BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Bakteri Mycobacterium Tuberculosis menyebabkan
Tuberkulosis (Tb), yang merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
bakteri. Bakteri ini berukuran 0,5–4 milimeter x 0,3–0,6 milimeter dan memiliki
lapisan luar tebal yang terdiri dari lipoid yang sulit ditembus oleh zat kimia.
Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat menyerang banyak bagian tubuh, seperti
otak, ginjal, dan tulang belakang. Target penyakit Tb yang paling umum adalah paru-paru. Agen infeksius utama dari penyakit ini adalah Mycobacterium
Tuberculosis sehingga bakteri Tb yang masuk ke paru-paru akan merusak dan bisa
menular dari orang ke orang melalui transmisi udara. Tujuan utama dari peneliti ini
untuk mengidentifikasi dan menganalisis apakah ada Hubungan Dukungan
Keluarga Dan Tingkat Self Awareness Dengan Penularan Penyakit Pada Pasien
Tuberkulosis Paru di RSUD Kab. Bekasi. Subyek dan Metode: Jenis penelitian
ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasional dengan
desain penelitian Cross Sectional. Lokasi penelitian RSUD Kab. Bekasi. Populasi
sasaran dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien Tuberkulosis Paru dengan total
100 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Dalam
penelitian ini variabel independen adalah hubungan dukungan keluarga (X1), Self
awareness (X2) dan variabel dependen adalah penularan penyakit tuberkulosis
paru (Y) metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Terdapat
hubungan dukungan keluarga dengan penularan penyakit tuberkulosis di RSUD
Kab. Bekasi. Hasil uji Chi-square p=0,000<0,05. Berdasarkan analisis koreasional
didapatkan dukungan keluarga 85,22 di RSUD Kab. Bekasi. Kesimpulan:
Sebagian keluarga sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan atau
kepatuhan pasien Tb Paru serta memberikan dukungan dan motivasi
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah jenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired immonodeficiency syndrom) merupakan stadium paling akhir dalam perjalanan penyakit ini. HIV menyerang sel darah putih yang ada ditubuh manusia kemudian melemahkan sistem kekebalan tubuh. Di Jawa Barat pada bulan Oktober tahun 2022 angkas kasus HIV sebanyak 57.914 dan AIDS sebanyak 12.353. Pengetahuan ibu hamil akan HIV akan sangat mempengaruhi perilaku ibu tersebut, baik untuk pencegahan pada saat ibu hamil tersebut
dinyatakan negative HIV maupun pada saat ibu dinyatakan positif HIV. Pengetahuan ibu hamil terhadap HIV akan mempengaruhi kesehahteraan ibu dan janinnya baik secara fisik maupun psikologis. Adapun tujuan umumnya ntuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap penularan HIV di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Romi Serang Baru Kabupaten Bekasi Tahun 2023.
Jenis penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik, Desain yang digunakan adalah cross sectional. Dimana variabel independent ( pendidikan, usia, pekerjaan, sumber informasi) sedangkan variabel dependent (pengrtahuan ibu hamil terhadap penularan HIV). Populasi dalam penelitian ini adalah 125 ibu hamil yang melakukan ANC di TPMB Romi peirode bulan Juli-November 2023. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin didapat 55 sampel dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner berupa kuesioner. Data dianalsis dengan menggunaka uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap penularan
HIV di Tempat praktik Mandiri Bidan Romi Serang Baru Kabupaten Bekasi Tahun 2023 adalah pendidikan (p=0.027),
usia (p=0.003), pekerjaan (p=0.001), dan sumber informasi (p=0.022). Dari 4 variabel tersebut, semua variabel saling
berhubungan. Diharapkan responden lebih pahamtentang penyakit HIV dan penularannya.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara pendidikan, usia, pekerjaan, dan sumber informasi
dengan pengetahuan ibu hamil terhadap penularan HIV Di Tempat Praktik Mandiri Bidan Romi Serang Baru
Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Disarankan pada ibu hamil memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat dan
mencari informasi terkait penularan HIV ke fasilitas kesehatan terdekat jika masih ada yang belum mengerti.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sel darah putih dalam tubuh (limfosit) yang mengakibat. Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV dan merupakan tahap akhir dari infeksi HIV Hidayati, (2019). Bedasarkan data yang di dapatkan di Puskesmas Kecamatan Jatinegara ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HIV januari-desember 2022 sebanyak 4070 Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA) terhadap pemeriksaan HIV. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 410 ibu hamil TM II dan III pada bulan januari – februari 2023. Teknis pengambilan sampel dengan accidental sampling Sampel dalam penelitian ini adalah 54 orang ibu hamil Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah studi dokumentasi dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pengetahun dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2023 adalah pengetahuan P=0,000), Sikap (P=0000), hasilnya semua berhubungan terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tauhun
2023. Diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kec. Jatinegara. Dengan adanya penelitian ini diharapkan semua ibu hamil melakukan pemeriksaan HIV untuk mencegah penularan dari ibu ke anak (PPIA) Untuk instansi terkait dapat menentukan kebijakan tentang PPIA dan untuk instansi Pendidikan dapat menjadi bahan pustaka untuk penelitian lebih lanjut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN Skripsi, Maret 2023 Nama : Rika Evrinarti NIM : 221050057 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM PROGRAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK (PPIA) TERHADAP PEMERIKSAAN HIV DI PUSKESMAS JATINEGARA JAKARTA TIMUR TAHUN 2023. Xiv + 51 halaman + 8 tabel + 2 bagan + 1 gambar + 7 lampiran ABSTRAK Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sel darah putih dalam tubuh (limfosit) yang mengakibat. Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV dan merupakan tahap akhir dari infeksi HIV Hidayati, (2019). Bedasarkan data yang di dapatkan di Puskesmas Kecamatan Jatinegara ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HIV januari-desember 2022 sebanyak 4070 Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA) terhadap pemeriksaan HIV. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 410 ibu hamil TM II dan III pada bulan januari – februari 2023. Teknis pengambilan sampel dengan accidental sampling Sampel dalam penelitian ini adalah 54 orang ibu hamil Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah studi dokumentasi dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pengetahun dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2023 adalah pengetahuan P=0,000), Sikap (P=0000), hasilnya semua berhubungan terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tauhun 2023. Diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil pada program PPIA terhadap pemeriksaan HIV di Puskesmas Kec. Jatinegara. Dengan adanya penelitian ini diharapkan semua ibu hamil melakukan pemeriksaan HIV untuk mencegah penularan dari ibu ke anak (PPIA) Untuk instansi terkait dapat menentukan kebijakan tentang PPIA dan untuk instansi Pendidikan dapat menjadi bahan pustaka untuk penelitian lebih lanjut. Kata kunci : Pencegahan, Penularan, HIV, Ibu Hamil
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jumlah kumulatif infeksi HIV di Indonesia tahun 2018 sebanyak 301.933 jiwa (47% dari estimasi ODHA jumlah orang dengan HIV dan AIDS tahun 2018 sebanyak 640.443 jiwa). Jumlah ibu bersalin yang menderita HIV sebanyak 3.020 kasus denga resiko penularan kasus sebesar 3,2% pada bayi baru lahir (Kemenkes RI, 2018). Hingga juni 2021, tercatat 51.533 orang di Jawa Barat mengidap human immunodeficiency virus (HIV). Temuan tersebut tercatat lebih tinggi dari indikator input Rencana Aksi Nasional (RAN) 2020-2024 untuk 2021 sebesar 69% (Wangsaatmaja S, 2021). HIV adalah masalah kesehatan di Indonesia yang terus mengalami peningkatan terutama pada perempuan dalam masa kehamilan. Sedangkan AIDS adalah hasil akhir dari infeksi HIV. Resiko penularan HIV paling banyak terjadi pada ibu hamil, sehingga diperlukan pemantauan khusus terkait masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil mengenai HIV/AIDS serta pencegahannya di PMB Siti Rohanah, A.Md, Keb. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi suatu keadaan secara objektif. Dimana variabel independen usia, pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan sumber informasi, sedangkan variabel dependennya adalah pengetahuan ibu hamil. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan total sampling dimana jumlah responden sebanyak 76 ibu hamil. Hasil penelitian dihitung menggunakan hasil uji statistik Chi-square dengan nilai α=5%. Didapatkan hasil umur (p-value 0.089>0,05 Ho diterima), pendidikan (p-value 0,0000.05 Ho ditolak), pekerjaan (p-value 0,0000.05 Ho ditolak), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,0010.05 Ho ditolak), sumber informasi (p-value 0,0010.05 Ho ditolak). Dari hasil perhitungan Chi-square tersebut maka didapatkan adanya hubungan pengetahuan dengan Pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan sumber infromasi. Dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan usia. Maka perlu ditingkatkan lagi pengetahuan ibu mengenai pencegahan HIV/AIDS dengan memberikan penyuluhan mengenai HIV/AIDS dan cara pencegahannya sebelum terjadi kehamilan pada ibu sehingga dapat meminimalisir terjadinya penularan HIV/AIDS pada bayi.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Penyakit Kusta adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Pada awal infeksi, bakteri tersebut menyerang saraf tepi, dan selanjutnya dapat menyerang kulit, mukosa mulut, saluran nafas bagian atas, sistem retikuloendotelial, mata, otot, tulang dan juga testis. Oleh karena, bila tidak tertangani dengan baik maka penyakit kusta berisiko menyebabkan kerusakan pada kulit, saraf-saraf, anggota gerak, dan juga mata (WHO, 2020).
Tujuan : Mengetahui Hubungan antara Personal Hygiene dengan kejadian Penyakit Kusta
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross. Populasi pada penelitian ini 32. sampel yang diambil sebanyak 32 dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Pada penelitian ini sampelnya seluruh pasien kusta di Puskesmas Sukaindah oleh sampel kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan Bivariat berupa Chi-Square dengan nilai signifikan a < 0,05.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara personal hygiene dengan kejaddian penyakit kusta