ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu masalah di dalam ruang kesehatan secara global yang signifikan dan angka prevalensinya cenderung meningkat di dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2021, terdapat 1 dari 10 orang hidup dengan diabetes di seluruh dunia. pada tahun 2019 ada sekitar 10,6% penderita diabetes di Indonesia. Provinsi Jawa Barat di tahun 2019 s/d 2020 mengalami kenaikan 8,2% orang yang menderita penyakit Diabetes Melitus dan sebagian berasal dari Kabupaten Bekasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien diabetes mellitus di Klinik Dwi Cipta 1 Cibatu Cikarang Selatan Tahun 2022.
Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 55 orang responden pasien DM yang datang ke Klinik Dwi Cipta 1 periode November - Desember tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square .
Hasil analisis bivariat ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien Diabetes Mellitus dengan nilai P-Value 0,046, yaitu nilai P-Value yang didapatkan P<α 0,05.
Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien Diabetes Mellitus di Klinik Dwi Cipta 1 Cibatu Tahun 2022. Diharapkan bagi Klinik Dwi Cipta dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada keluarga pasien tentang pentingnya perawatan pasien dan pentingnya memberikan motivasi pada pasien Diabetes Melitus guna mengurangi resiko harga diri rendah pada pasien.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan (X₁) dan persepsi harga (X₂) terhadap kinerja usaha warung tradisional (Y), baik secara parsial maupun simultan, di Kelurahan Karangraharja, Cikarang Utara. Pesatnya ekspansi ritel modern menjadi tantangan serius bagi eksistensi ekonomi kerakyatan berskala mikro di wilayah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik warung tradisional di Kelurahan Karangraharja, dengan ukuran sampel minimal sebanyak 80 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat margin of error 5%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner terstruktur dengan Skala Likert. Analisis data diolah menggunakan bantuan program SPSS versi 26, meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien determinasi (R²), serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara parsial, Kualitas Pelayanan (X₁) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) dengan nilai (t hitung) sebesar 1,524 dan nilai signifikansi 0,132 (> 0,05). Kualitas pelayanan personal yang ramah telah dianggap sebagai standar baku kewajaran sosiologis antar-tetangga sehingga tidak menjadi penggerak utama omzet. (2) Secara parsial, Persepsi Harga (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) dengan nilai (t hitung) sebesar 4,543 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Fleksibilitas harga dan opsi pembelian eceran menjadi senjata kompetitif utama warung tradisional. (3) Secara simultan, Kualitas Pelayanan (X₁) dan Persepsi Harga (X₂) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) dengan nilai (F hitung) sebesar 23,495 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai Adjusted R sebesar 0,617menunjukkan bahwa kombinasi kedua variabel tersebut berkontribusi sebesar 61,7% terhadap variasi kinerja usaha, sedangkan sisanya sebesar 38,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan bagaimana
pengaruh kualitas pelayanan dan harga memengaruhi keputusan pembelian
konsumen pada produk ikan hias di PT Qian Hu Joe Aquatic Indonesia. Untuk
mengumpulkan sampel, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan
teknik pengambilan sampel non probability sampling dan purposive sampling.
Sampel pada penelitian ini sebanyak 45 responden pelanggan lokal di PT Qian Hu
Joe Aquatic Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert 15,
teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linier berganda dengan
pengolahan data menggunakan SPSS version 22 for windows. Hasil pada
penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Kualitas Pelayanan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian kemudian Harga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara
simultan Kualitas Pelayanan dan Harga berpengaruh positif dan signifikan sebesar
83,6%, terhadap Keputusan Pembelian. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh
yang paling dominan terhadap keputusan pembelian. Oleh karena itu, PT Qian Hu
Joe Aquatic Indonesia diharapkan dapat menggunakan temuan ini untuk
meningkatkan Pelayanan mereka dan strategi penetapan harga untuk mendorong
terjadinya keputusan pembelian konsumen.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Konsumen tidak hanya mempertimbangkan cita rasa produk, tetapi juga memperhatikan pelayanan yang diberikan serta kesesuaian antara harga dengan manfaat yang diperoleh. Oleh karena itu, kemampuan suatu gerai dalam memberikan pelayanan yang baik dan menetapkan harga yang sesuai menjadi faktor yang dapat menentukan tingkat kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan konsumen Generasi-Z pada Gerai Usaha Es Teh Solo Wilayah Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 100 responden yang merupakan konsumen Generasi-Z Gerai Usaha Es Teh Solo Wilayah Jakarta Pusat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai koefisien Beta sebesar 0,335. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, seperti keramahan karyawan, kecepatan pelayanan, serta kenyamanan proses pembelian, mampu meningkatkan kepuasan konsumen. Selain itu, harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien Beta sebesar 0,414. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kesesuaian harga dengan kualitas produk, keterjangkauan harga, serta manfaat yang dirasakan konsumen menjadi faktor penting dalam membentuk kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan harga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen Generasi-Z pada Gerai Usaha Es Teh Solo Wilayah Jakarta Pusat. Oleh karena itu, Gerai Usaha Es Teh Solo perlu mempertahankan strategi harga yang kompetitif serta meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan agar mampu memenuhi harapan konsumen dan menciptakan loyalitas pelanggan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Sentra Medika Hospital Cikarang merupakan rumah sakit dengan tipe B dan sudah terakreditasi paripurna di Kabupaten Bekasi Jawa Barat. SMHC berkomitmen menerima pasien BPJS Kesehatan dengan didukung adanya kualitas pelayanan yang menjadi prediktor yang lebih kuat, sehingga peningkatan keandalan, daya tanggap, jaminan, bukti fisik, dan empati pelayanan perlu menjadi prioritas manajemen rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap minat menggunakan kembali layanan pasien rawat jalan BPJS Kesehatan di Sentra Medika Hospital Cikarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan 225 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria peserta BPJS Kesehatan aktif, pernah melakukan sedikitnya minimal dua kali kunjungan rawat jalan di rumah sakit, dan berusia minimal 17 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan positif (B =
0,517; beta = 0,532; t = 9,415; p < 0,001) dan persepsi harga juga berpengaruh signifikan positif (B = 0,363; beta = 0,354; t = 6,271; p < 0,001) terhadap minat menggunakan kembali layanan. Secara simultan, variabel kualitas pelayanan dan persepsi harga berpengaruh signifikan positif terhadap minat menggunakan kembali layanan, F (2, 222) = 249,370; p < 0,001. Hasil penelitian diharapkan berkontribusi bagi peningkatan mutu rumah sakit dan kepuasan pelanggan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand image dan persepsi harga
dengan keputusan pembelian online melalui aplikasi Shopee pada pengguna yang
berdomisili di Cikarang Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain survei cross-sectional. Sebanyak 100 responden dipilih melalui
purposive sampling berdasarkan kriteria pengguna Shopee berusia 17–45 tahun,
berdomisili di Cikarang Utara, dan pernah melakukan transaksi melalui Shopee
dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala
Likert lima poin dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan IBM
SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berpengaruh
signifikan dengan keputusan pembelian (B = 0,348; β = 0,321; t = 4,104; p < 0,001).
Persepsi harga juga berpengaruh signifikan dengan keputusan pembelian (B =
0
,601; β = 0,605; t = 7,740; p < 0,001). Secara bersama-sama, kedua prediktor
menghasilkan model yang signifikan, F(2, 97) = 168,531; p < 0,001, dengan R² =
,777 dan adjusted R² = 0,772. Temuan ini menunjukkan bahwa evaluasi konsumen
0
terhadap citra platform dan kewajaran harga berkaitan dengan semakin kuatnya
keputusan membeli melalui Shopee. Karena data dikumpulkan secara cross-
sectional dan menggunakan purposive sampling, hasil penelitian ditafsirkan
sebagai hubungan statistik pada sampel, bukan sebagai bukti sebab-akibat untuk
seluruh pengguna Shopee di Cikarang Utara.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh promosi dan harga
terhadap keputusan pembelian peritel pada PT Distribusi Voucher Nusantara di
Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian ini dilandasi adanya persaingan ketat
dalam industri distribusi voucher telekomunikasi yang menuntut perusahaan untuk
menerapkan strategi promosi yang efektif dan penerapan harga yang kompetitif agar
dapat mempertahankan loyalitas peritel.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden
yang merupakan peritel mitra PT Distribusi Voucher Nusantara. Teknik penentuan
sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Analisis data
dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang meliputi uji validitas, uji
reliabilitas, uji t, uji f, dan koefisien determinasi (R²).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi (X₁) memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai t hitung positif lebih
besar dari t tabel (11,814 > 1,6615) dan Sig lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) Harga
(X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan
nilai t hitung positif lebih besar dari t tabel (13,975 > 1,6615) dan Sig lebih kecil dari
0,05 (0,000 < 0,05) Secara simultan, promosi dan harga juga berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian dengan nilai f hitung lebih besar dari f tabel (140,680 >
3,095) dan Sig lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) Nilai koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,754, yang berarti 75,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh
promosi dan harga.
Dengan demikian, semakin efektif promosi dan semakin kompetitif kebijakan
harga yang diterapkan oleh PT Distribusi Voucher Nusantara, maka semakin tinggi
keputusan pembelian peritel.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Menurut kementrian kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/068/I/2010 Obat generik merupakan obat dengan nama resi Internasional Non Propietary Names (INN) yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia untuk zat khasiat yang dikandungnya. Obat merk dagang adalah obat dengan nama dagang perusahaan dan di jual dengan merk sesuai keinginan perusaha. Tujuan : Untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik Dan Obat Merk Dagang di Puskesmas Sukaraya meliputi definisi, harga, kualitas, dan keamanan. Metode : Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, data yang diperoleh merupakan data primer dengan alat bantu berupa kuesioner serta pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling kepada masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Sukaraya pada bulan Maret sampai April 2023. Hasil : penelitian dilakukan di Puskesmas Sukaraya dengan total 100 responden pada karakteristik responden Usia paling tinggi adalah 46-65 Tahun sebesar 38%, berdasarkan Jenis Kelamin paling tinggi adalah perempuan sebesar 67%, berdasarkan Pendidikan paling tinggi adalah SMA sebesar 32%, berdasarkan Pekerjaan paling tinggi adalah tidak bekerja sebesar 59%. Untuk tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik dan obat merk dagang berdasarkan variabel definisi obat 74,3%, harga obat 74,7%, kualitas obat sebesar 74,6%, dan keamanan obat 74,6%. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Sukaraya tentang obat generik dan obat merk dagang pada bulan Maret sampai April 2023 termasuk dalam kategori baik
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu masalah kesehatan secara global yang signifikan dan angka prevalensinya meningkat di dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2021, terdapat 1 dari 10 orang hidup dengan diabetes. pada tahun 2019 ada sekitar 10,6% penderita diabetes di Indonesia. Provinsi Jawa Barat di tahun 2020 mengalami kenaikan 8,2% orang yang menderita penyakit Diabetes Melitus dan sebagian berasal dari Kabupaten Bekasi. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 55 orang responden pasien DM yang datang ke Klinik Dwi Cipta 1 tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien Diabetes Mellitus dengan nilai P-Value 0,046, yaitu nilai P-Value yang didapatkan P<a 0,05. Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian harga diri rendah pada pasien Diabetes Melitus di Klinik Dwi Cipta 1 Cibatu Tahun 2022. Diharapkan bagi Klinik Dwi Cipta dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada keluarga pasien tentang pentingnya perawatan pasien dan pentingnya memberikan motivasi pada pasien Diabetes Melitus guna mengurangi resiko harga diri rendah pada pasien.