Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

158 hasil
Subjek: dukungan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan self care dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di puskesmas Wanakerta Karawang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Diabetes adalah penyakit yang berbahaya dan mematikan. Data milik Kementerian Kesehatan yang diperoleh dari Sample Registration Survey 2014 menunjukkan diabetes menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%), dan penyakit jantung koroner (12,9%). Di Indonesia, prevalensi diabetes di Indonesia mengalami peningkatan dari 5,7% pada 2007 menjadi 6,9% atau sekitar 9,1 juta jiwa pada 2013. Data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi sebanyak 10,3 juta jiwa. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan self care dan dukungan keluarga pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Wanakerta Karawang. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2023. Populasi dalam penelitian ini yaitu lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Wanakerta karawang. Sampel penelitian ini berjumlah 56 lansia. Hasil Penelitian : Hasil penelitian uji statistik ChiSquare didapatkan ada hubungan self care dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 dengan P-value 0,000. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 denga P-value 0,000. Kesimpulan : Adanya hubungan antara self care dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia penderita melitus tipe 2 di Puskesmas Wanakerta Karawang.

40 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN DALAM MENERAPKAN 5 PILAR PADA PASIEN DM

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Maret 2023 Faozah Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan BundaTahun 2023 VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023. Metode penelitian deskriptif statistik jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 204 responden dan sampel 67 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Hasil penelitian usia 56th – 65th, jenis kelamin perempuan, pendidikan SMA, dukungan keluarga tidak mendukung, motivasi tinggi, dan penerapan 5 pilar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penerapan 5 pilar pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,026, dan Ada Hubungan Motivasi dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,000. Kesimpulan Dukungan Keluarga dan Motivasi sangat mempengaruhi penerapan 5 pilar pasien DM. Disarankan pasien sering kontrol dan menjaga pola hidupnya.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres pada pasien Diabetes Melitus Di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendahuluan. Stres merupakan respons otomatis tubuh yang bersifat adaptif pada setiap perlakuan yang menimbulkan perubahan pada fisik atau emosi yang bertujuan untuk mempertahankan kondisi fisik yang optimal. Tujuan. penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat stress pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode. penelitian ini menggunakan analitik yang bertujuan untuk mengatahui hubungan antara variable satu dengan yang lain. Sampel diambil dengan Teknik simple random sampling 39 responden. Analisa menggunakan uji Spearman’s Rho dengan tingkat kemaknaan (α) 0.05. Hasil. Uji Spearman’s Rho lama menderita p= 0.028 0.05, dukungan keluarga p= 0.010 0.05, aktivitas fisik p= 0.025 0.05. Kesimpulan. ada hubungan lama menderita dengan tingkat stress, ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dan ada hubungan aktifitas fisik dengan tingkat stress. Saran. Dapat dijadikan sebagai acuan dan referensi bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan kinerja agar dapat mengintervensi tingkat stres pada pasein penderita diabetes melitus tipe 2 Di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA SINDANGSARI TAHUN 2025 Rosmala Rahma Aulia Program Studi Sarjana Kebidanan Dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman Jln Raya Industri Pasir Gombong, Jababeka Cikrang Utara Bekasi 17830 Email: [email protected] ABSTRAK Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia 30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SADARI PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMK ISLAM AL-AMIN CIKARANG UTARA TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Orang Tua Dengan Tingkat Kecemasan Anak Yang Mengalami Menarche Di SDN Cikarang Kota 02

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Oktober 2023 Nama: Hanisah Oktavianie Nim: 020319617 HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KECEMASAN ANAK YANG MENGALAMI MENARCHE DI SDN CIKARANG KOTA 02 ABSTRAK Latar Belakang: Berbagai macam gangguan dan gangguan baik secara langsung maupun tidak langsung, yang terjadi kepada anak saat mengalami menarche yang dapat mempengaruhi kondisi fisik atau psikologis anak. Orang tua melalui peran aktifnya dalam hal memberi akan pemahaman terkait menarche bahwa hal yang terbilang pertama kali untuk seorang anak remaja. sebagai seorang ibu sekaligus orang tua secara lebih dini harus memberikan penjelasan tentang menarche pada anak perempuannya, supaya anak lebih mengerti dan akan siap dalam menghadapi menarche. Tujuan: Mengidentifikasi hubungan dukungan orang tua dengan kecemasan anak yang mengalami menarche pada siswi di SDN Cikarang Kota 02. Metodologi: Penelitia analisis kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Jumlah sampel sebanyak 41siswi SD Negeri Cikarang Kota 02. Variabel pada penelitian ini adalah dukungan orang tua dan kecemasan anak. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil: responden yang mendapat dukungan orang tua dengan kecemasan ringan 50,0%. Responden yang mendapat dukunga orang tua dengan kecemasan sedang 10,0%. Responden yang mendapat dukungan orang tua dengan kecemasan berat 40,0%. Responden yang tidak mendapat dukungan orang tua dengan kecemasan ringan 47,6%. Responden yang tidak mendapat dukungan orang tua dengan kecemasan sedang 52,4%. Hasil statistik antara dukungan orang tua dengan kecemasan anak (P=0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan orang tua dengan kecemasan anak yang mengalami menarche di SDN Cikarang Kota 02. Saran: bagi responden diharapkan agar lebih meningkatkan komunikasi dengan orang tua terkait dengan perubahan-perubahan yang dapat terjadi pada wanita salah satunya menarche. Kata Kunci: Dukungan orang tua, kecemasan anak dan menarche.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan pasien dengan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi di poli penyakit dalam Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit utama yang menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Dukungan keluarga dan pengetahuan yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap perawatan pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan pasien dengan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2023. Jenis penelitian dengan pendekatan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan dengan hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cisalak bulan Maret-April 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini 65 orang. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square Test. Hasil penelitian diperoleh nilai P = 0,000 (P0,05) ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan, sedangkan nilai P = 0,035 (P0,05) ada hubungan antara pengetahuan pasien dengan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan pasien terhadap kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cisalak tahun 2023. Saran diharapkan kepada pihak Rumah Sakit agar selalu memberikan pendidikan kesehatan untuk menambah pengetahuan pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan hipertensi.

27 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG AKAN DILAKUKAN PEMASANGAN CIMINO (AV SHUNT) DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG 2022.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Hubungan dukungan keluarga dengan tingat kecemasan pasien pre operasi AV Shunt pada penderita gagal ginjal kronik adalah respon emosional yang subjektif, cemas dialami setiap orang dalam menghadapi pembedahan Penelian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan yang akan dilakukan pemsangan cimino di RS Sentra Medika Cikarang. Jenis penlitian ini adalah diskritif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. penelitian ini bertempat di ruang perawatan rawat inap RS Sentra Medika Cikarang pada bulan Oktober 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Populasi pasa dalam penelitian ini adalah semua pasien yang dilakukan pemasangan cimino di ruang perawatan rawat inap RS sentra Medika Cikarangpada bulan oktober 2022 yang berjumlah 100 orang. sampel yang diambil sebanyak 50 orang. Peneliti ini menggunakan data sekunder yang di dapatkan dari rekam medis. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil peneliti ini menunjukan bahwa Dukungan Keluarga diperoleh hasil bahwa Dukungan Keluarga yang tidak mendukung sebanyak 22 (44%), variabel tingkat kecemasan pasien kategori Tidak ada Kecemasan sebanyak 1 (2%), kecemasan ringan 1 (2%), Keecemasan Sedang 14 (28), Kecemasan Berat 34 (68%) dan Panik 0 (0%). hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien yang akan dilakukan pemasangan cimino dapat di katagori dukungan keluraga yang tidak mendukung dengan kecemasan berat sebanyak 19 responden (38% ). Hasil uji statistik dengan Chi- Square diperoleh nilai P=0,015 (P<0,05) didapat dari nilai Likelihood Ratio dengan kriteria tabel lebih dari 2x2 dan nilai expected count <5 lebih dari 20%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien yang akan dilakukan pemasangan cimino. Peneliti ini diharapkan mamapu meningkatkan asukan keperawatan terutama dengan hubungan dukungan keluarga pada pasien yang akan dilakukan pemasangan cimino dengan tingkat kecemasan pasien, khusnya bagi petugas Kesehatan yang bertugas diruang bangsal keperawatan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Personal Hygiene Tentang Kebersihan Organ Reproduksi saat Menstruasi pada Remaja Putri kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Lisa jamilatul Lael Nim : 020319624 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMPN 2 CILAMAYA WETAN TAHUN 2023 ABSTRAK Pendidikan dini tentang personal hygiene reproduksi pada remaja putri yaitu langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi terutama pada saat menstruasi. Dukungan keluarga dapat ditimbulkan karena tingkat pendidikan orang tua yang rendah dan kurangnya pengetahuan remaja sering dikira bahwa kesehatan reproduksi merupakan suatu perbincangan paling tabu untuk diulas dengan mendalam. Perilaku personal hygiene yang sehat saat menstruasi adalah sikap yang mendukung terhadap perilaku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan prilaku personal hygiene tentang kebersihan organ reproduksi saat menstruasi pada remaja putri kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik, dengan rancangan penelitian desain crossmsectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 112 siswi SMP kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan, sampel yang digunakan sebanyak 88 siswi, menggunakan 10 pertanyaan di kuesioner pengetahuan, 10 pertanyaan di kuesioner dukungan keluarga, 10 pertanyaan di kuesioner prilaku yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan 52 responden (59,1%) memiliki pengetahuan kurang baik, 24 responden (27,3%) memiliki pengetahuan cukup baik, dan 12 responden (13,6%) memiliki pengetahuan baik. Sejumlah 55 responden (62,5%) memiliki dukungan keluarga yang buruk, dan 33 responden (37,5%) memiliki dukungan keluarga yang baik. Dan 45 responden (51,1%) memiliki perilaku yang buruk dan 43 responden (48,9%) memiliki perilaku yang baik. Uji bivariat pada pengetahuan dengan perilaku memiliki nilai P-value= 0,0040,05 maka dapat diartikan bahwa ditolak, dan pada dukungan keluarga dengan perilaku memiliki nilai P-value 0,0180,05 maka dapat diartikan bahwa ditolak. Kesimpulannya maka ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene tentang kebersihan organ reproduksi saat menstruasi pada remaja putri kelas VIII di SMPN 2 Cilamaya Wetan tahun 2023. Dan diharapkan siswi mampu menambah informasi tentang pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene.

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Menyusui Di Desa Sukarasa

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA xvi + 62 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Teknik menyusui yang benar adalah cara pemberian ASI pada bayi dengan perlekatan, posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya ibu Menyusui bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan uji analisis chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) memiliki pengetahuan kurang baik. Terdapat 44 responden (53,7%) memiliki usia beresiko. Terdapat 42 responden (51,2%) memiliki sikap baik. Terdapat 43 responden (52,4%) memiliki dukungan keluarga tidak mendukung. Nilai p-value menunjukan (α=0,05) yang artinya ada hubungan antara faktor pengetahuan, usia, sikap, dukungan keluarga dengan teknik menyusui yang benar. Kesimpulan : Adanya hubungan antara faktor pengaruh dengan teknik menyusui yang benar di Desa Sukarasa. Saran : Diharapkan pada penelitian ini responden dapat menambah pengetahuan tentang Teknik Menyusui yang benar. Diharapkan bagi peneliti selanjunya dapat mengembangkan faktor-faktor yang berhubungan dengan Teknik Menyusui yang benar. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Sikap, Teknik Menyusui Yang Benar, Usia. Daftar Pustaka : 1 buku dan 28 jurnal (2013-2023)

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN HARGA DIRI RENDAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KLINIK DWI CIPTA 1 CIBATU CIKARANG SELATAN KABUPATEN BEKASI TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu masalah di dalam ruang kesehatan secara global yang signifikan dan angka prevalensinya cenderung meningkat di dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2021, terdapat 1 dari 10 orang hidup dengan diabetes di seluruh dunia. pada tahun 2019 ada sekitar 10,6% penderita diabetes di Indonesia. Provinsi Jawa Barat di tahun 2019 s/d 2020 mengalami kenaikan 8,2% orang yang menderita penyakit Diabetes Melitus dan sebagian berasal dari Kabupaten Bekasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien diabetes mellitus di Klinik Dwi Cipta 1 Cibatu Cikarang Selatan Tahun 2022. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 55 orang responden pasien DM yang datang ke Klinik Dwi Cipta 1 periode November - Desember tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square . Hasil analisis bivariat ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien Diabetes Mellitus dengan nilai P-Value 0,046, yaitu nilai P-Value yang didapatkan P<α 0,05. Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien Diabetes Mellitus di Klinik Dwi Cipta 1 Cibatu Tahun 2022. Diharapkan bagi Klinik Dwi Cipta dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada keluarga pasien tentang pentingnya perawatan pasien dan pentingnya memberikan motivasi pada pasien Diabetes Melitus guna mengurangi resiko harga diri rendah pada pasien.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Distres Emosional Pada Penderita Diabetes Mellitus di RS.PMI Bogor

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pendahuluan: Diabetes Mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya, penyakit ini tidak hanya mengganggu fisiologis manusia, namun sering mengalami gangguan pada kondisi psikisnya . Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Distres Emosional pada Penderita Diabetes Mellitus di RS. PMI Bogor. Metode: metode ”cross-sectional” yaitu jenis variabel sebab (independen) maupun variabel akibat (dependen) diukur dalam waktu bersamaan dengan jumlah populasi 45 reponden dengan sampel 45 responden menggunakan total sampling. Hasil: Hasil dari pengujian perbandingan nilai antara dukungan sosial dengan distress emosional didapatkan nilai p-value 0,011, nilai tersebut dibawah 0,05 maka Ho ditolak. Hasil Spearman nilai signifikansi atau sig. (2-tailed) sebesar 0,011, karena nilai sig.(2-tailed) 0,011 , lebih kecil dari 0,05, maka artinya ada hubungan yang signifikan (berarti) antara dukungan sosial dengan distres emosional Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 38 orang responden (84,4%) yang mendapatkan dukungan sosial yang tinggi merasakan distress emosional yang rendah dan responden terbanyak pada penelitian ini adalah wanita 25 orang. Hasil Speraman menunjukkan berarti Ha diterima Ho ditolak yang artinya ada hubungan yang bermakna antara Dukungan Sosial Dengan Distres Emosional Pada Penderita Diabetes Mellitus Di RS.PMI Bogor dan angka koefisien korelasi sebesar -0,376, artinya, tingkat kekuatan hubungan (korelasi) dengan nilai rendah, bernilai negatif bersifat tidak searah, dengan demikian dapat diartikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diberikan maka tingkat distres emosional akan semakin rendah Bahan Bacaan: XXV (2010 - 2019) Kata Kunci : Dukungan sosial, Distres Emosional, Diabetes Mellitus Jumlah Kata: 239 Kata

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU MENYUSUI 0-6 BULAN DI DUSUN 2 DESA CIBATU KEC. CIKARANG SELATAN, KAB. BEKASI TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemberian ASI Ekslusif merupakan salah satu upaya untuk membantu tumbuh kembang anak terutama kesehatannya karena ASI memiliki zat gizi yang diperlukan bayi maupun antibody untuk kekebalan tubuhnya. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah 42 responden. Berdasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pengetahuan (P= 0, 004), pekerjaan (P=0, 041), paritas (P=0,016), dukungan keluarga (P=0,016), karena nilai P Value 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga pada pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 bulan. Dan bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pendidikan (P=0, 377), karena nilai P Value 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Pendidikan terhadap Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan nilai P Value 0,05 maka ada hubungan pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga dengan Pemberian ASI Ekslusif pada ibu menyusui 0-6 bulan di Dusun 2 Desa. Cibatu, Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi Tahun 2023.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Pukesmas Sukajaya 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi 24 September 2023 Putri Sarah 020319636 Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Sukajaya ABSTRAK Diabetes melitus (DM) atau diabetes merupakan penyakit kelainan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia (kadar glukosa yang tinggi dalam darah) karena kekurangan insulin, resistensi insulin atau keduanya. Dukungan keluarga adalah bantuan yang diberikan anggota keluarga yang meliputi dukungan penilaian, instrumental, informasional dan emosional. Kepatuhan minum adalah perilaku pasien sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh profesional kesehatan.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien DM. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross sectional.Populasi berjumlah 251 orang dan sampel sebanyak 154 orang . Hasil penelitian dukungan keluarga yang kurang baik memiliki kepatuhan minum obat tidak patuh sebanyak 65 ( 98.4%) dan yang patuh sebanyak 1 ( 1.6%).Sedangkan responden dengan dukungan yag baik memilii kepatuhan minum obat sebanyak 89 (96.7%) dan yang tidak patuh sebanyak 3 (3.3%). Dalam penelitian ini menggunakan uji chi-Square didapatkan hasil ada hubungan antara dukungan kelurga dengan kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukajaya,P value 138.072 > 0.000. Berdasarkan penelitian ini diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan promosi Kesehatan dan konseling,serta Pendidikan Kesehatan khususnya mengenai dukungan keluarga serta kepatuhan minum obat bagi penderitapenyakit diabetes melitus Kata Kunci : Dukungan Keluarga,Kepatuhan Minum Obat,Diabetes Melitus Tipe 2

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Cikarang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Oktober 2023 Nama : Imas Nim : 020319620 HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS CIKARANG viii + 51 Hal + 4 Tabel + 2 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) atau disebut kencing manis merupakan gangguan metabolik menahun akibat prankeas tidak memproduksi cukup insulin dalam tubuh, yang dimana diabetes suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Dukungan keluarga mengacu pada cara anggota keluarga bertindak, merasakan, dan menerima orang yang sakit. Dukungan dapat datang dari orang lain atau orang terdekat yang menderita (orang tua, anak, pasangan, atau anggota keluarga lainnya), dimana dukungan keluarga berupa pengetahuan, perilaku tertentu, atau hal-hal yang dapat membuat orang merasa dihargai, diperhatikan, dan dicintai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Hubungan antara Dukungan Keluarga Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Cikarang. Metodelogi: Metode jenis penelitian ini menggunakan desain pendekatan “cross sectional” Merupakan suatu penelitian yang mempelajarin kolerasi antara paparan atau faktor risiko (independent) dengan akibat atau efek (dependen), dengan Pengumpulan data dilakukan secara bersamaan. Hasil : Hasil Dukungan Keluarga pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II yang baik sebanyak 27 responden dengan presentase (31.8%) dan tidak baik sebanyak 58 responden dengan presentase (68.2%) responden. Kadar Gula Darah menggunakan GDS di Puskesmas Cikarang bahwa pasien yang gula darahnya normal sebanyak 17 responden dengan presentase (20.0%), pasien yang Kadar Gula Darah nya masuk dalam kategori kurang normal (prediabetes) sebanyak 32 responden dengan presentase (37.6%) dan pasien yang Kadar Gula Darah tidak normal (Diabetes) sebanyak 36 responden dengan presentase (42.4%) responden. Kesimpulan: Ada Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Cikarang, dengan nilai p-vlue 0,019 (p0,05), maka dapat diartikan bahwa Ha ditolak yang berarti terdapat adanya hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah. Daftar Pustaka: 25 Jurnal (2018-2022) MEDIKA SUHERMAN UNIVERSITY

21 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

“Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertiroid di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jakarta, Maret 2023 Fitrianingsih Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertiroid di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023 VII BAB + 61 Halaman, 11 Tabel, 2 Skema, 6 Lampiran ABSTRAK Hipertiroid atau hipertiroid primer adalah kadar hormon tiroid yang tinggi ditandai dengan penyerapan iodium yang normal atau tinggi. Penggunaan obat yang tidak tepat, tidak efektif, tidak aman dan tidak ekonomis telah menjadi masalah tersendiri dalam pelayanan kesehatan. Kepatuhan penggunaan obat telah terbukti meningkatkan ketercapaian target dan menurunkan biaya medis secara keseluruhan. Tingkat pengetahuan, dukungan keluarga merupakan salah satu faktor dari kepatuhan minum obat pasien. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertiorid di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi 120 responden dan jumlah sampel 40 responden. Hasil Penelitian distribusi frekuensi karakteristik responden sebagian besar yaitu Usia 20 – 40 tahun yaitu sebanyak 22 orang (55.0%), Akademi/Perguruan Tinggi 18 orang (45%), responden yang bekerja yaitu sebanyak 24 orang (60%), responden dengan tingkat pengetahuan kurang 28 orang(70%),dukungan keluarga 30 orang (75%) serta di temui sebanyak 35 orang (87.5%) responen yang tidak patuh minum obat.Dapat disimpulkan dari penelitian ini ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertiorid di RS Harapan Bumda Jakarta Tahun 2023. Hasil uji statistik diperoleh nilai P Value 0.001 (P Value < 0.05) dengan OR: 0,58 untuk tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat dan P Value 0.000 dengan OR: 0,5 untuk dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat.Dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan sangat mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat seseorang.Disarankan untuk pasien dan keluarga untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga guna tercapainya kepatuhan minum obat dalam memaksimalkan pengobatan terapi pada pasien penderita hipertiroid.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil, Keterpaparan Sumber Informasi dan Dukungan Suami dengan Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus Gestasional di RS Sentra Medika Cikarang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Mazin Lilianing Bati NIM : 221070076 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL, KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI RS SENTRA MEDIKA CIKARANG xvii + 70 Halaman + 9 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus gestasional adalah salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi serta sangat berbahaya karena mengakibatkan komplikasi yang serius pada saat persalinan. Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes mellitus gestasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 94 responden. Uji analisis bivariat menggunakan chi-square untuk menganalisa adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Hasil analisis bivariat untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,035 OR 2,825 CI 95% (1,161-6,871), keterpaparan sumber informasi dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,036 OR 1,376 CI 95% (1,163-1,872) dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,002 OR 4,125 CI 95% (1,744-9,754). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penngetahuan ibu hamil keterpapan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Bahan Bacaan : 36 Jurnal, 13 Buku (2016-2022). Kata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami. Suherman Medical University (UMS) BACHELOR OF NURSING STUDY PROGRAM AND NERS PROFESSIONAL EDUCATION Under Graduate Thesis, March 2023 Name : Mazin Lilianing Bati ID : 221070076 THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN KNOWLEDGE LEVELS, EXPOSURE TO INFORMATION SOURCES AND HUSBAND’S SUPPORT WITH PREVENTION BEHAVIOR OF GESTATIONAL DIABETES MELLITUS AT SENTRA MEDIKA CIKARANG HOSPITAL xvii + 70 Pages + 9 Tables + 11 Attachments ABSTRACT Gestational diabetes mellitus is one of the main causes of maternal and infant mortality and is very dangerous because it causes serious complications during labor. Pregnant women must have a good level of knowledge, exposed to sources of information and have the support of their husbands so that they will behave well in preventing gestational diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnant women knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestasional diabetes mellitus prevention behaviour at Sentra Medika Cikarang Hospital in 2023. The design of this study was quantitative analysis with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total of 94 respondents. Bivariate analysis test using chi-square to analyze the relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. The results of bivariate analysis for the relationship between knowledge levels with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.035 OR 2.825 CI 95% (1,161-6,871), exposure to information sources with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.036 OR 1.376 CI 95% (1,163-1,872) and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.002 OR 4.125 CI 95% (1,744-9,754). The conclusion of this study there is a relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. Reading Materials: 36 Journals, 13 Books (2016-2022). Keywords: Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Wilayah Puskesmas Purwakarta

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI ILMU SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Juli 2021 Nama : MUSLIMIN NIM : 020319724 HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI WILAYAH PUSKESMAS PURWAKARTA KABUPATEN PURWAKARTA vii + 74 halaman + 12 tabel + lampiran ABSTRAK Provinsi Jawa Barat menempati urutan tertinggi ke dua di Indonesia dengan angka 39,60 %. Kabupaten Purwakarta menempati urutan tertinggi ke lima di Provinsi Jawa Barat dengan angka 36,79 % (Riskesdas, 2018). Pengendalian hipertensi bertujuan untuk mencegah dan menurunkan probabilitas kesakitan, komplikasi, dan kematian. Kurangnya kepatuhan kepada obat antihippertensi adalah alasan utama untuk kontrol hipertensi yang buruk (Al-ramahi, 2014). Dukungan keluarga berpengaruh positif dalam mengontrol penyakit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Purwakarta pada bulan Januari 2021 sejumlah 214 responden. Jumlah sampel yang didapatkan dari hasil perhitungan adalah 70 pasien. Mengukur kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi, pada sejumlah penelitian menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil penelitian membuktikan terdapat hubungan antara dukungan emosional, penghargaan dan harga diri (p value = 0,001), dukungan instrumental (p value = 0,004), dukungan informasi (p value = 0,001) dengan kepatuhan minum obat. Dukungan keluarga yang adekuat terbukti berhubungan dengan menurunnya mortalitas terutama dalam perbaikan dalam tekanan darah.

79 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI ARV PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KLINIK VCT RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA TAHUN 2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS INSTITUT MEDIKA DRG SUHERMAN SKRIPSI APRIL 2021 MUHAMMAD KADAR 020319723 HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI ARV DI KLINIK VCT RSUD BAYU ASIH TAHUN 2021 xvii +VII Bab + 84 Halaman + 1 Grafik + 6 Bagan + 15 Tabel + 10 Lampiran ABSTRAK Penyakit HIV masih dianggap sebagai penyakit yang tidak ada obatnya dan juga dampaknya yang sangat mematikan. Mengingat jumlah kasus yang semakin bertambah setiap tahun. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS. Di Indonesia, Jawa Barat masuk kedalam 5 provinsi dengan kasus HIV terbanyak. Penemuan kasus baru HIV di Kabupaten Purwakarta selama 5 tahun terakhir mengalami trend peningkatan pada tahun tahun 2020 menjadi kasus baru 198 orang (41,91%). Melihat dari data Rekam Medis RSUD Bayu Asih (2019) jumlah penderita on ARV di Klinik VCT tahun 2019 berjumlah 227 orang sedangkan pada tahun 2020 meningkat menjadi 287 (20,90%) orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi ARV. Metode penelitian secara kuantitaf dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah rata-rata jumlah pasien HIV yang telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan viral load yang mendapatkan pelayanan kesehatan di klinik VCT RSUD Bayu Asih dari bulan Januari sampai Desember 2020 sebanyak 60 orang penderita HIV/AIDS dengan sampel berjumlah 52 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan non probability sampling. Lokasi penelitian di klinik VCT RSUD Bayu Asih yang dilakukan pada bulan Maret sampai April 2021. Pengolahan hasil penelitian menggunakan analisis data dengan chi square. Sebagian besar dari 52 responden yang mendapatkan kepatuhan 71,2%, dukungan keluarga 63,7%, ODHA yang telah berhasil melakukan terapi ARV 76,9%, responden yang tidak berhasil dalam terapi ARV 23,1%. Hasil penelitian diketahui ada hubungan kepatuhan dengan keberhasilan terapi ARV (p-value 0,000). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keberhasilan terapi ARV (p-value 0,012). Terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi ARV. Disarankan bagi rumah sakit agar membuat startegi perencanaan untuk menangani masalah pasien yang gagal terapi ARV, dan bagi masyarakat khususnya keluarga dengan penderita HIV/AIDS dapat memberikan dukungan secara penuh baik fisiologis maupun psikologis selama menjalani terapi ARV. Kata kunci : keberhasilan terapi arv, dukungan keluarga, kepatuhan Daftar pustaka : 43 (2010-2020)

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Budaya Pantang Makan pada Ibu Nifas di Desa Sukabakti Kecamatan Tambelang Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Praktik budaya pantang makan pada ibu nifas masih sangat prevalent di Indonesia akibat kepercayaan tradisional, yang berisiko menghambat pemulihan luka perineum dan menurunkan kualitas ASI secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik tersebut di Desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,003; OR=16,000), dukungan keluarga (p=0,010; OR=0,091), dan peran paraji (p=0,028; OR=0,132) dengan praktik pantang makan. Pengetahuan merupakan faktor risiko paling dominan, di mana ibu dengan pengetahuan kurang baik berpeluang 16 kali lebih besar melakukan pantang makan. Sebaliknya, dukungan keluarga dan peran paraji yang positif bertindak sebagai faktor protektif. Namun, variabel akses informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,067). Disimpulkan bahwa faktor sosial-budaya sangat memengaruhi praktik ini. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan meningkatkan edukasi gizi yang secara aktif melibatkan keluarga dan paraji untuk mengubah norma sosial serta mencegah risiko stunting pada bayi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail