Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: MARS-5
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kepatuhan Terhadap Terapi Antihipertensi Dengan Risiko Kardiovaskular Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Telaga Murni - Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang prevalensinya terus meningkat. Kepatuhan terhadap terapi antihipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan terapi antihipertensi dengan risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 85 pasien hipertensi di Puskesmas Telaga Murni. Instrumen yang digunakan yaitu MARS-5 dan MPR untuk menilai kepatuhan, serta ASCVD Risk Estimator untuk menilai risiko kardiovaskular. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden memiliki kepatuhan baik (MARS-5: 91,8%; MPR: 75,3%) dan risiko ASCVD rendah (52,9%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan MPR dan risiko ASCVD (p=0,049), sedangkan kepatuhan MARS-5 juga menunjukkan nilai p=0,041. Namun, pada kedua pengukuran tidak ditemukan pola hubungan linier antara tingkat kepatuhan dan kategori risiko ASCVD. Kesimpulan: Kepatuhan pasien terhadap terapi antihipertensi belum terbukti berhubungan secara signifikan dengan risiko kardiovaskular. Diperlukan edukasi dan pemantauan berkala untuk menurunkan risiko secara menyeluruh.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kepatuhan Terhadap Terapi Antidipertensi Dengan Risiko Kardiovaskular Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang dapat dicegah melalui pengelolaan tekanan darah dan kepatuhan terapi. Namun, hubungan keduanya belum konsisten. Tujuan: Mengetahui hubungan kepatuhan terapi antihipertensi dengan risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi di Puskesmas Cikarang. Metode: Penelitian analitik kuantitatif cross-sectional pada 85 pasien hipertensi usia 40-79 tahun yang dipilih secara purposive. Kepatuhan diukur dengan kuesioner MARS-5 dan MPR, sedangkan risiko kardiovaskular dihitung dengan skor ASCVD. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji linearitas. Hasil: Mayoritas pasien memiliki kepatuhan tinggi (MARS-5 = 91,8%; MPR = 76,5%) dan risiko kardiovaskular rendah (64,7%). Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan dengan risiko kardiovaskular (MARS-5 p = 0,041; MPR p = 0,049). Kesimpulan: Kepatuhan tinggi berhubungan dengan risiko kardiovaskular lebih rendah, terutama berdasarkan MARS-5. Edukasi berkelanjutan dan pemantauan rutin diperlukan untuk menjaga kepatuhan serta mencegah komplikasi.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail