Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Video Edukasi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Media Video Edukasi Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa 51,4% remaja putri tidak mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Meskipun program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dijalankan secara nasional, tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD sesuai standar masih tergolong sangat rendah. Rendahnya kepatuhan ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan media edukasi kesehatan yang menarik bagi remaja. Studi pendahuluan di SMAN 1 Kedung Waringin mengindikasikan tingkat ketidakpatuhan mencapai 90%, sehingga diperlukannya intervensi promosi kesehatan yang inovatif seperti media video edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media video edukasi terhadap kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental (pre-test and post-test group). Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin. Pengukuran tingkat kepatuhan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pemberian video edukasi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis data dengan Wilcoxon Signed Rank Test membuktikan bahwa media video edukasi efektif secara signifikan (Z=-11,18; p<0,001) dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Nilai p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat kepatuhan konsumsi TTD sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media video. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media video edukasi terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan lebih memanfaatkan media video dalam program kesehatan remaja.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Discharge Planning Pada Keluarga Pasien Dengan Menggunakan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Perawatan Pasien Diabetes Melitus di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Diabetes melitus memiliki tingkat komplikasi cukup tinggi. Petugas kesehatan memegang peranan penting saat discharged planning dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien diabetes melitus agar perawatan dapat berkelanjutan dan menghindari terjadinya komplikasi. Tujuan Penelitian : Tujuan Penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Edukasi Discharge Planning Keluarga Pasien Diabetes Melitus Dengan Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Perawatan Diabetes Melitus Di Ruang Rawat Inap RS. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy eksperiment pre dan post test terhadap 15 responden menggunakan video edukasi yang dirancang khusus untuk pasien Diabetes Melitus dengan alat ukur lembar kuisioner pengetahuan tentang perawatan Diabetes Melitus. Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapakan p value: 0,001 (<0,05) yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi discharge planning Simpulan : Pengetahuan responden meningkat setelah dilakukan edukasi Kesehatan menggunakan video. Peneliti menyarankan untuk perawat hendaknya meningkatkan pelaksanaan edukasi discharge planning pada keluarga pasien, dengan harapan pengetahuan keluarga pasien tentang perawatan diabetes melitus dapat meningkat.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail