Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

37 hasil
Subjek: PUS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepuasan pasien adalah suatu perasaan pasien yang muncul akibat kinerja pelayanan kesehatan yang didapatkan setelah pasien membandingkan yang dirasakannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi dilihat dari parameter pengukurannya yaitu Berwujud, kehandalan, daya tanggap, kepastian, kepedulian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental dengan perancangan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Pengambilan sampel penelitian tersebut dengan cara mempergunakan metode Purposive Sampling. Populasi pada penelitian ini ialah semua pasien dan keluarga pasien yang berkunjung ke Puskesmas Tambun dan mendapatkan resep dokter serta menebus obat di Instalasi Farmasi Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi yang telah berkunjung paling sedikit satu kali dengan sampel 95. Hasil penelitian tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi dilihat dari parameter pengukuran berdasarkan dimensi yaitu tangible sebesar 72.57%, reliability sebesar 67.57%, responsiveness sebesar 68.22%, assurance sebesar 70.68%, dan emphaty sebesar 66.17%.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN DALAM MENERAPKAN 5 PILAR PADA PASIEN DM

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Maret 2023 Faozah Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan BundaTahun 2023 VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023. Metode penelitian deskriptif statistik jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 204 responden dan sampel 67 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Hasil penelitian usia 56th – 65th, jenis kelamin perempuan, pendidikan SMA, dukungan keluarga tidak mendukung, motivasi tinggi, dan penerapan 5 pilar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penerapan 5 pilar pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,026, dan Ada Hubungan Motivasi dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,000. Kesimpulan Dukungan Keluarga dan Motivasi sangat mempengaruhi penerapan 5 pilar pasien DM. Disarankan pasien sering kontrol dan menjaga pola hidupnya.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus dengan Kepatuhan Pemeriksaan Gula Darah pada Pasien di Rumah Sakit Harapan Bunda

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus adalah penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi atau diatas nilai normal. Kurang patuhnya pasien terhadap diet diabetes mellitus, kurang paham waktu untuk seharusnya kontrol, dan pemeriksaan gula darah, gaya hidup dan dukungan keluarga masih sangat kurang. Setelah dilakukan observasi pada pasien rawat jalan dengan Diabetes Melitus didapatkan pengetahuan pasien yang tahu 20% dan yang tidak tahu 80%. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan tentang gula darah dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah di RS Harapan Bunda Jakarta. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time approanch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik mayoritas usia mayoritas 56th – 65th 28 responden (35,9%), jenis kelamin perempuan 45 responden (57,7%), pendidikan SMA 60 responden (76,9%), suku jawa 31 responden (39,7%). Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang gula darah dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah di Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta tahun 2023 P Value 0,04 0,05. Disarankan bagi pasien terutama penderita diabetes mellitus untuk meningkatkan tingkat pengetahuan agar rutin dalam kontrol gula darah di Rumah Sakit serta Disarankan penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian dan bisa memberikan gambaran dalam sebuah penelitian dengan tehnik yang berbeda.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi di Puskesmas Cipayung Kota Depok Periode Juni-November Tahun 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang Secara garis besar hipertensi merupakan masalah kesehatan universal di seluruh dunia dan merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi, serta belum terkendali secara optimal di seluruh dunia. Hipertensi adalah suatu keadaan tubuh seseorang mengalami tekanan darah (TD) meningkat di atas normal 140/90 mmHg. Tujuan penelitian mengetahui gambaran karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin, usia, penyakit penyerta, kategori tekanan darah dan penggunaan obat antihipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasional dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang di ambil dari Puskesmas Cipayung Kota Depok Tahun 2022. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif yaitu diambil dari rekam medis pasien dalam periode bulan Juni – November tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik berdasarkan jenis kelamin yang tertinggi perempuan sebanyak 79 (79,80%), karakteristik berdasarkan usia yang tertinggi usia 40 – 59 tahun sebanyak 51 (51,51%), penyakit penyerta hipertensi sebanyak 71 (71,72%), tekanan darah pasien meliputi tekanan darah awal dan akhir. Tekanan darah yang tertinggi yaitu hipertensi stage 1 sebanyak 52 (55,91%), penggunaan obat hipertensi yang sering digunakan adalah amolidipin sebanyak 91 obat (91,92%). Kesimpulan berdasarkan hasil gambaran penggunaan obat antihipertensi bahwa obat amlodipin yang paling banyak digunakan sebanyak 89 (91,75%).

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Ulkus Diabetik dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Mei 2023 Lilik Ambarwati Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus Di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023 ABSTRAK Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit yang serius dan komplek berdampak pada hampir seluruh organ vital didalam tubuh. Interaksi sosial adalah suatu hubungan antaraindividu atau lebih, dimana kelakuannya individu yang satumempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuanindividu yang lain atau sebaliknya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda. Metode Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time approanch). Populasi dalam penelitian sebanyak 52 responden dengan menggunakan tehnik total sampling sebanyak 52 responden. Hasil penelitian data distribusi frekuensi tentang karakteristik responden didapatkan mayoritas usia 46 Th - 55 Th 21 responden (40,4%), jenis kelamin perempuan 28 responden (53,8%), pendidikan SMA 42 responden (80%) dan pekerjaan pasien bekerja 38 responden (73,1%). Didapatkan hasil dari hubungan ulkus diabetik dengan interaksi sosial penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dengan nilai P- Value 0,04 < 0,05. Kesimpulan didapatkan ada hubungan bermakna antara ulkus diabetik dengan interaksi sosial penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dan disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian sejenis dengan tehnik yang berbeda disertai penambahan variabel penelitian.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET PADA PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KARANG BAHAGIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di negara maju maupun berkembang Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia merupakan negara ke tiga penderita hipertensi setelah india. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan skor pada pasien hipertensi sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Metode : Penelitian ini bersifat observasional menggunakan metode pretest dan posttest bersifat prospektif kepada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023. Hasil : Hasil uji validitas pretest pengetahuan dinyatakan valid karena rHitung lebih besar dari rTabel (0,463) dengan taraf signifikan <0,05. Hasil uji releabilitas didapatkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,698 maka pretest dinyatakan reliabel. Karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan usia yang paling banyak yaitu usia 36-64 tahun sebanyak 52 pasien (71%), berdasarkan jenis kelamin paling banyak yaitu perenpuan berjumlah 57 pasien (79%), dan hasil posttest terdapat peningkatan skor atau nilai dengan frekuensi 64. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian edukasi menggunakan leaflet pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023, dan didapat hasil pretest dan posttest terdapat perubahan skor sebanyak 64 (88%) dan tidak terdapat peningkatan skor 9 (12%) dan tidak ada penurunan skor pada hasil posttest.

51 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Medis Operasi Wanita (MOW) Pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi Tahun 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam program KB, salah satu masalah yang diahadapi saat ini adalah masih rendahnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu kontrasepsi Metode Operatif Wanita (MOW). MOW Merupakan salah satu metode kontrasepsi secara operasi yaitu dengan teknik pembedahan untuk mencegah kehamilan. Waktu yang tepat untuk melakukan kontrasepsi MOW yaitu ketika pasangan usia subur sudah tidak menginginkan anak kembali. Jumlah akseptor KB MOW di Puskesmas Sukaindah sebanyak 0.8%. Jumlah ini belum memenuhi target yang ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi Medis Operasi Wanita (MOW) pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmaas Sukaindah, Kabupaten Bekasi tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 122 PUS melakukan KB di Puskesmas Sukaindah periode bulan Januari-April 2022. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin didapat 93 sampel dengan teknik non Probability sampling yaitu Accidental samplin. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi MOW pada PUS di Puskesmas Sukaindah, Bekasi Tahun 2022 adalah umur (p=0.001), paritas (p=0.015), pendidikan (p=0.031), pengetahuan (p=0.004), dan dukungan suami (p=0.015). Dari 5 Variabel yang di teliti (Umur, Paritas, Pendidikan, Pengetahuan, dan Dukungan suami) hasilnya semua berhubungan dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi Medis Operasi Wanita pada PUS di Puskesmas Sukaindah, Bekasi. Saran dengan adanya penelitian ini diharapkan WUS/PUS mendapatkan informasi tentang MOW dan dapat meningkatkan minat PUS terhadap penggunaan MOW kuhusnya di wilayah Puskesmas Sukaindah

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh tekhnik Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus DM Type 2 di Rs Harapan Bunda

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Mei 2023 May Susanti Pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Ulkus diabetikum adalah ulkus di bawah pergelangan kaki karena berkurangnya sirkulasi kapiler atau arteri,neuropati dan kelainan bentuk kaki ( Robberstad et al.,2017) . Relaksasi genggam jari adalah cara yang mudah untuk mengelola emosi dan kecerdasan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Ganggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus Diabetes Melitus 2 di RS Harapan Bunda Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian desain pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Desain ini melibatkan satu kelompok yang diberi pre-test (O), diberi treatment (X) dan diberi post-test. Keberhasilan treatment ditentukan dengan membandingkan nilai pre-test dan nilai post-testdimana populasinya adalah penderita DM type 2 dengan post op debridemen dengan menggunakan sistem total sampling dimana minimal jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 orang saat pre dan post test. Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden usia 46 tahun – 55 tahun didapatkan 22 responden (73,3%), jenis kelamin perempuan 17 responden (56,7%), pendidikan SMA 22 responden (73,3%). Hasil skala nyeri sebelum dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas berat 22 responden (73,3%). Diketahui skala nyeri setelah dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas nyeri sedang 18 responden (60%). Kesimpulan ada pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta P-Value 0,000 >0,05. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian sejenis dengan tehnik penelitian yang berbeda disertai penambahan variabel penelitian.

25 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG POLI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes Mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat defisiensi produksi insulin dan kerja insulin. Ambarwati, W.N., Organisasi Kesehatan Dunia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara motivasi dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di ruang poli klinik penyakit dalam RS sentra medika cikarang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 101 pasien dengan jumlah sampel 83 pasien. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Sebagian besar 65 orang (78,3%) memiliki motivasi yang baik sedangkan sebagian kecil 18 orang (21,7%) yang memiliki motivasi kurang baik.Dalam pengendalian kadar gula darah pasien diabetes mellitus didapatkan hasil untuk pasien yang memiliki potensi yang baik dalam mengendalikan kadar gula darah yaitu 83,1% dan untuk pasien yang kurang baik dalam hal mengendalikan kadar gula darah yaitu 16,9%. Berdasarkan analisa data yang didapatkan hasil uji chi square menunjukan ρ-value 0,024 (0.05) yang berarti Ada hubungan motivasi dengan pengendalian kadar gula darah saling berkaitan dengan nilai OR 3.927

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN SAYUR DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA TELAJUNG TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Khusnul Fadila Nim : 020319623 PENGARUH PEMBERIAN SAYUR DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA TELAJUNG TAHUN 2023 x + 48 Hal + 4 Tabel + 4 Gambar + 10 Lampiran ABSTRAK Pemberian ASI secara normal sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental serta kecerdasan pada bayi. Masalah kurangnya ASI pada ibu menyusui yaitu kurangnya ibu dalam mengkonsumsi makanan yang sehat dan tinggi kalori menjadi salah satu penyebab produksi ASI yang kurang dan tidak lancar. Upaya peningkatan produksi ASI dapat dilakukan secara farmakologi dan nonfarmakologi, Pada penelitian ini dilakukan upaya nonfarmakologi yaitu dengan sayur daun katuk yang didalamnya mengandung alkaloid dan sterol yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur daun katuk terhadap produksi ASI ibu menyusui di Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre experimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-5 bulan di Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan rumus minimal sampel size (Lemeshow, 1997) dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T-Test didapatkan ada pengaruh sayur daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu menyusui dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh pemberian sayur daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI ibu menyusui di Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Diharapkan hasil pemaparan dalam artikel yang ditemukan dapat memotivasi ibu menyusui untuk mencoba mengkonsumsi daun katuk sebagai asupan tambahan untuk meningkatkan produksi ASI. Kata Kunci: Sayur Daun Katuk, Produksi ASI Daftar Pustaka: 7 buku dan 10 Jurnal (2010-2019)

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Teknik Menyusui Yang Benar pada Ibu Menyusui

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Trismayani Masnan NIM : (020319645) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA TAHUN 2023 xv + 49 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu menjadi lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal sehingga dapat mempengaruhi produksi ASI dan selanjutnya bayi tidak mau menyusu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, peneliti menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 82 responden, teknik sampling menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) yang memiliki pengetahuan kurang baik, sedangkan terdapat 29 responden (35,4%) yang memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui yang benar. Variabel usia terdapat 44 responden (53,7%) yang merupakan kategori usia beresiko, dan terdapat 38 responden (46,3%) yang kategori usia tidak beresiko. Variabel sikap dari 82 responden terdapat 40 responden (48,8%) yang kategori sikap kurang baik, dan terdapat 42 responden (51,2%) yang merupakan kategori sikap baik. Variabel dukungan kelurga terdapat 43 responden (52,4%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori tidak mendukung, sedangkan terdapat 39 responden (47,6%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori mendukung. Hasil uji chi-square pada variabel pengetahuan menunjukan bahwa nilai P-value 0,002 ( α = 0,05) dengan Odd Ratio (OR) dengan Odd Ratio (OR) = 5.402. Variabel usia menunjukan nilai P-value 0,039 ( α = 0,05), dengan (OR) = 2.851. Variabel sikap menunjukan nilai P-value 0,014 ( α = 0,05), dengan (OR) = 0.291. Variabel dukungan keluarga menunjukan nilai P-value 0,023 ( α = 0,05), dengan (OR) = 3.125. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa dari semua variabel yang diteliti ditemukan adanya pengaruh terhadap teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Profil Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Uptd Puskesmas Tapos Periode Juni-November Tahun 2022.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi mencapai 34,1%, meningkat dari hanya 26,5%, pada tahun 2013. Di Jawa Barat, prevalensi hipertensi lebih tinggi dari rerata nasional, yaitu 39,6%, pada tahun 2018. Kota Depok prevalensinya 21,74%. Hipertensi seringkali disebut “silent killer” karena tidak adanya gejala. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi di UPTD Puskesmas Tapos periode Juni–November Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif yang bersifat Retrospektif, populasi yang digunakan pada penelitian ini semua resep yang masuk di UPTD Puskesmas Tapos periode Juni – November Tahun 2022. Hasil penelitian persentase peresepan penggunaan obat hipertensi yaitu perempuan sebanyak (64,21%) dari 95 pasien dan pada kelompok usia 45-65 tahun sebanyak (69,47%) dari 95 pasien. Zat aktif yang lebih banyak diresepkan adalah amlodipin sebanyak (51,58%) dari 95 resep. Golongan antihipertensi terbanyak yaitu golongan antagonis kalsium sebanyak (71,42%) dari 95 resep dan berdasarkan kombinasi obat yang paling banyak yaitu amlodipin+hidroklortiazid sebanyak (73,33% ) dari 95 resep.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Marmet Terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Nifas di Puskesmas Sukatenang Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Produksi ASI yang tidak optimal merupakan salah satu kendala dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu nifas. Teknik Marmet merupakan metode nonfarmakologis berupa kombinasi pijatan dan pemerahan payudara secara manual yang dapat membantu merangsang pengeluaran ASI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh teknik Marmet terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Sukatenang Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah pemberian teknik Marmet. Intervensi dilakukan dua kali sehari selama tiga hari dengan durasi 15 menit. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebanyak 24 responden (80,0%) memiliki produksi ASI tidak lancar dan 6 responden (20,0%) lancar. Setelah intervensi, 27 responden (90,0%) memiliki produksi ASI lancar dan 3 responden (10,0%) tidak lancar. Rata-rata produksi ASI meningkat dari 18,67 ± 5,026 mL menjadi 42,50 ± 7,873 mL. Hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan seluruh responden mengalami peningkatan produksi ASI dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Teknik Marmet berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Sukatenang Tahun 2026 dan dapat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis dalam asuhan kebidanan untuk mendukung optimalisasi produksi ASI.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, dan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien menjadi salah satu faktor penentu utamanya di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas. Meskipun standar pelayanan kefarmasian telah diatur melalui regulasi pemerintah, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan informasi obat hingga waktu tunggu pelayanan, sehingga evaluasi terhadap hubungan antara kualitas pelayanan kefarmasian dan kepuasan pasien menjadi penting, khususnya di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi yang belum pernah diteliti sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan kefarmasian, tingkat kepuasan pasien, serta hubungan keduanya berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, guna menjawab pertanyaan apakah kualitas pelayanan kefarmasian berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien di puskesmas tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan teknik accidental sampling terhadap 254 responden yang memenuhi kriteria inklusi, data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kefarmasian dan tingkat kepuasan pasien secara umum berada pada kategori baik dan puas. Uji bivariat mengungkapkan hubungan yang signifikan antara pelayanan kefarmasian secara keseluruhan dengan kepuasan pasien (p=0,004), serta pada seluruh dimensi SERVQUAL yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy (masing-masing p=0,000), yang memperkuat pemahaman bahwa kelima dimensi tersebut secara konsisten berkontribusi terhadap kepuasan pasien pada layanan kefarmasian di puskesmas. Dengan demikian, peningkatan mutu pelayanan kefarmasian perlu dilakukan secara berkelanjutan pada seluruh dimensi tersebut untuk mempertahankan kepuasan pasien, dan penelitian selanjutnya disarankan menjangkau fasilitas kesehatan yang lebih beragam serta mempertimbangkan faktor lain yang turut memengaruhi kepuasan pasien

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN oleh Pasien Rawat Jalan Peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu bentuk digitalisasi pelayanan kesehatan yang dapat mempermudah peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN oleh pasien rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel independen meliputi ekspektasi kinerja (Performance Expectancy), ekspektasi usaha (Effort Expectancy), pengaruh sosial (Social Influence), dan kondisi yang memfasilitasi (Facilitating Conditions), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62 responden (63.9%) memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dan 35 responden (36.1%) tidak memanfaatkan. Terdapat hubungan yang signifikan antara ekspektasi kinerja (p < 0.001), ekspektasi usaha (p < 0.001), pengaruh sosial (p=0.007), dan kondisi yang memfasilitasi (p < 0.001) dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel yang diteliti berhubungan signifikan dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN pada pasien rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kepatuhan Terhadap Terapi Antihipertensi Dengan Risiko Kardiovaskular Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Telaga Murni - Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang prevalensinya terus meningkat. Kepatuhan terhadap terapi antihipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan terapi antihipertensi dengan risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 85 pasien hipertensi di Puskesmas Telaga Murni. Instrumen yang digunakan yaitu MARS-5 dan MPR untuk menilai kepatuhan, serta ASCVD Risk Estimator untuk menilai risiko kardiovaskular. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden memiliki kepatuhan baik (MARS-5: 91,8%; MPR: 75,3%) dan risiko ASCVD rendah (52,9%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan MPR dan risiko ASCVD (p=0,049), sedangkan kepatuhan MARS-5 juga menunjukkan nilai p=0,041. Namun, pada kedua pengukuran tidak ditemukan pola hubungan linier antara tingkat kepatuhan dan kategori risiko ASCVD. Kesimpulan: Kepatuhan pasien terhadap terapi antihipertensi belum terbukti berhubungan secara signifikan dengan risiko kardiovaskular. Diperlukan edukasi dan pemantauan berkala untuk menurunkan risiko secara menyeluruh.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Sirnajaya

2025•Koleksi Perpustakaan

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas, di mana rendahnya kinerja dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat dan pencapaian program kesehatan. Namun, di Puskesmas Sirnajaya masih ditemukan beberapa masalah seperti keterbatasan jumlah pegawai, kedisiplinan yang belum optimal, serta beban kerja yang tidak seimbang, sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di Puskesmas Sirnajaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 41 responden (PNS dan PTT) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert dan data dianalisis dengan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pegawai memiliki kinerja baik (75,6%), sikap positif (70,7%), motivasi tinggi (80,5%), serta kepemimpinan mendukung (82,9%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap (p=0,047), motivasi (p=0,047), dan kepemimpinan (p=0,031) dengan kinerja pegawai, sedangkan kemampuan (p=0,059) tidak berhubungan secara signifikan. Disimpulkan bahwa kinerja pegawai lebih banyak berhubungan dengan faktor sikap, motivasi, dan kepemimpinan, sehingga diperlukan pembinaan berkelanjutan, kepemimpinan partisipatif, serta evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor yang Memengaruhi Optimalisasi Peran Kader Dalam Penanganan Balita Berat Badan Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Wanasari Cibitung Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Balita dengan berat badan kurang (underweight) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data Puskesmas Wanasari tahun 2024 terdapat 321 balita (6,1%) mengalami berat badan kurang, angka ini termasuk tertinggi ke-3 di Kabupaten Bekasi. Kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat berperan penting dalam upaya deteksi dini, edukasi gizi, dan pemantauan tumbuh kembang anak. Optimalisasi peran kader dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi peran kader posyandu dalam penanganan balita dengan berat badan kurang di wilayah kerja Puskesmas Wanasari Cibitung tahun 2025.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 206 kader posyandu, dengan sampel 127 responden yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Variabel independen meliputi pendidikan, pengetahuan, motivasi, sikap, dan dukungan petugas kesehatan, sedangkan variabel dependen adalah peran kader. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel sikap (p = 0,023; OR = 2,789) dan dukungan petugas kesehatan (p = 0,027; OR = 0,371) berhubungan signifikan dengan peran kader. Sedangkan variabel pendidikan (p = 0,530), pengetahuan (p = 0,633), dan motivasi (p = 0,041; OR = 0,479) menunjukkan hasil yang tidak sejalan dengan teori namun tetap signifikan secara statistik pada motivasi. Kesimpulan: Optimalisasi peran kader dalam penanganan balita berat badan kurang dipengaruhi oleh faktor sikap dan dukungan petugas kesehatan, sementara pendidikan, pengetahuan, dan motivasi tidak berhubungan secara signifikan atau menunjukkan arah yang berlawanan dengan teori. Upaya peningkatan peran kader perlu difokuskan pada pembentukan sikap positif, pemberian dukungan yang tepat, serta pelatihan berkelanjutan agar kader lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalankan tugasnya.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita di Puskesmas Pilar Cikarang Utara

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Bagi negara miskin seperti Indonesia, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menempati peringkat tinggi di antara penyebab utama penyakit dan kematian pada anak-anak. Variabel lingkungan kritis yang memengaruhi kejadian ISPA meliputi ventilasi rumah, kepadatan hunian, dan paparan asap rokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji variabel-variabel ini karena berkaitan dengan ISPA pada anak-anak yang datang ke Puskesmas Pilar Cikarang untuk balita. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional, melibatkan 30 balita yang berobat di Puskesmas Pilar Cikarang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan kuesioner yang telah divalidasi. Analisis statistik deskriptif dan uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil: Mayoritas balita yang diteliti berada dalam kelompok usia 0-12 bulan (63,3%) yang menunjukkan kerentanan lebih tinggi terhadap ISPA. Tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam kejadian ISPA berdasarkan jenis kelamin (p > 0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara kepadatan hunian (p < 0,05) dan paparan asap rokok (p < 0,05) dengan kejadian ISPA. Ventilasi rumah tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan ISPA (p > 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa kepadatan hunian dan paparan asap rokok merupakan faktor risiko signifikan untuk kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Pilar Cikarang. Intervensi kesehatan masyarakat yang fokus pada perbaikan kondisi lingkungan rumah disarankan untuk menurunkan kejadian ISPA pada populasi ini.

21 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Penggunaan Obat Antituberkulosis (OAT) Pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Cipayung Kota Depok Tahun 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Penyakit ini menyebar ketika penderita tuberkulosis paru mengeluarkan droplet yang mengandung bakteri ke udara, seperti saat batuk. Infeksi dapat terjadi jika droplet tersebut terhirup ke dalam saluran pernafasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan obat antituberkulosis (OAT), menggambarkan kesesuaian penggunaan OAT berdasarkan Pedoman Penanggulangan Nasional Tuberkulosis tahun 2016 dari Kementrian Kesehatan RI, dan uji hubungan antara hasil pengobatan dengan umur, jenis kelamin, lama pengobatan, dan banyaknya penyakit kronik. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan data secara retrospektif yang dapat dilihat dari data rekam medis pasien pada periode Januari-Desember 2022 di Puskesmas Cipayung Kota Depok. Hasil penelitian berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa jumlah penderita laki-laki lebih banyak dari pada perempuan yaitu laki-laki sebesar 53,2% dan perempuan 46,8%. Berdasarkan usia, jumlah terbanyak berada pada rentang usia 21-59 tahun yaitu sebesar 74,0%. Berdasarkan lama pengobatan menunjukkan bahwa pasien terbanyak yang menjalani pengobatan tepat 6 bulan yaitu sebesar 94,8%. Berdasarkan pemberian jenis KDT (Kombinasi Dosis Tetap) yaitu sebesar 100%. Berdasarkan kesesuaian penggunaan obat yaitu kesesuaian dosis, indikasi, dan pemilihan kombinasi OAT telah memenuhi standar pedoman penanggulangan TB. Kesimpulan berdasarkan analisis hubungan antara usia, lama pengobatan, jenis kelamin, dan penyakit penyerta kronik terhadap hasil pengobatan pasien diperoleh hasil bahwa usia dan lama pengobatan memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil pengobatan pasien. Sedangkan jenis kelamin dan penyakit penyerta kronik tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil pengobatan pasien.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail