapi ice cube terhadap penurunan interdialytic weight gain (IDWG) pasien hemodialisis Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2024. Saran untuk pasien agar dapat dapat menerapkan latihan yang sudah diajarkan dalam penelitian ini secara berkelanjutan untuk membantu mengontrol IDWG selama periode interdialytic.