2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kebersihan ini memang tidak bisa dilepaskan dari kebersihan dan banyak hadist
yang menjelaskan bahwa kebersihan itu sebagaian dari iman. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Kelas V dan VI
Tentang Personal Hygiene di SDN Karang Asih 01.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deksriptif. Populasi dalam
penelitian ini 160 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total
sampling yaitu 66 responden. Instrumen yang digunakan adalah keusioner. Analisa data
hasil menggunakan analisis univariat.
Gambaran pengetahuan personal hygiene pada anak sekolah dasar kelas V dan
VI di SDN Karang Asih 01.Berdasarkan pengetahuan,kurang sebanyak 30 siswa
(46%),cukup sebanyak 24 siswa (36%),baik sebanyak 12 siswa (18%).Berdasarkan
sumber informasi,media massa sebanyak 14 siswa (21%),tenaga kesehatan sebanyak 33
siswa (50%),non tenaga kesehatan sebanyak 19 siswa (29%).Berdasarkan lingkungan
rumah,bersih sebanyak 13 siswa (20%),cukup bersih sebanyak 20 siswa (30%),kotor 33
siswa (50%).Berdasarkan kebiasaan,baik sebanyak 7 siswa (11%),cukup sebanyak 29
siswa (44%),buruk sebanyak 30 siswa (49%).
Gambaran pengetahuan tentang personal hygienen pada anak sekolah dasar
kelas v dan vi tentang personal hygiene di SDN Karang Asih 01. Seharusnya siswa
siswi sekolah dasar bisa membantu merawat fasilitas yang telah disediakan untuk bisa
menambah wawasan tentang kebersihan perseorangan.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gadget merupakan teknologi yang sangat populer saat ini, orang dewasa maupun anakanak
sudah menggunakan gadget. Indonesia merupakan Negara ke-dua dengan penjualan
smartphone terbanyak yaitu 46 juta penjualan dan 39,8 juta pengguna baru setelah Negara Brasil
dengan 47 juta pengguna dan 38 pengguna baru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
gambaran pengetahuan ibu terhadap anak pengguna gadget di PAUD desa Bendungan
Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor.
Metode dalam penelitian ini adalah deskriftif. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang
anaknya bersekolah PAUD. Sampel yang diambil 50 responden dengan metode pengambilan
tatal sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data
yang digunakan adalah analisis univariat
Gambaran pengetahuan ibu terhadap dampak penggunaan gadget pada anak PAUD di
desa Bendungan Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, yang memiliki pengetahuan kurang
sebanyak 26 orang (52%), pengetahuan cukup 13 responden (26%) dan yang memiliki
pengetahuan baik sebanyak 11 orang (22%). Karakteristik tingkat pendidikan responden
rendah sebnayak 40 orang (80%) dan tingkat pendidikan tinggi sebanyak 10 orang (20%).
Karakteristik sumber informasi yang kurang lengkap sebanyak 20 orang (40%), informasi
cukup lengkap 16 orang (32%) dan sumber informasi lengkap 14 rorang (26%). karakteristik
responden dengan lingkungan kurang baik sebanyak 41 orang (82%) dan lingkungan baik 9
orang (18%). Karakteristik responden yang tidak bekerja sebanyak 46 orang (92%), dan
yang bekerja hanya 4 orang (8%).
Dari hasil penelitian didapatkan Gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap anak
pengguna gadget di PAUD desa Bendungan Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, memiliki
tingkat pengetahuan kurang.
Untuk masyarakat sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan
gadget pada anak dengan fasilitas yang ada untuk mencari informasi.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
Beberapa data menunjukan angka kejadian anak yang mengalami keterlambatan bicara cukup tinggi.
Menurut Nelson (2007) penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat angka prevalensi keterlambatan bicara
dan bahasa anak umur 2 - 4,5 tahun antara 5% - 8%.
Keterlambatan bicara adalah salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan
pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai gambaran tingkat pengetahuan
orang tua tentang keterlambatan bicara pada anak usia 1-5 tahun di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun
2018.
Penelitian ini menggunakan deskriptif tidak perlu menguji hipotesis, tetapi hanya menggambarkan suatu
objek. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 orang dengan 66 responden, menggunakan teknik
pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis
data hasil menggunakan analisis univariat.
Gambaran tingkat pengetahuan orang tua tentang keterlambatan bicara pada anak usia 1-5 tahun di Rumah
Sakit Sentra Medika Tahun 2018. Dari hasil univariat didapatkan pengetahuan kurang sebanyak 28 responden
(43%), pengetahuan cukup sebanyak 18 responden (27%) dan pengetahuan baik sebanyak 20 responden (30%).
Dewasa awal usia <35 sebanyak 38 responden (58%), dewasa akhir usia >35 tahun sebanyak 28 responden
(42%). Pendidikan rendah sebanyak 37 responden (56%), pendidikan tinggi sebanyak 29 responden (44%).
Bukan tenaga kesehatan sebanyak 35 responden (53%), tenaga kesehatan sebanyak 31 responden (47%).
Lingkungan kurang baik sebanyak 39 responden (59%), lingkungan baik sebanyak 27 responden (41%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya gambaran antara pengetahuan, usia, pendidikan, informasi
dan lingkungan di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi masukan teori dan menambah informasi mengenai gambaran tingkat pengetahuan orang tua tentang
keterlambatan bicara pada anak usia 1-5 tahun.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kepuasan menjadi indikator penentu citra suatu Instansi pemberi pelayanan jasa kesehatan di
mata pasien. Hasil dari studi pendahuluan menggunakan kuesioner dari hasil penelitian sebelumnya,
didapatkan 4 responden (26,7%) memiliki kepuasan memuaskan, 7 responden (46,6%) memiliki
kepuasan cukup memuaskan, dan 4 responden (26,7%) memiliki kepuasan tidak memuaskan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang gambaran tingkat kepuasan orangtua
terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak RS Sentra Medika Cikarang tahun 2018.
Penelitian ini menggunakan deskriptif sehingga hanya menggambarkan suatu objek. Populasi
dalam penelitian ini berjumlah 132 orang dan sampel penelitian berjumlah 62 orang, metode
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan instrumen kuesioner.
Analisis data hasil menggunakan analisis univariat.
Hasil analisis univariat didapatkan tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan kesehatan di
ruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang tahun 2018, terdapat 59 responden
(95%) memiliki kepuasan memuaskan, 3 responden (5%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi
reliability, 38 responden (61,2%) memiliki kepuasan memuaskan, 24 responden (38,8%) cukup
memuaskan. Berdasarkan dimensi assurance, dari 62 responden seluruhnya memiliki kepuasan
memuaskan. Berdasarkan dimensi tengiebility, 35 responden (56,4%) memiliki kepuasan memuaskan,
27 responden (43,6%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi empaty, 57 responden (92%)
memiliki kepuasan memuaskan, 5 responden (8%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi
responsiveness, 61 responden (98,4%) memiliki kepuasan memuaskan, 1 responden (1,6%) cukup
memuaskan. Secara keseluruhan dari 62 responden tidak ada satu pun responden yang memiliki
kepuasan tidak memuaskan terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak Rumah Sakit
Sentra Medika Cikarang Tahun 2018.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya gambaran tingkat kepuasan orangtua berdasarkan
dimensi reliability, assurance, tangibility, empaty, dan responsiveness. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menambah informasi mengenai gambaran tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan
kesehatan, menjadi bahan evaluasi instansi pelayanan kesehatan agar tetap meningkatkan kualitas
pelayanan yang diberikan serta menjadi pilihan seluruh orangtua sehingga mampu memilih dan
menentukan pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan yang diharapkan.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan