Profil penulis
Sofiatun Nadzia
4 karya publik ditemukan.
Hubungan Hipertensi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RS Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2025
Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) telah muncul sebagai salah satu penyebab kematian dan penderitaan paling menonjol di abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS. Sentra Medika Cikarang tahun 2025. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 185 pasien dengan penyakit ginjal kronik, dengan sampel dipresisi menggunakan rumus Slovin. Sehingga didapatkan sampel sebanyak 72 orang responden pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisa, dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang menggali karakteristik responden, hipertensi dan kuesioner WHOQOL untuk mengukur kualitas hidup. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan spearman rank test. Hasil : analisis bivariat menggunakan spearman rank test, terdapat hubungan signifikan (p-value = 0,000) yang kuat dan searah antar variabel faktor risiko hipertensi dan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik. Saran : diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini, dengan mencari hubungan atau efektivitas antara varibel independen lainnya dengan kualitas hidup pada pasien penderita penyakit ginjal kronik, menggunakan metode dan desain penelitian selain analitik kuntitatif, serta analisis yang lebih mendalam demi pengembangan kebaharuan ilmu pengetahuan terhadap kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronik.
Hubungan hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rs sentra medika cikarang
ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) telah muncul sebagai salah satu penyebab kematian dan penderitaan paling menonjol di abad ke-21. Salah satu faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronis adalah hipertensi, penderita hipertensi memiliki resiko kualitas hidup buruk dibandingkan dengan yang tidak mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan faktor risiko hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS. Sentra Medika Cikarang. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini dipresisi menggunakan rumus Slovin dengan total sampel yaitu sebanyak 72 orang responden pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan spearman rank test. Hasil : analisis bivariat menggunakan spearman rank test, terdapat hubungan signifikan (p-value = 0,000) yang kuat dan searah antar variabel faktor risiko hipertensi dan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik. Saran : diharapkan bagi rumah sakit dapat mengembangkan, melakukan skrining, monitoring dan melaksanakan program promotif seperti melakukan edukasi tentang penatalaksanaan hemodialisa dan pengelolaan hipertensi pada pasien PGK. Edukasi ini harus mencakup pentingnya pengendalian tekanan darah pada pasien PGK yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup pada penderita PGK.