Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

656 hasil
Subjek: ASI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan peran keluarga dengan tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami hospitalisasi

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. hospitalisasi atau masuk rumah sakit merupakan keadaan yang mengharuskan seseorang untuk dirawat dirumah sakit karena mengalami kondisi kritis dan kesakitan secara fisik maupun psikologis. world health organization (who) menyatakan bahwa terdapat kurang lebih 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar,21 juta orang terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena demensia.penelian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan lansia yang menjalani hospitalisasi dirs xx kabupaten bekasi. adapun rancangan penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional, yaitu suatu penelian untuk mempelajari dinamika kolerasi antara faktor-faktor resiko.anlisis data yang digunakan uji chisquare.penelitian ini akan menjelaskan tentang variabel usia,jenis kelamin,tingkat pendidikan, dan dukungan petugas kesehatan.penelitian ini menggunakan data primer aplikasi yangdigunakan adalah kuesioner dan spss23

37 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Gastritis Pada Mahasiswa Sarjana Farmasi Universitas Medika Suherman

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Swamedikasi merupakan upaya seseorang untuk mengobati diri sendiri atau untuk mengatasi gejala penyakit yang ringan sebelum memutuskan mencari pertolongan ke dokter atau petugas kesehatan Gastritis salah satu penyakit ringan yang dapat di atasi dengan swamedikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi gastritis pada mahasiswa sarjana farmasi universitas medika suherman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian langsung kepada responden mahasiswa yang diambil sebagai subjek penelitian. Dimana dalam penelitian ini hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi gastritis tersebut di dapat dengan menggunakan metode survey dan menggunakan kuisioner. Populasi ini berjumlah 151 orang serta jumlah sampel sebanyak 110 responden. Nilai signifikasi perilaku 7 adalah sebesar 0,019 0,05 bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku ( Perilaku meminum obat magh sebelum makan ) . Nilai signifikasi perilaku 10 adalah 0,005 0,05 bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku ( penyimpanan obat magh ) .

68 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepuasan pasien adalah suatu perasaan pasien yang muncul akibat kinerja pelayanan kesehatan yang didapatkan setelah pasien membandingkan yang dirasakannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi dilihat dari parameter pengukurannya yaitu Berwujud, kehandalan, daya tanggap, kepastian, kepedulian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental dengan perancangan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Pengambilan sampel penelitian tersebut dengan cara mempergunakan metode Purposive Sampling. Populasi pada penelitian ini ialah semua pasien dan keluarga pasien yang berkunjung ke Puskesmas Tambun dan mendapatkan resep dokter serta menebus obat di Instalasi Farmasi Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi yang telah berkunjung paling sedikit satu kali dengan sampel 95. Hasil penelitian tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi dilihat dari parameter pengukuran berdasarkan dimensi yaitu tangible sebesar 72.57%, reliability sebesar 67.57%, responsiveness sebesar 68.22%, assurance sebesar 70.68%, dan emphaty sebesar 66.17%.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN DALAM MENERAPKAN 5 PILAR PADA PASIEN DM

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Maret 2023 Faozah Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan BundaTahun 2023 VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023. Metode penelitian deskriptif statistik jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 204 responden dan sampel 67 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Hasil penelitian usia 56th – 65th, jenis kelamin perempuan, pendidikan SMA, dukungan keluarga tidak mendukung, motivasi tinggi, dan penerapan 5 pilar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penerapan 5 pilar pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,026, dan Ada Hubungan Motivasi dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,000. Kesimpulan Dukungan Keluarga dan Motivasi sangat mempengaruhi penerapan 5 pilar pasien DM. Disarankan pasien sering kontrol dan menjaga pola hidupnya.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI KLINIK RAFFA MEDIKA PADA BULAN MEI – JULI TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam mewujudkan kesehatan yang bermutu, sedangkan apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan pelayanan kefarmasian yang bermutu. Pelayanan kefarmasian selain sebagai tuntutan profesionalisme juga dapat dilihat sebagai faktor yang menarik konsumen untuk membeli obat farmasi (Sari & Suprianto). Jenis penelitian ini termasuk penelitian nonekperimental dengan desain penelitian deskriptif menggunakan analisis kuantitatif yaitu menggunakan analisis data berupa angka yang bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di klinik Raffa Medika. Penelitian ini menggunakan pendekatan (survey) dimana pengumpulan data ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden, dengan bantuan perhitungan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji Chi-square pada jenis kelamin bisa dilihat pada table diatas didapatkan p-value 0.151, sehingga p-value 0.01. Untuk jenis kelamin laki-laki, ada sebanyak 2 responden yang menyatakan tidak puas, 33 responden menyatakan cukup puas, dan 10 responden menyatakan puas, jadi total jenis kelamin laki-laki ada sebanyak 45 responden. Dan untuk jenis kelamin Perempuan, ada sebanyak 28 responden menyatakan cukup puas, 16 responden menyatakan puas, total jenis kelamin perempuan ada sebanyak 44 responden. Berdasarkan uji statistik dapat di nyatakan bahwa tidak adanya hubungan antara jenis kelamin dengan Kepuasan.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Kefarmasian di apotek Galunggung Kecamatan Cibitung 13 Juni - 5 Juli 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Apotek merupakan salah satu pelayanan kesehatan tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker. Pelayanan kefarmasian yang baik adalah pelayanan yang dapat memberikan kemananan, kerasionalan dalam penggunaan obat sehingga tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Galunggung Kecamatan Cibitung 13 Juni – 5 Juli 2022 dilihat dari parameter pengukurannya yaitu berwujud (tangibles), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), kepastian (assurance), kepedulian (emphaty) dan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara karakteristik konsumen dengan tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Galunggung Kecamatan Cibitung. Jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif analitik. Cara pengambilan sampel mengunakan metode purposive sampling. Sampel yang diperoleh berdasarkan perhitungan slovin sebanyak 109 sampel. Analisis data univariat menggunakan skala likert dan Customer Satisfaction Index (CSI), bivariat dengan bantuan program SPSS Versi 25 uji chi square. Hasil penelitian pada uji chi square dari karakteristik konsumen dengan tingkat kepuasan didapatkan hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan adalah karakteristik konsumen berdasarkan umur dengan nilai P value 0,741, pendidikan P value 0,545, pekerjaan P value 0,059, pengeluaran P value 0,102 dan tujuan pengobatan P value 0,266. Sedangkan yang terdapat hubungan adalah karakteristk jenis kelamin dengan nilai P value 0,043 dan frekuensi kunjungan P value 0,019. Hasil tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Galunggung Kecamatan Cibitung secara keseluruhan konsumen merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Kata Kunci : Apotek, Pelayanan Kefarmasian, Tingkat Kepuasan Konsumen

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi melakukan senam kaki diabetes pada Pasien DM yang Melakukan perawatan dirumah diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit yang dapat terjadi pada semua orang termasuk pada lanjut usia, karena sistem metabolisme pada lanjut usia sudah mengalami penurunan, kurang menjaga pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu tindakan pencegahan komplikasi kaki pada pasien diabetes mellitus adalah senam kaki. Senam kaki diabetes adalah suatu kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh penderita diabetes mellitus untuk mencegah terjadinya kaki diabetik. Menurut penelitian perilaku perawatan kaki merupakan komponen yang penting dalam pencegahan kaki diabetik. Namun banyak pasien Diabetes Melitus (DM) yang tidak menjalankannya akibat rendahnya pengetahuan dan self-efficacy pasien maupun motivasi melakukan senam kaki diabetes. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. sample dalam penelitian ini menggunakan total keseluruhan Populasi yaitu 30 pasien prolanis DM yang melakukan kontrol di Puskesmas DTP Purwakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Tingkat Pengetahuan pasien dan kuesioner Motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM, dan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta, uji statistic diperoleh nilai (p=0.020). Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 7.249 yang artinya responden dengan pengetahuan kurang mempunyai peluang 7,24 kali untuk memiliki motivasi melakukan senam kaki diabetes dibanding responden dengan penegetahuan yang cukup.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS DI RS SENTRA MEDIKA CISALAK TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang : Diabetes Melitus adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan pada pankreas yang tidak dapat menghasilkan insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Di RS Sentra Medika Cisalak dari 1 bulan terakhir pasien diabetes melitus berjumlah 200 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya penurunan gula darah setelah diberikan relaksasi pada penderita Diabetes Melitus. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan lembar observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dimana sample diambil secara acak dengan populasi 42 responden. Intrumen yang digunakan adalah alat glucometer. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji wilcoxon. Hasil : Hasil pengolahan data menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa p value 0.000 <0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara relaksasi otot progresif dan relaksasi autogenik terhadap penurunan kadar gula darah yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Terdapat perbedaan bermakna rata-rata kadar glukosa darah sebelum dan setelah dilakukan intervensi relaksasi. Diharapkan relaksasi dilakukan sebagai intervensi keperawatan mandiri dalam menurunkan kadar glukosa darah serta dapat menjadi edukasi terhadap pasien agar kemudian tindakan relaksasi bisa dilakukan dirumah. Bahan baca : : 3 buku (2020-2022) dan 10 jurnal kesehatan (2017-2022) Kata kunci : Diabetes, Relaksasi, Gula Darah

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA IRIS KOMBINASI KURKUMIN –β- SIKLODEKSTRIN DAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle) SECARA IN VIVO MENGGUNAKAN TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kurkumin merupakan suatu bahan obat spektrum luas yang memiliki berbagai aktivitas biologis dan farmakologis, diantaranya sebagai anti inflamasi,anti oksidan, anti mikroba, dan anti kanker. Tumbuhan yang memilki khasiat yangsama yaitu daun sirih. Daun sirih diketahui mengandung molekul bioaktif sepertisaponin,tanin,minyakatsiri,flavonoid,dan fenol yang memiliki kemampuan untuk membantu proses penyembuhan luka serta nutrisi yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka seperti vitamin A dan vitamin C. Dengan melihat kandungan senyawa metabolit sekunder yang dimiliki kurkumin dan daun sirih, diharapkan dapat menjadikan kombinasi yang baik untuk alternatif pilihan terapi luka iris.Tujuan dari penelitian ini adalah mengamati aktivitas penyembuhan luka iris padatikus putih menggunakan kombinasi kurkumin –β-siklodekstrin dan ekstrak daunsirih yang diberikan secara topikal. Model penelitian in vivo menggunakan 5 kelompok tikus dengan masing-masing 5 ekor tikus (Sprague Dawley). Pemberiansecara topikal kombinasi kurkumin-β-siklodekstrin dan ekstrak daun sirih (1:1) menunjukkan waktu penyembuhan yang cepat dan lebih baik dibandingkan dengan kontrol negatif,kontrol positif,ekstrak daun sirih dan kurkumin.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Perilaku Sedentari dengan Kadar Gula Darah pada Pasien DM di RS Sentra Medika Cikarang 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pandu Irawan Hubungan Perilaku Sedentari Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022 Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang terjadi akibat tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif (WHO, 2019). Menurut Organisasi International Diabetes Federation (IDF), memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019. Menurut PERKENI (2019) meningkatnya jumlah penderita diabetes melitus tipe-2 dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kurangnya aktivitas fisik (perilaku sedentari). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan perilaku sedentari dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan cross sectional study (potong lintang). Sampel pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang melakukan pengobatan rawat jalan di poliklinik RS. Sentra Medika Cikarang dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Alat pengumpul data berupa instrument/angket dengan uji chi-square. Hasil: Adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II, dengan hasil uji chi-square nilai p = 0,004, atau Ha diterima (p0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Saran: pentingnya mempunyai ilmu pengetahuan dan pemahaman mengenai penyakit diabetes mellitus yang diderita serta pentingnya dukungan keluarga dalam proses perawatan bagi penderita diabetes mellitus.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Siklus Menstruasi Terhadap Kejadian Jerawat di Wajah Pada Siswi SMAN 99 Jakarta Timur

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Remaja putri mengalami proses pubertas yang ditandai adanya menstruasi. Proses menstruasi adalah perdarahan periodic dari rahim dengan terlepasnya endometrium dengan panjang normal siklus 21-35 hari. Pada saat siklus menstruasi hormone androgen keluar bersaaman hoemon estrogen dan progesterone. Apabila hormon Adrogen lebih dominan menyebabkan gangguan sekresi pada kelenjar sebasea pada kulit sehingga kulit rentan terhadap timbulnya jerawat. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik pengambilan sampling probability simple random sampling. Kesimpulan dan Saran : Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur sebanyak 74 % dan mengalami jerawat sebanyak 77.6%. Terdapat hubungan siklus menstruasi terhadap kejadian jerawat diwajah yaitu dengan menggunakan uji chisquare (X2) dengan tingkat kemaknaan (α) adalah ≤ 0,05 didapatkan nilai Probabilitas (p) 0,000. Nilai odds ratio = 2,926 (95% CI1,422-15,064) menunjukkan bahwa siklus menstruasi 2x memiliki potensi dalam kejadian jerawat di wajah. Sehingga dapat diambil kesimpulan Ha diterima atau adanya hubungan yang signifikan hubungan siklus menstruasi terhadap kejadian jerawat di wajah. Bahan Bacaan : 37 Kepustakaan (Tahun 2013-2023) Kata kunci :Siklus Menstruasi, Jerawat Di Wajah .

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA SINDANGSARI TAHUN 2025 Rosmala Rahma Aulia Program Studi Sarjana Kebidanan Dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman Jln Raya Industri Pasir Gombong, Jababeka Cikrang Utara Bekasi 17830 Email: [email protected] ABSTRAK Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia 30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Motivasi Perawat Terhadap Tindakan Perawatan Luka pada Pasien Dengan Ulcus Diabetik Foot di Ruang Bougenville RSUD Bayu Asih

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : ERNA PUJIWATI NIM : 020319714 HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP TINDAKAN PERAWATAN LUKA PADA PASIEN DENGAN ULCUS DIABETIK FOOT DI RUANG PERAWATAN BEDAH RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA xv + 74 Halaman + 6 Tabel + 12 Lampiran. ABSTRAK Diabetes melitus menyebabkan komplikasi kronik, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik karena terjadi kerusakan syaraf, tidak dapat membedakan suhu, penurunan merasakan nyeri, kulit kaki kering dan mudah pecah, sehingga mudah terjadi infeksi dan berpengaruh pada manajemen diri pasien seperti motivasi, efikasi diri dan kecemasan. Tujuan penelitian adalah mengetahui Hubungan Motivasi Perawat terhadap Tindakan Perawatan Luka pada Pasien dengan Ulcus Diabetik Foot di Ruang Perawatan Bedah RSUD Bayu Asih Purwakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah perawat di Ruang Perawatan Bedah (Ruang Bougenville dan Ruang Mawar) yang berjumlah 26 orang. Tehnik sampel menggunakan accindental sampling dengan jumlah 22 orang. Instrumen penelitian untuk variabel motivasi menggunakan kuesioner dan variabel tindakan perawatan menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi tiap variabel dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat distribusi frekuensi motivasi perawat menunjukan bahwa perawat lebih dari setengah mempunyai motivasi rendah, sedangkan tindakan perawatan luka lebih dari setengah melaksanakan tindakan secara kurang baik. Hasil analisa menggunakan uji statistik Chi-Square menunjukan. nilai p value = 0,027 (p < 0,05), maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan tindakan perawatan luka di Ruang Perawatan Bedah RSUD Bayu Asih Purwakarta, dengan kekutan nilai OR = 11,667. Disarankan manajemen bidang keperawatan RSUD Bayu Asih mengkaji lebih mendalam faktor penurunan kinerja perawat dalam melaksanakan tindakan perawatan luka pasien meliputi : kajian kebijakan dan penerapannya, alur dan prosesnya, monitoring dan evaluasinya, pembinaan, kompensasi dan sangsinya. Bahan bacaan : 19 (2009-2017) Kata Kunci : Motivasi, Tindakan Perawatan Luka.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SADARI PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMK ISLAM AL-AMIN CIKARANG UTARA TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kinerja Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perawat yang mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam memberikan pelayanan keparawatan harus mampu memberikan andil dan tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan yang berkualitas untuk menjamin kepuasan pasien. Komplain pasien yang tidak puas jika tidak segera ditangani dapat menimbulkan turunnya kapabilitas pelayanan rumah sakit terhadap layanan dalam hal ini kepuasan pasien sangat berpengaruh dalam menjaga mutu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kenerja dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Sentra Madika Cikarang. Penelitian ini menggunakan desain analitik correlation dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang sejumlah 61 orang dan dengan menggunakan tehnik nonprobability sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kinerja perawat dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepuasan pasien. Instrumen yang digunakan yaitu dengan lembar kuisioner. Analisis hubungan kinerja perawat dengan kepuasan pasien dengan menggunakan uji Spearman Rho karena tujuan penelitian bersifat korelasi, jumlah variabel ada 2, skala data variabel yang dianalisis adalah skala ordinal. Uji Spearman Rho dilakukan dengan menggunakan SPSS for Windows 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar penilaian kinerja perawat dalam kategori cukup (50.8%) dan sebagian besar penilaian kepuasan pasien dalam kategori baik (70.5%). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,001 yang artinya kurang dari 0.05 maka kesimpulannya ada hubungan signifikan antar kinerja perawat dengan kepuasan pasien. Untuk tingkat kekuatan antara hubungan didapatkan hasil 0.415 artinya tingkat kekuatan hubungan adalah hubungan sedang anntara kinerja perawat dengan kepuasan pasien. Angka koefisien korelasi diatas bernilai 0.415 maka arah hubungan variebelnya itu positif yang artinya hubungan/korelasi searah maka semakin besar nilai kinerja perawat maka semakin besar pula tingkat kepuasan pasien. Daftar Pustaka : 8 buku dan 16 jurnal (Tahun 2013 s/d 2022) Kata Kunci : Kinerja Perawat, Kepuasan Pasien.

21 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN NYERI PADA Ny. W DENGAN DIAGNOSA MEDIS APPENDISITIS DI RUANG CHRYSANT RS. SENTRA MEDIKA CIKARANG TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Appendisitis adalah kondisi dimana apendiks mengalami inflamasi yang menyebabkan terjadinya nyeri pada abdomen khususnya kuadran kanan bawah. Appendisitis memerlukan penanganan operatif karena keadaannya gawat darurat. Berdasarkan tahapan prosesnya, appendisitis diklasifikasikan menjadi tiga yaitu appendisitis sederhana, gangrenus dan perforatif. Diagnosis dan intervensi pembedahan yang cepat sangat diperlukan demi mencegah pecahan appendiks yang akan menyebabkan terjadinya peritonitis dan perforasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menggali asuhan keperawatan gangguan nyeri akut pada pasien appendisitis secara komperehensif melalui tahapan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada subjek satu orang pasien atau individu yang mengalami appendisitis akut. Peneliti berhasil mendapatkan diagnosa utama yaitu nyeri akut dengan intervensi teknik relaksasi genggam jari. Hasil didapatkan bahwa gelisah yang dirasakan klien berkurang namun tidak dengan nyerinya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nyeri yang dirasakan klien disebabkan oleh infeksi pada appendiks dan harus dilakukan bedah appendiktomi untuk dapat bisa menurunkan atau bahkan menghilangkan intensitas nyeri pada klien.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Efikasi Diri Dengan Kepatuhan Diit Terhadap Pengendalian Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap RSUD Bayu Asih Purwakarta

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, April 2021 NAMA : TITIK KANTI JUITA NIM : 020319735 HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KEPATUHAN DIIT TERHADAP PENGENDALIAN GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RAWAT INAP RSUD BAYU ASIH KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 xv + 90 halaman + 18 tabel + 4 gambar+ 10 lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik dengan ditandai tingginya kadar gula darah yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya (Perkeni, 2019). Jumlah kunjungan pasien diabetes mellitus di rawat inap meningkat dari tahun 2019 yang tercatat 904 pasien. Hal ini dimungkinkan disebabkan oleh ketidakpatuhan menjalani diit diabetes, dari hasil studi pendahuluan didapatkan data pasien tidak mengikuti anjuran diit dari dokter dan memiliki efikasi diri yang rendah, maka dilakukan penelitian mengenai hubungan efikasi diri dan kepatuhan diit terhadap pengendalian gula darah di Bayu Asih Purwakarta. Metode penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif korelasional, dengan populasi pasien rawat inap dengan diagnosa diabetes tipe 2 sebanyak 66 reponden dengan teknik total sampling, dilakukan uji statistik menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan dari 66 responden, efikasi diri dengan kategori tidak baik sebanyak 38 orang (57,6%) dan efikasi diri dengan kategori baik sebanyak 28 orang (42,4%). Kepatuhan diit didapatkan hasil dari 66 responden, kategori tidak patuh sebanyak 40 orang (60,0%) dan kategori patuh sebanyak 26 orang (39,4%). Hasil pengendalian gula darah menunjukkan tidak terkendali sebanyak 42 orang (63,3%), dan kategori terkendali sebanyak 24 orang (36,4%). Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi spearman rank efikasi diri dengan pengendalian gula darah, yaitu nilai Sig (2-tailed) ρ = 0,000 lebih kecil dari nilai ɑ (0,05), maka hasil penelitian menunjukkan “Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Variabel Efikasi Diri Dengan Pengendalian Gula Darah. Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi spearman rank pada kepatuhan diit dengan pengendalian gula darah, yaitu nilai Sig (2-tailed) ρ = 0,000 lebih kecil dari nilai ɑ (0,05), maka hasil penelitian menunjukkan “Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Variabel Kepatuhan Diit Dengan Pengendalian Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Rawat Inap RSUD Bayu Asih Purwakarta Tahun 2021”.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Personal Hygiene Tentang Kebersihan Organ Reproduksi saat Menstruasi pada Remaja Putri kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Lisa jamilatul Lael Nim : 020319624 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMPN 2 CILAMAYA WETAN TAHUN 2023 ABSTRAK Pendidikan dini tentang personal hygiene reproduksi pada remaja putri yaitu langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi terutama pada saat menstruasi. Dukungan keluarga dapat ditimbulkan karena tingkat pendidikan orang tua yang rendah dan kurangnya pengetahuan remaja sering dikira bahwa kesehatan reproduksi merupakan suatu perbincangan paling tabu untuk diulas dengan mendalam. Perilaku personal hygiene yang sehat saat menstruasi adalah sikap yang mendukung terhadap perilaku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan prilaku personal hygiene tentang kebersihan organ reproduksi saat menstruasi pada remaja putri kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik, dengan rancangan penelitian desain crossmsectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 112 siswi SMP kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan, sampel yang digunakan sebanyak 88 siswi, menggunakan 10 pertanyaan di kuesioner pengetahuan, 10 pertanyaan di kuesioner dukungan keluarga, 10 pertanyaan di kuesioner prilaku yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan 52 responden (59,1%) memiliki pengetahuan kurang baik, 24 responden (27,3%) memiliki pengetahuan cukup baik, dan 12 responden (13,6%) memiliki pengetahuan baik. Sejumlah 55 responden (62,5%) memiliki dukungan keluarga yang buruk, dan 33 responden (37,5%) memiliki dukungan keluarga yang baik. Dan 45 responden (51,1%) memiliki perilaku yang buruk dan 43 responden (48,9%) memiliki perilaku yang baik. Uji bivariat pada pengetahuan dengan perilaku memiliki nilai P-value= 0,0040,05 maka dapat diartikan bahwa ditolak, dan pada dukungan keluarga dengan perilaku memiliki nilai P-value 0,0180,05 maka dapat diartikan bahwa ditolak. Kesimpulannya maka ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene tentang kebersihan organ reproduksi saat menstruasi pada remaja putri kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan tahun 2023. Dan diharapkan siswi mampu menambah informasi tentang pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene.

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMBINASI ANKLE PUMPINGEXERCISE DAN ELEVASI KAKI TERHADAP PENURUNAN EDEMA KAKI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISA RS SENTRA MEDIKA CIBINONG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Edema adalah kondisi vena yang terbendung karena adanya peningkatan tekanan hidrostatik intravaskuler (tekanan yang mendorong darah mengalir di dalam vaskuler oleh kerja pompa jantung), sehingga menimbulkan pembesaran atau penumpukan cairan plasma ke ruang interstitium. Salah satu masalah yang banyak ditemukan pada pasien CKD stage V yang menjalani HD adalah kelebihan volume cairan yang ditandai dengan edema ekstremitas atas maupun bawah. Tindakan mandiri yang dapat dilakukan untuk mengurangi edema terutama edema tungkai atau edema perifer yaitu dengan mengkombinasikan terapi ankle pumping exercise dan elevasi kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh kombinasi anklepumping exercise dan elevasi kaki terhadap penurunan edema kaki pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di ruang Hemodialisa RS Sentra Medika Cibinong. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan pendekatan The One Grup Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 23 orang yang mengalami penurunan derajat edema (negative rank) dengan nilaip-value dari uji Wilcoxon sebesar 0,000 menunjukan bahwa ada pengaruh kombinasi anklepumping exercise dan elevasi kaki terhadap penurunan edema kaki pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di ruang Hemodialisa RS Sentra Medika Cibinong. Saran untuk pasien agar dapat memanfaatkan kombinasi anklepumping exercise dan elevasi kaki terhadap penurunan edema kaki pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sehingga pasien dapat mengontrol intake cairan sehingga tidak melebihi kenaikan berat badan yang dianjurkan supaya tidak terjadi edema pada ekstremitas.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET PADA PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KARANG BAHAGIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di negara maju maupun berkembang Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia merupakan negara ke tiga penderita hipertensi setelah india. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan skor pada pasien hipertensi sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Metode : Penelitian ini bersifat observasional menggunakan metode pretest dan posttest bersifat prospektif kepada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023. Hasil : Hasil uji validitas pretest pengetahuan dinyatakan valid karena rHitung lebih besar dari rTabel (0,463) dengan taraf signifikan <0,05. Hasil uji releabilitas didapatkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,698 maka pretest dinyatakan reliabel. Karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan usia yang paling banyak yaitu usia 36-64 tahun sebanyak 52 pasien (71%), berdasarkan jenis kelamin paling banyak yaitu perenpuan berjumlah 57 pasien (79%), dan hasil posttest terdapat peningkatan skor atau nilai dengan frekuensi 64. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian edukasi menggunakan leaflet pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023, dan didapat hasil pretest dan posttest terdapat perubahan skor sebanyak 64 (88%) dan tidak terdapat peningkatan skor 9 (12%) dan tidak ada penurunan skor pada hasil posttest.

51 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail