Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: xerostomia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengaturan Cairan Dengan Tingkat Xerostomia Pada Pasien Yang Melakukan Hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan gangguan kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insiden gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi. Terapi pengganti yang paling banyak dipilih dan dilakukan oleh pasien PGK di Indonesia adalah hemodialisis. Seseorang yang sedang menjalani terapi hemodialisis akan mengalami kesulitan dalam mengontrol haus yang diakibatkan karena pasien harus melakukan pembatasan asupan cairan. Apabila cairan tidak dijaga atau terjadi kelebihan cairan antara sesi dialisis, maka akan menimbulkan dampak berupa penambahan berat badan, edema, dan peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitan mengetahui hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan Total Sampling, sehingga jumlah sampel adalah 74 orang dan Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan dari 74 responden tingkat Xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD didapatkan hasil hampir setengah dari responden mengalami haus ringan yaitu sebanyak 30 responden (41 %). Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square diperoleh nilai P = 0,000 (P<0,05). Berdasarkan nilai P value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada ada hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD. Peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat melakukan mengganti variabel dengan kepatuhan pengaturan cairan menggunakan audio visual dan pendidikan kesehatan.

22 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengaturan Cairan Dengan Tingkat Xerostomia Pada Pasien yang Melakukan Hemodialisa di Sentra Medika Cisalak Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Chronic kidney disease (CKD) is a global public health problem with an increasing prevalence and incidence of kidney failure, poor prognosis and high treatment costs. The replacement therapy that is most chosen and performed by CKD patients in Indonesia is hemodialysis. Someone who is undergoing hemodialysis therapy will experience difficulties in controlling thirst which is caused because the patient has to limit fluid intake. If fluids are not maintained or there is excess fluid between dialysis sessions, it will have an impact in the form of weight gain, edema, and increased blood pressure. The purpose of this study was to determine the relationship between fluid management and the level of xerostomia in patients with chronic kidney disease. The type of research used is correlational analytic research with a cross sectional approach. The sample uses Total Sampling, so the number of samples is 74 people and analysis of research data uses the Chi Square test. The results showed that from 74 respondents the level of Xerostomia in patients with chronic kidney disease who underwent HD showed that almost half of the respondents experienced mild thirst, namely as many as 30 respondents (41%). The results of statistical tests using Chi-square obtained a value of P = 0.000 (P <0.05). Based on the P value, it can be concluded that there is a relationship between fluid regulation and the level of xerostomia in chronic kidney disease patients undergoing HD. The conclusion of this study is that there is a relationship between fluid regulation and the level of xerostomia in chronic kidney disease patients undergoing HD. Future researchers are advised to be able to replace variables with adherence to fluid regulation using audio-visual and health education.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail