Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

29 hasil
Subjek: penyakit
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP MANAJEMEN PENATALAKSANAAN DIABETES MELITUS DI RUANG RAWAT INAP RS SENTRA MEDIKA CISALAK DEPOK

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, 26 Maret 2023 Nama : Moh Trikusuma Atmaja NIM : 221070043 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP MANAJEMEN PENATALAKSANAAN DIABETES MELITUS DI RUANG RAWAT INAP RS SENTRA MEDIKA CISALAK DEPOK ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) termasuk penyakit degeneratif yang timbul dari gaya hidup atau pola hidup yang tidak sehat seseorang yang mengakibatkan adanya peningkatan kadar glukosa darah karena kekurangan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi pengetahuan terhadap manajemen penatalaksanaan diabetes melitus di ruang rawat inap RS Sentra Medika Cisalak Depok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu pasien rawat inap kelas I, II, III dan VIP dan dengan 92 sampel agar tidak terjadi resiko tidak sensitif. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini dengan metode purposive sampling. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengetahuan penatalakasaan manajemen diabetes melitus sebagian besar kurang baik pada pasien rawat inap di RS Sentra Medika Cisalak Depok. Pengetahuan manajemen penatalaksanaan diabetes melitus dipengaruhi oleh berbagai faktor bermakna yaitu faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan dan lama menderita penyakit diabetes melitus. Pengetahuan manajemen penatalaksanaan diabetes melitus berkenaan langsung dengan gaya hidup, kondisi fisik, aktifitas sehari-hari dan tingkat daya tangakap informasi kesehatan serta pengalaman penanganan penyakit diabetes melitus. Kata Kunci: Pengetahuan, diabetes melitus, manajemen penatalaksanaan penyakit diabetes melitus, rumah sakit

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jenis Stent Terhadap Kejadian In Stent Restenosis (ISR) Pada Pasien Jantung Dengan Riwayat Diabetes Melitus di Ruang Cathlab RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit jantung koroner (PJK) atau di kenal dengan Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu penyakit yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah untuk dinding jantung mengalami pengerasan dan penyempitan. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada penyakit jantung coroner dengan riwayat diabetes mellitus di ruang cathlab jantung Rumah Sakit Medika Cisalak tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif desain quasy experiment. Sampel yang di gunakan adalah seluruh pasien jantung koroner berjumlah 160 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji analis uji Wilcoxon Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,000 yang artinya penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Negative Ranks antara hasil pre test dan post test adalah terdapat 73 data negatif (N) yang artinya ke 73 pasien mengalami penurunan hasil dari pemasangan stent BMS dari nilai pre test dan post test. Sedangkan hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,001 penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Positive Ranks (positif) antara hasil pemasangan stent DES terdapat 18 data positif (N) yang artinya sebanyak 18 pasien mengalami peningkatan hasil dari pemasangan stent DES dari nilai pre test dan post test. Masyarakat lebih menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari berbagai resiko penyakit jantung koreoner yang dapat mengakibatkan kondisi parah bahkan kematian, serta memakai jenis stent DES untuk menghindari risiko ISR.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengaturan Cairan Dengan Tingkat Xerostomia Pada Pasien Yang Melakukan Hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan gangguan kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insiden gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi. Terapi pengganti yang paling banyak dipilih dan dilakukan oleh pasien PGK di Indonesia adalah hemodialisis. Seseorang yang sedang menjalani terapi hemodialisis akan mengalami kesulitan dalam mengontrol haus yang diakibatkan karena pasien harus melakukan pembatasan asupan cairan. Apabila cairan tidak dijaga atau terjadi kelebihan cairan antara sesi dialisis, maka akan menimbulkan dampak berupa penambahan berat badan, edema, dan peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitan mengetahui hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan Total Sampling, sehingga jumlah sampel adalah 74 orang dan Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan dari 74 responden tingkat Xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD didapatkan hasil hampir setengah dari responden mengalami haus ringan yaitu sebanyak 30 responden (41 %). Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square diperoleh nilai P = 0,000 (P<0,05). Berdasarkan nilai P value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada ada hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD. Peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat melakukan mengganti variabel dengan kepatuhan pengaturan cairan menggunakan audio visual dan pendidikan kesehatan.

22 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan TindakanPerutaneose coronary intervention PCI Dengan Kecemasan Pada Pasien Jantung di rumah sakit sentra medika cisalak

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Isnainy Inayah NIM : 221070088 HUBUNGAN PENGETAHUAN TINDAKAN PERUTANEOUSE CORONARY INTERVENTION (PCI) DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN JANTUNG DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CISALAK ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian, tindakan yang umum yang dilakukan adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Di rumah sakit sentra medika cisalak selama setahun terdapat 1163. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan Pengetahuan Tindakan Percutaneos Coronary Intervention (PCI) Dengan Kecemasan Pada Psien Jantung Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana besar sampel sama dengan pupulasi, dengan populasi 96 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil : Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi square menunjukan bahwa p value 0.00 0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy, dengan nilai OR 2.357 (1.584-3.508) yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Jenis kelamin lebih dominan laki-laki dari perempuan yaitu sebanyak 79 responden (82,3%), kelompok usia tertinggi untuk karakteristik responden adalah kelompok usia 56-65 tahun sebanyak 40 responden (37,0%). Ada hubungan pengetahuan terhadap kecemasan pada pasien dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) pada pasien penyakit jantung koroner. Bahan baca : 3 buku (2018-2022) dan 5 jurnal kesehatan (2016 2022) Kata kunci : Penyakit Jantung Koroner, (PCI),pengetahuan, cemas

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor Risiko Kelahiran Prematur pada Ibu Hamil di RSU Amanda Mitra Keluarga Karawang Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kelahiran prematur merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas neonatal. Kelahiran prematur dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal dan obstetri, antara lain usia ibu, pendidikan, paritas, indeks massa tubuh (IMT), riwayat keguguran, riwayat penyakit, dan riwayat kehamilan dengan preeklamsia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kelahiran prematur pada ibu hamil di RSU Amanda Mitra Keluarga Karawang Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 444 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Besarnya risiko dinilai menggunakan Odds Ratio (OR). Hasil: Dari 444 responden, sebanyak 124 responden (27,9%) mengalami kelahiran prematur dan 320 responden (72,1%) tidak mengalami kelahiran prematur. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara usia ibu dengan kelahiran prematur (p=0,000; OR=2,215; 95% CI: 1,452–3,381), riwayat keguguran (p=0,013; OR=1,829), riwayat penyakit (p=0,029; OR=1,665; 95% CI: 1,076–2,577), serta riwayat kehamilan dengan preeklamsia (p=0,000; OR=3,142). Sementara itu, pendidikan, paritas, dan IMT tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kelahiran prematur. Kesimpulan: Usia ibu, riwayat keguguran, riwayat penyakit, dan riwayat kehamilan dengan preeklamsia berhubungan dengan kejadian kelahiran prematur. Riwayat kehamilan dengan preeklamsia merupakan faktor yang memiliki hubungan paling kuat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan dan Ketersediaan Obat dengan Kepuasan Pasien Hipertensi dan Diabetes Melitus di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit

2026•Koleksi Perpustakaan

Mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit dapat dinilai melalui waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat terhadap kepuasan pasien penyakit degeneratif di poli penyakit dalam Rumah Sakit Kartika Husada Setu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 74 responden menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,83% responden memperoleh waktu tunggu pelayanan obat sesuai standar dan 95,95% memperoleh obat yang tersedia. Tingkat kepuasan pasien terdiri atas 39,2% sangat puas, 36,5% puas, dan 24,3% tidak puas. Uji Statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan antara waktu tunggu pelayanan obat dengan tingkat kepuasan pasien (p-value= 0,004), sedangkan ketersediaan obat tidak berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien (p-value= 0,130). Dapat disimpulkan bahwa waktu tunggu pelayanan obat berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan, sedangkan ketersediaan obat tidak terdapat hubungan dengan kepuasan pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Faktor Risiko Pola Makan dan Aktivitas Olahraga Dengan Angka Kejadian Penyakit Jantung Koroner di Klinik Jantung RSUD Bayu Asih Purwakarta Tahun 2021

2026•Koleksi Perpustakaan

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah ateri yang mengalirkan darah ke otot jantung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor risiko pola makan dan aktivitas olahraga yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner di klinik jantung RSUD Bayu Asih Purwakarta tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 62 responden, teknik pengumpulan data dengan cara accidental sampling dan alat ukur menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil uji statistik pola makan dengan kejadian penyakit jantung koroner diperoleh P value = 0,000 dengan OR 13,750, 95% CI (2696-70.118). Hasil uji statistik aktivitas olahraga dengan kejadian penyakit jantung koroner diperoleh P value = 0,799 dengan OR 1,152, 95% CI (413-3.281). Dari hasil diatas menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara pola makan dengan kejadian PJK di Klinik Jantung RSUD Bayu Asih Purwakarta dan tidak ada hubungan signifikan aktivitas olahraga dengan kejadian PJK di Klinik Jantung RSUD Bayu Asih. Saran bagi perawat untuk meberikan penyuluhan kesahatan tentang pola makan dan aktivitas olahraga pada pasien jantung koroner dengan menggunakan leaflet dan lembar balik, sehingga pasien mengetahui bahwa kebiasaan pola makan yang baik dan aktivitas olahraga rutin dapat mencegah terjadinya PJK.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Terapi Akupunktur Terhadap Perubahan Kadar Kolesterol Darah Pada Penderita Dislipidemia Sindrom Dahak dan Retensi Lembab

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Peningkatan penyakit tidak menular (PTM), khususnya dislipidemia, menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia. Dislipidemia berkontribusi pada risiko penyakit kardiovaskular melalui akumulasi lipid dalam darah. Pengobatan konvensional umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun pendekatan komplementer seperti akupunktur dari pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) mulai dilirik sebagai alternatif yang efektif. Akupunktur dipercaya dapat menyeimbangkan energi tubuh dan meningkatkan metabolisme lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol darah pada pasien dislipidemia sebagai upaya pengelolaan PTM yang lebih holistik.. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Terapi Akupunktur Terhadap Perubahan Kadar Kolesterol Darah Pada Penderita dislipidemia sindrom dahak dan retensi lembab. Metode: penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain preeksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 30 subjek penelitian dari bulan maret-juni 2025 di klinik akupunktur, Kota Sidoarjo, Jawa Timur. Sampel berusia 30-40 tahun dengan terapi Akupunktur dua kali seminggu sebanyak 6 kali dan dilakukan cek total kolesterol darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Hasil: Rata-rata kadar kolesterol sebelum terapi adalah 255,50 mg/dL dan menurun menjadi 251,37 mg/dL setelah terapi, dengan rata-rata penurunan 4,13 mg/dL. Uji Paired Sample t-Test menunjukkan p-value < 0,001, menandakan perbedaan signifikan secara statistik. Hasil ini mendukung efektivitas akupunktur dalam membantu menurunkan kadar kolesterol darah sesuai prinsip TCM. Kesimpulan: Terapi akupunktur secara teratur pada titik ST36, ST40, LI4, LI11, SP6, CV4, CV6, CV12, LV3, dan ST25 efektif membantu menurunkan kadar kolesterol darah pada penderita dislipidemia sindrom dahak dan retensi lembab.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Hipertensi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RS Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) telah muncul sebagai salah satu penyebab kematian dan penderitaan paling menonjol di abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS. Sentra Medika Cikarang tahun 2025. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 185 pasien dengan penyakit ginjal kronik, dengan sampel dipresisi menggunakan rumus Slovin. Sehingga didapatkan sampel sebanyak 72 orang responden pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisa, dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang menggali karakteristik responden, hipertensi dan kuesioner WHOQOL untuk mengukur kualitas hidup. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan spearman rank test. Hasil : analisis bivariat menggunakan spearman rank test, terdapat hubungan signifikan (p-value = 0,000) yang kuat dan searah antar variabel faktor risiko hipertensi dan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik. Saran : diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini, dengan mencari hubungan atau efektivitas antara varibel independen lainnya dengan kualitas hidup pada pasien penderita penyakit ginjal kronik, menggunakan metode dan desain penelitian selain analitik kuntitatif, serta analisis yang lebih mendalam demi pengembangan kebaharuan ilmu pengetahuan terhadap kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronik.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Hemodialisa Terhadap Kemampuan Perawatan Cimino Secara Mandiri di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Penyakit Ginjal Kronis (PGK) stadium akhir merupakan isu kesehatan global yang signifikan. Komplikasi pada pasien PGK stadium akhir dengan hemodialisis menggunakan cimino dapat dicegah melalui perilaku self-care. Perilaku self-care didefinisikan sebagai segala tindakan yang dilakukan oleh pasien PGK stadium akhir guna memelihara dan meningkatkan kesehatan serta fungsi cimino selama proses hemodialisis. Dan hal ini harus didasari oleh pengetahuan pasien terkait perawatan cimino yang dilakukan secara mandiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan pasien hemodialisa terhadap kemampuan perawatan cimino secara mandiri di RS. Sentra Medika Cikarang. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini dipresisi menggunakan rumus Slovin dengan total sampel yaitu sebanyak 102 orang responden pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan chi-suqare test. Hasil : Hasil menunjukan terdapat nilai signifikan p-value = 0,000 (p<α). Kesimpulan : terdapat hubungan tingkat pengetahuan pasien hemodialisa terhadap kemampuan perawatan cimino secara mandiri di RS. Sentra Medika Cikarang. Saran : Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas perawatan dan pengetahuan pasien PGK yang menjalani hemodialisa, disarankan kepada pihak managemen rumah sakit untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai perawatan cimino mandiri kepada pasien. Sehingga, dengan pemberian eduaksi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku self-care pasien dalam perawatan cimino secara mandiri.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rs sentra medika cikarang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) telah muncul sebagai salah satu penyebab kematian dan penderitaan paling menonjol di abad ke-21. Salah satu faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronis adalah hipertensi, penderita hipertensi memiliki resiko kualitas hidup buruk dibandingkan dengan yang tidak mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan faktor risiko hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS. Sentra Medika Cikarang. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini dipresisi menggunakan rumus Slovin dengan total sampel yaitu sebanyak 72 orang responden pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan spearman rank test. Hasil : analisis bivariat menggunakan spearman rank test, terdapat hubungan signifikan (p-value = 0,000) yang kuat dan searah antar variabel faktor risiko hipertensi dan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik. Saran : diharapkan bagi rumah sakit dapat mengembangkan, melakukan skrining, monitoring dan melaksanakan program promotif seperti melakukan edukasi tentang penatalaksanaan hemodialisa dan pengelolaan hipertensi pada pasien PGK. Edukasi ini harus mencakup pentingnya pengendalian tekanan darah pada pasien PGK yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup pada penderita PGK.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di TPMB Bd Siti Asiah S.Tr., Keb. Desa Telaga Murni

2024•Koleksi Perpustakaan

Kualitas tidur pada ibu hamil sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin. Adapun sebuah penelitian memperkirakan terjadinya gangguan tidur pada wanita hamil pada 46-78%, dengan kualitas tidur menurun menjelang trimester ketiga. Hampir 80% wanita hamil insomnia pada trimester ketiga kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur ibu hamil trimester III di TPMB Bd Siti Asiah STr, Keb Desa Telaga Murni Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 102 ibu hamil trimester III dengan purposive sampling. Instrument menggunakan kuesioner. Analisa univariat, bivariat dan uji chi-square. Hasil Analisa bivariat variabel umur ibu hamil p value = 0.000 (OR= 10.833), variabel penyakit p value = 0.667 (OR= 1.434), variabel nutrisi p value = 0.000 (OR= 9.630), dan variabel lingkungan fisik p value = 0.000 (OR= 6.890). Kesimpulan hasil penelitian variabel umur ibu hamil, nutrisi, dan lingkungan fisik memiliki hubungan dengan kualitas tidur serta penyakit tidak memiliki hubungan dengan kualitas tidur. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan kepada ibu hamil agar lebih menjaga kehamilan dan kualitas tidurnya, supaya saat persalinan mudah dan lancar.

29 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pola Penggunaan Obat Anthihipertensi di Puskesmas Mekarmukti Pada Periode Januari-Februari Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi yang sering didapatkan pada pelayanan kesehatan primer dengan memiliki risiko morbiditas serta mortalitas yang terus meningkat selaras dengan naiknya tingkatan tekanan sistolik dan diastolik yang diakibatkan oleh gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Tujuan: untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Mekarmukti Januari-Februari 2023. Metode: penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional menggunakan metode pengambilan data retrospektif yang diambil dari penelusuran dokumen rekam medik pada bulan Juni tahun 2023 di Puskesmas Mekarmukti. Sampel diambil menggunakan metode total sampling yaitu seluruh pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 46 sampel pasien hipertensi. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil, pada karakteristik berdasarkan usia tertinggi <60 tahun sebanyak 27 pasien(58,7%), jenis kelamin tertinggi yaitu perempuan 29 pasien(54,3%), tekanan darah 140-159/90-99 sebanyak 25 pasien(54,3%) dan tekanan darah ≥160/100 sebanyak 21 pasien(45,6%), dan penyakit penyerta 16 pasien(34,8%). Untuk pola penggunaan berdasarkan usia dan tekanan darah, untuk usia <60 tahun tekanan darah 140159/90-99 penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodipine 5 mg sebanyak 7 pasien(15,2%) sedangkan untuk usia ≥60 tahun penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodipine 10 mg sebanyak 8 pasien(17,4%). Pada tekanan darah ≥160/100 dengan usia <60 tahun penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodpine 10 mg sebanyak 12 pasien(26,1%) sedangkan untuk usia ≥60 tahun penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodipine 10 mg sebanyak 4 pasien(8,7%). Pada pasien hipertensi dengan penyakit penyerta yang diderita yaitu Diabetes Melitus. Kesimpulan: dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa untuk karakteristik berdasarkan usia dan tekanan darah sesuai. Pada pola penggunaan obat berdasarkan usia dan tekanan darah 140-159/90-99 sesuai dengan Pedoman Pelayanan Kefarmasian.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Tindakan Perutaneouse Coronary Intervention (PCI) Dengan Kecemasan Pada Pasien Jantung di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian, tindakan yang umum yang dilakukan adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Di rumah sakit sentra medika cisalak selama setahun terdapat 1163. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan Pengetahuan Tindakan Percutaneos Coronary Intervention (PCI) Dengan Kecemasan Pada Psien Jantung. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana besar sampel sama dengan pupulasi, dengan populasi 96 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil : Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi square menunjukan bahwa p value 0.00 <0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy, dengan nilai OR 2.357 (1.584-3.508) yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Jenis kelamin lebih dominan laki-laki dari perempuan yaitu sebanyak 79 responden (82,3%), kelompok usia tertinggi untuk karakteristik responden adalah kelompok usia 56-65 tahun sebanyak 40 responden (37,0%). Ada hubungan pengetahuan terhadap kecemasan pada pasien dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) pada pasien penyakit jantung koroner.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jenis Stent Terhadap Kejadian In Stent Restenosis (ISR) Pada Pasien Janting Dengan Riwayat Diabetes Melitus di Ruang Cathlab RS Sentra Medika Cisalak

2023•Koleksi Perpustakaan

Penyakit jantung koroner (PJK) atau di kenal dengan Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu penyakit yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah untuk dinding jantung mengalami pengerasan dan penyempitan. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada penyakit jantung coroner dengan riwayat diabetes mellitus di ruang cathlab jantung Rumah Sakit Medika Cisalak tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif desain quasy experiment. Sampel yang di gunakan adalah seluruh pasien jantung koroner berjumlah 160 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji analis uji Wilcoxon Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,000 yang artinya penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Negative Ranks antara hasil pre test dan post test adalah terdapat 73 data negatif (N) yang artinya ke 73 pasien mengalami penurunan hasil dari pemasangan stent BMS dari nilai pre test dan post test. Sedangkan hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,001 penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Positive Ranks (positif) antara hasil pemasangan stent DES terdapat 18 data positif (N) yang artinya sebanyak 18 pasien mengalami peningkatan hasil dari pemasangan stent DES dari nilai pre test dan post test. Masyarakat lebih menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari berbagai resiko penyakit jantung koreoner yang dapat mengakibatkan kondisi parah bahkan kematian, serta memakai jenis stent DES untuk menghindari risiko ISR.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Terhadap Manajemen Penatalaksanaan Diabetes Melitus di Ruang Rawat Inap RS Sentra Medika Cisalak Depok

2023•Koleksi Perpustakaan

Penyakit Diabetes Melitus (DM) termasuk penyakit degeneratif yang timbul dari gaya hidup atau pola hidup yang tidak sehat seseorang yang mengakibatkan adanya peningkatan kadar glukosa darah karena kekurangan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi pengetahuan terhadap manajemen penatalaksanaan diabetes melitus di ruang rawat inap RS Sentra Medika Cisalak Depok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu pasien rawat inap kelas I, II, III dan VIP dan dengan 92 sampel agar tidak terjadi resiko tidak sensitif. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini dengan metode purposive sampling. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengetahuan penatalaksanaan manajemen diabetes melitus sebagian besar kurang baik pada pasien rawat inap di RS Sentra Medika Cisalak Depok. Pengetahuan manajemen penatalaksanaan diabetes melitus dipengaruhi oleh berbagai faktor bermakna yaitu faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan dan lama menderita penyakit diabetes melitus. Pengetahuan manajemen penatalaksanaan diabetes melitus berkenaan langsung dengan gaya hidup, kondisi fisik, aktifitas sehari-hari dan tingkat daya tangkap informasi kesehatan serta pengalaman penanganan penyakit diabetes melitus.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Menyebabkan Kejadian Hipertiroid Pada Pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cikarang

2023•Koleksi Perpustakaan

Hipertiroid adalah suatu keadaan atau gambaran klinis akibat produksi hormon tiroid yang berlebihan oleh kelenjar tiroid yang terlalu akitif. Karena tiroid memproduksi hormon tiroksin dari Iodium, maka Iodium radiaktif dalam dosis kecil dapat digunakanuntuk mengobatinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Untuk mengidentifikasi Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kejadian Hipertiroid Pada Pasien Di Poliklinik Penyakit Dalam Rs. Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian yang digunakan survey analitik cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah 50 orang dan sampel peneltian 30 responden dengan cara non-random sampling (purposive sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariate; Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyakit graves dengan kejadian hipertiroid dengan nilai p- value = 0,016, faktor penggunaan iyodium dengan kejadian hipertiroid dengan nilai p- value = 0,011, faktor penggunaan obat-obatan dengan kejadian hipertiroid dengan p- value = 0,000, faktor tiroiditis dengan kejadian hipertiroid dengan nilai p- value = 0,000. Faktor penyakit graves, penggunaan iyodium, penggunaan obat-obatan, tiroiditis berhubungan dengan kejadian hipertiroid di poliklinik penyakit dalam Rs.Sentra Medka Ckarang Tahun 2023. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi responden, dimana dapat mengetahui apa saja yang menjadi penyebab terjadinya hipertiroid.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian In Stent Restensis (ISR) Pada Pasien yang Dilakukan Tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) di Ruang Cathlab RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2021

2023•Koleksi Perpustakaan

Penyakit jantung koroner (PJK) atau di kenal dengan Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu penyakit yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah untuk dinding jantung mengalami pengerasan dan penyempitan. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISR pada penyakit jantung koroner di ruang cathlab jantung Rumah Sakit Medika Cisalak tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif desain Cross sectional. Sempel yang di gunakan adalah seluruh pasien jantung koroner berjumlah 106 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji analis uji chi square Hasil penelitian ini menyimpulkan ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kejadian ISR dengan nilai (p value) sebesar 0,013. Ada hubungan riwayat merokok dengan kejadian ISR dengan (p value) sebesar 0,000 (p value) < 0,05, ada hubungan riwayat DM dengan kejadian ISR diperoleh (p value) sebesar 0,000. Ada hubungan riwayat Hipertensi dengan kejadian ISR dengan nilai (p value) sebesar 0,002. Ada hubungan dislipidemia dengan kejadian ISR adapun hasil nilai(p value) sebesar 0,000 maka H1 diterima artinya ada hubungan antara riwayat menderita kolesterol dengan kejadian In Stent Restenosis (ISR) pada pasien penyakit jantung koroner di cathlab RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2021. Masyarakat lebih menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari berbagai resiko penyakit jantung koreoner yang dapat mengakibatkan kondisi parah bahkan kematian.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Abortus Immines Pada Ibu Hamil Trimestes I di TPMB Iin Sepnita Dewi Cikarang Pusat Bekasi Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Abortus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang perlu mendapatkan perhatian dan merupakan penyebab penderitaan wanita di seluruh dunia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian sampling dengan metode Cross-sectional yang didukung oleh data sekunder berupa data yang diperoleh lokasi penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah 82 responden yang melakukan pemeriksaan hamil bulan Januari – Oktober 2022. Sampel penelitian ini menggunakan Teknik total sampling sebanyak 82 responden. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa rekam medik. Dan di Analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian abortus imminens di TPMB Iin Sepnita Dewi Usia ibu (0,004), Paritas (0,012), Pekerjaan (0,009), Riwayat Penyakit (0,002), Kehamilan Yang di Inginkan atau tidak diinginkan (0,002). Dari 5 variabel yang diteliti (Usia, Paritas, Pekerjaan, Riwayat Penyakit, Kehamilan Yang diinginkan atau tidak diinginkan), hasilnya semua variabel saling berhubungan dengan terjadinya abortus imminens di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2022. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Ibu merencanakan kehamilan, mengontrol selama kehamilan sehingga mengurangi resiko terjadinya abortus imminens khususnya di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2022.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ABORTUS IMMINENS PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI TPMB IIN SEPNITA DEWI CIKARANG PUSAT BEKASI TAHUN 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Abortus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang perlu mendapatkan perhatian dan merupakan penyebab penderitaan wanita di seluruh dunia. Abortus terbagi dua yaitu abortus spontan dan abortus provokatus. Ini menyebabkan masalah abortus mendapat perhatian, sebab dapat mempengaruhi morbiditas dan mortalitas maternal. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kejadian abortus salah satunya adalah faktor ibu yaitu umur ibu, paritas, usia kehamilan, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, status ekonomi, berbagai penyakit medis, status gizi ibu dan riwayat abortus. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian sampling dengan metode Cross-sectional yang didukung oleh data sekunder berupa data yang diperoleh lokasi penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah 82 responden yang melakukan pemeriksaan hamil bulan Januari – Oktober 2022. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik total sampling dengan sampel sebanyak 82 responden. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa rekam medik. Dan di Analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian abortus imminens di TPMB Iin Sepnita Dewi Usia ibu (0,004), Paritas (0,012), Pekerjaan (0,009), Riwayat Penyakit (0,002), Kehamilan Yang di Inginkan atau tidak diinginkan (0,002). Dari 5 variabel yang diteliti (Usia, Paritas, Pekerjaan, Riwayat Penyakit, Kehamilan Yang diinginkan atau tidak diinginkan), hasilnya semua variabel saling berhubungan dengan terjadinya abortus imminens di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2022. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Ibu merencanakan kehamilan, mengontrol selama kehamilan sehingga mengurangi resiko terjadinya abortus imminens khususnya di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2022.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail