ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit jantung koroner (PJK) atau di kenal dengan Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu penyakit yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah untuk dinding jantung mengalami pengerasan dan penyempitan. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada penyakit jantung coroner dengan riwayat diabetes mellitus di ruang cathlab jantung Rumah Sakit Medika Cisalak tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif desain quasy experiment. Sampel yang di gunakan adalah seluruh pasien jantung koroner berjumlah 160 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji analis uji Wilcoxon Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,000 yang artinya penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Negative Ranks antara hasil pre test dan post test adalah terdapat 73 data negatif (N) yang artinya ke 73 pasien mengalami penurunan hasil dari pemasangan stent BMS dari nilai pre test dan post test. Sedangkan hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,001 penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Positive Ranks (positif) antara hasil pemasangan stent DES terdapat 18 data positif (N) yang artinya sebanyak 18 pasien mengalami peningkatan hasil dari pemasangan stent DES dari nilai pre test dan post test. Masyarakat lebih menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari berbagai resiko penyakit jantung koreoner yang dapat mengakibatkan kondisi parah bahkan kematian, serta memakai jenis stent DES untuk menghindari risiko ISR.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Isnainy Inayah NIM : 221070088 HUBUNGAN PENGETAHUAN TINDAKAN PERUTANEOUSE CORONARY INTERVENTION (PCI) DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN JANTUNG DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CISALAK ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian, tindakan yang umum yang dilakukan adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Di rumah sakit sentra medika cisalak selama setahun terdapat 1163. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan Pengetahuan Tindakan Percutaneos Coronary Intervention (PCI) Dengan Kecemasan Pada Psien Jantung Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana besar sampel sama dengan pupulasi, dengan populasi 96 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil : Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi square menunjukan bahwa p value 0.00 0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy, dengan nilai OR 2.357 (1.584-3.508) yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Jenis kelamin lebih dominan laki-laki dari perempuan yaitu sebanyak 79 responden (82,3%), kelompok usia tertinggi untuk karakteristik responden adalah kelompok usia 56-65 tahun sebanyak 40 responden (37,0%). Ada hubungan pengetahuan terhadap kecemasan pada pasien dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) pada pasien penyakit jantung koroner. Bahan baca : 3 buku (2018-2022) dan 5 jurnal kesehatan (2016 2022) Kata kunci : Penyakit Jantung Koroner, (PCI),pengetahuan, cemas
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian, tindakan yang umum yang dilakukan adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Di rumah sakit sentra medika cisalak selama setahun terdapat 1163. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan Pengetahuan Tindakan Percutaneos Coronary Intervention (PCI) Dengan Kecemasan Pada Psien Jantung. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana besar sampel sama dengan pupulasi, dengan populasi 96 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil : Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi square menunjukan bahwa p value 0.00 <0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy, dengan nilai OR 2.357 (1.584-3.508) yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Jenis kelamin lebih dominan laki-laki dari perempuan yaitu sebanyak 79 responden (82,3%), kelompok usia tertinggi untuk karakteristik responden adalah kelompok usia 56-65 tahun sebanyak 40 responden (37,0%). Ada hubungan pengetahuan terhadap kecemasan pada pasien dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) pada pasien penyakit jantung koroner.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penyakit jantung koroner (PJK) atau di kenal dengan Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu penyakit yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah untuk dinding jantung mengalami pengerasan dan penyempitan. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada penyakit jantung coroner dengan riwayat diabetes mellitus di ruang cathlab jantung Rumah Sakit Medika Cisalak tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif desain quasy experiment. Sampel yang di gunakan adalah seluruh pasien jantung koroner berjumlah 160 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji analis uji Wilcoxon
Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar 0,000 yang artinya penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Negative Ranks antara hasil pre test dan post test adalah terdapat 73 data negatif (N) yang artinya ke 73 pasien mengalami penurunan hasil dari pemasangan stent BMS dari nilai pre test dan post
test. Sedangkan hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon dengan nilai Asymp.Sig sebesar
0,001 penelitian ini menyimpulkan ada hubungan pengaruh jenis stent terhadap kejadian ISR pada pasien jantung dengan riwayat diabetes mellitus dengan nilai Positive Ranks (positif) antara hasil pemasangan stent DES terdapat 18 data positif (N) yang artinya sebanyak 18 pasien mengalami peningkatan hasil dari pemasangan stent DES dari nilai pre test dan post test.
Masyarakat lebih menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari berbagai resiko penyakit jantung koreoner yang dapat mengakibatkan kondisi parah bahkan kematian, serta memakai jenis stent DES untuk menghindari risiko ISR.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penyakit jantung koroner (PJK) atau di kenal dengan Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu penyakit yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah untuk dinding jantung mengalami pengerasan dan penyempitan. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISR pada penyakit jantung koroner di ruang cathlab jantung Rumah Sakit Medika Cisalak tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif desain Cross sectional. Sempel yang di gunakan adalah seluruh pasien jantung koroner berjumlah 106 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji analis uji chi square
Hasil penelitian ini menyimpulkan ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kejadian ISR dengan nilai (p value) sebesar 0,013. Ada hubungan riwayat merokok dengan kejadian ISR dengan (p value) sebesar 0,000 (p value) < 0,05, ada hubungan riwayat DM dengan kejadian ISR diperoleh (p value) sebesar 0,000. Ada hubungan riwayat Hipertensi dengan kejadian ISR dengan nilai (p value) sebesar 0,002. Ada hubungan dislipidemia dengan kejadian ISR adapun hasil nilai(p value) sebesar 0,000 maka H1 diterima artinya ada hubungan antara riwayat menderita kolesterol dengan kejadian In Stent Restenosis (ISR) pada pasien penyakit jantung koroner di cathlab RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2021.
Masyarakat lebih menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari berbagai resiko penyakit jantung koreoner yang dapat mengakibatkan kondisi parah bahkan kematian.