Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

31 hasil
Subjek: Pencegahan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Demam thypoid atau typhus abdominalis merupakan suatu infeksi akut yang terjadi pada usus kecil yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Pengetahuan dan sikap seseorang dalam upaya pencegahan terdinya demamtyphoid sangat penting. Hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Desain penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif. Dengan jumlah populasi 372 responden dan jumlah sampel 95 responden. Hasil uji statistik menunjukkan tingkat pengetahuan kurang 48 responden (50,5%), dan upaya pencegahan kurang baik 54 responden (56,8%). Disimpulkan tingkat penegetahuan seseorang sangat mempengaruhi sikap dala upaya pencegahan terjadinya demam typhoid. Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. P-Value 0,000 < 0,05.

45 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan kesehatan tentang Hipertensi Terhadap Pengetahuan Pencegahan Hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan suatu kondisi penyakit yang telah lama terjadi yang disertai dengan tingginya tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri. Menurut Hasil Penelitian Kesehatan Dasar Tahun 2018 yang ada di Indonesia, Pravelensi Hipertensi mencapai angka 34,11 % pada penduduk lebih dari 18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Hipertensi terhadap Pengetahuan pencegahan Hipertensi pada pasien Hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2021. Metode Penelitian ini menggunakan disain penelitian kuantitatif dengan pre eksperimental dengan disain penelitian one group prepost test, yang bertujuan untuk mendeskripsikan Pengaruh Pendidikan Kesahatan tentang Hipertensi terhadap Pengetahuan pencegahan Hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2021. Sampel yang diambil sebanyak 65 orang responden , dengan metode pengambilan sampel yaitu Total Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner kepada responden. Analisa data yang digunakan adalah Analisa Bivariat berupa uji Wilcaxon dengan nilai α < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Hipertensi terhadap Pengetahuan Pencegahan Hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2021 hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji Wilcaxon ada pengaruh Pendidikan kesehatan tentang hipertensi dengan pengetahuan pencegahan hipertensi sebesar 0,000 yang artinya Ha gagal ditolak sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan dengan pengetahuan pencegahan hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2021. Selain itu berdasarka nilai mean ranks yang negative sebesar 0 yang bermakna bahwa tidak ada penurunan pengetahuan responden dan nilai mean ranks yang positif sebesar 37 bermakna ada peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi responden. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Hasil distribusi frekuensi rata-rata pengetahuan pasien hipertensi sebesar pengetahuan baik tentang hipertensi sebanyak 54 orang (83,1%). Sedangkan pasien yang memiliki pengetahuan kurang baik tentang hipertensi sebanyak 11 orang (16,9%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi terhadap pengetahuan pencegahan hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2021.dengan saran diharapkan pasien hipertensi memahami tentang hipertensi dan mengetahui pencegahan hipertensi secara dini dan tidak berkomplikasi lebih lanjut.

44 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Ibu yang Memiliki Anak Usia Pra Sekolah di Puskesmas Cibinong

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS SKRIPSI, 5 SEPTEMBER 2023 Nama : Fikri Ramadhan NIM : 020319615 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PUSKESMAS CIBINONG TAHUN 2023 ABSTRAK Latar belakang ISPA adalah penyakit yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas)hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA umumnya berlangsung selama 14 hari. Adapun yang termasuk dalam infeksi saluran napas bagian atas adalah batuk pilek biasa, sakit telinga,radang tenggorokan, influenza, bronchitis dan juga sinusitis, sedangkan infeksi yang menyerang bagian bawah saluran napas seperti paru, salah satunya adalah pneumonia . Tujuan: Mengidentifikasi factor factor yang berhubngan dengan prilaku pencegahan infeksi salursn pernapasan akut (ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Puskesmas Cibinong tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena dua variabel yaitu variabel independen dengan variabel dependen dan menganalisis bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut.Pemilihan metode deskriptif korelasional Perhitungan pada penelitian ini adalah total sampling dengan populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia prasekolah 3-6 tahun yang menderita ISPA di Puskesmas Cibinong dengan jumlah 40 orang. . Hasil : Berdasarkan hasil penelitian tentang faktorfaktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi saluran pernapasan akut(ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di puskesmas cibinong, dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan antara status pekerjaan, pendidikan, pendapatan keluarga, pengetahuan, dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan tidak adanya hubungan antara sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kata kunci : Infeksi Saluran Pernapasan, Prilaku Pencegahan. Suherman Medical University (UMS) GRADUATE STUDIES PROGRAM IN NURSING AND EDUCATION NURSING PROFESSION THESIS, 5 SEPTEMBER 2023 Name: Fikri Ramadhan NIM: 020319615 FACTORS RELATING TO PREVENTIVE BEHAVIORS OF ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS (ARI) IN MOTHERS OF PRESCHOOL AGE CHILDREN AT CIBINONG HEALTH CENTER IN 2023 ABSTRACT Background ISPA is a disease that attacks one or more parts of the respiratory tract from the nose (upper tract) to the alveoli (lower tract) including the adnexal tissue, such as the sinuses, middle ear cavity and pleura. ISPA generally lasts 14 days. What is included in upper respiratory tract infections are coughs, common cold, earache, sore throat, influenza, bronchitis and sinusitis, while infections that attack the lower respiratory tract such as the lungs, one of which is pneumonia. Objective: To identify factors that are related to the behavior of preventing acute respiratory infections (ARI) in mothers of preschool aged children at the Cibinong Community Health Center in 2023. Method: This type of research is quantitative research with a correlational descriptive design which aims to describe the phenomenon of two variables namely the independent variable and the dependent variable and analyzing the relationship between the two variables. The choice of correlational descriptive method. The calculation in this study was total sampling with the population in this study being all mothers who had preschool children aged 3-6 years who suffered from ISPA at the Cibinong Community Health Center with a total of 40 people. . Results: Based on the results of research on factors related to behavior to prevent acute respiratory infections (ARI) in mothers who have pre-school aged children at the Cibinong health center, it can be concluded that there is a relationship between employment status, education, family income, knowledge, and family support with behavior to prevent acute respiratory infections (ARI), and there is no relationship between attitudes and motivation and behavior to prevent acute respiratory infections (ARI)

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi pada Ibu Hamil di Desa Kertarahayu Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dan keluarga menghadapi persalinan serta mencegah komplikasi. Keberhasilan pelaksanaan Program P4K dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) pada ibu hamil trimester II dan III di Desa Kertarahayu Tahun 2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 59 ibu hamil trimester II dan III yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penghasilan (p=0,004), pengetahuan (p<0,001), dan pengambilan keputusan (p=0,016) dengan pelaksanaan Program P4K. Sementara itu, usia (p=0,811), pendidikan (p=0,531), paritas (p=0,355), dan kepemilikan BPJS (p=0,355) tidak berhubungan dengan pelaksanaan Program P4K. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penghasilan, pengetahuan, dan pengambilan keputusan merupakan faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan Program P4K pada ibu hamil trimester II dan III di Desa Kertarahayu Tahun 2026.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Edukasi Permainan Spin Whell Terhadap Pengetahuan Tentang Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius, tertama akibat meningkatnya kebutuhan zat besi pada masa pertumbuhan dan terjadinya menstruasi setiap bulan. Rendahnya pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan upaya pencegahannya menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian anemia. Edukasi kesehatan melalui media yang interaktif dan menarik, seperti permainan spin whell, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi remaja putri dalam upaya pencegahan anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi permainan spin whell terhadap pengetahuan tentang upaya pencegahan anemia pada remaja putri di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pre-test post-test, dan pendekatan cros- sectional. Sampel penelitian sebanyak 50 responden yang diberikan edukasi permainan spin whell, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil Penelitian: Menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi melalui permainan spin whell, dengan hasil analisis Wilcoxon yang signiftikan (0,000 < 0,05). Kesimpulan: Edukasi menggunakan permainan spin whell efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Media edukasi interaktif ini dapat dijadikan alternatif sebagai metode di sekolah SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara untuk menurunkan resiko anemia pada remaja putri.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Dengan Pencegahan Kekerasan Seksual Berbasis Media Digital Pada Remaja di SMAN 1 Sukatani Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kekerasan seksual merupakan permasalahan kesehatan dan sosial yang masih sering terjadi pada remaja serta dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap kekerasan seksual, terutama dengan meningkatnya penggunaan media digital yang selain memberi kemudahan akses informasi juga meningkatkan risiko kekerasan seksual berbasis digital. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai kekerasan seksual dan cara pencegahannya dapat memengaruhi perilaku pencegahan yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 84 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja sebagian besar berada dalam kategori baik, yaitu sebesar 50,0%. Selain itu, pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja juga menunjukkan bahwa mayoritas berada dalam kategori baik, dengan persentase 77,4%. Berdasarkan hasil uji statistik, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja, dengan nilai p value = 0,011 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Aktivitas Fisik Dengan Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Remaja di MAN 2 Setu Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi kondisi tekanan darah yang melebihi batas normal >120/80 MmHg merupakan Penyakit dengan prevelensi yang cukup tinggi secara global. Angka kejadian hipertensi di dunia mencapai 1,28 miliar di Indonesia mencapai 8,3%, Jawa Barat mencapai 39,6%, Prevelensi di Kabupaten Bekasi mencapai 12.545 penderita hipertensi pada Laki-laki sebanyak 6,0% dan Perempuan sebanyak 4,7%. Tingkat Pengetahuan dan Aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensu pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah MAN 2 Setu Bekasi. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling dengan sampel 65 responden. Populasi remaja kelas XII di MAN 2 Setu Bekasi. Data berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis univariat sebagian besar memiliki jenis kelamin perempuan 46 orang (70,8%) Pada usia 17 tahun sekitar 42 orang (64,4%) dan Tingkat pengetahuan baik 44 orang (67,7%) Aktivitas fisik sedang sebanyak 37 orang (56,9%) sementara upaya pencegahan hipertensi cukup 48 orang (73,8%). Hasil Bivariat Tingkat Pengetahuan dengan Upaya Pencegahan Hipertensi nilai P-Value 0,001<0,05 dan OR=0.144 yang menunjukan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan hipertensi sedangkan frekuensi aktivitas fisik nilai P-Value 0,001<0,05 dan OR=7.150 menunjukan ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan Pencegahan Merokok Pada Remaja Usia 15-17 Tahun di Pondok Pesantren Ro'iyatul Mujahidin Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Merokok merupakan perilaku berisiko yang sering dimulai pada usia remaja dan berdampak serius pada kesehatan, seperti peningkatan risiko kanker paru-paru hingga kematian dini. Di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, ditemukan adanya santri yang merokok karena kurangnya pengetahuan, sehingga diperlukan media edukasi yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui media video animasi terhadap tingkat pengetahuan pencegahan merokok pada remaja usia 15-17 tahun di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 90 remaja laki-laki yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar soal pengetahuan pretest dan posttest yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan merokok pada responden. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai signifikansi p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Edukasi kesehatan dengan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan merokok pada remaja. Media ini dapat menjadi strategi intervensi yang menarik dan edukatif bagi lingkungan pesantren untuk mencegah perilaku merokok di kalangan santri.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Monitoring Evaluasi Efek Samping Obat Pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Hipertensi adalah penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan terapi jangka panjang. Obat antihipertensi berisiko menimbulkan Efek Samping Obat (ESO) yang dapat memengaruhi kepatuhan dan kualitas terapi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dugaan ESO pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang, meliputi obat penyebab, manifestasi, penanganan, riwayat, dan kesudahannya. Metode: Penelitian menggunakan desain non eksperimental deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh pasien hipertensi periode Januari–Desember 2024, dengan sampel sebanyak 20 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan dari rekam medis kemudian dianalisis secara deskriptif univariat untuk menggambarkan karakteristik pasien dan distribusi ESO. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ESO paling banyak dikaitkan dengan Amlodipin (40%), diikuti Ramipril (15%), Spironolactone (15%), Lisinopril (10%), dan Captopril (10%). Manifestasi ESO yang sering muncul adalah pusing dan sakit kepala (35%), diikuti keluhan sesak napas, nyeri dada, batuk, dan reaksi kulit. Sebagian besar pasien (80%) tidak diberikan terapi tambahan untuk mengatasi ESO, sementara sebagian kecil memperoleh Paracetamol (15%) atau Ondansetron (5%). Riwayat ESO sebelumnya hanya ditemukan pada 20% pasien, dan seluruh kasus (100%) dinyatakan sembuh. Simpulan: Amlodipin merupakan obat yang paling sering dikaitkan dengan ESO pada pasien hipertensi di rumah sakit ini. Monitoring efek samping obat perlu ditingkatkan melalui pencatatan.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Anak (0-5 Tahun) di Posyandu Wilayah Puskesmas Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Stunting adalah kondisi pertumbuhan anak terhambat sehingga menyebabkan tinggi badan lebih rendah disandingkan dengan umurnya. WHO (2022) menyatakan 148,1 juta (22,3%) balita mengalami stunting. Prevalensi stunting tahun 2022 pada balita di Indonesia 21,6%, di Jawa Barat 20,2%, dan tahun 2024 di Posyandu Wilayah Puskemas Cikarang 3,6%. Pengetahuan seorang ibu mengenai stunting memiliki pengaruh dalam membentuk perilaku yang mendukung pencegahan stunting dan memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu mengenai stunting dengan perilaku pencegahannya di anak usia 0-5 tahun di Posyandu wilayah Puskesmas Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 99 ibu dengan anak usia 0-5 tahun, yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner guna mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan. Analisis data dilaksanakan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian mengindikasikan adanya hubungan antara pengetahuan ibu mengenai stunting dan upaya pencegahannya, bernilai p = 0,018 (p≤0,05) dan Odds Ratio 2,935. Temuan ini menemukan bahwa tingkat pengetahuan ibu berpengaruh terhadap perilaku pencegahan stunting anak usia 0-5 tahun di Posyandu wilayah Puskesmas Cikarang.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Anak (0-5 Tahun) Di Posyandu Wilayah Puskesmas Cikarang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting adalah kondisi pertumbuhan anak terhambat sehingga menyebabkan tinggi badan lebih rendah disandingkan dengan umurnya. WHO (2022) menyatakan 148,1 juta (22,3%) balita mengalami stunting. Prevalensi stunting tahun 2022 pada balita di Indonesia 21,6%, di Jawa Barat 20,2%, dan tahun 2024 di Posyandu Wilayah Puskemas Cikarang 3,6%. Pengetahuan seorang ibu mengenai stunting memiliki pengaruh dalam membentuk perilaku yang mendukung pencegahan stunting dan memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu mengenai stunting dengan perilaku pencegahannya di anak usia 0-5 tahun di Posyandu Wilayah Puskesmas Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 99 ibu dengan anak usia 0-5 tahun, yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner guna mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan. Analisis data dilaksanakan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian mengindikasikan adanya hubungan antara pengetahuan ibu mengenai stunting dan upaya pencegahannya, bernilai p = 0,018 (p≤0,05) dan Odds Ratio 2,935. Temuan ini menemukan bahwa tingkat pengetahuan ibu berpengaruh terhadap perilaku pencegahan stunting anak usia 0-5 tahun di Posyandu Wilayah Puskesmas Cikarang. Kata kunci : Anak, Pengetahuan, Perilaku Pencegahan, Stunting

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Anak (0-5 Tahun) Di Posyandu Wilayah Puskesmas Cikarang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting adalah kondisi pertumbuhan anak terhambat sehingga menyebabkan tinggi badan lebih rendah disandingkan dengan umurnya. WHO (2022) menyatakan 148,1 juta (22,3%) balita mengalami stunting. Prevalensi stunting tahun 2022 pada balita di Indonesia 21,6%, di Jawa Barat 20,2%, dan tahun 2024 di Posyandu Wilayah Puskemas Cikarang 3,6%. Pengetahuan seorang ibu mengenai stunting memiliki pengaruh dalam membentuk perilaku yang mendukung pencegahan stunting dan memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu mengenai stunting dengan perilaku pencegahannya di anak usia 0-5 tahun di Posyandu wilayah Puskesmas Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 99 ibu dengan anak usia 0-5 tahun, yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner guna mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan. Analisis data dilaksanakan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian mengindikasikan adanya hubungan antara pengetahuan ibu mengenai stunting dan upaya pencegahannya, bernilai p = 0,018 (p≤0,05) dan Odds Ratio 2,935. Temuan ini menemukan bahwa tingkat pengetahuan ibu berpengaruh terhadap perilaku pencegahan stunting anak usia 0-5 tahun di Posyandu wilayah Puskesmas Cikarang.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Cikarang Utara Kabupaten Bekasi

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit tropis yang paling umum dan telah berkembang menjadi masalah kesehatan internasional yang krusial. Faktor lingkungan fisik yang berkontribusi terhadap penyebaran DBD meliputi suhu, kelembapan, jarak antar rumah, ventilasi rumah tanpa kawat kasa, pakaian yang menggantung, barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta Tempat Penampungan Air (TPA) yang terbuka. Perilaku pencegahan DBD mencakup tindakan seperti menguras tempat penampungan air setiap minggu, memasang kasa kawat pada ventilasi rumah, dan menyimpan pakaian di dalam lemari. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan metode crosssectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 62 orang. Variabel independen mencakup faktor lingkungan fisik, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan DBD. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara faktor lingkungan fisik dengan perilaku pencegahan DBD, dengan nilai P = 0,02 (P < 0,05) dan Odds Ratio (OR) sebesar 0,088, yang menunjukkan bahwa perilaku pencegahan yang kurang terkait dengan lingkungan fisik yang buruk. Kesimpulan: Terdapat hubungan faktor lingkungan fisik dengan perilaku pencegahan DBD nilai signifikansi P = 0.02 (P< 0.05).

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kaki diabetes, yang dapat berkembang menjadi gangren diabetik atau ulkus, ialah salah satu komplikasi paling menakutkan dari DM. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat sosial ekonomi dan pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode Kuantitatif descriptive dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan teknik purposive sampling dan melibatkan 59 responden. Populasi dalam penelitian ini yaitu penderita Diabetes Mellitus tanpa Ulkus Diabetikum di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat sosial ekonomi, tingkat pengetahuan ulkus diabetikum dan upaya pencegahan ulkus diabetikum. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari uji Chi Square didapatkan tidak ada hubungan tingkat sosial ekonomi dengan upaya pencegahan ulkus diabeikum dengan p-value 0,280. Namun, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi tidak mempengaruhi pencegahan ulkus diabetikum pada pasien BPJS, karena layanan kesehatan yang merata. Namun, pengetahuan pasien memiliki peran kursial dalam mencegah terjadinya ulkus diabetikum. Oleh karena itu, diharapkan responden bisa lebih aktif dalam mencari informasi mengenai ulkus diabetikum dan upaya pencegahannya melalui berbagai sumber.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Ibu yang Memiliki Anak Usia Pra Sekolah di Puskesmas Cibinong

2023•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang : ISPA adalah penyakit yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas)hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA umumnya berlangsung selama 14 hari. Adapun yang termasuk dalam infeksi saluran napas bagian atas adalah batuk pilek biasa, sakit telinga,radang tenggorokan, influenza, bronchitis dan juga sinusitis, sedangkan infeksi yang menyerang bagian bawah saluran napas seperti paru, salah satunya adalah pneumonia . Tujuan: Mengidentifikasi factor factor yang berhubngan dengan prilaku pencegahan infeksi salursn pernapasan akut (ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Puskesmas Cibinong tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena dua variabel yaitu variabel independen dengan variabel dependen dan menganalisis bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut.Pemilihan metode deskriptif korelasional Perhitungan pada penelitian ini adalah total sampling dengan populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia prasekolah 3-6 tahun yang menderita ISPA di Puskesmas Cibinong dengan jumlah 40 orang. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian tentang faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi saluran pernapasan akut(ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di puskesmas cibinong, dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan antara status pekerjaan, pendidikan, pendapatan keluarga, pengetahuan, dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan tidak adanya hubungan antara sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Terhadap Pencegahan Keputihan di Kelas IX SMPN 1 Tambelang Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Kesehatan reproduksi pada wanita harus memperoleh perhatian yang serius, salah satunya adalah keputihan,gangguan ini menjadi masalah kedua dari gangguan haid, perempuan di Indonesia mengalami keputihan mencapai sebanyak 75% diantaranya 50% terjadi pada remaja dan 25% terjadi pada wanita usia subur (WUS). Ini disebabkan karena negara Indonesia adalah daerah yang beriklim tropis, sehingga jamur mudah tumbuh dan berkembang yang berakibat banyaknya kasus keputihan pada perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap pencegahan keputihan dikelas IX SMPN 1 Tambelang tahun 2023. metode penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Dengan populasi 206 orang dan sampel 136 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling . Analisis yang digunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Instrument yang digunakan yaitu lembar observasi, kuesioner dan penlight. Uji statistik menggunakan uji univariat, bivariat dan uji chi square.Hasil penelitian ini berdasarkan uji chi square dengan SPSS didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,025), dengan OR 1,318. sikap (p= 0,014), dengan OR 1,020. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, sikap dengan pencegahan keputihan pada remaja putri.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Kekambuhan Demam Typhoid Pada Penderita Deman Typhoid di Ruang Rawat Inap Orchid RS Harapan Bunda Jakarta

2023•Koleksi Perpustakaan

Demam thypoid atau typhus abdominalis merupakan suatu infeksi akut yang terjadi pada usus kecil yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Pengetahuan dan sikap seseorang dalam upaya pencegahan terdinya demamtyphoid sangat penting. Hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Desain penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif. Dengan jumlah populasi 372 responden dan jumlah sampel 95 responden. Hasil uji statistik menunjukkan tingkat pengetahuan kurang 48 responden (50,5%), dan upaya pencegahan kurang baik 54 responden (56,8%). Disimpulkan tingkat penegetahuan seseorang sangat mempengaruhi sikap dala upaya pencegahan terjadinya demam typhoid. Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. P-Value 0,000 < 0,05.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Pencegahan Keputihan di Kelas IX SMPN 1 Tambelang Tahun 2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kesehatan reproduksi pada wanita harus memperoleh perhatian yang serius, salah satunya adalah keputihan,gangguan ini menjadi masalah kedua dari gangguan haid, perempuan di Indonesia mengalami keputihan mencapai sebanyak 75% diantaranya 50% terjadi pada remaja dan 25% terjadi pada wanita usia subur (WUS). Ini disebabkan karena negara Indonesia adalah daerah yang beriklim tropis, sehingga jamur mudah tumbuh dan berkembang yang berakibat banyaknya kasus keputihan pada perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap pencegahan keputihan dikelas IX SMPN 1 Tambelang tahun 2023. metode penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Dengan populasi 206 orang dan sampel 136 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling . Analisis yang digunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Instrument yang digunakan yaitu lembar observasi, kuesioner dan penlight. Uji statistik menggunakan uji univariat, bivariat dan uji chi square. Hasil penelitian ini berdasarkan uji chi square dengan SPSS didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (ρ=0,025), dengan OR 1,318. sikap (ρ= 0,014), dengan OR 1,020. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, sikap dengan pencegahan keputihan pada remaja putri.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dalam Program Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu ke Anak (PPIA) Terhadap Pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sel darah putih dalam tubuh (limfosit) yang mengakibat. Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV dan merupakan tahap akhir dari infeksi HIV Hidayati, (2019). Bedasarkan data yang di dapatkan di Puskesmas Kecamatan Jatinegara ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HIV januari-desember 2022 sebanyak 4070 Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA) terhadap pemeriksaan HIV. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 410 ibu hamil TM II dan III pada bulan januari – februari 2023. Teknis pengambilan sampel dengan accidental sampling Sampel dalam penelitian ini adalah 54 orang ibu hamil Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah studi dokumentasi dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pengetahun dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2023 adalah pengetahuan P=0,000), Sikap (P=0000), hasilnya semua berhubungan terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tauhun 2023. Diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kec. Jatinegara. Dengan adanya penelitian ini diharapkan semua ibu hamil melakukan pemeriksaan HIV untuk mencegah penularan dari ibu ke anak (PPIA) Untuk instansi terkait dapat menentukan kebijakan tentang PPIA dan untuk instansi Pendidikan dapat menjadi bahan pustaka untuk penelitian lebih lanjut.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dalam Program Pencegahan dan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) Terhadap Pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur tahun 2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN Skripsi, Maret 2023 Nama : Rika Evrinarti NIM : 221050057 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM PROGRAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK (PPIA) TERHADAP PEMERIKSAAN HIV DI PUSKESMAS JATINEGARA JAKARTA TIMUR TAHUN 2023. Xiv + 51 halaman + 8 tabel + 2 bagan + 1 gambar + 7 lampiran ABSTRAK Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sel darah putih dalam tubuh (limfosit) yang mengakibat. Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV dan merupakan tahap akhir dari infeksi HIV Hidayati, (2019). Bedasarkan data yang di dapatkan di Puskesmas Kecamatan Jatinegara ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HIV januari-desember 2022 sebanyak 4070 Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA) terhadap pemeriksaan HIV. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 410 ibu hamil TM II dan III pada bulan januari – februari 2023. Teknis pengambilan sampel dengan accidental sampling Sampel dalam penelitian ini adalah 54 orang ibu hamil Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah studi dokumentasi dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pengetahun dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2023 adalah pengetahuan P=0,000), Sikap (P=0000), hasilnya semua berhubungan terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tauhun 2023. Diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kec. Jatinegara. Dengan adanya penelitian ini diharapkan semua ibu hamil melakukan pemeriksaan HIV untuk mencegah penularan dari ibu ke anak (PPIA) Untuk instansi terkait dapat menentukan kebijakan tentang PPIA dan untuk instansi Pendidikan dapat menjadi bahan pustaka untuk penelitian lebih lanjut. Kata kunci : Pencegahan, Penularan, HIV, Ibu Hamil

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail