Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya

32 karya publik ditemukan.

2026: 112025: 62024: 32022: 12

Hubungan Kebiasaan Jajan Tidak Sehat Dengan Resiko Gastritis Pada Remaja di SMK Karya Bangsa Tambun Selatan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Remaja memiliki kebiasaan jajan yang tinggi, terutama konsumsi makanan pedas, berminyak, instan, serta minuman berkafein tanpa memperhatikan waktu makan utama. Hasil observasi di SMK Karya Bangsa Tambun Selatan menunjukkan cukup tingginya keluhan gastritis pada siswa. Pola jajan yang tidak sehat diduga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko gastritis pada remaja. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola jajan dengan risiko gastritis pada remaja kelas X di SMK Karya Bangsa Tambun Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 71 responden yang diambil menggunakan teknik sampling yang telah ditentukan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara pola jajan dan risiko gastritis. Hasil Penelitian: Sebanyak 38 responden (53,5%) memiliki pola jajan tidak baik dan 36 responden (50,7%) berisiko gastritis. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,044 (<0,05) dengan Odds Ratio (OR) sebesar 3,000, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pola jajan dengan risiko gastritis. Responden dengan pola jajan tidak baik memiliki peluang 3 kali lebih besar mengalami risiko gastritis dibandingkan dengan responden yang memiliki pola jajan baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola jajan dengan risiko gastritis pada remaja di SMK Karya Bangsa Tambun Selatan. Pola jajan yang tidak baik berhubungan dengan peningkatan risiko gastritis.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Pada Masyarakat di Desa Balekambang Kecamatan Jonggol

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Prevalensi DBD di Jonggol hingga Juni 2024 tercatat sebanyak 145 kasus dengan 1 kematian. Sementara itu, Puskesmas Balekambang mencatat 20 kasus dengue pada periode Januari–November 2025, dengan 2 orang dirawat di RSUD Cileungsi pada bulan Mei dan 1 orang dirawat di RS Permata Jonggol pada bulan Juni. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) pada masyarakat di Balekambang Kecamatan Jonggol 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif korelasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian masyarakat Desa Balekambang Kecamatan Jonggol dengan jumlah sampel sebanyak 85 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku PSN. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik nonparametrik Chi-Square. No Layak Etik 000322/Universitas Medika Suherman/2026 Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan analisi bivariat Jenis kelamin nilai p-value = 0,659 > 0,05, Usia nilai p-value = 0,546 > 0,05, Pendidikan nilai p-value = 0,001 <0,05, Pekerjaan nilai p-value = 0,158 > 0,05, Tingkat pengetahuan nilai p-value = 0,018 <0,05, Sikap nilai p-value = 0,001 <0,05. Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor jenis kelamin, usia, pekerjaan dengan perilaku PSN, Ada hubungan yang signifikan antara faktor pendidikan, tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku PSN. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), mengingat masih terdapat responden dengan perilaku PSN yang kurang baik.

Efektivitas Edukasi Permainan Spin Whell Terhadap Pengetahuan Tentang Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius, tertama akibat meningkatnya kebutuhan zat besi pada masa pertumbuhan dan terjadinya menstruasi setiap bulan. Rendahnya pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan upaya pencegahannya menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian anemia. Edukasi kesehatan melalui media yang interaktif dan menarik, seperti permainan spin whell, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi remaja putri dalam upaya pencegahan anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi permainan spin whell terhadap pengetahuan tentang upaya pencegahan anemia pada remaja putri di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pre-test post-test, dan pendekatan cros- sectional. Sampel penelitian sebanyak 50 responden yang diberikan edukasi permainan spin whell, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil Penelitian: Menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi melalui permainan spin whell, dengan hasil analisis Wilcoxon yang signiftikan (0,000 < 0,05). Kesimpulan: Edukasi menggunakan permainan spin whell efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Media edukasi interaktif ini dapat dijadikan alternatif sebagai metode di sekolah SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara untuk menurunkan resiko anemia pada remaja putri.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Ketergantungan Smartphone Pada Remaja di SMP Negeri 3 Cibitung

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : penggunaan smartphone yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan ketergantungan yang berdampak pada aspek akademik, sosial, dan kesehatan mental. Remaja merupakan kelompok yang rentan karena masih berada dalam tahap perkembangan psikologis dan kontrol diri yang belum matang. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktorfaktor yang berhubungan dengan ketergantungan smartphone pada remaja di SMP 3 Cibitung. Metode : penelitian ini mengunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 92 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi Smartphone Addiction Scalle-Short Version (SAS-SV), kuesioner Kontrol Diri, Parental Authority Questionnaire (PAQ), dan kuesioner Prokrastinasi Akademik. Dan dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara usia (p-value = 0,035 dan OR = 2,838), kontrol diri (pvalue= 0,024 dan OR= 0,341), dan prokrastinasi akademik (p-value = 0,002 dan OR = 4,457) dengan ketergantungan smartphone pada remaja. Dan menunjukkan tidak adanya hubungan antara jenis kelamin (p-value = 0,541 dengan OR = 1,424) dan pola asuh orang tua (p-value = 0,052 dan OR = 2,533) dengan ketergantungan smartphone pada remaja. Kontrol diri yan rendah dan tingkat prokrastinasi akademik yang tingggi menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan risiko ketergantungan smartphone. Kesimpulan : ketergantungan smartphone pada remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Upaya pencegahan perlu melibatkan peran sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kontrol diri serta penggunaan smartphone yang sehat.

Efektifitas Perawatan Metode Kanguru Dengan Kain Stretchy Wrap yang Dilakukan Orang Tua Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Bayi BBLR di RS Sentra Medika Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

BBLR merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari normal (<2.500 gram) dan memiliki risiko morbiditas serta mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan bayi dengan berat badan normal, oleh karena itu diperlukan berbagai macam cara dalam perawatan bayi BBLR salah satunya yaitu dengan perawatan metode kanguru. PMK adalah metode yang melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu dan meletakkan bayi di daerah tersebut. Perawatan Metode Kanguru (PMK) mempunyai manfaat untuk meningkatkan tanda-tanda vital dan berat badan bayi lahir rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perawatan metode kanguru dengan kain elastis yang dilakukan orang tua terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RS Sentra Medika Cikarang. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen one group pretest posttest design dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 20 responden, dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil didapatkan rata-rata berat badan sebelum perawatan metode kanguru adalah 2275 gram dan setelah dilakukan perawatan metode kanguru rata rata berat badan bayi meningkat menjadi 2329 gram, dengan rata rata peningkatan sebesar 10,50 gram selama 4 hari dengan durasi 1 jam dimana nilai p value 0.000 ( <0,05) sehingga dikatakan bahwa perawatan metode kanguru dengan kain stertchy wrap yang dilakukan orang tua terhadap kenaikan berat pada pada bayi BBLR di RS. Sentra Medika Cikarang efektif. Sehingga diharapkan PMK dengan kain stetchy wrap dapat menjadi alternatif untuk menambah berat badan bayi baru lahir dengan BBLR

Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Perawatan Luka Post Debridement di Ruang Jasmine Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sumber WHO menyatakan 422 juta orang menderita DM di tahun 2022. Ulkus neuropatik adalah luka yang disebabkan diabetesmilitus disertai kalus dan nekrosis sebaiknya secara teratur dilakukan debridement. Nyeri pada saat dilakukan debridement membuat pikiran dan aktivitas pasien terganggu, sehingga di butuhkan adanya manajemen nyeri dalam membantu mengurangi nyeri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi Benson terhadap skala nyeri pasien perawatan luka post debridemen di Ruang Jasmine RS Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 30 pasien yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah intervensi relaksasi Benson. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skala nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi relaksasi Benson, dengan penurunan rata-rata sebesar 0,45 skala nyeri (p = 0,000). Sebelum intervensi, rata-rata skala nyeri adalah 5,50, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 5,05. Hasil ini sejalan dengan penelitian Wulansari (2019) yang menyatakan bahwa relaksasi Benson efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien ulkus diabetik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi relaksasi Benson efektif dalam menurunkan nyeri pasien perawatan luka post debridemen. Oleh karena itu, teknik ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam praktik keperawatan sebagai metode nonfarmakologi yang dapat meningkatkan kenyamanan pasien.

Pengaruh Edukasi Discharge Planning Pada Keluarga Pasien Dengan Menggunakan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Perawatan Pasien Diabetes Melitus di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Diabetes melitus memiliki tingkat komplikasi cukup tinggi. Petugas kesehatan memegang peranan penting saat discharged planning dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien diabetes melitus agar perawatan dapat berkelanjutan dan menghindari terjadinya komplikasi. Tujuan Penelitian : Tujuan Penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Edukasi Discharge Planning Keluarga Pasien Diabetes Melitus Dengan Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Perawatan Diabetes Melitus Di Ruang Rawat Inap RS. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy eksperiment pre dan post test terhadap 15 responden menggunakan video edukasi yang dirancang khusus untuk pasien Diabetes Melitus dengan alat ukur lembar kuisioner pengetahuan tentang perawatan Diabetes Melitus. Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapakan p value: 0,001 (<0,05) yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi discharge planning Simpulan : Pengetahuan responden meningkat setelah dilakukan edukasi Kesehatan menggunakan video. Peneliti menyarankan untuk perawat hendaknya meningkatkan pelaksanaan edukasi discharge planning pada keluarga pasien, dengan harapan pengetahuan keluarga pasien tentang perawatan diabetes melitus dapat meningkat.

Hubungan Komunikasi Terapeutik Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Ruang Rawat Interna Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Angka kejadian diabetes melitus tipe 2 (DMT2), suatu kondisi kronis, terus meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana keterampilan komunikasi terapeutik perawat di Unit Perawatan Internal RS Sentra Medika memengaruhi kebahagiaan pasien diabetes tipe 2. Enam puluh pasien dipilih secara acak dari sekumpulan calon partisipan dalam penelitian kuantitatif ini yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Kuesioner digunakan untuk pengumpulan data, dan uji chi-square digunakan untuk analisis. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI) 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Berhenti Merokok Pada Remaja di RW 02 Desa Pantai Sederhana Kabupaten Bekasi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Merokok merupakan kebiasaan yang berisiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi salah satu penyebab utama penyakit serius seperti kanker dan gangguan kardiovaskular. Remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap perilaku merokok akibat pengaruh lingkungan dan kurangnya kesadaran akan dampaknya. Tujuan penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi berhenti merokok pada remaja Pesisir Pantai Sederhana, Kabupaten Bekasi. Metodologi penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 81 remaja laki-laki perokok yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,334) dan persepsi (p=1,000) dengan motivasi berhenti merokok (p>0,05). Namun terdapat hubungan yang signifikan antara orang terdekat (keluarga) (p=0,001) dan lingkungan teman sebaya (p=0,000) dengan motivasi berhenti merokok (p<0,05). Saran: Dari penelitian ini menegaskan bahwa dukungan sosial dari orang-orang terdekat, terutama keluarga dan teman sebaya, memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi remaja untuk berhenti merokok. Oleh karena itu, intervensi berbasis dukungan sosial dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penghentian merokok dikalangan remaja Pesisir Pantai Sederhana.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia di Desa Sukaringin Wilayah Kerja Puskesmas Sukatenang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Para lansia memiliki mekanisme tidur yang terjadi lebih lama disebabkan oleh ketidakmauan untuk mengawali tidur lebih awal, mempertahankan jam tidur ataupun bangun lebih awal dengan di sertai rasa tidak nyaman. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara riwayat penyakit, aktivitas fisik, lingkungan, kecemasan terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Sukaringin Wilayah Kerja Puskesmas Sukatenang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukaringin. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lansia yang berada di Desa Sukaringin. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling dengan jumlah 81 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kusioner kualitas tidur, aktivitas fisik, lingkungan dan kecemasan. Hasil Penelitian dari uji Chi-Square didapatkan adanya hubungan antara aktivitas fisik, lingkungan, riwayat penyakit, kecemasan terhadap kualitas tidur lansia di Desa Sukaringin. Didapatkan nilai p-value secara berturut-turut 0,001, 0,004, 0,001, 0,030. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu ada hubungan antara aktivitas fisik, lingkungan, riwayat penyakit dan kecemasan terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Sukaringin Wilayah kerja Puskesmas Sukatenang. Saran bagi lansia untuk meningkatkan aktivitas fisik agar tetap sehat dan mendapatkan kualitas tidur yang baik, lansia dianjurkan untuk menjaga lingkungan sekitar

Hubungan Durasi Penggunaan Media Sosial Dengan Kejadian Insomnia Pada Remaja di SMAN 7 Tambun Selatan Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Remaja merupakan pengguna media sosial tertinggi. Media sosial yang sering digunakan remaja yaitu Whatsapp, Instagram dan Tiktok. Pada tahap perkembangan ini remaja ingin mencoba hal baru. Penggunaan medsos menjadi insomnia merupakan gangguan kondisi tidur yang tidak berkualitas sehingga tidur menjadi tidak lelap. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja SMA di Tambun Selatam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian ini yaitu deskriptif korelatif melalui penggunaan metode cross sectional. Populasi remaja tengah yang berusia (16-17 tahun). Sebanyak 108 remaja menjadi responden dengan teknik sampling total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Hasil: Uji statistik Pearson Chi Square dengan tingkat kemaknaan a = 0,05 atau 95%.uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 < a = 0,05. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja SMA di Tambun Selatan. Saran mengurangi waktu penggunaan media sosial dan mampu untuk memenejemen waktu tidur .

Hubungan Pola Makan Dengan Faktor Resiko Prediabetes Pada Remaja di SMK Bintang Harapan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Prediabetes sebagai pencetus awal dalam dialaminya “diabetes melitus tipe 2” ataupun dikenal juga DMT2 ditandai melalui tingkat glukosa darah puasanya sejumlah 100 sampai ke 125 mg/dl ataupun tingkatan glukosa darahnya dalam 2 jam posprandial yaitu sejumlah 140 sampai ke 199 mg/dl. Tujuannya agar dapat mengetahui mengenai kaitan pola makan melalui sebuah faktor resiko prediabetes kepada remaja di SMK kelas XI di Cibarusah. Metode cross-sectional digunakan dalam mempelajari hubungan yang dimiliki diantara variabel independen melalui dependenn lewat observasi atau pengukuran pada periode yang sama. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK kelas XI di Cibarusah yaitu 254 individu serta sampelnya sejumlah 152 individu melalui pemakaian metode purposive sampling. Hasil: Hubungan Pola Makan dengan Riwayat Keluarga dengan DM sebanyak 122 responden (80,3%) menggunakan uji chi-square menunjukan bahwa nilai p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola makan dengan kejadian prediabetes di SMK kelas XI Cibarusah dengan nilai p-value yang sejumlah 0,000 (p < 0,05). Diharapkan untuk para pembaca disarankan untuk menghindari makan-makanan yang dapat menyebabkan prediabetes contoh nya seperti : Nasi, Mie Instan, Gula pasir, Tepung, Soft Drink dan junk food

Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kaki diabetes, yang dapat berkembang menjadi gangren diabetik atau ulkus, ialah salah satu komplikasi paling menakutkan dari DM. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat sosial ekonomi dan pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode Kuantitatif descriptive dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan teknik purposive sampling dan melibatkan 59 responden. Populasi dalam penelitian ini yaitu penderita Diabetes Mellitus tanpa Ulkus Diabetikum di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat sosial ekonomi, tingkat pengetahuan ulkus diabetikum dan upaya pencegahan ulkus diabetikum. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari uji Chi Square didapatkan tidak ada hubungan tingkat sosial ekonomi dengan upaya pencegahan ulkus diabeikum dengan p-value 0,280. Namun, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi tidak mempengaruhi pencegahan ulkus diabetikum pada pasien BPJS, karena layanan kesehatan yang merata. Namun, pengetahuan pasien memiliki peran kursial dalam mencegah terjadinya ulkus diabetikum. Oleh karena itu, diharapkan responden bisa lebih aktif dalam mencari informasi mengenai ulkus diabetikum dan upaya pencegahannya melalui berbagai sumber.