Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Apriliani Putri

3 karya publik ditemukan.

2023: 2

Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivits Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di SMP Mekar Murni

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMINORE PRIMER PADA REMAJA PUTRIDI SMP MEKAR MURNI Vii + 51 Hal + 6 Tabel + 2 Gambar + 15 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore primer adalah nyeri saat menstruasi dengan tidak adanya kelainan patologik pada pelvis yang biasa muncul pada umur 15-25 tahun dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tingkat stress dan aktivitas fisik dapat menjadi faktor kejadian dismenore primer. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stress dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi 40 dan sampel sebanyak 40 siswi SMP Mekar Murni. Variabel pada penelitian ini adalah dismenore primer, tingkat stress dan aktivitas fisik. Pengumpulan data menggunakan Numering Rating Scale, Kessler Psychological Distress Scale Questionnaire and Global Physical Activity Questionnaire. Hasil: responden dengan dismenore primer sebesar 77,5%, responden dengan tingkat stres ringan sebesar 35,0%, responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan sebesar 35,0%. Hasil statistik antara dismenore primer dengan tingkat stres (p=0,000) dan tingkat aktivitas fisik (p=0,004). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada SMP Mekar Murni. Saran : Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan metode lain dan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor resiko lain yang dapat mempengaruhi kejadian dismenore primer, seperti usia, lama siklus menstruasi. Kata Kunci: Aktivitas fisik, dismenore primer, dan tingkat stres Daftar Pustaka : 2 buku dan 15 jurnal (2019 – 2022)

Hubungan Tingkat Stres dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Disminore Primer Pada Remaja Putri di SMP Mekar Murni

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Dismenore primer adalah nyeri saat menstruasi dengan tidak adanya kelainan patologik pada pelvis yang biasa muncul pada umur 15-25 tahun dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tingkat stress dan aktivitas fisik dapat menjadi faktor kejadian dismenore primer. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stress dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi 40 dan sampel sebanyak 40 siswi SMP Mekar Murni. Variabel pada penelitian ini adalah dismenore primer, tingkat stress dan aktivitas fisik. Pengumpulan data menggunakan Numering Rating Scale, Kessler Psychological Distress Scale Questionnaire and Global Physical Activity Questionnaire. Hasil: responden dengan dismenore primer sebesar 77,5%, responden dengan tingkat stres ringan sebesar 35,0%, responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan sebesar 35,0%. Hasil statistik antara dismenore primer dengan tingkat stres (p=0,000) dan tingkat aktivitas fisik (p=0,004). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada SMP Mekar Murni. Saran : Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan metode lain dan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor resiko lain yang dapat mempengaruhi kejadian dismenore primer, seperti usia, lama siklus menstruasi.

Hubungan Aktivitas Fisik dan Diet Konsumsi Gula Dengan Nilai Pengukuran Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak : Prevalensi Diabetes Melitus mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang Diabetes Melitus terbanyak di dunia. Aktivitas fisik dan pengaturan diet konsumsi gula menjadi hal yang perlu diperhatikan sebagai upaya penatalaksanaan masalah kesehatan global tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan diet konsumsi gula dengan nilai pengukuran kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilaksanakan sejak 07-25 Juni 2022 dengan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa adanya hubungan yang bermakna dengan p-value 0,000 < 0,05 sehingga H0 gagal ditolak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lahan penelitian guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat pada program pencegahan penyakit tidak menular.