ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN
PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS
MEDIKA SUHERMAN (UMS)
Bekasi, Mei 2023
Lilik Ambarwati
Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus
Di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023
ABSTRAK
Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit yang serius dan komplek
berdampak pada hampir seluruh organ vital didalam tubuh. Interaksi sosial adalah
suatu hubungan antaraindividu atau lebih, dimana kelakuannya individu yang
satumempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuanindividu yang lain atau
sebaliknya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Ulkus Diabetik
Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda.
Metode Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan
cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari
dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan,
kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time
approanch). Populasi dalam penelitian sebanyak 52 responden dengan
menggunakan tehnik total sampling sebanyak 52 responden. Hasil penelitian data
distribusi frekuensi tentang karakteristik responden didapatkan mayoritas usia 46
Th - 55 Th 21 responden (40,4%), jenis kelamin perempuan 28 responden (53,8%),
pendidikan SMA 42 responden (80%) dan pekerjaan pasien bekerja 38 responden
(73,1%). Didapatkan hasil dari hubungan ulkus diabetik dengan interaksi sosial
penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dengan nilai P- Value 0,04
< 0,05. Kesimpulan didapatkan ada hubungan bermakna antara ulkus diabetik
dengan interaksi sosial penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dan
disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam
penelitian sejenis dengan tehnik yang berbeda disertai penambahan variabel
penelitian.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Penggunaan gadget pada anak sekolah dasar terus meningkat dan berpotensi memengaruhi perkembangan interaksi sosial serta kualitas tidur. Paparan gadget yang tidak terkontrol dapat menurunkan intensitas aktivitas sosial langsung dan mengganggu pola tidur, sehingga berdampak pada proses belajar, konsentrasi, dan perkembangan psikososial anak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial dan kualitas tidur pada anak sekolah di SD IT Insan Taqwa.
Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner durasi penggunaan gadget, kuesioner interaksi sosial anak sekolah, serta instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Responden adalah siswa sekolah dasar di SD IT Insan Taqwa yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji korelasi Spearman.
Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antara durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial serta kualitas tidur anak sekolah, sehingga dapat dijadikan landasan dalam perencanaan upaya peningkatan kesadaran dan pencegahan, baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit yang serius dan komplek berdampak pada hampir seluruh organ vital didalam
tubuh. Interaksi sosial adalah suatu hubungan antaraindividu atau lebih, dimana kelakuannya individu yang satumempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuanindividu yang lain atau sebaliknya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda. Metode Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time approanch). Populasi dalam penelitian sebanyak 52 responden dengan menggunakan tehnik total sampling sebanyak 52 responden. Hasil penelitian data distribusi frekuensi tentang karakteristik responden didapatkan mayoritas usia 46 Th - 55 Th 21 responden (40,4%), jenis kelamin perempuan 28 responden (53,8%), pendidikan SMA 42 responden (80%) dan pekerjaan pasien bekerja 38 responden (73,1%). Didapatkan hasil dari hubungan ulkus diabetik dengan interaksi sosial penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dengan nilai P- Value 0,04 < 0,05. Kesimpulan didapatkan ada hubungan bermakna antara ulkus diabetik dengan interaksi sosial penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dan disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian sejenis dengan tehnik yang berbeda disertai penambahan variabel penelitian.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Virus corona merupakan salah satu virus yang menyerang sistem pernapasan hingga dapat mengakibatkan kematian (Novita, 2020). Pada awal tahun 2020, masyarakat di seluruh dunia diresahkan dan dihebohkan dengan virus corona (Covid-19). Pada tanggal 30 Oktober 2020 sudah terdapat 216 negara terinfeksi corona virus di dunia jumlah yang terkonfirmasi ada di angka 44.888.869 orang dengan jumlah yang meninggal sebanyak 1.178.475 orang (https://covid19.go.id). Di Indonesia sendiri angka positif Covid-19 pada tanggal 30 oktober 2020 mencapai 406.295 orang menyebar ke berbagai wilayah dengan kasus meninggal sebanyak 13.782 orang. Dari hal semua itu virus corona menjadi perbincangan dan membuat masyarakat Indonesia cemas. Cemas merupakan perasaan khawatir berlebih terkadang tidak jelas, bentuk respons akibat ada suatu rangsangan dari luar maupun dalam yang dapat menimbulkan gejala seperti emosional, kognitif, fisik, dan tingkah laku. Dari data yang di ambil oleh peneliti dalam studi pendahuluan pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Medika Drg Suherman Tahun 2020 dari 10 mahasiswa terdapat 4 mahasiswa mengalami kecemasan ringan, 2 mahasiswa mengalami kecemasan sedang, 3 mahasiswa mengalami kecemasan berat dalam menghadapi dampak dari pandemi Covid-19.
Tujuan : Mengertahui faktor yang mempengaruhi kecemasan dalam menghadapi dampak pandemi covid-19 pada mahasiswa
Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis observasional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa program studi sarjana keperawatan kelas regular berjumlah 145 mahasiswa. Sampel yang diambil sebanyak 50 mahasiswa dengan menggunakan Stratisfied Random Sampling menbgacupada kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang sudah terstandarisasi Hamilton Rating Scale untuk variabel dependen dan Skala Likert untuk variabel independen. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan Bivariat berupa Chi-Square dengan nilai signifikan α < 0,05.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh mengakses informasi, interaksi sosial, dan uang saku dengan kecemasan dalam menghadapi dampak pandemi covid-19 pada mahasiswa dengan masing-masing nilai mengakses informasi 0,010, interaksi sosial 0,039, dan uang saku 0,000 lebih kecil dari α (0,05).
Kesimpulan : Ada pengaruh mengakses informasi, interaksi sosial dan uang saku terhadap kecemasan dalam mrnghadapi dampak pandemi covid-19 pada mahasiswa
Saran : Diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi responden, dimana dapat mengetahui faktor apa saja yang menjadi penyebab munculnya kecemasan dalam kondisi pandemi dan mengetahui bahaya covid-19 sehigga dapat melakukan pencegahan secara dini.