Profil penulis
MA
1.884 karya publik ditemukan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM HARI KE 7 DI TPMB. REPI, CIBITUNG – BEKASI TAHUN 2022
Pada pasca persalinan dapat terjadi berbagai macam komplikasi seperti karena atonia uteri, retensio plasenta, dan rupture perineum. Di Indonesia luka perineum dialami oleh 75% ibu persalinan pervaginam. Dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapatkan jahitan perineum, 28% karena episiotomy dan 29% karena robekan spontan. Berdasarkan survei di TPMB.Repi, Cibitung – Bekasi, didapatkan 33 dengan ruptur perineum, 9 orang mengalami penyembuhan agak lama (>7) dan 3 orang disertai infeksi perineum seperti terasa panas dan perih diarea perlukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka perineum dengan metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di TPMB.Repi, Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 48 ibu postpartum pada hari ke 7 yang mengalami rupture perineum dan diambil secara accidental sampling. Waktu penelitian dilaksanalan selama November – Desember 2022, Data dikumpul dengan kuisioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hubungan antar variabel dikatakan bermakna jika p value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka perineum di TPMB.Repi Bekasi 2022 adalah asupan nutrisi (0,016), perineal hygiene (0,017), pengetahuan (0,002), budaya (0.017). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara 4 variabel yang diteliti tersebut dengan proses penyembuhan luka perineum. Saran agar ibu postpartum meningkatkan pengetahuannya tentang perawatan luka perineum agar tehindar dari penyembuhan luka yang lama dan kejadian infeksi perineum.
Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia di Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Mukti Cikarang Utara Tahun 2022
Preeklamsia adalah penyakit khusus kehamilan pada manusia, didefinisikan sebagai kondisi hipertensi dan proteinuria setelah 20 minggu kehamilan. Sekitar 14% kematian ibu di seluruh dunia diakibatkan oleh preeklampsia (Organisasi Kesehatan Dunia, 2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia di Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Mukti Cikarang Utara Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 106 ibu preeklampsia. Instrumen yang digunakan menggunakan data Rekam Medis. Data dalam analisis bersifat univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti tahun 2022 adalah Usia Kehamilan (0,000), Usia Ibu (0,000), Pendidikan (0,000), Paritas (0,000), Riwayat Gemelli (0,000), Riwayat Penyakit (0,000). Saran dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi untuk mencegah terjadinya preeklampsia pada ibu bersalin, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Ruptur Perineum pada Ibu Bersalin di Klinik Ananda Medika Karawang Tahun 2022
Ruptur perineum adalah perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Menurut WHO terdapat 2,7 juta kasus ruptur perineum pada ibu bersalin, diperkirakan akan mencapai 6,3 juta ditahun 2050. Di Asia ruptur perineum dalam masyarakat, 50% dari kejadian ruptur perineum di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ruptur perineum pada ibu bersalin di klinik ananda medika karawang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan case control dengan teknik pendekatan retrospective study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan kelompok case 72 control 72 jumlah sampel 144 ibu bersalin. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa 41 responden (57%) melahirkan dengan berat bayi lahir >4000 gram, sebanyak 62 responden (90%) ibu dengan primipara, dan sebanyak 49 responden (68%) ibu dengan jarak kelahiran ≤2 tahun. jumlah ibu yang mengalami ruptur perineum kebanyakan ibu yang melahirkan dengan paritas primipara yaitu sebanyak 62 responden (90%), berat badan lahir bayi kebanyakan ibu yang melahirkan bayi dengan berat >4000 gram yaitu sebanyak 41 (57%) dan ibu yang melahirkan dengan jarak kelahiran ≤2 tahun sebanyak 49 (68%). Dari hasil uji chi-square antara paritas dengan ruptur perineum sendiri menunjukkan nilai p (0,000) α (0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji chi-square antara berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum menunjukkan nilai p (0,019) α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. ditolak. Hasil uji chi-square antara jarak kelahiran dengan ruptur perineum menunjukkan nilai p (0,000) α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu, ada hubungan yang signifikan antara berat bayi lahir, paritas, jarak kelahiran dengan kejadian ruptur perineum di klinik ananda medika karawang tahun 2022.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CESAREA PADA IBU NIFAS DI PMB BIDAN HERIYAH TAHUN 2022
Pendahuluan : Sectio caesaria adalah proses persalinan dengan cara melahirkan janin melalui insisi pada dinding abdomen serta dinding uterus. Pada luka sectio cesaria dapat terjadi infeksi. Infeksi merupakan salah satu penghambat proses penyembuhan luka insisi pada luka sectio caesaria. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka operasi seperti usia, status gizi, dan mobilisasi. Metode : Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif analitik, desain studi crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di PMB Bidan Heriyah yang sedang memeriksakan dan kontrol rutin. Cara pengambilan sampel menggunakan metode Total sampling, jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil : Ada hubungan yang bermakna antara factor usia dengan penyembuhan luka (p=0.004), ada hubungan personal hygiene dengan penyembuhan luka (p=0,001),ada hubungan pengetahuan dengan penyembuhan luka (p=0,000) dan tidak ada hubungan antara nutrisi dengan penyembuhan luka (p=0,067), tidak ada hubungan mobilisasi dengan penyembuhan luka (p=1,000). Saran : Diharapkan ibu post SC dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi Tahun 2022
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN & PENDIDIKAN PROFESI BIDAN Skripsi, Februari 2022 Nama : Romaulina NIM : 221050038 Judul (Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Tambun Kabupaten Bekasi Tahun 2022) xix+ 75 Halaman+14 Tabel+ 5 Lampiran ABSTRAK Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan dengan kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. WHO memperkirakan 4,2 juta kasus abortus terjadi setiap tahun di Asia Tenggara, dengan perincian 1,3 juta di Vietnam dan Singapura, antara 750.000 sampai 1,5 juta di Indonesia, antara 155.000 sampai 750.000 di Filipina dan antara 300.000 sampai 900.000 di Thailand, namun tidak dikemukakan perkiraan kejadian abortus di Kamboja, Laos dan Myanmar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus di wilayah kerja Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil usia kehamilan 0-20 minggu yang mengalami abortus di wilayah kerja Puskesmas Tambun pada bulan Januari - Oktober 2022 dengan sampel yakni total sampel, sebanyak 78 ibu. Instrument pengumpulan data dengan data sekunder, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel paritas (P = 0,011), riwayat abortus (P = 0,026) dan jarak kehamilan (P = 0,020) merupakan faktor-faktor yang memiliki adanya hubungan bermakna dengan kejadian abortus. Sedangkan variabel usia (P = 1,000), pendidikan (P = 1,000) dan pekerjaan (P = 0,555) merupakan faktor-faktor yang tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian abortus. Terdapat hubungan bermakna antara paritas, riwayat abortus dan jarak kehamilan dengan kejadian abortus di wilayah kerja puskesmas Tambun tahun 2022. Sedangkan usia, pendidikan dan pekerjaan tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian abortus diwilayah kerja puskesmas Tambun tahun 2022. Diharapkan fasilitas kesehatan masyarakat dan institusi pendidikan dapat memberikan promosi kesehatan sehingga dapat mencegah kejadian abortus dan menurunkan angka kejadian abortus. Bahan bacaan jumlah (2011-2022) Kata Kunci : Abortus, Jarak Kehamilan, Paritas, Riwayat Abortus Jumlah kata (273)
Older People: Improving Health and Social Care
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA RINGAN PADA BAYI BARU LAHIR DI TPMB ROSLIANA TAHUN 2022
ABSTRACT Suherman Medical University (UMS) GRADUATE MIDWIFE STUDY PROGRAM AND MIDWIFE PROFESSIONAL EDUCATION Thesis, February 2023 Name : Juliarta Manurung NIM : 221050020 FACTORS AFFECTING THE INCIDENCE OF ASPHYCIA IN NEW BORN BABIES AT TPMB ROSLIANA AM.KEB IN 2022 Xviii + 72 Pages + 12 tables + 3 Figures + 7 Attachments ABSTRACT Neonatal asphyxia is a respiratory distress syndrome where respiratory failure occurs in newborns (Dorland, 2015). Asphyxia occurs due to lack of blood flow or gas exchange from or to the fetus in newborns. If this situation is not handled quickly and appropriately, it can cause damage to vital organs (muscles, liver, heart, and most severely the brain) (Gillam-Krakauer & Gowen, 2020). This type of research is a sampling study with the Cross Sectional method which is supported by secondary data in the form of data obtained from medical record data at the research location. The population in this study were is 150 newborns with a total sampling of 150 respondents. The instrument used was medical record data which was analyzed using the univariat and bivariat The results show that the variables associated with the incidence of asphyxia in newborns at TPMB Rosliana Am.Keb in 2022. Birth weight (0.000), Parity (0.000), Premature Rupture of Membrane (0.000), Gestational Age (0.000), Mother's age ( 0.000). the results of the study said that all variables were related to the incidence of asphyxia in newborns at TPMB Rosliana Am.Keb. Suggestions with this research, it is hoped that there will be a decrease in the neonatal mortality rate (AKN), especially at TPMB Rosliana Am.Keb Keywords: Asphyxia Neonatorum, LBW
Passing the Certified Bariatric Nurses Exam
Smart Decisions
Palliative Care in Oncology
Dementia in Nursing Homes
Introduction to Advanced Nursing Practice
Targeted Therapies in Lung Cancer Management Strategies for Nurses and Practitioners
Cancer, Intimacy and Sexuality
Global Applications of Culturally Competent Health Care: Guidelines for Practice
Asuhan Keperawatan Sistem Endokrin dilengkapi Mind Mapping & Asuhan Keperawatan NANDA NIC NOC
faktor faktor yang berhubungan dengan kemajuan persalinan pada ibu bersalin dengan Low Back Pain di Kinik Ghaisan Medical Center tahun 2020-2021
Latar Belakang : Low Back Pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapat merupakan nyeri lokal maupun nyeri radicular atau keduanya LBP merupakan nyeri musculoskeletal yang sering dikeluhkan pasien. Pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP tentu selama kehamilan LBP bisa kembali kambuh atau bahkan semakin parah. Ibu hamil dengan riwayat LBP bisa mempengaruhi proses pada saat persalinan. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk menganalisis Faktor faktor yang berhubungan dengan kemajuan persalianan pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP. Metode Penelitian : Pengujian menggunakan Uji Chi-Square. Populasi untuk penelitian ini adalah 76 responden. Sampelnya sebanyak 76 responden karena mengunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunkakan adalah rekam medis pasien. Hasil : Ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan kemajuan persalinan pada ibu bersalin yang memiliki riwayat LBP dengan P value = 0,029 (p 0.05). Tidak ada hubungan yang bermakna antara usia ibu, pendidikan ibu, IMT , Paritas dan berat badan lahir dengan kemajuan persalinan pada ibu yang memiliki riwayarat LBP. Kesimpulan dan Saran : Penelitian ini dapat menambah informasi dan pengetahuan serta wawasan dalam menghadapi persalinan terutama pada ibu yang memiliki riwayat LBP sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemajuan persalinan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lembaga pendidikan dan Klinik Ghaisan Medical Center