Profil penulis
Risti Tamara Tahanora
8 karya publik ditemukan.
Analisis Keperawatan Berbasis Bukti: Terapi Massage Effleurage untuk Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Sectio di Ruang Kebidanan Sentra Medika Hospital Minahasa Utara
Penerapan Intervensi Asuhan Keperawatan Hand and Foot Massage Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea di Sentra Medika Hospital
Analisis Praktik Keperawatan Berbasis Bukti Penerapan Terapi Guided Walking Imagery Terhadap Penurunan Kecemasan pada Pasien Post Operasi Laparatomi pada Ruang Rawat Inap Disentra Medika Hospital Cibinong
Penerapan Berbasis Bukti Pemberian Minuman Jahe Merah untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di Cibubur Youth Athlete Training Center
Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Whatsapp Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Pencegahan Preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2026
Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Kurangnya pengetahuan dan sikap negatif ibu hamil mengenai preeklampsia mempertinggi risiko komplikasi ini. Edukasi digital berbasis video melalui WhatsApp berpotensi menjadi media alternatif promosi kesehatan yang efektif dan praktis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui video WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi berupa pemberian edukasi kesehatan melalui video yang dikirim via WhatsApp. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden meningkat secara signifikan dari 57,80 pada saat pretest menjadi 87,24 pada saat posttest dengan persentase peningkatan sebesar 50,93% (t=19,73; p<0,001). Rata-rata skor sikap juga meningkat secara signifikan dari 61,42 pada saat pretest menjadi 88,16 pada saat posttest dengan persentase peningkatan sebesar 43,54% (t=17,68; p<0,001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi kesehatan melalui video WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia di Poli ANC RS Sentra Medika Cisalak. Media digital ini direkomendasikan sebagai sarana promosi kesehatan yang aplikatif di fasilitas pelayanan antenatal.
Penerapan Terapi Relaksasi Benson Sebagai Intervensi Non Farmakologis untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Dengan Pencegahan Kekerasan Seksual Berbasis Media Digital Pada Remaja di SMAN 1 Sukatani Tahun 2026
Latar Belakang: Kekerasan seksual merupakan permasalahan kesehatan dan sosial yang masih sering terjadi pada remaja serta dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap kekerasan seksual, terutama dengan meningkatnya penggunaan media digital yang selain memberi kemudahan akses informasi juga meningkatkan risiko kekerasan seksual berbasis digital. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai kekerasan seksual dan cara pencegahannya dapat memengaruhi perilaku pencegahan yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 84 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja sebagian besar berada dalam kategori baik, yaitu sebesar 50,0%. Selain itu, pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja juga menunjukkan bahwa mayoritas berada dalam kategori baik, dengan persentase 77,4%. Berdasarkan hasil uji statistik, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja, dengan nilai p value = 0,011 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja.