Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Kata Kunci : Diabetes Melitus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN DALAM MENERAPKAN 5 PILAR PADA PASIEN DM

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Maret 2023 Faozah Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan BundaTahun 2023 VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023. Metode penelitian deskriptif statistik jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 204 responden dan sampel 67 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Hasil penelitian usia 56th – 65th, jenis kelamin perempuan, pendidikan SMA, dukungan keluarga tidak mendukung, motivasi tinggi, dan penerapan 5 pilar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penerapan 5 pilar pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,026, dan Ada Hubungan Motivasi dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,000. Kesimpulan Dukungan Keluarga dan Motivasi sangat mempengaruhi penerapan 5 pilar pasien DM. Disarankan pasien sering kontrol dan menjaga pola hidupnya.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kombinasi Walking Exercise Dengan Latihan Peregangan Terhadap Nilai Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang : Di Asia Tenggara Indonesia menjadi satu-satunya negara yang diperkirakan berkontribusi besar terhadap prevalensi diabetes dengan jumlah penderitanya sebesar 10,7 juta. Maka dibutuhkan program yang tepat, salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik seperti walking exercise dengan latihan peregangan yang dapat menjadi terapi non farmakologis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh walking exercise dengan latihan peregangan terhadap nilai kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metodelogi : Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan pendekatan one grup pretest-postest design. Menggunakan tehnik simple random sampling, serta tehnik pengambilan sampel menggunakan rumus minimal sampel size (Lemeshow, 1997). Hasil : Hasil uji statistic didapatkan nilai rata-rata kadar glukosa darah pretest yaitu : 203.80 mg/dl. Sedangkan nilai rata-rata kadar glukosa darah posttest yaitu : 120.43 mg/dl. Dapat terlihat adanya penurunan nilai rata-rata kadar glukosa darah sebesar 83.37 mg/dl. Hasil pre test dan post test kadar glukosa darah menunjukan nilai p=0,000 atau nilai p0.05 yang artinya Ha diterima. Kesimpulan : Terlihat bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara walking exercise dengan latihan peregangan terhadap nilai kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Sehingga walking exercise dengan latihan peregangan efektif dalam mengontrol kadar glukosa darah dalam jangka normal. Kata kunci : Diabetes melitus, walking exercise, latihan peregangan, kadar glukosa darah Daftar Pustaka : 39 Jurnal (2010-2023)

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh tekhnik Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus DM Type 2 di Rs Harapan Bunda

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Mei 2023 May Susanti Pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Ulkus diabetikum adalah ulkus di bawah pergelangan kaki karena berkurangnya sirkulasi kapiler atau arteri,neuropati dan kelainan bentuk kaki ( Robberstad et al.,2017) . Relaksasi genggam jari adalah cara yang mudah untuk mengelola emosi dan kecerdasan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Ganggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus Diabetes Melitus 2 di RS Harapan Bunda Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian desain pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Desain ini melibatkan satu kelompok yang diberi pre-test (O), diberi treatment (X) dan diberi post-test. Keberhasilan treatment ditentukan dengan membandingkan nilai pre-test dan nilai post-testdimana populasinya adalah penderita DM type 2 dengan post op debridemen dengan menggunakan sistem total sampling dimana minimal jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 orang saat pre dan post test. Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden usia 46 tahun – 55 tahun didapatkan 22 responden (73,3%), jenis kelamin perempuan 17 responden (56,7%), pendidikan SMA 22 responden (73,3%). Hasil skala nyeri sebelum dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas berat 22 responden (73,3%). Diketahui skala nyeri setelah dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas nyeri sedang 18 responden (60%). Kesimpulan ada pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta P-Value 0,000 >0,05. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian sejenis dengan tehnik penelitian yang berbeda disertai penambahan variabel penelitian.

25 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG POLI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes Mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat defisiensi produksi insulin dan kerja insulin. Ambarwati, W.N., Organisasi Kesehatan Dunia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara motivasi dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di ruang poli klinik penyakit dalam RS sentra medika cikarang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 101 pasien dengan jumlah sampel 83 pasien. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Sebagian besar 65 orang (78,3%) memiliki motivasi yang baik sedangkan sebagian kecil 18 orang (21,7%) yang memiliki motivasi kurang baik.Dalam pengendalian kadar gula darah pasien diabetes mellitus didapatkan hasil untuk pasien yang memiliki potensi yang baik dalam mengendalikan kadar gula darah yaitu 83,1% dan untuk pasien yang kurang baik dalam hal mengendalikan kadar gula darah yaitu 16,9%. Berdasarkan analisa data yang didapatkan hasil uji chi square menunjukan ρ-value 0,024 (0.05) yang berarti Ada hubungan motivasi dengan pengendalian kadar gula darah saling berkaitan dengan nilai OR 3.927

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN SANTAI TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin yaitu suatu kondisi dimana pankreas memproduksi sedikit insulin yang menyebabkan malabsorpsi glukosa dan pada akhirnya terjadi hiperglikemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik jalan santai terhadap penurunan kadar gula darah. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre experimental, menggunakan one group pretest postest design without control group terhadap 45 sampel dengan teknik total sampling pada populasi pasien DM tipe 2 yang aktif kontrol di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong bulan November 2022. Responden diobservasi dengan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu sebelum dan sesudah jalan santai sejauh 2 km selama 30 menit. Berdasarkan uji normalitas kolmogrov smirnov menunjukkan data berdistribusi normal (p>0,05) dan uji parametrik menggunakan uji paired T-Test dengan hasil P value 0,000 (< 0,05) artinya ada pengaruh jalan santai terhadap penurunan kadar GDS pada pasien DM tipe 2. Kesimpulan GDS sebelum jalan santai 89 % tinggi, GDS setelah jalan santai 89% normal, dan ada pengaruh aktivitas fisik jalan santai terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2023. Saran penelitian ini diharapkan Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong dapat menjadikan kegiatan jalan santai menjadi agenda rutin dalam promosi kesehatan guna sebagai penatalaksanaan DM nonfarmakologi.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS TYPE 2 DIRUANG TULIP RS SENTRA MEDIKA CISALAK 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS SKRIPSI, Juni 2023 Nama: Rianty Anggraeni NIM : 221070044 EFEKTIVITAS TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DENGAN DIABATES MELITUS TYPE II DI RUANG TULIP RS SENTRA MEDIKA CISALAK ABSTRAK Latar Belakang : Diabetes merupakan Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya hiperglikemia karena insufisiensi pancreas menghasilkan insulin atau kurangnya sensitivitas insulin sel tujuan. Gangguan karbohidrat, lemak, dan metabolisme ptotein yang tidak normal terdapat pada penderita diabetes melitus karena kurangnya aktivitas insulin dalam sel target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rteknik relaksasi Benson terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu penderita diabetes melitus di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Metode : Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre test post test control group design. Populasi yang diambil sebanyak 40 orang masing-masing dengan perlakuan dan kontrol sebanyak 20 orang dengan kriteria berusia kurang dari 60 tahun dan menderita diabetes mellitus. Data yang dikumpulkan adalah data kadar glukosa darah. Data relaksasi dikumpukan dengan metode check Analisa bivariat dilakukan menggunakan uji T-Paired Test. Hasil : dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik relaksasi Benson dengan penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II dengan kelompok eksperimen p = 0.000 Kesimpulan : Relaksasi Benson dapat menurunkan kadar gula darah sewaktu pada pasien dengan Diabetes Mellitus Type II Kata Kunci : Diabetes melitus, gula darah sewaktu, relaksasi Benson

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DIET DENGAN SELF MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SRIAMUR TAMBUN UTARA KABUPATEN BEKASI.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prevalensi diabetes melitus di indonesia terdapat 1,017,290 orang, pada kelompok semua umur. Sedangkan prevalensi penderita diabetes melitus berdasarkan provinsi jawa barat sebanyak 186.809 orang, pada daerah kabupaten bekasi terdiri 5.434 jiwa penderita diabetes melitus yang tertinggi ke 1 diantara kota atau kabupaten yang berada di provinsi jawa barat, Angka penderita diabetes melitus di Puskesmas Sriamur Tambun Utara terdapat 544 jiwa. Tujuan untuk Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan diet dengan SelfManagement pada pesien diabetes melitus di Puakesmas Sriamur Tambun Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada suatu saat. Variabel dinilai secara simultan pada satu saat, jadi tidak ada tindak lanjut Dalam penelitian ini peneliti menganalisis hubungan antara variabel tingkat pengetahuan diet dengan self management pada penderita Diabetes Melitus.Hasil uji statistik nilai p value =0,000 ≤ α (0,05) yang menunjukan bahwa ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Diet dengan Self Management pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Sriamur Tambun Utara kabupaten Bekasi.Penelitian ini menyimpulkan ada hubungan antara Tingkat pengetahuan diet dengan Self Management pada Pasien Diabetes Melitus.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail