Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

433 hasil
Penulis: Lia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI SENTRA MEDIKA HOSPITAL MINAHASA UTARA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Diabetes dikenal sebagai penyakit yang erat kaitannya dengan makanan. Mengonsumsi makanan seperti konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat menjadi faktor risiko diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kontrol glikemik pada penderita diabetes melitus tipe 2. Manfaat penelitian ini dapat memperluas pengetahuan, bukti dan pengalaman tentang hubungan pola makan dan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara. Jenis penelitian ini adalah pendekatan analisis korelasional cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari pasien rawat jalan dengan diabetes tipe 2 dan sebanyak 46 responden diidentifikasi dalam total sampel. Pengumpulan data dengan kuesioner. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,9% responden memiliki kadar gula yang tidak terkontrol. Jumlah makanan, jenis makanan dan jenis makanan khas memiliki hubungan dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di RS Sentra Medika Minahasa Utara (p value 0,05), sedangkan tidak ada hubungan antara frekuensi makan dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes tipe 2 di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara dengan hasil (p value = 0,162 > 0,05). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melihat faktor lain seperti stres, aktivitas fisik dan obesitas. Kata Kunci : Pola Makan, Diabetes Mellitus Tipe 2 Daftar Pustaka : 9 buku (2011-2022), 14 jurnal (2017-2022)

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR KOMBINASI KURKUMIN-β-SIKLODEKSTRIN DAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) DENGAN METODE AKHOONDINASAB

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kurkumin memiliki salah satu fungsi yaitu antiinflamasi pada luka. Daun sirih memiliki fungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, antimikroba dan mempercepat pembentukan kolagen. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji aktivitas penyembuhan luka bakar menggunakan kombinasi kurkumin-β-siklodekstrin dan ekstrak daun sirih (Piper betle L) secara topikal terhadap tikus putih (Rattus norvegicus). Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental. Sampel yang digunakan adalah kombinasi kurkumin-β-siklodekstrin dan ekstrak daun sirih. Kelompok perlakuan dibagi 5 kelompok, masing-masing 5 ekor tikus (SpragueDawley). Tikus dibius dengan xylazine (10mg/kg) dan ketamin (50mg/kg) dan dilukai menggunakan plat besi, kelompok pertama sebagai kontrol positif diberikan bioplacenton, kelompok kedua sebagai kontrol negatif diberikan aquadest, kelompok ketiga sebagai kelompok uji yang diberikan kombinasi kurkumin-β-siklodekstrin dan ekstrak daun sirih, kelompok empat sebagai kelompok uji yang diberikan ekstrak daun sirih, dan kelompok lima sebagai kelompok uji yang diberikan kurkumin. Pengamatan dilakukan selama 14 hari. Analisis data statistik penurunan luka bakar menggunakan metode One-Way ANOVA dan Paired Sample T Test. Hasil analisis data statistik uji Paired Sample T Test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) terhadap luas luka bakar sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data statistik One-Way ANOVA menunjukkan semua kelompok memiliki efek penurunan luas luka bakar yang tidak berbeda signifikan (p>0,05) kecuali kontrol negatif. Kombinasi kurkumin-β-siklodekstrin dan ekstrak daun sirih menunjukkan hasil yang positif untuk aktivitas penyembuhan luka bakar.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA SINDANGSARI TAHUN 2025 Rosmala Rahma Aulia Program Studi Sarjana Kebidanan Dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman Jln Raya Industri Pasir Gombong, Jababeka Cikrang Utara Bekasi 17830 Email: [email protected] ABSTRAK Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia 30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS JONGGOL KABUPATEN BOGOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita sampai kira-kira usia 55 tahun, dengan resiko yang hampir sama antara usia 55 tahun sampai 74 tahun. Kepatuhan minum obat, sebagian besar penderita hipertensi yaitu sebanyak 54,4%. Sementara penduduk yang tidak rutin minum obat dan tidak minum obat sama sekali sebesar 32,27% dan 13,33%. Hal ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya menderita hipertensi sehingga tidak mendapat pengobatan.Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang kepatuhan minum obat di puskesmas jonggol kabupaten bogor .Metode desain penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 100 responden nonprobbatility yaitu consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan self-admistered questionnaire. Data dianalisa menggunakan Stastictical Program For Social Science (SPSS).Hasil Pengetahuan penderita hipertensi dalam kategori baik (62,0%), cukup (25,0%), kurang (13,0%) dan kepatuhan penderita hipertensi minum obat dalam kategori tinggi (58,0%), sedang (27,0%), dan rendah (15,0%). Hasil analisa hubungan korelasi dengan uji korelasi Spearman Rho didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan penderita hipertensi tentang kepatuhan minum obat dengan nilai p value0,01 dengan kekuatan hubungan r = 0,926 Kesimpulan Terdapat hubungan antara pengetahuan penderita hipertensi tentang kepatuhan minum obat.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS CIKARANG PERIODE JANUARI-FEBRUARI TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI S1 FARMASI Skripsi, 30 Mei 2023 Nama : Dwi Nur Aliah Putri NIM : 020719038 POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS CIKARANG PERIODE JANUARI-FEBRUARI TAHUN 2023. ABSTRAK Hipertensi adalah gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah di atas nilai normal, yaitu tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Cikarang periode Januari-Februari 2023. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimentak dengan metode deskriptif dan pengambilan data seraca restrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien hipertensi. Hasil penelitian menggunakan 46 sampel, didapatkan hasil karakteristik pasien hipertensi berdasarkan usia, tekanan darah dan penyakit penyerta. Pada pola pengobatan hipertensi berdasarkan usia didapatkan hasil pasien usia 30-60 tahun terbanyak menggunakan golongan Calium Channel Blocker (CCB) yaitu amlodipine 5mg sebesar 74%, begitupun usia 61-70 tahun terbanyak menggunakan amlodipine 5mg sebesar 18%. Pada pola pengobatan hipertensi berdasarkan tekanan darah didapatkan hasil pasien dengan hipertensi stage II terbanyak menggunakan golongan Calium Channel Blocker (CCB) yaitu amlodipine 5mg sebesar 61%, begitupun hipertensi stage I terbanyak menggunakan amlodipine 5mg sebesar 30%. Pada pola pengobatan hipertensi berdasarkan penyakit penyerta didapatkan hasil pasien dengan DM terbanyak menggunakan amlodipine 5mg sebesar 9%, namun tidak terdapat pasien hipertensi dengan gagal ginjal kronis. Kata Kunci : Amlodipin, Penghambat Saluran Kalsium, Diabetes

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MENGENDALIKAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RAWAT JALAN RS. SENTRA MEDIKA CIKARANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan mengendalikan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di rawat jalan RS. Sentra Medika Cikarang (2) Diketahui hubungan Pendidikan dengan kepatuhan mengendalikan kadar gula darah pada pasien diabtetes millitus di rawat jalan RS. Sentra Medika Cikarang (3) Hubungan Akomodasi dengan kepatuhan mengendalikan kadar gula darah pada pasien diabtetes millitus di rawat jalan RS. Sentra Medika Cikarang (4) Hubungan Faktor lingkungan dan sosial dengan kepatuhan mengendalikan kadar gula darah pada pasien diabtetes millitus di rawat jalan RS. Sentra Medika Cikarang (5) Hubungan Model terapi pasien dengan kepatuhan mengendalikan kadar gula darah pada pasien diabtetes millitus di rawat jalan RS. Sentra Medika Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan data berupa angka atau bilangan. Penelitian ini diperoleh melalui observasi dan pengumpulan data langsung di RS. Sentra Medika Cikarang. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan adalah Kepatuhan Pasien diabetes melitus dalam mengendalikan kadar gula darah dipengaruhi oleh pendidikan pasien yang rendah sebesar 69,7%, sebagian besar pasien diabetes melitus yang tidak patuh adalah yang tidak di dukung oleh modifikasi faktor lingkungandan sosial sebesar 73,2%, serta perubahan model terapi yang tidak patuh adalah yang tidak berubah sebanyak 72,7%.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Relaksasi Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Type 2 diabetes mellitus is a disease characterized by hyperglycemia due to inadequate insulin secretion, abnormal blood sugar levels above 200 mg/dL. The therapy given is a combination of pharmacology and non-pharmacology, namely progressive muscle relaxation therapy. The purpose of this study was to determine Progressive Muscle Relaxation Therapy on Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Harapan Bunda Hospital, Jakarta. This type of research is a quasy experiment with a one-group pre-test – post-test design, intervention group for blood sugar levels. Population 30 people, sample 30. The average value of blood sugar levels in the pre test is 1.37 with a standard deviation of .490. In the posttest the mean value is 1.00 with a standard deviation of .000. The statistical test results obtained a value of .000, so it can be concluded that there is an effect of progressive muscle relaxation therapy on blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus patients at Harapan Bunda Hospital, Jakarta. Conclusions and Suggestions Progressive muscle relaxation techniques are proven to have an effect on blood sugar levels, and it is recommended for hospital institutions besides providing pharmacological therapy, they can combine non-pharmacological progressive muscle relaxation therapies.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Penggunaan masker yang lama diEra Pandemi COVID-19 terhadap kejadian acne pada perawat yang bekerja di RS Sentra Medika Cibinong

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan masker yang berkepanjangan selama pandemi COVID-19 memiliki efek samping terhadap kulit yaitu Acne. Acne dapat terjadi akibat penggunaan masker dalam jangka waktu yang lama, kondisi tersebut terjadi akibat kelembaban udara dan suhu yang tinggi pada masker menyebabkan sekresi sebum meningkat. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan penggunaan masker yang lama di Era Pandemi COVID-19 terhadap kejadian Acne pada perawat yang bekerja di RS Sentra Medika Cibinong. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional metode penelitian online menggunakan kuesioner yang dibagikan memalui google form dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Hasil analisis bivariat untuk hubungan penggunaan masker yang lama dengan kejadian acne pada didapatkan QR 0,013 CI 95 % (1.536-143.719). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan masker dengan kejadian acne dengan hasil P-value yaitu 0,013 nilai (P = 0.05). Penggunaan masker yang lama ≥ 4 jam dan terus-menerus diera pandemi saat ini meningkatkan resiko terjadinya acne. Bahan bacaan : (tahun 2016 - 2022)

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus di Kelurahan Nanggewer kabupaten Bogor tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus is a chronic disease characterized by blood sugar that exceeds normal levels. One of the management of Diabetes Mellitus is physical exercise along with medical treatment which can be considered as a strategic key to fighting Diabetes Mellitus. This research is to determine the effect of low impact aerobic exercise on temporary blood sugar levels in patients with diabetes mellitus. The benefits of this research are expected to provide information for further research and add insight regarding the effect of aerobic exercise on temporary blood sugar levels in diabetes mellitus patients. The method of this research is a pre-experimental study without a control group with a one group pretest-posttest design research model. The number of samples in this study were 20 people. The instruments used in this study were observation sheets, SOP sheets for measuring blood sugar levels and SOP for low impact aerobics. The data obtained were analyzed statistically using the univariate test and bivariate test using the t-test. The results of the analysis of hypothesis testing with the dependent T test (Paired-Samples T Test) on the results of the pretest and posttest showed a value of t = 13,405 with a p value = 0.000 ≤ α (0.05), thus there is an effect of low impact aerobics on blood levels temporary blood sugar in patients with diabetes mellitus in the Nanggewer sub-district, Bogor district in 2023. Based on the results of this study, it is hoped that it can motivate people to increase physical activity with a duration of exercise of 20-60 minutes and a frequency of exercise of 3-5 days/week to change a sedentary lifestyle and improve quality of life. Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan gula darah yang melebihi kadar normal. Salah satu penatalaksanaan Diabetes melitus adalah dengan latihan fisik yang dilakukan bersama dengan perawatan medis dapat dianggap sebagai strategi kunci untuk melawan Diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus di kelurahan Nanggewer Kabupaten Bogor Tahun 2023. Manfaat penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan informasi bagi penelitian lebih lanjut serta menambah wawasan terkait pengaruh senam aerobik terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus. Metode penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental tanpa kelompok kontrol dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 20 orang. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah dan SOP senam aerobik low impact. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat dan uji bivariat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian hasil analisis uji hipotesis dengan uji T dependen (Paired-Samples T Test) pada hasil pretest dan posttest menunjukkan nilai t = 13.405 dengan nilai p value = 0,000 ≤ α (0,05), maka ada pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus di kelurahan Nanggewer kabupaten Bogor tahun 2023. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik dengan durasi latihan 20 – 60 menit dan frekuensi latihan 3 – 5 hari/minggu untuk mengubah gaya hidup santai atau sedentary life dan memperbaiki kualitas hidup.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh Mengkonsumsi Jus Tomat Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 DI Puskesmas Sukajaya

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Diabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang. penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. KDiabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang. penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. Kata Kunci : Jus Tomat,Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivits Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di SMP Mekar Murni

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMINORE PRIMER PADA REMAJA PUTRIDI SMP MEKAR MURNI Vii + 51 Hal + 6 Tabel + 2 Gambar + 15 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore primer adalah nyeri saat menstruasi dengan tidak adanya kelainan patologik pada pelvis yang biasa muncul pada umur 15-25 tahun dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tingkat stress dan aktivitas fisik dapat menjadi faktor kejadian dismenore primer. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stress dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi 40 dan sampel sebanyak 40 siswi SMP Mekar Murni. Variabel pada penelitian ini adalah dismenore primer, tingkat stress dan aktivitas fisik. Pengumpulan data menggunakan Numering Rating Scale, Kessler Psychological Distress Scale Questionnaire and Global Physical Activity Questionnaire. Hasil: responden dengan dismenore primer sebesar 77,5%, responden dengan tingkat stres ringan sebesar 35,0%, responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan sebesar 35,0%. Hasil statistik antara dismenore primer dengan tingkat stres (p=0,000) dan tingkat aktivitas fisik (p=0,004). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada SMP Mekar Murni. Saran : Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan metode lain dan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor resiko lain yang dapat mempengaruhi kejadian dismenore primer, seperti usia, lama siklus menstruasi. Kata Kunci: Aktivitas fisik, dismenore primer, dan tingkat stres Daftar Pustaka : 2 buku dan 15 jurnal (2019 – 2022)

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN STADIUM ULKUS DIABETIK DENGAN PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI FASKES WILAYAH KABUPATEN BEKASI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Health development continues to increase, causing changes in behavior and lifestyle that people live. High unhealthy lifestyles can cause diseases that are dangerous for survival, one of the phenomena that accompanies the progress of society with unhealthy lifestyles is a lack of exercise, an unbalanced diet, family history, obesity, an unhealthy environment, will give rise to diseases such as diabetes mellitus which is estimated that every year the number of people with diabetes mellitus will increase. Diabetes mellitus in the long term can attack all organ systems of the body. These chronic complications include changes in the cardiovascular system such as hypertension, peripheral vascular disease, diabetic retinopathy, diabetic nephropathy, visceral neuropathy, and complications of the legs or what is often called diabetic ulcers. The purpose of this study was to identify the relationship between the stage of diabetic ulcers and changes in self-concept in people with diabetes mellitus in the health facilities in the Bekasi district. This type of research is an analytic survey with a cross sectional study design. The sample in this study were 32 patients who had diabetic ulcers at the Bekasi District Health Facility in November 2022 - February 2023. The results of the statistical test obtained a value of p = 0.264, so p ≥ α (0.05) meaning that H0 failed to be rejected, so it can be concluded that there is no relationship between the stage of diabetic ulcers and changes in self-concept in people with diabetes mellitus in health facilities in the Bekasi Regency area.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MUSTIKASARI BEKASI TIMUR TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Anisa Dhita Adelia NIM : 020319600 PENGARUH PEMBERIAN RABUSAN DAUN KELOR TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MUSTIKASARI xviii + 65 Hal + 5 Tabel + 3 Gambar + 7 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: World Health Organization (WHO), memprediksi peningkatan jumlah penderita diabetes mellitus, salah satu ancaman kesehatan global. Jumlah penderita diabetes meledak setiap tahun , baik di indonesia maupun dunia. Tercatat di data WHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta di tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030 (PERKENI, 2015) Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas mustikasari. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah penderita diabetes melitus tipe II. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. jumlah responden sebanyak 37 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil: Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T-Test didapatkan ada pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas mustikasari. Kata Kunci: Daun Kelor,Diabetes Melitus Daftar Pustaka: 5 buku dan 11 jurnal (2015 – 2022)

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH OPERASI KATARAK MATA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS DI RS HARAPAN BUNDA JAKARTA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Katarak merupakan gangguan penglihatan yang ditandai dengan hilangnya kejernihan atau terjadinya kekeruhan pada lensa mata yang diakibatkan oleh tingginya Gula darah. Terjadinya katarak akan mempengaruhi kualitas hidup pasien katarak. Penurunan kualitas hidup pasien katarak ditandai dengan berkurangnya kemampuan seseorang dalam mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu atau terbatasnya aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari. Tujuan penelitian : Mengetahui Pengaruh operasi katarak mata terhadap kualitas hidup pasien dengan Diabetes Mellitus RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif statistik jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 50 responden dan sampel 50 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Hasil penelitian : usia > 40th (80%), jenis kelamin laki-laki (60%), pendidikan SMA (73,3%), pekerjaan swasta (46,7%), pre test kualitas hidup kurang baik (100%). Pos test kualitas hidup baik (80%). Disimpulkan : Ada Pengaruh operasi katarak mata terhadap kualitas hidup pasien dengan Diabetes Mellitus RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023 P-Value 0,000 < 0,05. Kesimpulan dan Saran : Operasi katarak bisa mempengaruhi kualitas hidup pasien dengan DM, saran agar pasien lebih sering memeriksakan kesehatan mata apabila ada masalah di bagian visual terutama pasien dengan DM.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil, Keterpaparan Sumber Informasi dan Dukungan Suami dengan Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus Gestasional di RS Sentra Medika Cikarang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Mazin Lilianing Bati NIM : 221070076 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL, KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI RS SENTRA MEDIKA CIKARANG xvii + 70 Halaman + 9 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus gestasional adalah salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi serta sangat berbahaya karena mengakibatkan komplikasi yang serius pada saat persalinan. Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes mellitus gestasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 94 responden. Uji analisis bivariat menggunakan chi-square untuk menganalisa adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Hasil analisis bivariat untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,035 OR 2,825 CI 95% (1,161-6,871), keterpaparan sumber informasi dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,036 OR 1,376 CI 95% (1,163-1,872) dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,002 OR 4,125 CI 95% (1,744-9,754). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penngetahuan ibu hamil keterpapan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Bahan Bacaan : 36 Jurnal, 13 Buku (2016-2022). Kata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami. Suherman Medical University (UMS) BACHELOR OF NURSING STUDY PROGRAM AND NERS PROFESSIONAL EDUCATION Under Graduate Thesis, March 2023 Name : Mazin Lilianing Bati ID : 221070076 THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN KNOWLEDGE LEVELS, EXPOSURE TO INFORMATION SOURCES AND HUSBAND’S SUPPORT WITH PREVENTION BEHAVIOR OF GESTATIONAL DIABETES MELLITUS AT SENTRA MEDIKA CIKARANG HOSPITAL xvii + 70 Pages + 9 Tables + 11 Attachments ABSTRACT Gestational diabetes mellitus is one of the main causes of maternal and infant mortality and is very dangerous because it causes serious complications during labor. Pregnant women must have a good level of knowledge, exposed to sources of information and have the support of their husbands so that they will behave well in preventing gestational diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnant women knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestasional diabetes mellitus prevention behaviour at Sentra Medika Cikarang Hospital in 2023. The design of this study was quantitative analysis with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total of 94 respondents. Bivariate analysis test using chi-square to analyze the relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. The results of bivariate analysis for the relationship between knowledge levels with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.035 OR 2.825 CI 95% (1,161-6,871), exposure to information sources with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.036 OR 1.376 CI 95% (1,163-1,872) and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.002 OR 4.125 CI 95% (1,744-9,754). The conclusion of this study there is a relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. Reading Materials: 36 Journals, 13 Books (2016-2022). Keywords: Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail