Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Batita
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Pada Batita Usia 1-3 Tahun di Wilayah Puskesmas Tambelang

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Masa batita dalam masa emas, atau “golden age” mengalami masalah perkembangan dalam hal emosi, sosial, mental, intelektual, dan moral. Di masa depan, gangguan ini dapat memengaruhi sikap dan perilakunya. Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat penting untuk perkembangan kecerdasan, dimulai sejak usia 0 hingga 5 tahun. selain itu, kondisi keuangan keluarga dan cara orang tua membesarkan anak sangat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Batita membutuhkan pengawasan penuh selama masa usianya, terutama dalam hal memenuhi kebutuhan gizinya untuk pertumbuhan dan perkembangan yang ideal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang batita usia 1-3 tahun di wilayah puskesmas tambelang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik observasional, desain penelitian yang digunakan cross sectional, Menggunakan metode consecutive sampling, Populasi dalam penelitian ini yaitu batita yang berusia 1-3 tahun berjumlah 823. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 265 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa Chi-Square dengan nilai signifikan a < 0,05. Hasil: Mayoritas dari mereka berusia 3 tahun 96 orang (36,2%), status gizi kurang 109 orang (41,1%), pola asuh negatif 134 orang (50,6%), imunisasi Mr/campak pada batita usia 3 tahun 96 orang (36,2%). Kesimpulan: dari penelitian ini hanya faktor pola asuh dengan kpsp yang memiliki hubungan dengan nilai chi square P = 0,001 < a 0,05. Sedangkan, umur, status gizi,imunisasi tidak terdapat hubungan dengan tumbuh kembang pada batita usia 1-3 tahun di wilayah puskesmas tambelang.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kecemasan Orang Tua Dalam Membawa Batita Untuk Imunisasi di Masa Pandemi Covid 19 di Poliklinik Anak RS X Cikarang

2022•Koleksi Perpustakaan

Kecemasan tidak hanya dialami oleh tenaga kesehatan saja namun juga dialami oleh masyarakat. Beberapa faktor yang menimbulkan kecemasan yaitu pengetahuan, dukungan keluarga, dan lingkungan. Desain penelitian ini menggunakan desain dekriptif korelasi dengan metode cross sectional. Sampel penelitian ini adalah orang tua batita yang membawa batita untuk imunisasi. Tekhnik sampling dengan tekhnik aksidental dengan responden sebanyak 99 orang yang memiliki kriteria subjek penelitian variable dependen dan variable independen. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Cara menganalisanya dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai pengetahuan dengan kecemasan orang tua batita dengan menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai p = 0,003 artinya nilai p < 0,05, pada nilai dukungan keluarga dengan kecemasan orang tua batita didapatkan nilai p = 0,234 artinya nilai p > 0,05, sedangkan nilai lingkungan RS dengan kecemasan orang tua batita didapatkan nilai p = 0,000 artinya nilai p < 0,05. Kesimpulan ini terdapat hubungan yang signifikan pada faktor kecemasan pengetahuan dan lingkungan RS dan tidak terdapat hubungan yang signifikan pada faktor kecemasan dukungan keluarga.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail