ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes merupakan suatu penyakit kronis atau penyakit menahun berupa gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah di atas normal. Orang yang menderita diabetes juga akan mengalami stres dalam dirinya karena stres berperan besar dalam diabetes dan bisa mempengaruhi kontrol dan tingkat kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar gula darah dengan tingkat stres pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Lemahduhur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 112 pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Lemahduhur. Sampel yang akan digunakan berjumlah 87 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan sebanyak 49 (46.3%) dari responden memiliki kadar gula darah normal, sedangkan yang memiliki kadar gula darah tidak normal sebanayak 38 (43,7%) responden. Responden yang memiliki stres sedang sebanyak 25 (28.7) responden, sedangkan yang memiliki stres parah sebanyak 62 (71.3%). Hasil uji bivariat menunjukan adanya hubungan antara kadar gula darah dengan tingkat stres pada penderita diabetes melitus tipe 2. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa kadar gula darah berpengaruh terhadap tingkat stres.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Demam thypoid atau typhus abdominalis merupakan suatu infeksi akut yang terjadi pada usus kecil yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Pengetahuan dan sikap seseorang dalam upaya pencegahan terdinya demamtyphoid sangat penting. Hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Desain penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif. Dengan jumlah populasi 372 responden dan jumlah sampel 95 responden. Hasil uji statistik menunjukkan tingkat pengetahuan kurang 48 responden (50,5%), dan upaya pencegahan kurang baik 54 responden (56,8%). Disimpulkan tingkat penegetahuan seseorang sangat mempengaruhi sikap dala upaya pencegahan terjadinya demam typhoid.
Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan demam typhoid pada penderita demam typhoid di ruang Rawat Inap Orchid Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. P-Value 0,000 < 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Tingginya jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 menimbulkan beban biaya yang begitu besar. Berdasarkan data laporan tahunan, diabetes melitus tipe 2 masuk ke dalam 10 besar penyakit terbanyak. Tujuan: Menganalisis efektivitas biaya dan terapi pasien diabetes tipe 2 di rumah sakit marzoeki mahdi pada periode Juli-Desember 2022. Metode: Menghitung nilai ACER dan ICER berdasarkan kelompok terapi obat antidiabetik oral yaitu kelompok A terapi tunggal, kelompok B terapi kombinasi 2 obat, kelompok C terapi kombinasi 3 obat. Hasil: Nilai ACER atau nilai biaya terendah pada kelompok A sebesar Rp 15.115 terapi obat glimepiride, kelompok B sebesar Rp 28.561 terapi kombinasi obat metformin dan glimepiride, kelompok C sebesar Rp 9.233 terapi kombinasi obat metformin, glimepird, dan piglitazon. Nilai ICER atau biaya yang dibutuhkan untuk mengganti terapi obat yang lebih baik pada kelompok A sebesar Rp 4.173 terapi obat gliquidon, kelompok B sebesar Rp 27.488 terapi kombinasi obat metformin dan pioglitazone, kelompok C sebesar Rp 16.662 terapi kombinasi obat metformin, gliquidon, dan pioglitazone. Kesimpulan: Nilai ACER terendah yaitu pada kelompok C sebesar Rp 9.233 dengan kombinasi obat metformin, glimepird, dan pioglitazone. Nilai ICER terendah pada kelompok A dengan terapi obat gliquidon.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN
PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS
MEDIKA SUHERMAN (UMS)
Bekasi, Maret 2023
Faozah
Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan BundaTahun 2023
VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran
ABSTRAK
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023. Metode penelitian deskriptif statistik jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 204 responden dan sampel 67 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Hasil penelitian usia 56th – 65th, jenis kelamin perempuan, pendidikan SMA, dukungan keluarga tidak mendukung, motivasi tinggi, dan penerapan 5 pilar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penerapan 5 pilar pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,026, dan Ada Hubungan Motivasi dengan Penerapan 5 Pilar pada Pasien Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda Tahun 2023 P-Value 0,000. Kesimpulan Dukungan Keluarga dan Motivasi sangat mempengaruhi penerapan 5 pilar pasien DM. Disarankan pasien sering kontrol dan menjaga pola hidupnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes Melitus adalah penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi atau diatas nilai normal. Kurang patuhnya pasien terhadap diet diabetes mellitus, kurang paham waktu untuk seharusnya kontrol, dan pemeriksaan gula darah, gaya hidup dan dukungan keluarga masih sangat kurang. Setelah dilakukan observasi pada pasien rawat jalan dengan Diabetes Melitus didapatkan pengetahuan pasien yang tahu 20% dan yang tidak tahu 80%. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan tentang gula darah dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah di RS Harapan Bunda Jakarta. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time approanch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik mayoritas usia mayoritas 56th – 65th 28 responden (35,9%), jenis kelamin perempuan 45 responden (57,7%), pendidikan SMA 60 responden (76,9%), suku jawa 31 responden (39,7%). Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang gula darah dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah di Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta tahun 2023 P Value 0,04 0,05. Disarankan bagi pasien terutama penderita diabetes mellitus untuk meningkatkan tingkat pengetahuan agar rutin dalam kontrol gula darah di Rumah Sakit serta Disarankan penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian dan bisa memberikan gambaran dalam sebuah penelitian dengan tehnik yang berbeda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Diabetes dikenal sebagai penyakit yang erat kaitannya dengan makanan. Mengonsumsi makanan seperti konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat menjadi faktor risiko diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kontrol glikemik pada penderita diabetes melitus tipe 2. Manfaat penelitian ini dapat memperluas pengetahuan, bukti dan pengalaman tentang hubungan pola makan dan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara. Jenis penelitian ini adalah pendekatan analisis korelasional cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari pasien rawat jalan dengan diabetes tipe 2 dan sebanyak 46 responden diidentifikasi dalam total sampel. Pengumpulan data dengan kuesioner. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,9% responden memiliki kadar gula yang tidak terkontrol. Jumlah makanan, jenis makanan dan jenis makanan khas memiliki hubungan dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di RS Sentra Medika Minahasa Utara (p value 0,05), sedangkan tidak ada hubungan antara frekuensi makan dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes tipe 2 di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara dengan hasil (p value = 0,162 > 0,05). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melihat faktor lain seperti stres, aktivitas fisik dan obesitas. Kata Kunci : Pola Makan, Diabetes Mellitus Tipe 2 Daftar Pustaka : 9 buku (2011-2022), 14 jurnal (2017-2022)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN
PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS
MEDIKA SUHERMAN (UMS)
Bekasi, Mei 2023
Lilik Ambarwati
Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus
Di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023
ABSTRAK
Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit yang serius dan komplek
berdampak pada hampir seluruh organ vital didalam tubuh. Interaksi sosial adalah
suatu hubungan antaraindividu atau lebih, dimana kelakuannya individu yang
satumempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuanindividu yang lain atau
sebaliknya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Ulkus Diabetik
Dengan Interaksi Sosial Penderita Diabetes Melitus di RS Harapan Bunda.
Metode Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan
cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari
dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan,
kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time
approanch). Populasi dalam penelitian sebanyak 52 responden dengan
menggunakan tehnik total sampling sebanyak 52 responden. Hasil penelitian data
distribusi frekuensi tentang karakteristik responden didapatkan mayoritas usia 46
Th - 55 Th 21 responden (40,4%), jenis kelamin perempuan 28 responden (53,8%),
pendidikan SMA 42 responden (80%) dan pekerjaan pasien bekerja 38 responden
(73,1%). Didapatkan hasil dari hubungan ulkus diabetik dengan interaksi sosial
penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dengan nilai P- Value 0,04
< 0,05. Kesimpulan didapatkan ada hubungan bermakna antara ulkus diabetik
dengan interaksi sosial penderita diabetes melitus di RS Harapan Bunda Jakarta dan
disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam
penelitian sejenis dengan tehnik yang berbeda disertai penambahan variabel
penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pandu Irawan Hubungan Perilaku Sedentari Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022 Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang terjadi akibat tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif (WHO, 2019). Menurut Organisasi International Diabetes Federation (IDF), memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019. Menurut PERKENI (2019) meningkatnya jumlah penderita diabetes melitus tipe-2 dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kurangnya aktivitas fisik (perilaku sedentari). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan perilaku sedentari dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan cross sectional study (potong lintang). Sampel pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang melakukan pengobatan rawat jalan di poliklinik RS. Sentra Medika Cikarang dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Alat pengumpul data berupa instrument/angket dengan uji chi-square. Hasil: Adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II, dengan hasil uji chi-square nilai p = 0,004, atau Ha diterima (p0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Saran: pentingnya mempunyai ilmu pengetahuan dan pemahaman mengenai penyakit diabetes mellitus yang diderita serta pentingnya dukungan keluarga dalam proses perawatan bagi penderita diabetes mellitus.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INSTITUT MEDIKA DRG.SUHERMAN (IMDS)
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, APRIL 2021
NAMA : RENA JUWITA SARI
NIM : 020319680
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLI SPESIALIS PENYAKIT DALAM RS X CIKARANG TAHUN 2021
xiv + 75 Halaman + 16 tabel + 2 gambar + 12 lampiran
ABSTRAK
Diabetes melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penalataksanaan DM meliputi makan sehat, latihan fisik, pemantauan kadar gula darah, minum obat secara teratur, kemampuan memecahkan masalah, koping yang sehat, mengurangi faktor resiko diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus di poli spesialis penyakit dalam RS X Cikarang tahun 2021.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain survey analitik dengan pendekatan non experimental study. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan waktu cross sectional atau potong lintang yang dalam pengumpulan datanya satu kali atau “suatu saat”.
Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien DM tipe 2 adalah pendapatan ( p value=0,000). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah lama menderita DM (p value=0,331), persepsi ( p value=0,444), dukungan keluarga (p value=0,312). Saran bagi penderita DM tipe 2 yaitu harus mematuhi pola makan yang dianjurkan tenaga kesehatan sehingga kadar gula darah terkontrol dan dapat mengurangi komplikasi.
Kata kunci : Faktor, Kepatuhan diet, Diabetes Mellitus Tipe 2
Daftar Pustaka: 25
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kekerasan sering terjadi saat ini, khususnya kekerasan seksual, dimana disepanjang 3 tahun ini tidak adanya penurunan. Pada bulan januari-oktober 2021 komnas perempuan menerima aduan sebanyak 4.500 kekerasan seksual, angka ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2020. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Peran P2TP2A terhadap kasus kekerasan seksual di Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan data primer yaitu terdiri atas informan kunci, informan inti dan informan tambahan dan data sekunder dengan subjek penelitian berjummlah 6 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif analitif. terdiri dari pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian peran P2TP2A Kabupaten Karawang dalam menangani kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak yaitu melakukan pelaporan, penanganan, pendampingan, memberikan pelayanan sesuai kebutuhan dari klien serta membantu pemerintah dalam perlindungan perempuan dan anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, 18 September 2023 Neng Euis 020319629 Hubungan Pola Tidur Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Karang Bahagia. ABSTRAK Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme dengan adanya ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan glukosa, lemak dan protein, Masalah tidur sepertinya mempengaruhi hemostasis kadar glukosa normal seperti pengurangan dalam kuantitas tidur dapat merusak baik pemanfaatan glukosa maupun tolerasi glukosa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Karang Bahagia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, Hasil penelitian pola tidur kurang baik 80 responden (54,8%), dan kadar gula darah tidak normal sebanyak 76 responden (52,8%). Dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil ada hubungan antara pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 diPuskesmas Karang Bahagia, P value 0.020 > 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS
MEDIKA SUHERMAN (UMS)
Bekasi, Mei 2023
May Susanti
Pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta
VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran
ABSTRAK
Ulkus diabetikum adalah ulkus di bawah pergelangan kaki karena berkurangnya sirkulasi kapiler atau arteri,neuropati dan kelainan bentuk kaki ( Robberstad et al.,2017) . Relaksasi genggam jari adalah cara yang mudah untuk mengelola emosi dan kecerdasan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Ganggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus Diabetes Melitus 2 di RS Harapan Bunda Jakarta.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian desain pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Desain ini melibatkan satu kelompok yang diberi pre-test (O), diberi treatment (X) dan diberi post-test. Keberhasilan treatment ditentukan dengan membandingkan nilai pre-test dan nilai post-testdimana populasinya adalah penderita DM type 2 dengan post op debridemen dengan menggunakan sistem total sampling dimana minimal jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 orang saat pre dan post test.
Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden usia 46 tahun – 55 tahun didapatkan 22 responden (73,3%), jenis kelamin perempuan 17 responden (56,7%), pendidikan SMA 22 responden (73,3%). Hasil skala nyeri sebelum dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas berat 22 responden (73,3%). Diketahui skala nyeri setelah dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas nyeri sedang 18 responden (60%).
Kesimpulan ada pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta P-Value 0,000 >0,05.
Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian sejenis dengan tehnik penelitian yang berbeda disertai penambahan variabel penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Diabetes Mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat defisiensi produksi insulin dan kerja insulin. Ambarwati, W.N., Organisasi Kesehatan Dunia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara motivasi dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di ruang poli klinik penyakit dalam RS sentra medika cikarang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 101 pasien dengan jumlah sampel 83 pasien. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Sebagian besar 65 orang (78,3%) memiliki motivasi yang baik sedangkan sebagian kecil 18 orang (21,7%) yang memiliki motivasi kurang baik.Dalam pengendalian kadar gula darah pasien diabetes mellitus didapatkan hasil untuk pasien yang memiliki potensi yang baik dalam mengendalikan kadar gula darah yaitu 83,1% dan untuk pasien yang kurang baik dalam hal mengendalikan kadar gula darah yaitu 16,9%. Berdasarkan analisa data yang didapatkan hasil uji chi square menunjukan ρ-value 0,024 (0.05) yang berarti Ada hubungan motivasi dengan pengendalian kadar gula darah saling berkaitan dengan nilai OR 3.927
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Luka ulkus diabetik adalah komplikasi dari penyakit diabetes mellitus yang disebabkan oleh kerusakan jaringan nekrosis yaitu emboli pembuluh darah arteri pada bagian tubuh sehingga suplai darah berhenti. Salah satu perawatan luka yang berasal dalam perubahan luka dengan menggunakkan tehnik modern. Tujuan Penelitian : Mengetahui Pengaruh Perawatan Luka Modern terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetes Mellitus tipe 2 di pelayanan kesehatan wilayah depok tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pre eksperiment dengan desain penelitian one grup pre test-post test design. Dengan jumlah populasi 20 responden dan jumlah sample 20 responden. Hasil Penelitian : usia 46th-55th (60%), jenis kelamin laki-laki (70%) , pendidikan SMA (75%), pekerjaan swasta (85%), pre test rawat luka modern hampir seluruhnya degenerasi (100%), post test rawat luka modern luka sembuh (80%). Disimpulkan : Ada Pengaruh Perawatan Luka Modern Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetes Mellitus tipe 2 di klinik RUMAT Depok tahun 2023 (p value 0,05)=0,000. Kesimpulan dan Saran : perawatan luka modern bisa dijadikan terapi rawat luka dengan kesembuhan yang sangat efektif dan cepat. Bisa dijadikan pilihan kedua terapi setelah terapi konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Khusnul Fadila Nim : 020319623 PENGARUH PEMBERIAN SAYUR DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA TELAJUNG TAHUN 2023 x + 48 Hal + 4 Tabel + 4 Gambar + 10 Lampiran ABSTRAK Pemberian ASI secara normal sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental serta kecerdasan pada bayi. Masalah kurangnya ASI pada ibu menyusui yaitu kurangnya ibu dalam mengkonsumsi makanan yang sehat dan tinggi kalori menjadi salah satu penyebab produksi ASI yang kurang dan tidak lancar. Upaya peningkatan produksi ASI dapat dilakukan secara farmakologi dan nonfarmakologi, Pada penelitian ini dilakukan upaya nonfarmakologi yaitu dengan sayur daun katuk yang didalamnya mengandung alkaloid dan sterol yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur daun katuk terhadap produksi ASI ibu menyusui di Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre experimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-5 bulan di Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan rumus minimal sampel size (Lemeshow, 1997) dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T-Test didapatkan ada pengaruh sayur daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu menyusui dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh pemberian sayur daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI ibu menyusui di Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Diharapkan hasil pemaparan dalam artikel yang ditemukan dapat memotivasi ibu menyusui untuk mencoba mengkonsumsi daun katuk sebagai asupan tambahan untuk meningkatkan produksi ASI. Kata Kunci: Sayur Daun Katuk, Produksi ASI Daftar Pustaka: 7 buku dan 10 Jurnal (2010-2019)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: DM (Diabetes Mellitus) atau sering kita kenal dengan sebutan kencing manis yaitu suatu penyakit menahun, yang angka kejadiannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hingga saat ini, Diabetes Mellitus menjadi permasalahan kesehatan utama karena kejadian DM tersebut semakin meningkat di dunia sehingga DM pun menjadi penyebab kematian utama di dunia. Organisasi Internasional Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan angka prevelensi sebesar 9,3% dari total penduduk pada usia yang sama. Salah satu negara dengan kasus diabetes terbesar yaitu Indonesia dengan posisi menduduki peringkat ke-5 di dunia. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus tiga bulan terakhir tahun 2023 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru yaitu 108 orang dan sampel sebanyak 86 orang dengan menggunakan metode Probability / random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner perilaku sedentari (ASAQ) dan kuesioner tingkat distres (DDS) dan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien Diabetes Mellitus menggunakan uji statistic Chi-Square, diperoleh nilai P = 0,008 ( , 0,05 ), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku sedentari dengan tingkat distres. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Hipertensi adalah salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi di dunia dengan total jumlah penderita lebih dari satu miliar. Sepertiga dari jumlah penderita itu tinggal di negara maju dan dua pertiga hidup di negara berkembang. Tekanan darah tinggi diperkirakan menyebabkan 7,1 juta kematian atau kira-kira 13% dari seluruh kematian di dunia. Hasil penelitian World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa hampir setengah dari kasus serangan jantung dipicu oleh tekanan darah tinggi (Yahya, 2019). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Puskesmas Lemahduhur Kabupaten Karawang. Metode: Desain Penelitian yang digunakandalam penelitian ini menggunakan bentuk rancangan non andomized pre-test post-test ekperimen , yaitu tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah dilakukannya intervensi berupa senam lansia intervensi selanjutnya di cari perbedaan penurunan rata-rata tekanan darah. Sebelum diberi treatmen bagi kelompok subjek eksperimen di beri test yaitu pre-test dengan maksud untuk mengetahui keadaan kelompok sebelum treatment. Kemudian setelah diberi treatment kelompok eksperimen diberikan test yaitu post-test untuk mengetahui keadaan kelompok setelah treatment. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah lansia di Puskesmas Lemahduhur Kabupaten Karawang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Total sempling adalah pengambilan sempel yang sama dengan jumlah populasi yang ada dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil: Hasil penelitian Uji wilcoxon didapatkan ada pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah lansia di Puskesmas Lemahduhur Karawang Tahun 2023.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, 18 September 2023 Neng Euis 020319629 Hubungan Pola Tidur Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Karang Bahagia. ABSTRAK Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme dengan adanya ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan glukosa, lemak dan protein, Masalah tidur sepertinya mempengaruhi hemostasis kadar glukosa normal seperti pengurangan dalam kuantitas tidur dapat merusak baik pemanfaatan glukosa maupun tolerasi glukosa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Karang Bahagia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, Hasil penelitian pola tidur kurang baik 80 responden (54,8%), dan kadar gula darah tidak normal sebanyak 76 responden (52,8%). Dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil ada hubungan antara pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 diPuskesmas Karang Bahagia, P value 0.020 > 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Menurut IDF (Federasi Diabetes Internasional) Berdasarkan prevalensi diabetes melitus global pada tahun 2019, 463 juta dari total penduduk dunia atau sekitar 9,3% orang dewasa berusia 20-79 tahun menderita diabetes. Lansia yang memderita diabetes melitus sering terbangun di tengah tidurnya dan sering mengeluh bahwa tidak bisa tidur kembali. Sleep Hygiene merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kualitas tidur yang terdiri dari sekumpulan daftar kegiatan dari bagun hingga tetridur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Citeureup Tahun 2023. Metode: Desain penelitian yang digunakan Non-Eksperimen jenis Korelasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional (potong lintang). Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah lansia DM di Puskesmas Citeureup tahun 2023. Teknik pengambilan sampel dengan Teknik total sampel dengan jumlah responden sebanyak 55 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar quesioner dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: hasil penelitian Uji Chi Square didapatkan ada hubungan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus dengan p-value 0.000. Kesimpulan: Kesimpulan dari peneliti ini yaitu terdapat Hubungan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Citeureup,
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Trismayani Masnan NIM : (020319645) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA TAHUN 2023 xv + 49 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu menjadi lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal sehingga dapat mempengaruhi produksi ASI dan selanjutnya bayi tidak mau menyusu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, peneliti menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 82 responden, teknik sampling menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) yang memiliki pengetahuan kurang baik, sedangkan terdapat 29 responden (35,4%) yang memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui yang benar. Variabel usia terdapat 44 responden (53,7%) yang merupakan kategori usia beresiko, dan terdapat 38 responden (46,3%) yang kategori usia tidak beresiko. Variabel sikap dari 82 responden terdapat 40 responden (48,8%) yang kategori sikap kurang baik, dan terdapat 42 responden (51,2%) yang merupakan kategori sikap baik. Variabel dukungan kelurga terdapat 43 responden (52,4%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori tidak mendukung, sedangkan terdapat 39 responden (47,6%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori mendukung. Hasil uji chi-square pada variabel pengetahuan menunjukan bahwa nilai P-value 0,002 ( α = 0,05) dengan Odd Ratio (OR) dengan Odd Ratio (OR) = 5.402. Variabel usia menunjukan nilai P-value 0,039 ( α = 0,05), dengan (OR) = 2.851. Variabel sikap menunjukan nilai P-value 0,014 ( α = 0,05), dengan (OR) = 0.291. Variabel dukungan keluarga menunjukan nilai P-value 0,023 ( α = 0,05), dengan (OR) = 3.125. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa dari semua variabel yang diteliti ditemukan adanya pengaruh terhadap teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa.