Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: Haryanti
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap RS Sentra Medika Cisalah Depok Tahun 2020

2022•Koleksi Perpustakaan

Motivasi adalah sesuatu yang bersifat mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motivasi adalah pikiran atau perasaan yang mendorong seseorang untuk melakukan atau menjalankan pekerjaan serta kekuasaan, terutama dalam hal perilaku (Nursalam, 2014). Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan cara wawancara kepada 10 perawat, 3 perawat mengatakan beban kerja yang cukup tinggi, 5 perawat mengatakan gaji yang tidak sesuai dengan masa kerja dan 2 perawat mengatakan keduanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja perawat, untuk mengetahui hubungan faktor pemberian penghargaan dengan motivasi kerja perawat, untuk mengetahui hubungan faktor peran kepala ruang dengan motivasi kerja perawat, untuk mengetahui faktor gaji dan insentif dengan motivasi kerja perawat dan untuk mengetahui hubungan faktor kondisi kerja dengan motivasi kerja perawat Ruang Rawat Inap RS Sentra Medika Cisalak Depok tahun 2020. Penelitian ini dilakukan di ruang rawat inap RS Sentra Medika Cisalak dengan responden sebanyak 93 perawat dengan metode Cross Sectional, dengan analitik kuantitatif. Berdasarkan analistik statistik, Peghargaan dan motivasi kerja perawat menunjukkan bahwa P Value 0,028 (p<0,005), maka dapat disimpulkan Ho di tolak, berarti ada hubungan yang signifikan antara pemberian penghargaan dengan motivasi kerja perawat, sedangkan Peran Kepala Ruang dengan motivasi kerja perawat menunjukkan bahwa P Value 0,028(p<0,005), Ho di tolak, berarti ada hubungan yang signifikan antara Peran kepala ruang dengan motivasi kerja perawat. Hubungan gaji dan insentif dengan motivasi kerja, P Value 0,064 (p<0,005), maka dapat di simpulkan Ho gagal di tolak, yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara gaji dan insentif dengan motivasi kerja perawat. Hubungan antara kondisi kerja dan motivasi kerja perawat P Value 0,062 (p<0,005), Ho gagal di tolak , dapat di simpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi kerja dan motivasi kerja perawat di RS Sentra medika Cisalak.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Metode Barbeu Test dan Metode Pengamatan Klinis Terhadap Kejadian Radial Artery Occlusio (RAO) Pada Pasien Post Prosedur Kateterisasi Jantung di Ruangan Angiografi dan High Care Cardiac Unit Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Kabupaten Bogor

2019•Koleksi Perpustakaan

Radial Artery Occlusion (RAO) atau disebut juga oklusi arteri radialis merupakan komplikasi paska prosedur kateterisasi jantung melalui akses arteri radialis. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi keefektifan metode barbeau test dan metode pengamatan klinik terhadap kejadian RAO pada pasien post prosedur kateterisasi jantung di ruang angiografi dan HCCU Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan desain penelitian study comparativ melalui pendekatan rancangan penelitian Quasi-eksperimental, Adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan kuota sampling sebanyak 30 responden yang di bagi menjadi 2 kelompok, yaitu 15 metode Barbeau Test dan 15 metode pemantauan klinis. Berdasarkan uji statistik Independen sample T-test diperoleh nilai untuk Metode Barbeu test P-value = 0,000 (<α=0,05) dan Metode Pengamatan Klinis Dengan P-value = 0,043 (<α=0,05). Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara metode Barbeau test dan metode pengamatan klinis dalam menilai kejadian RAO. Diharapkan bagi Rumah Sakit perlu mengkombinasikan 2 metode yang paling sering digunakan dan dapat memilih metode yang terbaik untuk menilai kejadian RAO pada pasien post tindakan kateterisasi jantung

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail