BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Konsumen tidak hanya mempertimbangkan cita rasa produk, tetapi juga memperhatikan pelayanan yang diberikan serta kesesuaian antara harga dengan manfaat yang diperoleh. Oleh karena itu, kemampuan suatu gerai dalam memberikan pelayanan yang baik dan menetapkan harga yang sesuai menjadi faktor yang dapat menentukan tingkat kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan konsumen Generasi-Z pada Gerai Usaha Es Teh Solo Wilayah Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 100 responden yang merupakan konsumen Generasi-Z Gerai Usaha Es Teh Solo Wilayah Jakarta Pusat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai koefisien Beta sebesar 0,335. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, seperti keramahan karyawan, kecepatan pelayanan, serta kenyamanan proses pembelian, mampu meningkatkan kepuasan konsumen. Selain itu, harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien Beta sebesar 0,414. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kesesuaian harga dengan kualitas produk, keterjangkauan harga, serta manfaat yang dirasakan konsumen menjadi faktor penting dalam membentuk kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan harga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen Generasi-Z pada Gerai Usaha Es Teh Solo Wilayah Jakarta Pusat. Oleh karena itu, Gerai Usaha Es Teh Solo perlu mempertahankan strategi harga yang kompetitif serta meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan agar mampu memenuhi harapan konsumen dan menciptakan loyalitas pelanggan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji Pengaruh Price Discount Dan Display Product Terhadap impluse buying Konsumen Indomaret di Kecamatan Cikarang utara dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dan verifikatif. Terdapat 3 (tiga) hipotesis penelitian yang diajukan dalam penelitian ini. Instrumen pengukuran berupa penyebaran kuesioner kepada 100 orang Konsumen Indomaret yang telah melakukan pembelian 2 kali di indomaret cikarang utara Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan 2 variabel bebas (price discount dan display product) berpengaruh positif dan signifikan tehadap impulse buying konsumen indomaret di cikarang utara, Penjelasan lebih lanjut mengenai hasil penelitian, implikasi dan saran penelitian dapat dilihat pada penelitian ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan di Wakaf Mart Yayasan Al Ikhlas Citra Utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Konsumen Wakaf Mart Yayasan Al Ikhlas Citra Utama menjadi populasi dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, analisis regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan (X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y), dengan nilai t-hitung sebesar 7,737 > 1,985 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Harga (X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y), dengan nilai t-hitung sebesar 9,875 > 1,985 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, Kualitas Pelayanan dan Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen, dengan nilai F-hitung sebesar 56,252 > 3,09 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,538, yang mengindikasikan bahwa Kualitas Pelayanan dan Harga mampu menjelaskan variasi Kepuasan Konsumen sebesar 53,8%, sedangkan 46,2% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan perilaku belanja masyarakat dari sistem konvensional menuju sistem digital melalui platform e-commerce, salah satunya adalah Shopee. Dua fitur yang berkembang pesat dalam memengaruhi perilaku konsumen adalah live commerce dan electronic word of mouth (E-WOM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh live commerce dan electronic word of mouth (E-WOM) terhadap keputusan pembelian konsumen pada Shopee, baik secara persial maupun simultan, dengan lokasi penelitian di Desa Pasir Mukti, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosisatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Pasir Mukti yang pernah menggunakan aplikasi Shopee, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Dari 65 responden yang mengisi kuesioner, terdapat 50 responden yang memenuhi kriteria sampel dan digunakan dalam analisis data. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Electronic word of mouth juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, live commerce dan E-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan kontribusi yang cukup besar terhadap keputusan pembelian, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pelaku usaha dalam mengoptimalkan fitur live commerce dan pengelolaan ulasan produk guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Obesitas (Féi Pàng) merupakan salah satu masalah kesehatan yang mengalami peningkatan signifikan di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2023, prevalensi obesitas nasional mencapai 28,7% dan lebih tinggi pada kelompok wanita usia subur. Obesitas berkontribusi pada gangguan metabolisme, risiko penyakit tidak menular, serta disfungsi hormonal dan reproduksi. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), obesitas dipandang sebagai akibat ketidakseimbangan fungsi limpa dan lambung, akumulasi kelembaban, serta sindrom panas lambung (Wei Re). Penanganan yang tepat memerlukan pendekatan holistik seperti akupunktur dan herbal. Salah satu herbal yang digunakan adalah Murraya paniculata (Jiǔ lǐ xiāng), yang secara empiris dan farmakologis memiliki efek hipolipidemik dan peluruh panas. Terapi ini diyakini dapat menurunkan Indeks Massa Tubuh (IMT) secara efektif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur dan seduhan Murraya paniculata (Jiǔ lǐ xiāng) terhadap penurunan IMT pada wanita penderita obesitas dengan sindrom panas lambung.
Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 20 orang wanita usia 21–36 tahun yang menjalani terapi sebanyak 6 kali selama 2 minggu di Klinik Petos Sehat Jakarta. Data dikumpulkan melalui pengukuran IMT sebelum dan sesudah intervensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik paired t-test.
Hasil: Rerata IMT sebelum terapi menunjukkan nilai 30,19 kg/m² Setelah intervensi, rerata nilai IMT menurun menjadi 29,31 kg/m². Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh terapi terhadap penurunan indikator obesitas.
Kesimpulan: Terapi akupunktur dan seduhan Murraya paniculata (Jiǔ lǐ xiāng) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan IMT pada penderita obesitas dengan sindrom panas lambung. Pendekatan integratif ini dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang efektif dan aman dalam menangani obesitas pada wanita usia subur.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Pada penderita penyakit gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dapat dipastikan mengalami tekanan psikologis yang mengakibatkan gangguan mental emosional pasien, selain itu terapi hemodialisis membawa dampak pada kondisi psikologis pasien berupa perasaan cemas, dan sewaktu-waktu dapat mengalami depresi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan frekuensi lamanya menjalani hemodialisa dengan gangguan mental emosional pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 100 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa dan sampel sebanyak 36 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner baku SRQ. Hasil penelitian yang menggunakan uji Spearman-Rho didapatkan hasil nilai p-value 0,037 < 0,05 dengan hasil nilai koefisien korelasi 1.000 pada frekuensi hemodialisa dan (+) 0,349 pada Gangguan Mental Emosional sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan di antara kedua variabel tersebut.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : penyakit asma berada di urutan 4 dari 10 penyakit. Urutan penyakit
terbanyak di Puskesmas Karang Mulya adalah influenza, gastritis, rematisme, asma,
Demam thypoid, myalgia, diare, karies gigi, hipertensi primer (esensial), migren,
penyakit lainnya. Masyarakat menganggap asma merupakan penyakit yang tidak dapat
disembuhkan, kurangnya upaya untuk melaksanakan pencegahan serangan asma
dirumah, serta belum terlihat adanya usaha yang baik dalam mengontrol dan
menghindari alergen. Hal ini yang mengakibatkan kekambuhan pada pasien asma.
Tujuan : mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-faktor perilaku yang berhubungan
dengan kejadian kekambuhan asma.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik
kuantitatif yaitu jenis penelitian yang dilakukan untuk menganalisa hubungan Antara
dua variael. Metode penelitian yang digunakan cross sectional (potong lintang).
Populasi dalam penelitian ini adalah 32 orang dan mengambil sampel penelitian dengan
Total sampling. Teknik sampling yang digunakan adalah dengan cara teknik purposive
sampling.
Hasil : Ada hubungan antara pengetahuan, tingkat pendidikan, sosial ekonomi dan
fasilitas kesehatan dengan kejadian kemabuhan pada penderita asma di Wilayah Kerja
Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Bekasi, didapatkan Odds Ratio (OR) dari
variabel pengetahuan adalah 20,000, variabel tingkat pendidikan adalah 12,000,
variabel sosial ekonomi adalah 11,333 dan variabel fasilitas kesehatan adalah 7,000.
Kesimpulan : Penderita asma dengan pengetahuan kurang memiliki resiko 20 kali
dapat terjadi kekambuhan dibandingkan dengan penderita asma dengan pengetahuan
baik. Penderita asma dengan tingkat pendidikan rendah memiliki resiko 12 kali dapat
terjadi kekambuhan dibandingkan dengan penderita asma dengan tingkat pendidikan
tinggi. Penderita asma dengan sosial ekonomi rendah memiliki resiko 11 kali dapat
terjadi kekambuhan dibandingkan dengan penderita asma dengan sosial ekonomi
tinggi. Penderita asma yang tidak memanfaatkan fasilitas kesehatan memiliki resiko 7
kali dapat terjadi kekambuhan dibandingkan dengan penderita asma yang
memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Saran : kepada masyarakat khususnya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Karang
Mulya Kabupaten Bekasi agar dapat menghindari faktor alergen yang berkaitan
dengan penyebab kekambuhan asma sehingga dapat mengurangi kekambuhan asma.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat dalam
menuntaskan pekerjaan tepat waktu di Ruang Anak RS Sentra Medika Cibinong. Penelitian ini dengan
menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini 30 perawat anak yang diambil dengan
tekhnik Total Sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa perawat anak yang
memiliki perilaku baik sebanyak 25 perawat (83,3%) dari 30 perawat. Hasil analisis univariat
menunjukkan sebagian besar perawat anak memiliki pengetahuan yang baik yaitu 23 perawat (76,7%) p
value 0,006. Kemudian didapatkan informasi sebagian besar perawat anak memiliki sikap baik yaitu 21
perawat (70%) p value 0,019. Selanjutnya sebagian besar perawat anak memiliki keterampilan yang baik
dalam bekerja yaitu 24 perawat (80%) p value 0,041. Kemudian yang terakhir didapatkan informas
sebagian besar perawat anak memiliki motivasi yang kurang dalam bekerja yaitu 21 perawat (70%) p
value 0,019. Dari hasil penelitian sebagian besar perawat anak berperilaku baik dalam bekerja, namun
mereka memiliki motivasi kerja yang kurang baik. Oleh sebab itu disarankan agar pihak manajemen
meningkatkan motivasi kerja perawat dengan adanya pengakuan dan pemebrian penghargaan kepada staf
perawat, serta diadakannya rekreasi atau familly gathering yang melibatkan keluarga staff perawat yang
bertujuan untuk menyegarkan fikiran staf perawat dan mengurangi tingkat stress dalam bekerja.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan