Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Imunisasi dasar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA SINDANGSARI TAHUN 2025 Rosmala Rahma Aulia Program Studi Sarjana Kebidanan Dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman Jln Raya Industri Pasir Gombong, Jababeka Cikrang Utara Bekasi 17830 Email: [email protected] ABSTRAK Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia 30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p < 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia <30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi 0-12 Bulan di Desa Kalidung Jaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Abstrak: Imunisasi adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak sehingga mampu melawan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tersebut, bayi dan anak yang mendapat imunisasi dasar lengkap akan terlindung dari beberapa penyakit berbahaya dan akan mencegah penularan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-12 bulan, Jenis penelitian ini adalah survey kuantitatif, dengan desain non eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara cross sectional. populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0-12 bulan. pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel 50 responden. pengumpulan data dengan menyebarkan kuesoner. analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chis quare. Hasil Penelitian uji statistic univariat di dapatkan cakupan imunisasi tidak tercapai sebanyak 27 responden (54,0%), dan hasil imunisasi yang tercapai sebanyak 23 responden (46.0%), Analisis bivariat menunjukan variabel yang berhubungan signifikan dengan rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-12 bulan adalah varibel tingkat pengetahuan dengan nilai p value 0.000 or 13,571 (95% ci 3,416-53,926), variabel pendidikan dengan nilai p value 0.000 ,or 12,600 (95% ci: 3,288-48,287), varibel sumber informasi dengan nilai p value 0.000, or 11,281 (95 ci: 2,900-43,878), variabel dukungan keluarga dengan nilai p value 0.000, or 16,292 (95% ci: 3,970-66,860), variabel peran kader dengan nilai p value 0.000, or 4,453 (95 ci: 1.35314.653). Kesimpulan: Bahwa adanya hubungan pengetahuan,pendidikan,sumber informasi, dukungan keluarga, peran kader terhadap rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi 012 bulan

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Kelengkapan Imunisasi Dasar Dengan Kepatuhan Imunisasi Pada Bayi/Balita di Puskesmas Pondok Salam Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta

2023•Koleksi Perpustakaan

Menurunnya cakupan imunisasi dasar pada bayi/ Balita dari target pemerintah merupakan fenomena yang menjadi satu aspek yang penting dan perlu diperhatikan. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui hubungan tingkat pengetahuan orangtua tentang kelengkapa iunisasi dasar dengan kepatuhan imunisasi pada bayi/ Balita di wilayah kerja Puskesmas Pondoksalam Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah analistik dengan pendekatan Cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 54 ibu yang memiliki bayi/balita sebagai responden. Hasil hipotesis temuan penelitian Sebanyak 16 (29,6%) responden memiliki pengetahuan yang baik tentang imunisasi dasar pada bayi/ Balita, 14 (25,9%) responden memiliki pengetahuan cukup dan 24 (44,4%.) memiliki pengetahuan yang kurang. Sedangkan kepatuhan imunisasi dapat dilihat dari kelengkapan imunisasi yaitu dari 54 responden terdapat 30 (55,6%) menyatakanan imunisasi dasar pada bayi/balita mereka tidak lengkap, sedangkan 24 (44,4%) menyatakan imunisasi dasar pada bayi/balita mereka sudah lengkap. Analisa yang dilakukan untuk mencari hubungan antara dua variable dan dalam penelitian ini uji analisis yang digunakan adalah Chi Square menggunakan SPSS. Pengetahuan seorang ibu memegang peranan penting dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi/ Balita karena pengetahuan seseorang akan mendorong kemauan dan kemampuan sehingga akan diperoleh suatu manfaat terhadap keberhasilan imunisasi secara lengkap. Saran penelitian ini bagi bidan di wilayah kerja Puskesmas Pondoksalam, agar meningkatkan komunikasi, informasi, edukasi secara lebih intensif terlebih terkait pelayanan KIA tidak hanya pada ibu yang memiliki Balita saja namun seluruh kader dan anggota masyarakat lain serta dapat memanfaatkan media sosial guna menambah wawasan ibu tentang pentingnya imunisasi dasar secara lengkap pada bayi/balita.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail