Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

31 hasil
Penulis: Imah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Antibiotik Dengan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Balita Di Desa Taringgul Tonggoh

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Antibiotik berfungsi untuk membunuh ataupun menghambat pertumbuhan patogen dan pada umumnya digunakan untuk terapi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Masyarakat Indonesia sebanyak 92% salah dalam penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik pada anak berbeda degan orang dewasa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang antibiotik dengan rasionalitas penggunaan antibiotik pada balita di Desa Taringgul Tonggoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 207. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik pursosive sampling dan menentukan jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian sebanyak 137. Alat ukur yang digunakan adalah berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Mayoritas responden memiliki pengetahuan tentang antibotik tergolong kurang sebanyak 85 atau 62.0% responden dan mayoritas responden memiliki tingkat rasionalitas tergolong kurang sebanyak 80 atau 58.4%. Hasil uji didapatkan nilai p yaitu 0.000 dan koefisiensi korelasi sebesar 0.507. hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif (searah) dan kuat. Pada penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang antibiotik dengan rasionalitas penggunaan antibiotik pada balita di Desa Taringgul Tonggoh. Saran untuk responden yaitu lebih meningkatkan pengetahuan tentang obat terutama tentang antibiotik dan untuk Desa Taringgul Tonggoh diharapkan sering mengadakan kegiatan yang mengedukasi masyarakat tentang obat terutama antibiotik dengan cara bekerjasama dengan bagian kesehatan wilayah.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KEBIASAAN MENGKONSUMSI JUNK FOOD DAN POLA AKTIVITAS TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 2 SUKARAJA BOGOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Remaja pada usia sekolah dapat berisiko menjadi remaja obesitas. Kejadian overweight dan obesitas pada remaja disebabkan karena adanya perubahan pola makan dan aktifitas fisik. Konsumsi junk food lebih dari 6 kali perbulan dan aktivitas fisik yang rendah cenderung meningkatkan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkomsumsi junk food dan pola aktifitas terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMPN 2 sukaraja Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 55 responden. sedangkan kriteria normal, overweight dan obesitas menggunakan indikator IMT. Data frekuensi aktivitas dan konsumsi makanan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui bahwa obesitas pada remaja SMP sebanyak 22 (40,0%) , kebiasaan mengkomsumsi junk food sebanyak 23 responden (41,8%), dan aktifitas fisik kurang 28 responden (50,9%).Dalam penelitian ini menggunkan Uji Chi Square didapatkan hasil ada hubungan antara kebiasaan komsumsi junk food dan pola aktifitaS terhadap kejadian obesitas pada remaja SMP 2 Sukaraja bogor, P Value 0,000 ≤ α 0,05. Berdasarkan penelitian ini Disarankan siswa dapat mempertahankan pola makan yang seimbang dan mengatur aktifitas fisik yang baik.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Mengonsumsi Jus Bayam Merah dan Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Siswi yang Mengalami Anemia di MAN 1 Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin berada di bawah batas normal dan sering dialami remaja putri akibat menstruasi, kurangnya asupan zat besi, serta pola makan tidak seimbang. Data Puskesmas Cikarang tahun 2025 menunjukkan bahwa 114 dari 482 siswi di MAN 1 Kabupaten Bekasi mengalami anemia. Upaya penanganan dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis berbasis pangan lokal. Bayam merah dan kurma mengandung zat besi, folat, dan vitamin C yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi jus bayam merah dan kurma terhadap kadar hemoglobin pada siswi anemia. Metode: Penelitian menggunakan desain preeksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 53 siswi dengan kadar hemoglobin <12 g/dL. Intervensi jus bayam merah dan kurma diberikan sekali sehari selama tujuh hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan penelitian telah memperoleh persetujuan etik. Hasil: Sebelum intervensi seluruh responden (100%) mengalami anemia. Setelah intervensi, 47 siswi (88,7%) mencapai kategori tidak anemia dan 6 siswi (11,3%) masih anemia. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,05 sehingga terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan. Kesimpulan: Konsumsi jus bayam merah dan kurma berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi anemia. Saran: Sekolah dan tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi serta mendorong konsumsi pangan kaya zat besi pada remaja putri.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan ISPA Pada Bayi dan Balita di Klinik Cahaya Medika Tahun 2024

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2021, prevalensi ISPA tertinggi terjadi pada kelompok umur 1–4 tahun. Di Klinik Cahaya Medika, kasus ISPA pada bayi dan balita cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan analisis faktor yang berhubungan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita di Klinik Cahaya Medika Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah bayi dan balita yang berkunjung ke Klinik Cahaya Medika periode Januari–Desember 2025 sebanyak 300 orang. Sampel sebanyak 70 responden diambil menggunakan simple random sampling dengan rumus Slovin. Analisis data dilakukan secara statistik untuk menguji hubungan variabel independen (usia, status gizi, ASI eksklusif, imunisasi, pendidikan orang tua) dengan kejadian ISPA. Hasil: Prevalensi ISPA sebesar 72,9%. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA adalah usia anak (<12 bulan), status gizi, dan pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Sementara itu, pendidikan orang tua dan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Faktor dominan yang berhubungan dengan ISPA pada balita adalah usia, status gizi, dan ASI eksklusif. Upaya pencegahan melalui pemantauan gizi, edukasi orang tua, dan perbaikan pola asuh sangat diperlukan.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Akseptor KB Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan salah satu upaya efektif untuk menekan angka kelahiran, namun masih rendahnya pengetahuan akseptor KB menyebabkan pemilihan MKJP belum optimal. Media video sebagai salah satu media edukasi diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan akseptor KB mengenai MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap pengetahuan akseptor KB tentang MKJP di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 79 responden yang dipilih dengan Teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan MKJP yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan melalui media video. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Pengetahuan akseptor KB sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang dengan rata-rata nilai 22,95%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media video, pengetahuan responden meningkat menjadi 83,42%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media video berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang. media video dapat dijadikan salah satu alternatif metode penyuluhan yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan serta mendukung program keluarga berencana.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Perawatan Luka Menggunakan Minyak Virgin Oil Terhadap Luas Luka Decubitus Pada Pasien Tirah Baring di ICU RS Sentra Medika Cisalak Depok Jawa Barat 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Pasien tirah baring yang mengalami imobilisasi dalam jangka panjang rentan terhadap luka decubitus akibat tekanan berkepanjangan pada sirkulasi darah. Luka decubitus dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi, anemia, Hipoalbumin hingga kematian. Berdasarkan data di ICU Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak, Depok, Jawa Barat, pada periode November 2024 hingga Januari 2025, tercatat 30 kasus luka decubitus dari total 118 pasien. Sementara, dengan perawatan luka menggunakan Virgin coconut oil (VCO) diketahui memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi luka decubitus sebelum dan sesudah intervensi menggunakan VCO, serta menganalisis efektivitas VCO dalam proses penyembuhan luka pada pasien tirah baring. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui metode quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-post test. Sampel terdiri dari 30 pasien tirah baring menggunakan teknik purposive sampling dan uji wilcoxon.. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi melalui langkahlangkah sebelum dan sesudah intervensi dengn intrumennya terdiri dari pasien tirah baring yang terdapat luka decubitus, minyak Virgin coconut oil (VCO), dan skala norton. Kemudian, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara grade luka dekubitus sebelum dan setelah intervensi dengan nilai p = 0.001. Dari total 30 pasien, sebanyak 12 pasien (40%) mengalami perbaikan luka dekubitus, sementara 18 pasien (60%) tidak mengalami perubahan, dan tidak ada pasien yang mengalami peningkatan tingkat luka. Hasil ini mengindikasikan bahwa intervensi perawatan luka menggunakan Virgin coconut oil (VCO) terbukti efektif dan aman dalam membantu proses penyembuhan luka dekubitus pada pasien tirah baring.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pola Asuh dan Pola Komunikasi Verbal Orang Tua Dengan Risiko Keterlambatan Perkembangan Bahasa Pada Anak Prasekolah Usia 3-6 Tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang kesulitan anak saat berbicara, kerap dikaitkan terhadap pola pengasuhan yang diterapkan orang tuanya sebagai pendukung utama tumbuh kembang anak, orang tua yang konsisten berkomunikasi menciptakan peluang belajar bagi anak melalui interaksi yang penuh perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pola asuh serta pola komunikasi verbal orang tua dengan risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah berusia 3-6 tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan yakni total sampling, sejumlah 39 responden. Adapun populasi penelitian ini meliputi seluruh orang tua di RA Bustanul Aulad. Hasil penelitian dari uji Chi-Square untuk variabel pola asuh dengan nilai p-value 0.019 (p<0.05) dan variabel pola komunikasi verbal dengan nilai p-value 0.000 (p<0.05). Hasil penelitian ini memperlihatkan keterkaitan antara pola asuh serta pola komunikasi verbal orang tua dengan risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah berusia 3-6 tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi. Saran dari penelitian ini yaitu pentingnya stimulasi bahasa anak melalui interaksi sehari-hari, penggunaan materi visual, dan metode bermain dalam pembelajaran. Pendekatan ini dapat membantu meningkatkan perkembangan bahasa anak secara lebih efektif dan menyenangkan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Media Platform Tik Tok Sebagai Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri di SMPN 8 Cibitung Kabupaten Bekasi

2025•Koleksi Perpustakaan

Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian guna mengetahui pengaruh media platform Tik Tok pada pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, serta populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual & visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia ρ-value (0,000) < 0,05. Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan ρ-value (0,000) < 0,05 antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster. Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektifitas perawatan luka menggunakan minyak virgin coconut oil terhadap luas luka decubitus pada pasien tirah baring di ICU RS.sentra medika cisalak,Depok .Jawa barat 2025

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasien tirah baring yang mengalami imobilisasi dalam jangka panjang rentan terhadap luka decubitus akibat tekanan berkepanjangan pada sirkulasi darah. Luka decubitus dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi, anemia, Hipoalbumin hingga kematian. Berdasarkan data di ICU Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak, Depok, Jawa Barat, pada periode November 2024 hingga Januari 2025, tercatat 30 kasus luka decubitus dari total 118 pasien. Sementara, dengan perawatan luka menggunakan Virgin coconut oil (VCO) diketahui memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi luka decubitus sebelum dan sesudah intervensi menggunakan VCO, serta menganalisis efektivitas VCO dalam proses penyembuhan luka pada pasien tirah baring. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui metode quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-post test. Sampel terdiri dari 30 pasien tirah baring menggunakan teknik purposive sampling dan uji wilcoxon.. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi melalui langkah-langkah sebelum dan sesudah intervensi dengn intrumennya terdiri dari pasien tirah baring yang terdapat luka decubitus, minyak Virgin coconut oil (VCO), dan skala norton. Kemudian, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara grade luka dekubitus sebelum dan setelah intervensi dengan nilai p=0.001. Dari total 30 pasien, sebanyak 12 pasien (40%) mengalami perbaikan luka dekubitus, sementara 18 pasien (60%) tidak mengalami perubahan, dan tidak ada pasien yang mengalami peningkatan tingkat luka. Hasil ini mengindikasikan bahwa intervensi perawatan luka menggunakan Virgin coconut oil (VCO) terbukti efektif dan aman dalam membantu proses penyembuhan luka dekubitus pada pasien tirah baring.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PLATFORM TIK TOK SEBAGAI EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 8 CIBITUNG KABUPATEN BEKASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan media platform Tik Tok terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, sertak populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual & visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia (ρ-value 0,000 0,05). Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan (ρ-value 0,000 0,05) antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster. Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia.

52 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN POLAASUH DAN POLA KOMUNIKASI VERBAL ORANG TUA DENGAN RISIKO KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK PRA SEKOLAH USIA 3-6 TAHUN DI RA BUSTANUL AULAD BEKASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang keterlambatan bicara pada anak sering terkait dengan pola asuh orang tua, sebagai pendukung utama tumbuh kembang anak, orang tua yang konsisten berkomunikasi menciptakan peluang belajar bagi anak melalui interaksi yang penuh perhatian. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pola asuh dan pola komunikasi verbal orang tua dengan risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah usia 3-6 tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik total sampling dengan jumlah 39 responden. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh orang tua di RA Bustanul Aulad. Hasil penelitian dari uji Chi-Square untuk variabel pola asuh dengan nilai p-value 0.019 (p0.05) dan variabel pola komunikasi verbal dengan nilai p-value 0.000 (p0.05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan pola asuh dan pola komunikasi verbal orang tua dengan risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah usia 3-6 tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi. Saran dari penelitian ini yaitu pentingnya stimulasi bahasa anak melalui interaksi sehari-hari, penggunaan materi visual, dan metode bermain dalam pembelajaran. Pendekatan ini dapat membantu meningkatkan perkembangan bahasa anak secara lebih efektif dan menyenangkan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di TPMB Bidan Wiwin Wulandari Cikarang Utara Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Menurut data World Health Organization (WHO) memperkirakan setiap tahun terjadi 210 juta kehamilan di seluruh dunia, dan 20 juta perempuan mengalami kesakitan saat persalinan dan tahun 2013 diperkirakan di seluruh dunia terdapat sekitar 873.000 angka kematian ibu akibat masalah persalinan. Dari jumlah tersebut, 99% diantaranya terjadi di Negara-negara berkembang. Dalam persalinan sering kali juga timbul rasa cemas, panik, dan takut rasa sakit yang luar biasa yang dirasakan ibu yang dapat mengganggu proses persalinan dan mengakibatkan lamanya proses persalinan yang menimbulkan partus macet (Kurniasih, 2020). Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB Bidan Wiwin Wulandari. Metodologi: Penelitian menggunakan metode Pre-Eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian diambil dengan teknik Purposive Sampling sebanyak 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisa data menggunakan Paired T-test. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin Di TPMB Bidan Wiwin sebelum di berikan aromaterapi Lavender mengalami nyeri sedang sebanyak 26 responden (88,6%) dan yang mengalami Nyeri ringan sebesar 4 responden (11,4%). Nilai p=0.001 0.05 (P<0.05 yang berarti ada pengaruh pemberian aromatrapy lavender terhadap penurunan tingkat nyeri kala 1 pada ibu bersalin. Hal ini menunjukkan bahwa aromaterapi Lavender dapat menurunkan frekuensi nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif. Simpulan dan saran: Ada pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan kala I Fase Aktif. Diharapkan bidan dapat menerapkan aromaterapi lavender sebagai metode nonfarmakologis yang mudah dan praktis sebagai salah satu alternatif dalam mengurangi nyeri persalinan.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu yang Mempunyai Bayi Usia 6-12 Bulan di TPMB Siti Halimah Bekasi Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Bekasi tahun 2022 masih di bawah target yang ditetapkan sebesar 71,2% dari 80%. Berdasarkan data tersebut faktor usia, pekerjaan, pendidikan, paritas, sumber informasi dan dukungan keluarga menjadi faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan ASI eksklusif di kabupaten Bekasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di TPMB Siti Halimah 2024. Metode: Jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang dating ke TPMB Siti Halimah. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data di analisa menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariat dengan uji chi-square. Hasil : Menunjukan variabel yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yaitu usiar p value = 0,000 Nilai OR= 53,182, pekerjaan p value = 0,000 Nilai OR=23,4, pendidikan p value = 0,000 Nilai OR= 32,5, paritas p value = 0,003 Nilai OR= 16,162, sumber informasi p value = 0,000 Nilai OR= 91, dukungan keluarga p value = 0,000 Nilai OR= 27,444. Kesimpulan : Ada hubungan antara usia, pekerjaan, pendidikan, paritas, sumber informasi dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di TPMB Siti Halimah 2024, diharapkan faktor-faktor tersebut tidak menjadi penghambat dalam pemberian ASI eksklusif sehingga cakupan ASI eksklusif bisa tercapai sesuai target yang diharapkan.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di TPMB Siti Halimah Tahun 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Bekasi tahun 2022 masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah sebesar 80% yaitu 71,2%. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan ASI eksklusif yaitu usia, pekerjaan, pendidikan, paritas, sumber informasi dan dukungan keluarga. ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi 0-6 bulan tanpa pemberian tambahan cairan lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di TPMB Siti Halimah 2024. Jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 70 responden dengan jumlah sampel 70 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data di analisa menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariat dengan uji chi-square. Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yaitu usiar p value = 0,000 Nilai OR= 53,182, pekerjaan p value = 0,000 Nilai OR=23,4, pendidikan p value = 0,000 Nilai OR= 32,5, paritas p value = 0,003 Nilai OR= 16,162, sumber informasi p value = 0,000 Nilai OR= 91, dukungan keluarga p value = 0,000 Nilai OR= 27,444. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan antara usia, pekerjaan, pendidikan, paritas, sumber informasi dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di TPMB Siti Halimah 2024. Saran : diharapkan faktor-faktor baik eksternal maupun internal tidak menjadi penghambat dalam pemberian ASI eksklusif sehingga cakupan ASI eksklusif bisa tercapai sesuai target yang diharapkan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail