Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

91 hasil
Subjek: Informasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SADARI PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMK ISLAM AL-AMIN CIKARANG UTARA TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PEMBERSIHAN LUKA GANGRENE DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RS SENTRA MEDIKA CIKARANG TAHUN 2022”.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN Skripsi, Mei 2023 Erik Ismail Aziz Nim 221070085 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Pembersihan Luka Gangrene Di Instalasi Bedah Sentral Rs Sentra Medika Cikarang Tahun 2022 xviii, 65 Halaman, 12 Tabel, 10 Lampiran Debridement / pembersihan luka adalah kegiatan mengangkat atau menghilangkan jaringan mati (devaskularisasi), jaringan terinfeksi dan benda asing dari dasar luka sehingga dapat ditemukan dasar luka dengan vaskularisasi baik. Prevalansi penderita gangren di Indonesia sekitar 15% angka amputasi 30%, angka mortalitas 32% (Morison, 2011). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, umur, Pendidikan, informasi dan lingkungan terhadap pembersihan luka gangrene. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional.penelitian ini bertempat di Ruang Instalasi Bedah Sentral Rs Sentra Medika Cikarang. Populasi yang di ambil adalah responden yang akan melakukan Tindakan operasi debridement gangrenyang berjumlah 32 orang dan pengambilan sampel di lakukan dengan cara accidental Sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah formulir kuesioner. Penelitian ini diperoleh dari data primer yang di peroleh melalui pengisian kuesioner. Data yang di peroleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan statistic uji chi square. Dari hasil Analisa bivariat menunjukan bahwa ada hubungan yang siginfikan antara Pendidikan dengan pengetahuan pembersihan luka yaitu (p value =0,002), umur (p-value = 0,013), informasi (p-value = 0,002), lingkungan (p-value = 0,036) dalam pembersihan luka gangrene. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil pembahasan dapat di simpulkan ada hubungan yang signifikan antara umur, Pendidikan, informasi dan lingkungan dengan pengetahuan pembersihan luka gangrene. Saran yang diajukan bagi institusi pelayanankeehtan agar lebih mengaktifkan informasi atau penyuluhan terhadap masyarakat khususnya penderita diabetes melitus. Daftar Bacaan : 15 (2013-2022)

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG SIKLUS MENSTRUASI KELAS X DI SMK AL - AMIN CIKARANG TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Siklus menstruasi rata-rata terjadi antara 21-35 hari, walaupun hal ini berlaku namun, tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama. Siklus menstruasi juga merupakan indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas. Penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan total responden 121. Bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,000) dan Sumber informasi (P= 0,022). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dan sumber informasi terhadap pengetahuan siklus mentruasi remaja putri di SMK Islam Al – Amin Pasir Gombong tahun 2023.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI IBU PADA BAYI YANG DI RAWAT DI RUANG NICU RS SENTRA MEDIKA CIKARANG TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASI (Air susu ibu) adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik,psikologisosial maupun spritual,Asi mengandung nutrisi hormon,unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi serta anti imflamasi. Asi adalah bahan utama bagi bayi yang mengandung tinggi kalori dan nutrisi, makanan ini sangat di butuhkan terutama oleh bayi baru lahir pada masa awal kehidupan untuk tumbuh dan berkembang hingga usia 6 bulan sampai 2 tahun.Jadi di simpulkan Asi adalah air susu yang keluar dari seorang Ibu pasca melahirkan dan merupakan makanan utama bagi bayi yang mengandung kalori dan nutrisi yang sangat di butuhkan oleh bayi baru lahir untuk tumbuh kembang hingga usia 6 bulan sampai 2 tahun. Kecemasan adalah suatu perasaan tidak santai yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang di sertai suatu respons (penyebab tidak spesifik atau tidak di ketahui oleh individu ) perasaan takut dan tidak menentu sebagai sinyal yang menyadarkan bahwa peringatan tentang bahaya akan datang dan memperkuat individu mengambil tindakan menghadapi ancaman. Kecemasan dapat di ukur dengan alat ukur kecemasan yang di sebut HARS (Halmilton Anxiety Ranting Scale) skala HARS merupakan pengukuran kecemasan yang di dasarkan pada munculnya simptom pada individu yang mengalami kecemasan,setiap item yang di observasi di beri 5 tingkatan skor antara 0 sampai dengan 4,Skala HARS di gunakan pertama kali pada tahun 1959 yang di perkenalkan oleh Max Hamilton Anxiety Ranting Scale (HARS).

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil, Keterpaparan Sumber Informasi dan Dukungan Suami dengan Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus Gestasional di RS Sentra Medika Cikarang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Mazin Lilianing Bati NIM : 221070076 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL, KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI RS SENTRA MEDIKA CIKARANG xvii + 70 Halaman + 9 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus gestasional adalah salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi serta sangat berbahaya karena mengakibatkan komplikasi yang serius pada saat persalinan. Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes mellitus gestasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 94 responden. Uji analisis bivariat menggunakan chi-square untuk menganalisa adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Hasil analisis bivariat untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,035 OR 2,825 CI 95% (1,161-6,871), keterpaparan sumber informasi dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,036 OR 1,376 CI 95% (1,163-1,872) dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,002 OR 4,125 CI 95% (1,744-9,754). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penngetahuan ibu hamil keterpapan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Bahan Bacaan : 36 Jurnal, 13 Buku (2016-2022). Kata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami. Suherman Medical University (UMS) BACHELOR OF NURSING STUDY PROGRAM AND NERS PROFESSIONAL EDUCATION Under Graduate Thesis, March 2023 Name : Mazin Lilianing Bati ID : 221070076 THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN KNOWLEDGE LEVELS, EXPOSURE TO INFORMATION SOURCES AND HUSBAND’S SUPPORT WITH PREVENTION BEHAVIOR OF GESTATIONAL DIABETES MELLITUS AT SENTRA MEDIKA CIKARANG HOSPITAL xvii + 70 Pages + 9 Tables + 11 Attachments ABSTRACT Gestational diabetes mellitus is one of the main causes of maternal and infant mortality and is very dangerous because it causes serious complications during labor. Pregnant women must have a good level of knowledge, exposed to sources of information and have the support of their husbands so that they will behave well in preventing gestational diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnant women knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestasional diabetes mellitus prevention behaviour at Sentra Medika Cikarang Hospital in 2023. The design of this study was quantitative analysis with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total of 94 respondents. Bivariate analysis test using chi-square to analyze the relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. The results of bivariate analysis for the relationship between knowledge levels with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.035 OR 2.825 CI 95% (1,161-6,871), exposure to information sources with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.036 OR 1.376 CI 95% (1,163-1,872) and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.002 OR 4.125 CI 95% (1,744-9,754). The conclusion of this study there is a relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. Reading Materials: 36 Journals, 13 Books (2016-2022). Keywords: Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas di SMAN 1 Cikarang Pusat Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak – anak ke masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan emosional serta penyesuaian sosial di masa dewasa. Pengetahuan remaja tentang seks bebas sangat penting, karena menyangkut kesehatan reproduksi, kesehatan mental dan juga masa depan mereka. Salah satu upaya mengatasi masalah kurangnya pengetahuan remaja terhadap seks bebas adalah dengan meningkatkan Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMAN 1 Cikarang Pusat Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X dan XI di SMAN 1 Cikarang Pusat, populasi sebanyak 864 responden, sample sebanyak 100 responden, data yang didapat berupa data primer, sedangkan pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis responden yang usia beresiko yaitu remaja tengah (usia 15 – 17 tahun) sebanyak 41,5% (P - value 0,000) OR 73,750 (CI 95%: 18,227 – 298,412) pada responden dengan jenis kelamin yang beresiko yaitu pada perempuan sebanyak 36,8 % (P - value 0,000) OR 9,383 (CI 95%: 3,489 – 25,236) pada responden yang memiliki kurangnya sumber informasi sebanyak 39,5 % (P - value 0,000) OR 6,261 (CI 95%: 2,500 – 15,682) pada responden yang memiliki lingkungan yang buruk sebanyak 41,5 % (P - value 0,000) OR 5,147 (CI 95%: 2,097 – 12,630) dan pada responden yang memiliki teman sebaya negatif sebanyak 44,9 % (P - value 0,000) OR 6,391 (CI 95%: 2,536 – 16, 104). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara usia remaja, jenis kelamin, sumber informasi/media massa, lingkungan dan teman sebaya terhadap pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMAN 1 Cikarang Pusat, remaja di harapkan untuk memilih lingkungan serta media informasi yang baik bagi perkembangan perilaku seksual untuk menghindari penyimpangan atau perilaku seks di luar nikah.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubugan Dengan Terjadinya Keputihan Pada Remaja Putri Kelas VIII dan IX di SMP Qur'an Eltahfidh Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat berdampak pada aktivitas harian maupun psikososial. Data WHO (2021) menunjukkan bahwa 75% perempuan di dunia pernah mengalami keputihan, dengan 45% di antaranya lebih dari dua kali. Di Indonesia, prevalensi mencapai sekitar 90%, di mana 60% kasus terjadi pada kelompok usia remaja. Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) tahun 2021 mencatat prevalensi keputihan pada remaja usia 15–24 tahun sebesar 31,8%. Hasil survei awal di SMP Qur’an ElTahfidh mengungkapkan bahwa 21,5% siswi mengalami keputihan, namun mayoritas belum memahami perbedaan antara keputihan fisiologis (normal) dan patologis (abnormal). Hal ini mengindikasikan masih terbatasnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian keputihan pada remaja putri kelas VIII dan IX di SMP Qur’an ElTahfidh tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 93 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta Odds Ratio (OR). Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000; OR=7,875), usia (p=0,001; OR=0,257), personal hygiene (p=0,000; OR=7,286), serta sumber informasi (p=0,007; OR=0,295) dengan kejadian keputihan. Diperlukan program edukasi kesehatan reproduksi yang lebih intensif dan berkelanjutan, baik melalui sekolah, keluarga, maupun tenaga kesehatan, agar remaja mampu memahami perbedaan keputihan normal dan patologis, meningkatkan kebersihan diri, serta menerapkan perilaku pencegahan sejak dini. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi strategi promosi kesehatan remaja secara lebih terarah.

44 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap di Klinik Amelia Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Imunisasi adalah proses pemberian vaksinasi kepada seseorang untuk membantu mereka menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Vaksin merangsang system kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibody yang dapat melawan penyakit tertentu. Indikator data dari Klinik Amelia. Jumlah anak Indonesia yang tidak divaksinasi pada tahun 2018 hingga 2023 adalah 1.879.820 anak. Cakupan vaksinasi dasar di Indonesia juga mengalami penurunan, dari 93,7% pada tahun 2019 menjadi 84,5% pada tahun 2021. Capain imunisasi dasar lengkap dari januari sampai dengan maret 2025 hanya 62,5% yang tercapai Imunisasi dasar lengkap. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor- faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di klinik Amelia tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan desain cross sectional, populasi seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan yang tinggal di wilayah layanan Klinik Amelia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 80 responden. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner. Analisis hubungan antar variable menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil Penelitian ini dengan uji statistik bivariat dengan menggunakan chi square menunjukan bahwa usia (p= 0,000) , pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,000), sumber informasi (p=0,000). Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara usia, pekerjaaan, pendidikan, sumber informasi dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di klinik amelia tahun 2025.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hypnobirthing di TPMB Riris Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Proses persalinan sering menimbulkan nyeri hebat yang dapat memicu stres dan kecemasan. Salah satu metode non-farmakologis untuk mengurangi nyeri dan ketegangan saat melahirkan adalah hypnobirthing. Namun, pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing masih tergolong rendah. Subyek dan Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross-sectional, di lakukan di TPMB Riris. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di TPMB Riris pada bulan Mei-Juli 2025 sebanyak 60 arang dan jumlah sampel sama dengan jumlah sampel 60 orang yaitu total sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel dependen yaitu pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing dan variabel independen yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, paritas, sumber informasi dan dukungan tenaga kesehatan. Instrumen pengukuran variabel menggunakan kuesioner. Analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Didapatkan hasil variabel pengetahuan baik 60%, usia ibu tidak beresiko 83,3%, pendidikan tinggi 85%, ibu hamil tidak bekerja 75%, paritas tidak beresiko 85%, terpapar sumber informasi 85% dan dukungan tenaga kesehatan yg mendukung 86,7%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara umur (p=0,073) dengan pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing. Namun terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p=0,002), pekerjaan (p=0,033), paritas (p=0,002), sumber informasi (p=0,002), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,005) dengan pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing. Kesimpulan : Faktor pendidikan, pekerjaan, paritas, sumber informasi, dan dukungan tenaga kesehatan berhubungan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing. Perlunya intervensi edukasi lebih intensif dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemi Pada Ibu Hamil di TPMB Bidan Ria Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia pada kehamilan akan membahayakan ibu dan janin. Dari studi pendahuluan di TPMB Bidan Ria, Desa Sukaraya, ditemukan 2 dari 10 ibu hamil mengalami anemia ringan dengan kadar Hb 10–11,9 gr/dL. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di TPMB Bidan Ria Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional untuk mengungkapkan hubungan antara variabel dependen dan independen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan Kadar Hb di TPMB Bidan Ria yaitu berjumlah 50 orang ibu hamil dan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan total sampling dengan jumlah 50 orang. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuisioner. Analisis statistik yang digunakan adalah dsitribusi frekuensi dan Chi Square. Hasil penelitian: memperlihatkan bahwa ibu hamil anemia yaitu sebanyak 18 orang responden ( 36%). Dan kejadian anemia pada ibu hamil diTPMB Bidan Ria sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor diantaranya umur (p=0,001), paritas (p=0,007), Pendidikan(p=0,002), pekerjaan(p=0,007), pengetahuan(p=0,000) dan keterpaparan informasi(p=0,000). Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian Anemia Adalah pengetahuan dengan nilai OR 15,000 (CI 95%). Artinya ibu hamil yang memiliki Tingkat pengetahuan kurang memiliki peluang 15 kali untuk mengalami Anemia. Kesimpulan: untuk TPMB Bidan Ria agar lebih aktif lagi melaksanakan konseling-konseling gizi selama kehamilan dan penyuluhan-penyuluhan Kesehatan.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh KIE Dengan Media Audiovisual Untuk Menurunkan Minat Pernikahan Dini Pada Remaja Putri di Desa Mulyajaya Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial di Indonesia, terutama pada remaja putri yang belum siap secara fisik, mental, dan sosial. Salah satu faktor penyebab adalah kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual dengan pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terhadap minat pernikahan dini pada remaja putri di Desa Mulyajaya tahun 2025. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest one group. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri usia 15–18 tahun di Desa Mulyajaya (n=44), dengan sampel sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi media audiovisual berbasis KIE. Analisis data menggunakan uji Paired T Test. Hasil: Mayoritas responden berusia 13–15 tahun (58,1%) dan berpendidikan SMA (67,7%). Rata-rata skor minat pernikahan dini menurun dari 136,1 sebelum intervensi menjadi 89,5 sesudah intervensi. Paired T Test menunjukkan hasil signifikan (Z = -4,876; p < 0,001). Kesimpulan: Media audiovisual berbasis KIE efektif menurunkan minat pernikahan dini pada remaja putri di Desa Mulyajaya.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri di SMK Hijau Muda Cikarang Utara Tahun 2023

2025•Koleksi Perpustakaan

Personal hygiene saat menstruasi merupakan perawatan diri yang dilakukan secara individu ketika menstruasi untuk mempertahankan kebersihan dan kesehatan reproduksi, Berdasarkan data dinas kesehatan kabupaten Bekasi tahun 2018 angka prevalensi infeksi saluran reproduksi (ISR) tertinggi didunia pada remaja putri yaitu kandidiasis sebesar 25%-50%, vaginosis bacterial sebesar 20%-40%, dan trikomoniasis sebesar 5%-15%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas, 63 juta remaja di Indonesia berisiko melakukan perilaku yang tidak sehat dalam kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri antara pengetahuan, perilaku, sikap dan sumber informasi. Penelitian ini dilakukan pada remaja puteri di SMK Hijau Muda Cikarang Utara dengan jumlah responden sebanyak 79 orang dengan menggunakan Metode Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan pendekatan Cross Sectional. Berdasarkan Hasil uji statistic Chi Shquare diperoleh nilai pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000) dan sumber informasi (p=0,732). Dari nilai p datap disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap personal hygine saat menstruasi pada remaja putri dan tidak ada hubungan yang signifikan pada variable sumber informasi.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Dengan Tingginya Tingkat Penggunaan Kontrasepsi Suntik di TPMB Masitoh Hardiyanti Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan yang tercangkup dalam domain kognitif mempunyai enam tiangkatan yaitu tahu, memahami, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Tujuan : Untuk menganalisis pengetahuan wanita usia subur (WUS) dengan tingginya tingkat penggunaan kontrasepsi suntik di TPMB Masitoh Hardiyanti. Metode : Penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diamati Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 173 responden. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square Hasil : Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p= 0.001 < 0,05 untuk umur, p=0.021 <0,05 untuk pendidikan, p= 0.001 <0,05 untuk pekerjaan, p=0.014 <0,05 untuk sumber informasi dan p= 0.000 <0,05 untuk dukungan keluarga. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi dan dukungan keluarga terhadap tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) di TPMB Masitoh Hardiyanti. Kesimpulan: Diharapkan dapat memberikan informasi mengenai karakteristik akseptor KB suntik dan menjadi bahan evaluasi bagi petugas kesehatan untuk pemberian konseling

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trimester II dan III di TPMB Lili Lidiana Sulvi Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Angka kematian ibu, bersama angka kematian bayi, merupakan indikator penting kesehatan suatu negara. WHO melaporkan angka kematian ibu yang tinggi pada tahun 2024, salah satu penyebab tidak langsungnya adalah terlambatnya pengenalan tanda bahaya kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan total sampling dari 149 ibu hamil. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,004), pendidikan (p = 0,004), dukungan keluarga (p = 0,001), dan sumber informasi (p = 0,040) berhubungan signifikan dengan pengetahuan ibu hamil, sementara pekerjaan (p = 0,242) dan pendapatan (p = 0,085) tidak signifikan. Kesimpulan: Usia, pendidikan, dan dukungan keluarga mempengaruhi pengetahuan ibu hamil. Disarankan untuk meningkatkan program edukasi berbasis komunitas, dukungan keluarga, penggunaan media sosial, serta akses dan pelatihan untuk tenaga medis.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minta WUS Terhadap Pemilihan Kontrasepsi IUD di Klinik & Rumah Bersalin Bidan Yati di Kecamatan Setu Bekasi Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Intra Uterine Device (IUD) atau yang juga dikenal sebagai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah salah satu jenis alat kontrasepsi modern yang telah dirancang secara khusus untuk dimasukkan ke dalam rahim.(Patimah & Nurani, 2022) Metode penelitian yang diterapkan adalah metode penelitian analitik.Pendekatan observasional digunakan untuk mengumpulkan data primer, termasuk variabel dependen dan independen, melalui kuesioner. Data ini menggunakan sampel sebanyak 122 akseptor KB.instrumen yang digunakan adalah kuesioner .analisis uji penelitian ini menggunakan uji chi square.Karena kurangnya Pengetahuan,Pendidikan dan Usia yang belum matang sehingga WUS tidak berminat menggunakan KB IUD.(Dismenor & Remaja, 2021) Berdasarkan Hasil Analisis dan Uji chisquare ada pengaruh dari Usia,Pendidikan dan pengetahuan ibu dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD dan tidak ada pengaruh Sumber Informasi dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD.berdasarkan hasil uji chesquare pada Usia p=0,000,Pendidikan p=0,001. Pengetahuan p=0,003.Sumber Informasi p=0,095. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Petugas Kesehatan diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai KB IUD dengan memberikan pengetahuan dan mengedukasi mengenai KB IUD

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mathla'ul Anwar Karawang Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Infeksi genitalia diakibatkan perilaku vulva hygiene yang buruk. Indonesia terdapat 20.783 kasus gangguan reproduksi diakibatkan buruknya perilaku vulva hygiene. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Anwar Karawang tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan cross sectional. Sampel penelitian 260 siswi dengan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa data univariat, bivariat dan uji chi square. Hasil Analisa bivariat variabel pengetahuan p value= 0.00, OR= 109.61, sarana prasarana p value= 0.00, OR= 18.86, sumber infromasi p value= 0.00, OR=100.5, dukungan keluarga p value=0.00, OR= 61.72, peran teman sebaya p value=0.00 , OR= 32.4. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, dan peran teman sebaya dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Diharapkan remaja putri menjalankan perilaku vulva hygiene yang baik saat menstruasi.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) di SMA Negeri 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2024•Koleksi Perpustakaan

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian wanita. Kanker serviks bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Namun cakupan di Indonesia hanya 1,1%. Salah satu faktor penyebab yakni kurangnya pengetahuan tentang vaksinasi HPV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) di SMA Negeri 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini di lakukan di SMA Negeri 3 Tambun Selatan dan proses pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2019 dengan instrument penelitian menggunakan kuesioner. Populasi siswi kelas XI yang berjumlah 198 orang dan sampel berjumlah 132 orang. Dalam penelitian ini menggunakan teknik Propotionate Stratified Random Sampling. Teknik pengambilan data menggunakan Selt Administered Questionnaire. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat dan odds rasio. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pendidikan (Non formal) dengan pengetahuan (P=0,009, OR 2,942). Ada hubungan informasi dengan pengetahuan (P=0,028, OR 2,453). Ada hubungan ekonomi dengan pengetahuan (P=0,021, OR 2,677). Ada hubungan pengalaman dengan pengetahuan (P=0,004, OR 3,878). Kesimpulan dari hasil penelitian dari 4 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara pendidikan (Non formal), informasi, ekonomi dan pengalaman dengan pengetahuan remaja tentang vaksinasi HPV. Disarankan kepada remaja agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang vaksinasi HPV untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Suklus Menstruasi Kelas X Islam di SMK Al-Amin Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Siklus menstruasi rata-rata terjadi antara 21-35 hari, walaupun hal ini berlaku namun, tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama. Siklus menstruasi juga merupakan indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas. Penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan total responden 121. Bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,000) dan Sumber informasi (P= 0,022). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dan sumber informasi terhadap pengetahuan siklus mentruasi remaja putri di SMK Islam Al – Amin Pasir Gombong tahun 2023.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Sadari Pada Remaja Putri Kelas X dan XI di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pelayanan Informasi Obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan UPTD Puskesmas Ciasem Kabupaten Subang

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang : Pelayanan informasi obat merupakan peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. Kejelasan mengenai informasi obat yang harus digunakan pasien akan sangat mempengaruhi ketaatan pasien dalam keberhasilan suatu pengobatan. Tujuan : Mengevaluasi pelayanan informasi yang diberikan Apoteker pada pasien di instalasi farmasi UPTD Puskesmas Ciasem Kabupaten Subang dengan standar pelayanan kefarmasian berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan No. 74 tahun 2016. Metode : Observasi secara langsung dengan menggunakan lembar checklist Hasil : Persentase pelayanan informasi obat berdasarkan : nama obat 100%, sediaan obat 93,61%, dosis obat 100%, cara pakai obat 100%, dan efek samping obat 91,48%. Sedangkan pelayanan informasi obat dengan kategori cukup baik adalah penyimpanan obat 46,80%. Pelayanan informasi obat yang masih terjadi kesenjangan negatif yaitu pada parameter sediaan obat sebesar 6%, penyimpanan obat sebesar 53%, dan efek samping obat sebesar 8%. Kesimpulan : Pelayanan informasi obat yang diberikan oleh Apoteker kepada pasien sudah terlaksana sesuai dengan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas yaitu dengan skor total keseluruh parameter pelayanan informasi obat yang diberikan yaitu 49,6% dengan kategori cukup baik

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail