BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu bentuk digitalisasi pelayanan kesehatan yang dapat mempermudah peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN oleh pasien rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel independen meliputi ekspektasi kinerja (Performance Expectancy), ekspektasi usaha (Effort Expectancy), pengaruh sosial (Social Influence), dan kondisi yang memfasilitasi (Facilitating Conditions), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62 responden (63.9%) memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dan 35 responden (36.1%) tidak memanfaatkan. Terdapat hubungan yang signifikan antara ekspektasi kinerja (p < 0.001), ekspektasi usaha (p < 0.001), pengaruh sosial (p=0.007), dan kondisi yang memfasilitasi (p < 0.001) dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel yang diteliti berhubungan signifikan dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN pada pasien rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Menurut WHO Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu sebanyak 303.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup. Secara global, 2,3 juta anak meninggal dalam 20 hari pertama kehidupannya pada tahun 2022. Terdapat sekitar 6500 kematian bayi baru lahir setiap hari, atau setara dengan 47% dari seluruh kematian anak di bawah usia 5 tahun. Dunia telah mengalami kemajuan besar dalam hal kelangsungan hidup anak sejak tahun 1990. Tujuan ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemanfaatan Buku KIA Pada Ibu Hami Di Wiayah Kerja Puskesmas Muaragembong Kabupaten Bekasi Tahun 2024.
Desain penelitian ini penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitif study pada penelitian ini bersifat observasional menggunakan cara pendekatan potong lintang atau Cross Sectional yang mengukur variabel independen dan variabel dependen pada waktu yang bersamaan.
Hasil dimana nilai p value < a (0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan umur (p=0,022), pendidikan (p=0,001), paritas (p=0,21), pengetahuan (p=0,006), sikap (p=0,047), dan dukungan petugas kesehatan (p=0,016) dengan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muaragembong Kabupaten Bekasi. Dengan nilai OR terbesar pada variabel pendidikan (OR=6,625) yang artinya ibu hamil dengan pendidikan tinggi memiliki peluang pemanfaatan buku KIA lebih besar di bandingkan dengan ibu hamil yang berpendidikan rendah.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda bahaya yang menunjukan ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Tanda bahaya kehamilan meliputi perdarahan, nyeri perut hebat, pembengkakan pada bagian tubuh, nyeri kepala, lemah dan pingsan sampai dengan kurangnya gerakan janin. Ibu hamil harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi tanda bahaya kehamilan supaya kehamilan aman sampai dengan proses persalinan dan apabila mengalami tanda bahaya dapa segera melakukan tindakan penanganan. Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan diengaruhi oleh umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC dan pemanfaatan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 68 ibu hamil dengan usia kehamilan 0-42 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh faktor umur (p-value 0.003), pengetahuan (p-value 0.008), paritas (p-value 0.028), pendidikan (p-value 0.000), keteraturan pemeriksaan ANC (p-value 0.014) dan pemanfaatan media informasi (p-value
0.000) terhadap kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya dalam kehamilan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda bahaya yang menunjukan ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Tanda bahaya kehamilan meliputi perdarahan, nyeri perut hebat, pembengkakan pada bagian tubuh, nyeri kepala, lemah dan pingsan sampai dengan kurangnya gerakan janin. Ibu hamil harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi tanda bahaya kehamilan supaya kehamilan aman sampai dengan proses persalinan dan apabila mengalami tanda bahaya dapa segera melakukan tindakan penanganan. Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan diengaruhi oleh umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC dan pemanfaatan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 68 ibu hamil dengan usia kehamilan 0-42 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh faktor umur (p-value 0.003), pengetahuan (p-value 0.008), paritas (p-value 0.028), pendidikan (p-value 0.000), keteraturan pemeriksaan ANC (p-value 0.014) dan pemanfaatan media informasi (p-value 0.000) terhadap kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya dalam kehamilan
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Pemanfaatan pelayanan kesehatan merupakan penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyebuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan. Jika dilihat dari jumlah kunjungan ke Puskesmas Cikarang, diketahui jumlah yang memanfaatkan pelayanan masih mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta JKN dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui dalam tiga bulan terakhir hampir seluruh responden yang berkunjung memiliki tingkat pemanfaatan tinggi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, tipe kepesertaan JKN, pengetahuan, persepsi mengenai JKN, akses layanan, fasilitas kesehatan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan pelayanan kesehatan merupakan penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyebuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan. Jika dilihat dari jumlah kunjungan peserta JKN ke Puskesmas Cikarang, diketahui jumlah yang memanfaatkan pelayanan kesehatan masih mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 67.290 orang peserta JKN dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam 3 bulan terakhir terdapat 82,0% responden dengan tingkat pemanfaatan tinggi dan sebanyak 18% responden dengan tingkat pemanfaatan rendah. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, tipe kepesertaan JKN, pengetahuan, persepsi mengenai JKN, akses layanan, fasilitas kesehatan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Distribusi buku KIA, sebagai sarana pencatatan pelayanan kesehatan dan media KIE kesehatan ibu dan anak. salah satu target global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Garut (2020), AKI/AKB kita (atau) Angka Kematian Ibu (dan) Angka Kematian Bayi cukup tinggi. survey awal melalui wawancara singkat dengan pengelola program KIA di Posyandu Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, pemanfaatan Buku KIA masih rendah. Rendahnya pemanfaatan buku KIA masih terkendala oleh rendahnya pengetahuan dan sikap ibu tentang manfaat dari buku KIA dan sebagian ibu juga menganggap hal-hal yang berhubungan dengan buku KIA hanya sekedar buku catatan pemeriksaan.Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Posyandu Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut tahun 2022.Variabel yang diteliti pengetahuan,sikap dan dukungan petigas kesehatan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik Cross Sectional. Menggunakan Teknik Total Sampling. Jumlah responden 50 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di posyandu terhitung dari september 2022 – desember 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan Pemanfaatan Buku KIA pada Ibu Hamil adalah Pengetahuan nilai P=0,000,nilai OR=79,168,dukungan petugas kesehatan P=0,000,nilai OR=79,168 Sedangkan variabel yang tidak berhubungan sikap P=0,351,hasil OR=5.802. Simpulan ada hubungan dengan pengetahuan,dukungan petugas kesehatan terhadap Pemanfaatan Buku KIA pada Ibu Hamil .Dan tidak ada hubungan sikap.Disarankan kepada petugas kesehatan untuk bisa memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah keluhan nyeri sendi antara pretes
dan postes yaitu pretes nyeri ringan sebanyak 30%, postes nyeri ringan menjadi75%, pretes nyeri sedang
70% menjadi postes 10%, dan terdapatnya kategori tidak ada nyeri pada postes sebanyak 10%. Hasil
ini tidak jauh berbeda dengan hasil uji statistik mengunakan Wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis
diperoleh nilai p = 0,002 (p < a 0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti pemberian
olesan jahe merah efektif terhadap penurunan keluhan nyeri sendi pada lansia di rt 08 rw 03 Desa
Telukjaya. Lansia yang mempunyai keluhan nyeri sendi dapat memanfaatkan jahe merah ini sebagai
obat untuk menurunkan atau menghilangkan keluhan nyeri sendi.