Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

30 hasil
Subjek: Ekonomi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Status Sosial Ekonomi dan Perilaku Merokok Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cibarusah Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pada tahun 2024 Kemenkes RI mencatat sebanyak 889.000 kasus tuberkulosis paru di Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh determinan sosial ekonomi dan perilaku merokok sebagai faktor resiko terjadinya tuberkulosis paru. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan perilaku merokok dengan kejadian tuberkulosis paru di Puskesmas Cibarusah Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Populasi dalam penelitian ini yakni pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian descriptive correlation dengan pendekatan Cross Sectional, mengunakan teknik Purposive Sampling yang melibatkan 92 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner status sosial ekonomi dan GN-SBQ (Glover Nilson – Smoking Behavioral Questionnaire) yang hasilnya di uji menggunakan uji korelasi Spearman. Penelitian ini juga sudah lolos uji etik dengan No:005144/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2025 yang terbit pada tanggal 29 Oktober 2025. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari uji korelasi Spearman didapatkan adanya hubungan antara status sosial ekonomi dengan kejadian tuberkulosis paru, dengan p-value 0,000, dan juga terdapat hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian tuberkulosis paru, dengan p-value 0,031. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan antara status sosial ekonomi dan perilaku merokok dengan kejadian tuberkulosis paru di Puskesmas Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Rekomendai: Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru melalui pengendalian perilaku merokok dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Rendahnya Kunjungan Bayi dan Balita di Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kunjungan bayi dan balita ke Posyandu merupakan indikator penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, masih banyak balita yang tidak memperoleh layanan secara optimal akibat rendahnya tingkat kunjungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kunjungan bayi dan balita ke Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur tahun 2025. Subyek dan Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain analitik cross sectional yang dilaksanakan di Posyandu RW 011. Sampel berjumlah 51 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel dependen adalah kunjungan ke Posyandu, sedangkan variabel independen meliputi pengetahuan ibu, ekonomi, pendidikan, dukungan keluarga, dan pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Sebagian besar balita (54,9%) tidak melakukan kunjungan teratur ke Posyandu. Pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan kunjungan ke Posyandu (OR=6,70; 95% CI=1,32–34,91; p=0,022). Namun, faktor ekonomi (p=0,620), pendidikan ibu (p=0,683), dukungan keluarga (p=0,538), dan pelayanan kesehatan (p=0,481) tidak berhubungan signifikan. Kesimpulan: Pengetahuan ibu merupakan faktor paling berpengaruh terhadap keteraturan kunjungan balita ke Posyandu

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Terhadap Pemberian Imunisasi DPT di TPMB Hesty Nurul Desa Sukajaya Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia tahun 2016-2018 yaitu pada tahun 2016 sebesar 91,58%. Pada tahun 2017 cakupan imunisasi dasar lengkap mengalami penurunan 85,41%. Pada tahun 2018 mengalami penurunan 57,95%. Data pada tahun 2019 cakupan imunisasi rutin di Indonesia masih dalam kategori kurang memuaskan, dimana cakupan Pentavalent-3 dan MR tidak mencapai 90% dari target. Oleh karenanya kami melakukan penelitian akhir dengan mengambil topik hubungan antara umur,pendidikan,paritas,ekonomi,partisipasi dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi DPT. Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini yaitu metode analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional yang memiliki tujuan untuk untuk mengetahui umur, Pendidikan, paritas, ekonomi, partisipasi dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi DPT. Hasil dari uji pada hubungan antara umur dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT mendapatkan P Value ialah sebesar 0,036, kemudian Pendidikan dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT mendapatkan P Value ialah sebesar 0,016, hubungan paritas dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT mendapatkan P Value ialah sebesar 0,055, hubungan ekonomi dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT mendapatkan P Value ialah sebesar 0,036, hubungan partisipasi dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT mendapatkan P Value sebesar 0,016 dan hubungan dukungan keluarga dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT mendapatkan P Value sebesar 0,037. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu paritas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan pemberian imunisasi DPT di BPM Hesty Nurul desa Sukajaya. Sedangkan faktor pendidikan memiliki hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan pemberian imunisasi DPT di BPM Hesty Nurul desa sukajaya karena nilai p value 0,016

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Karakteristik Ibu dan Budaya Pola Pemberian Makan Balita Dengan Kejadian Stunting di RS Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi

2025•Koleksi Perpustakaan

Stunting merupakan masalah yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kesehatan anak (WHO, 2020). Stunting bisa disebabkan oleh, pendidikan ibu, sosial ekonomi, serta pola pemberian makan (UNICEF, 2020). Berdasarkan prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%, dengan angka di Kabupaten Bekasi sebesar 21,5% pada tahun 2021 dan menurun menjadi 13,8% pada tahun 2023 (Kemenkes RI, 2023).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik ibu dan budaya pola pemberian makan balita dengan kejadian stunting di RS Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi.Penelitian ini menggunakan desain crosssectional dengan sampel sebanyak 40 ibu yang memiliki balita stunting di RS Sentra Medika Cikarang. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan diolah menggunakan uji chi-square untuk menganalisis hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik ibu, seperti tingkat pendidikan dan sosial ekonomi, dengan kejadian stunting (p = 0,013. Selain itu, budaya pola pemberian makan juga berhubungan dengan kejadian stunting (p = 0,024). Temuan ini sejalan dengan penelitian Auliani et al. (2021) yang menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat pendidikan rendah lebih berisiko memiliki anak stunting (p = 0,001). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara karakteristik ibu dengan kejadian stunting dengan nilai P value 0,002 (p<0,05) dan ada hubungan antara budaya pola pemberian makan dengan kejadian stunting dengan nilai p value 0,028 (p<0,05). Karakteristik ibu dan budaya pola pemberian makan berperan dalam kejadian stunting. Oleh karena itu, edukasi mengenai pola pemberian makan perlu ditingkatkan untuk mencegah stunting.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Kusta di Puskesmas Danau Indah Cikarang Barat Kabupaten Bekasi

2025•Koleksi Perpustakaan

Kusta adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf, dan anggota tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kusta di Puskesmas Danau Indah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, pendidikan, pengetahuan, riwayat kontak, personal hygiene, lingkungan, dan akses terhadap media informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kontak, tingkat ekonomi, personal hygiene, dan lingkungan dengan kejadian kusta (p < 0,05). Namun, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, dan media informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kusta melalui edukasi kesehatan, peningkatan sanitasi lingkungan, serta deteksi dini dan pengobatan tepat guna menekan kejadian kusta. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi kesehatan dalam menyusun kebijakan pencegahan dan penanggulangan kusta di daerah endemis.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KUSTA DI PUSKESMAS DANAU INDAH CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kusta adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf, dan anggota tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kusta di Puskesmas Danau Indah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, pendidikan, pengetahuan, riwayat kontak, personal hygiene, lingkungan, dan akses terhadap media informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kontak, tingkat ekonomi, personal hygiene, dan lingkungan dengan kejadian kusta (p 0,05). Namun, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, dan media informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kusta melalui edukasi kesehatan, peningkatan sanitasi lingkungan, serta deteksi dini dan pengobatan tepat guna menekan kejadian kusta. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi kesehatan dalam menyusun kebijakan pencegahan dan penanggulangan kusta di daerah endemis.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMKN 1 Pebayuran Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Anemia dikenal sebagai adanya penurunan massa eritrosity atau massa sel darah merah yang mengakibatkan terganggunya fungsi dan ketidakmampuan hemoglobin untuk membawa oksigen secara memadai ke organ-organ. Alasan dilakukan penelitian ini adalah tingginya pravelensi anemia pada remaja putri di SMKN 1 Pebayuran. Dari survei terhadap 50 responden, peneliti menemukan bahwa 84% siswi mengalami anemia dan 16% tidak anemia. Menurut pengakuan sisiwi, mereka tidak pernah meminum tablet tambah darah selama menstruasi Tujuan : untuk mengidentifikasi faktor yang terkait dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMKN 1 Pebayuran. Metode: Penelitian ini memakai desain Analitik Kuantitatif, pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini sejumlah 139 responden. Pengambilan sampel dengan metode stratified random sampling sejumlah 67 remaja. Intrumen penelitian ini memakai kuesioner. Analisis data memakai Univariat serta bivariat. Hasil memperlihatkan bahwasanya terdapat korelasi antara pengetahuan dengan anemia pada remaja putri (p- value 0,028 <0,05) OR 3.339. Terdapat korelasi antara konsumsi TTD dengan anemia (p-value 0,000 <0,05) OR 13.417. Terdapat korelasi antara lama menstruasi dengan anemia (p-value 0,003<0,05) OR 6.255. Terdapat korelasi antara status ekonomi orang tua dengan anemia (p-value 0,000 < 0,05) OR 8.054. Terdapat korelasi antara pola istirahat dengan anemia, (p-value 0,011 < 0,05) OR 5.017. Kesimpulan: penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya terdapat korelasi antara pengetahuan, konsumsi TTD, lama menstruasi, pola istirahat dan status ekonomi orang tua

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kaki diabetes, yang dapat berkembang menjadi gangren diabetik atau ulkus, ialah salah satu komplikasi paling menakutkan dari DM. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat sosial ekonomi dan pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode Kuantitatif descriptive dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan teknik purposive sampling dan melibatkan 59 responden. Populasi dalam penelitian ini yaitu penderita Diabetes Mellitus tanpa Ulkus Diabetikum di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat sosial ekonomi, tingkat pengetahuan ulkus diabetikum dan upaya pencegahan ulkus diabetikum. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari uji Chi Square didapatkan tidak ada hubungan tingkat sosial ekonomi dengan upaya pencegahan ulkus diabeikum dengan p-value 0,280. Namun, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi tidak mempengaruhi pencegahan ulkus diabetikum pada pasien BPJS, karena layanan kesehatan yang merata. Namun, pengetahuan pasien memiliki peran kursial dalam mencegah terjadinya ulkus diabetikum. Oleh karena itu, diharapkan responden bisa lebih aktif dalam mencari informasi mengenai ulkus diabetikum dan upaya pencegahannya melalui berbagai sumber.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) di SMA Negeri 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2024•Koleksi Perpustakaan

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian wanita. Kanker serviks bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Namun cakupan di Indonesia hanya 1,1%. Salah satu faktor penyebab yakni kurangnya pengetahuan tentang vaksinasi HPV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) di SMA Negeri 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini di lakukan di SMA Negeri 3 Tambun Selatan dan proses pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2019 dengan instrument penelitian menggunakan kuesioner. Populasi siswi kelas XI yang berjumlah 198 orang dan sampel berjumlah 132 orang. Dalam penelitian ini menggunakan teknik Propotionate Stratified Random Sampling. Teknik pengambilan data menggunakan Selt Administered Questionnaire. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat dan odds rasio. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pendidikan (Non formal) dengan pengetahuan (P=0,009, OR 2,942). Ada hubungan informasi dengan pengetahuan (P=0,028, OR 2,453). Ada hubungan ekonomi dengan pengetahuan (P=0,021, OR 2,677). Ada hubungan pengalaman dengan pengetahuan (P=0,004, OR 3,878). Kesimpulan dari hasil penelitian dari 4 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara pendidikan (Non formal), informasi, ekonomi dan pengalaman dengan pengetahuan remaja tentang vaksinasi HPV. Disarankan kepada remaja agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang vaksinasi HPV untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Orang Tua Terhadap Terjadinya Kekerasan Verbal Pada Anak Prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Tanpa disadari, orang tua pernah melakukan kekerasan terhadap anak. Salah satu bentuk kekerasan tersebut adalah kekerasan verbal atau kekerasan yang dilakukan lewat kata-kata yang menyakitkan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku orang tua terhadap terjadinya kekerasan verbal pada anak prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel 54 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data T Test hasil p-value < 0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value 0,010 < 0,05 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah, didapatkan nilai p-value 0,107 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pengalaman terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah, nilai p-value 0,910 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pendidikan terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah dan didapatkan nilai p-value 0,078 > 0,05 yang artinya ada hubungan antara tingkat ekonomi terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan pengetahuan orang tua dengan perilaku kekerasan verbal pada anak prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Orang Tua Terhadap Terjadinya Kekerasan Verbal Pada Anak Prasekolah Di Dusun II Desa Karangasih Tahun 2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanpa disadari, orang tua pernah melakukan kekerasan terhadap anak. Salah satu bentuk kekerasan tersebut adalah kekerasan verbal atau kekerasan yang dilakukan lewat kata-kata yang menyakitkan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku orang tua terhadap terjadinya kekerasan verbal pada anak prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel 54 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data T Test hasil p-value 0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value 0,010 0,05 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah, didapatkan nilai p-value 0,107 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pengalaman terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah, nilai p-value 0,910 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pendidikan terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah dan didapatkan nilai p-value 0,078 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara tingkat ekonomi terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan pengetahuan orang tua dengan perilaku kekerasan verbal pada anak prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Dukungan Keluarga Dalam Prses Perawatan Pasien Hipertensi di Ruang Tulip RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2021

2023•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan faktor utama penyakit kardiovaskuler penyebab dari kematian tertinggi di Indonesia. Dukungan keluarga yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap perawatan pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan dukungan keluarga dalam proses perawatan pasien hipertensi di Ruang Tulip RS Sentra Medika Cisalak tahun 2021. Jenis penelitian dengan pendekatan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga pasien rawat inap dengan hipertensi di Ruang Tulip RS Sentra Medika Cisalak bulan Desember 2021-Januari 2022. Jumlah sampel dalam penelitian ini 32 orang. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square Test. Hasil penelitian diperoleh nilai P = 0,013 (P<0,05) ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga, sedangkan nilai P = 0,011 (P<0,05) ada hubungan antara spiritual dengan dukungan keluarga dan tidak ada hubungan antara ekonomi dengan dukungan keluarga diperoleh nilai P = 0,156 (P<0,05). Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan spititual terhadap dukungan keluarga dalam proses perawatan pasien hipertensi di Ruang Tulip RS Sentra Medika Cisalak tahun 2021. Saran diharapkan kepada pihak Rumah Sakit agar selalu memberikan pendidikan kesehatan untuk menambah pengetahuan pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan hipertensi.

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kunjungan K1 Pada Masa Pendemi Covid-19 di Puskesmas Pedes Karawang Tahun 2020

2023•Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan hasil stadi pendahuluan yang dilakukukan di Puskesmas pedes Karawang pada tahun 2019 menunujukan bahwa prevalensi Kunjungan K1 pada ibu hamil di Puskesmas Pedes Karawang sebesar 621 ibu hamil kemudian dari seluruhan ibu hamil yang di dapatkan sebanyak 118 ibu 19,2 % ibu yang tidak melakukan kunjungan K1 sedangkan ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 sebanyak 80,8%. di tahun 2020 prevalensi kunjungan K1 di Puskesmas Pedes Karawang sebesar 748 ibu hamil kemudian dari keseluruhan ibu yang hamil sebanyak 158 ibu yang tidak melakukan Kunjungan K1 21,1% sedangkan ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 sebanyak 78,9% . Meskipun prevalesi ibu hamil yang tidak melakukan Kunjungan K1 ditahun 2019 masih tinggi dari pada 2020 kejadian ibu hamil yang tidak melakukan kunjungan K1 menurun dipuskesmas pedes karawang. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskptif kuantitatif dan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimestr I di Puskesmas Pedes Kabupaten Karawang dengan jumlah ibu hamil 748 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 158, sampel ini diambil dengan menggunakan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat. Berdasarkan dari hasil Univariat menunjukan dari 158 Responden Ibu hamil trimestr I di puskesmas Pedes Karawang yang berpengetahuan Rendah 114 Responden (72,2%) , sedangkan yang berpengetahuan tinggi 44 Responden (27,8%),dari usia yang beresiko ( usia < 20 dan >35 tahun ) ada 85 Responden (53,8%) , sedangkan yang tidak beresiko ( usia 20 – 35 tshun ) ada 73 Responden (46,3%),Pendidikan yang rendah ( Sd,Smp) ada 114 Responden (72,2%), sedangkan yang Pendidikan Tinggi (Sma,D3, S1) ada 44 Resonden (27,8),Paritas yang Multigravida ada 95 Responden (60,1%), Sedangkan yang primigravida ada 63 Responden (39.9%),Penghasilan Rendah ada 133 Responden (84,2%, Sedangkan yang penghasilannya Tinggi ada 25 ada (15,8%). Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitain 5 variabel yang di teliti memiliki kesesuaian antara teori Pengetahuan,Usia, Pendidikan,Paritas, dan Ekonomi di Puskesmas Pedes Karawang Tahun 2020.Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak puskesmas pedes karawang agar terus dapat memberikan penyuluhan terkait kunjungan KI kepada para ibu hamil.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Status Ekonomi, Budaya, Jarak ke Fasilitas Kesehatan dan Pengetahuan Terhadap Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan Oleh Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Enjo Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor Tahun 2020

2023•Koleksi Perpustakaan

Menurut Ketua Komite Ilmiah ICIFPRH, hingga tahun 2019 AKI di Indonesia masih tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Salahsatu penyebabnya yaitu pertolongan persalinan oleh dukun. Diantaranya mitos kepercayaan pada dukun masih kuat, biaya persalinan di dukun tidak ditarif, pengetahuan ibu hamil yang kurang tentang persalinan, jarak ke fasilitas kesehatan yang jauh. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan status ekonomi, budaya, jarak ke fasilitas kesehatan dan pengetahuan terhadap pemilihan tenaga penolong persalinan oleh ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Tenjo Kec. Tenjo Kab. Bogor tahun 2021. Variabel yang diteliti meliputi status ekonomi, budaya, jarak ke fasilitas kesehatan dan pengetahuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik Cross Sectional. Menggunakan teknik Probability Sampling dengan pendekatan Proportioned Random Sampling. Jumlah responden 124 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tenjo Kab. Bogor terhitung dari september 2021 – januari 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian didapatkan uji chi square nilai p value 0.000 ada hubungan antara budaya ibu hamil trimester III dengan pemilihan tenaga penolong persalinan dengan hasil OR 58.580. Simpulan ada hubungan antara status ekonomi ibu, budaya jarak ke fasilitas kesehatan dan pengetahuan ibu terhadap pemilihan tenaga penolong persalinan. Disarankan kepada bidan untuk mengadakan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan oleh bidan agar budaya yang berpengaruh dengan persalinan oleh dukun tidak dianut lagi.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja Putri di Dusun I Desa Tanjung Sari Kabupaten Bekasi Tahun 2020

2022•Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan tingkat dunia, Indonesia termasuk negara dengan persentase pernikahan dini tinggi di dunia (rangking 37) dan tertinggi kedua di ASEAN setelah Kamboja (Sibagariang, 2016). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini pada remaja putri di Dusun I Desa Tanjung Sari Kabupaten Bekasi Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah dengan analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Dengan jumlah populasi seluruh remaja putri yang berada di Dusun I Desa Tanjung Sari Kabupaten Bekasi sebanyak 104 responden. Sampel yang diteliti sebagian remaja putri yang berada di Dusun I Desa Tanjung Sari sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan data primer. Hasil penelitian ini menyimpulkan ada hubungan antara Pendidikan remaja putri dengan nilai P= 0,009, Status ekonomi dengan nilai P=0,012, Pengetahuan dengan nilai P= 0,030, Budaya dengan nilai P= 0,021, Lingkungan dengan nilai P= 0,002, Peran Orang Tua dengan nilai P= 0,004, Peran Teman Sebaya nilai P= 0,030, dengan kejadian pernikahan dini di Dusun I Desa Tanjung Sari. Tidak ada kesenjangan dari semua variabel yang diteliti dengan Teori. Dari 7 variabel yang diteliti yaitu pendidikan, status ekonomi, pengetahuan, budaya, lingkungan, peran orang tua, peran teman sebaya adanya hubungan dengan kejadian pernikahan dini pada remaja putri di Dusun I Desa Tanjung Sari Kabupaten Bekasi Tahun 2020. Saran bagi remaja, staff Desa, peneliti selanjutnya dan institusi paham mengenai resiko pernikahan dini maupun Kesehatan reproduksi remaja, meningkatkan perarutan yang ada, melanjutkan yang belum diteliti serta menmbah referensi yang ada mengenai pernikahan dini.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Tentang Stunting Pada Anak Usia 0-59 Bulan di Puskesmas Pakisjaya Tahun 2021

2022•Koleksi Perpustakaan

Stunting menjadi permasalahan kesehatan karena berpengaruh dengan risiko terjadinya kesakitan dan kematian serta perkembangan otak suboptimal, sehingga perkembangan motorik terlambat dan terhambatnya pertumbuhan mental. Untuk memenuhi kecukupan gizi pada balita pemerintah telah melakukan upaya pemberian program makanan tambahan (PMT) untuk balita kurus khususnya berupa program makanan tambahan lokal maupun program makanan tambahan pabrikan yaitu seperti biskuit PMT balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan ibu hamil trimester I tentang Stunting di Puskesmas Pakisjaya tahun 2021. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan menggunakan penelitian deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I di Puskesmas Pakisjaya Kabupaten Karawang dengan jumlah ibu hamil sebanyak 765 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, sampel diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 17 responden (56,7%) memiliki pengetahuan yang kurang, 16 orang (53,3%) memiliki usia kurang baik 24 responden (80,0%) memiliki pendidikan yang kurang, 17 responden (56,7%) memiliki ekonomi yang rendah, yang tidak bekerja sebanyak 10 orang (33,3%). Kesimpulan dari hasil penelitian dari 5 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara pengetahuan, usia, pendidikan, ekonomi dan pekerjaan dengan pengetahuan ibu hamil tentang Stunting di Puskesmas Pakisjaya Tahun 2021.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2021

2022•Koleksi Perpustakaan

Diare merupakan buang air besar dengan konsistensi dalam bentuk cair atau mencret sebanyak 3 kali dan bisa lebih dalam satu hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kejadian diare pada balita di Puskesmas Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, tahun 2020. Tujuan pengambilan judul tersebut dikarenakan kasus diare pada balita masih sangat tinggi oleh karena itu penulis ingin meneliti kasus tersebut. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskritif. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang terkena diare, yang berada di Puskesmas Mekarmukti Cikarang, Kabupaten Bekasi tahun 2020 sebanyak 102 pasien balita teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling dengan jumlah 81 sampel. Pengumpulan data menggunakan sekunder. Variabel penelitian terdiri dari independen yang terdiri dari sosial ekonomi, umur balita, pendidikan ibu, pekerjaan ibu sedangkan variabel dependen yaitu kejadian diare pada balita. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan tabel crosstab yang bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi di setiap variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan pada balita dengan pendapatan rendah sebanyak 81,5% pada balita dengan umur beresiko sebanyak 90,1% pada ibu balita dengan pendidikan rendah sebanyak 61,7% pada ibu yang bekerja sebanyak 42% dari hasil penelitian 4 variabel independen tidak ada kesenjangan dengan teori. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dapat mengetahui distribusi frekuensi gambaran kejadian diare pada balita yang mengalami diare sebanyak 49 balita dan balita yang tidak diare sebanyak 32 balita di Puskesmas Mekarmukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, tahun 2020. Saran dapat meningkatkan pola hidup sehat pada balita dengan cara menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, olahraga teratur, istirahat yang cukup, diharapkan juga mencari informasi untuk menambah pengetahuan tentang kesehatan selain di sekolah dapat juga melalui internet atau membaca buku referensi tentang menjaga pola hidup sehat

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kejadian Pernikahan Dini di Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun 2021

2022•Koleksi Perpustakaan

Pernikahan dini yaitu merupakan institusi agung untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam satu ikatan keluarga. Remaja itu sendiri adalah anak yang di bawah usia 19 tahun ada pada masa peralihan antara masa anak-anak ke dewasa, dimana anak-anak mengalami perubahan-perubahan cepat disegala bidang. Mereka bukan lagi anak-anak, baik bentuk badan, sikap,dan cara berfikir serta bertindak, namun bukan pula orang dewasa yang telah matang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian pernikahan dini di Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun 2021 Jenis metode penelitian ini adalah penelitian dengan deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang yang berjumlah 89 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data dilakukan secara univariat dan crosstab. Dari hasil penelitian univariat diperoleh dari 89 responden yang melakukan pernikahan dini sebanyak 48 responden (53,9%). Pada responden dengan usia beresiko sebanyak 39 responden (81,2%). pada responden dengan pendidikan rendah sebanyak 46 responden (80,8%). Pada responden yang tidak bekerja sebanyak 28 responden (50 %). Pada responden dengan penghasilan rendah sebanyak 39 responden (82,1%). Kesimpulan diharapkan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok untuk terus memberikan penyuluhan atau pengarahan terkait dampak melakukan menikah usia dini kepada remaja terutama pada remaja puteri, dan di harapkan pasangan tersebut mengetahui tentang resiko yang akan dialami pada kehamilan usia muda dan tenaga kesehatan lainnya lebih aktif untuk memberikan penyuluhan program keluarga berencana.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Sukatani Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2020

2022•Koleksi Perpustakaan

Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi dimana menurunnya kadar hemoglobin kurang dari 11 gr%, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin menjadi berkurang. Pada Kabupaten Bekasi sebanyak 10% dari 768.324 ibu hamil mengalami anemia pada saat hamil, sedangkan di Puskesmas Sukatani sebesar 20,59 % meskipun prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Bekasi rendah, akan tetapi prevalensi anemia ibu hamil di Puskesmas Sukatani masih tinggi. Oleh karena itu rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana Gambaran Kejadian Anemia Ibu Hamil pada Trimester III Di Puskesma Sukatani Tahun 2020. Tujuan penelitian: Untuk Mengetahui kejadian anemia ibu hamil Trimester III di Puskesmas Sukatani Tahun 2020. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sebanyak 704 sampel. Pengumpulan data menggunakan checklist. Hasil: analisis menggunakan uji univariat anemia ringan 112 orang (15,9 %), anemia sedang 32 orang (4,5%), Anemia Berat 1 orang (0,2%), status ekonomi rendah 363 orang (51,6%), status gizi yang mengalami KEK 103 orang (14,6%), usia ibu yang beresiko 118 orang (16,8%), dan paritas ibu yang beresiko 101 orang (14,3%). Kesimpulan: pada penelitian ini terdapat anemia ringan 112 orang (15,9 %), anemia sedang 32 orang (4,5%), Anemia Berat 1 orang (0,2%), status ekonomi rendah 363 orang (51,6%), status gizi yang mengalami KEK 103 orang (14,6%), usia ibu yang beresiko 118 orang (16,8%), dan paritas ibu yang beresiko 101 orang (14,3%). Saran: Setelah penelitian ini dilakukan diharapkan ibu lebih menambah wawasan dalam memahami anemia pada ibu hamil dan bahaya dari anemia bisa menyebabkan berat bayi lahir rendah (BBLR). diharapkan bidan, maupun tenaga kesehatan lainnya lebih aktif dalam mengontrol ibu – ibu yang sedang hamil, serta meningkatkan upaya – upaya prevensi untuk mencegah terjadinya anemia seperti penyuluhan, konsultasi yang mendalam dan memastikan ibu hamil mengerti tentang pentingnya mencegah anemia, dengan melibatkan suami dan keluarganya.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan persalinan Oleh Dukun Bayi di Desa Bantarjaya Tahun 2020

2021•Koleksi Perpustakaan

Indikator yang digunakan adalah jumlah AKI yaitu jumlah kematian ibu dalam 100.000 kelahiran hidup . menurut SDKI (2017) AKI pada pada tahun 2012 sebanyak 359/100.000 kelahiran hidup. Sedangkan pada tahun 2015 jumlah AKI menjadi 305/100.000 kelahiran hidup. Pada puskesmas pebayuran pada tahun 2018 dan 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu pada tahun 2018 sebanyak 38 orang melahirkan di Paraji (Non tenaga kesehatan) dan pada tahun 2019 sebanyak 76 orang. Hasil data puskesmas pebayuran 6 bulan terakhir sebanyak 34 ibu yang bersalin di tolong oleh dukun bayi. Metode penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi nya dalah seluruh ibu bersalin yang di tolong oleh dukun bayi yaitu sebanyak 188 orag sedangkan untuk sampel yang di teliti yaitu sebanyak 127 orang, Namun dikarenakan sedang pandemic Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk mengambil seluruh data yang ada sehingga peneliti hanya menggambil 30 responden sebagai sampel minimal. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner yang di isi oleh responden. Hasil penelitian bivariate menunjukan adanya hubungan antara ekonomi dengan pemilihan penolong persalinan yaitu nilai P = 0,004, hasil OR 21,000. Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan penolong persalinan yaitu nilai P= 0.014, hasil OR 11,875. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemilihan penolong persalinan yaitu nilai P = 0,003, hasil OR 26,250. Ada hubungan antara kebudayaan dengan pemilihan penolong persalinan yaitu sebanyak P=0,026, OR 9,000 Kesimpulan dari hasil penelitian dari 4 variabel yang di teliti memiliki hubungan antara ekonomi, pengetahuan, dukungan keluarga,kebudayaan dengan pemilihan penolong persalianan di Desa bantar jaya tahun 2020. Saran bagi responden, institusi, peneliti selanjutnya, dinas kesehatan kab.bekasi, tenaga kesehatan lebih memahami resiko persalinan di oleh dukun bayi , meningkatkan program-program kesehatan yang sedang di jalanin, dan melanjutkan yang belum diteliti serta menambah referensi yang mengenai persalinan oleh dukun bayi.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail