Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Tingkat Distres
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Perilaku Sedentari Dengan Tingkat Distres Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru Tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: DM (Diabetes Mellitus) atau sering kita kenal dengan sebutan kencing manis yaitu suatu penyakit menahun, yang angka kejadiannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hingga saat ini, Diabetes Mellitus menjadi permasalahan kesehatan utama karena kejadian DM tersebut semakin meningkat di dunia sehingga DM pun menjadi penyebab kematian utama di dunia. Organisasi Internasional Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan angka prevelensi sebesar 9,3% dari total penduduk pada usia yang sama. Salah satu negara dengan kasus diabetes terbesar yaitu Indonesia dengan posisi menduduki peringkat ke-5 di dunia. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus tiga bulan terakhir tahun 2023 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru yaitu 108 orang dan sampel sebanyak 86 orang dengan menggunakan metode Probability / random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner perilaku sedentari (ASAQ) dan kuesioner tingkat distres (DDS) dan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien Diabetes Mellitus menggunakan uji statistic Chi-Square, diperoleh nilai P = 0,008 ( , 0,05 ), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku sedentari dengan tingkat distres. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Perilaku Sedantari Dengan Tingkat Distres Pada Pasien Diabates Mellitus Tipe II di Puskesmas Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi

2023•Koleksi Perpustakaan

DM (Diabetes Mellitus) atau sering kita kenal dengan sebutan kencing manis yaitu suatu penyakit menahun, yang angka kejadiannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hingga saat ini, Diabetes Mellitus menjadi permasalahan kesehatan utama karena kejadian DM tersebut semakin meningkat di dunia sehingga DM pun menjadi penyebab kematian utama di dunia. Organisasi Internasional Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan angka prevelensi sebesar 9,3% dari total penduduk pada usia yang sama. Salah satu negara dengan kasus diabetes terbesar yaitu Indonesia dengan posisi menduduki peringkat ke-5 di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus tiga bulan terakhir tahun 2023 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru yaitu 108 orang dan sampel sebanyak 86 orang dengan menggunakan metode Probability / random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner perilaku sedentari (ASAQ) dan kuesioner tingkat distres (DDS) dan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien Diabetes Mellitus menggunakan uji statistic Chi-Square, diperoleh nilai P = 0,008 ( <, 0,05 ), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku sedentari dengan tingkat distres. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara perilaku sedentari dengan tingkat distres pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Sirnajaya Serang Baru.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Distres Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Bayu Asih Purwakarta

2022•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang menyerang pankreas penghasil insulin. Biasanya pasien diabetes mellitus mengalami distres karena mendapatkan informasi bahwa penyakit ini adalah penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Penelitian: untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dengan tingkat distress pada penderita DM di Poli Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Diabetes Mellitus tiga bulan terakhir tahun 2020 di Poli Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta yaitu sebanyak 200 orang dan sampel sebanyak 67 orang dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner tingkat distress Diabetes Distres Scale (DDS) dan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan tingkat distress pada penderita Diabetes Mellitus menggunakan uji statistic Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,000 (< 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan tingkat distress dan diperoleh puIa nilai RR=0,596, artinya tingkat pengetahuan responden mempunyai peluang 0,596 kaIi untuk terjadinya distress. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan dengan tingkat distress pada penderita Diabetes Mellitus di poli dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai tingkat kemaknaan yang berarti semakin kurang adanya pengetahuan maka semakin mudah terjadinya distress pada penderita DM.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail