· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak
Ulkus pada kulit mengakibatkan hilangnya epidermis hingga dermis dan bahkan lemak subkutan (Agale, 2013). Diperkirakan secara global,19-34% pasien diabetes melitus berpotensi terjadi ulkus diabetik, dengan rincian di dunia 9,1-26,1 %,di Indonesia 12%-24 %, di Bekasi 37,2%. Dengan semakin beragam dan meningkatnya kasus ulkus diabetik, maka manajememen perawatan luka pun mulai berkembang, karena penurunan infeksi pada ulkus diabetik sangat bergantung pada teknik perawatan luka yang tepat dapat menurunkan infeksi luka lebih cepat, dan mencegah amputasi. Penelitian ini bertujuan : mengetahui hubungan pemberian antimicrobial dressing terhadap lama waktu penurunan infeksi ulkus diabetik, menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan tehnik sampling nonrandom, dan analisa uji Chi Square. Penelitian dilakukan menggunakan data sekunder rekam medis pasien, dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :Ada hubungan antara pemberian antimicrobial dressing terhadap lama waktu penurunan infeksi ulkus diabetik di Rumah Sakit X, Ketiga antimicrobial dressing yang digunakan membantu proses penurunan infeksi ulkus diabetik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat dilihat bahwa 28 pasien dilakukan perawatan menggunakan antimicrobial dressing, yaitu 6 pasien menggunakan cadexomer iodine dengan jenis luka 3 jenis arterial ulcer dan 3 venous ulcer, 17 pasien menggunakan silver dressing dengan kasus foot ulcer dan 5 pasien menggunakan DACC, dengan jenis venous ulcer. Tiga jenis antimicrobial dressing ini sering digunakan, dan biasanya digunakan jenis DACC ,atau cadexomer iodine , jika belum ada perubahan secara signifikan selama 5-6 hari, digunakanlah silver dressing.Kesimpulan bahwa penggunaan antimicrobial dressing mempengaruhi lama waktu penurunan infeksi ulkus diabetik di RS X, dan pasien mengalami penurunan infeksi pada hari ke 6- 13.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDUKA SUHERMAN (UMS)
Cikarang, Maret 2023
Muhammad Nahrul Ilmi
HUBUNGAN LAMANYA DIABETES MELLITUS DENGAN STAGE GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA JAKARTA TAHUN 2023
ABSTRAK
Diabetes mellitus adalah penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi kronik baik mikro dan macroangiophaty, dengan konsekuensi kegagalan organ internal. Salah satu komplikasi kronik Diabetes mellitus adalah nefropati diabetik dan ptogresif cronically, yang jika tidak ditangani atau dikendalikan dengan baik akan menjadi tahap akhir gangguan ginjal kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan lamanya diabetes melitus dengan stage gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 17 orang (42.5%) menderita gagal ginjal stage 5 dengan lamanya diabetes mellitus 5-10 tahun dan 17 orang (42.5%) menderita gagal ginjal stage 5 dengan lamanya diabetes mellitus > 10 tahun dengan analisa uji Chi-Square nilai p-value sebesar 0,030 menunjukan bahwa ada hubungan lamanya diabetes mellitus dengan stage gagal ginjal kronik di ruang Hemodialisa RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Saran untuk pasien agar dapat mengontrol kadar glukosa darah dan rutin meminum obat diabetes mellitus agar tidak menyebabkan kerusakan fungsi ginjal akibat glukosa darah yang tidak terkontrol.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Stage Gagal Ginjal Kronik
Daftar Bacaan: 20 Kepustakaan (2015-2022)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INSTITUT MEDIKA DRG.SUHERMAN (IMDS)
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, APRIL 2021
NAMA : DETI SUMARMO
NIM : 020319663
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI GESTASIONAL
xii + 63 Halaman + 13 tabel + 2 gambar + 10 lampiran
ABSTRAK
Hipertensi Gestasional adalah Hipertensi yang terjadi setelah 20 minggu tanpa proteinuria. Kelahiran pada hipertensi gestasional dapat berjalan normal walaupun tekanan darahnya tinggi dan penyebabnya belum jelas. Tetapi hal ini merupakan indikasi terbentuknya Hipertensi kronis dimasa depan, sehingga perlunya diawasi dan dilakukan tindakan pencegahan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan kejadian hipertensi gestasional
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus dalam satu waktu (poin time approach), tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variable subjek pada saat pemeriksaanejadian hipertensi gestasional.
Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik yang berhubungan dengan kejadian hipertensi gestasional adalah usia (p value=0,021), paritas (p value=0,003). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah tingkat pendidikan (p value=0,488), status pekerjaan (p value=0,083), kunjungan ANC (p value=0,053), riwayat kesehatan (p value=0,194). Saran bagi penderita hipertensi gestasional yaitu lebih perbanyak lagi sumber informasi bagaimana mencegah hipertensi gestasinal dan komplikasinya.
Kata kunci : Karakteristik, Ibu hamil, Hipertensi Gestasional
Daftar Pustaka : 11
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN CIKARANG PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Mei 2023 Nama : Firman Dwi Prihartono NIM : 221070059 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU LANSIA DALAM MENGONTROL GULA DARAH AKIBAT DIABETES MELITUS DI BOGOR SENIOR HOSPITAL TAHUN 2023 ABSTRAK Diabetes melitus adalah suatu kondisi kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan cukup sebuah hormone polipeptida yang mengatur metabolisme, dan angka kejadian penyakit diabetes melitus meningkat secara drastis di negara berkembang termasuk Indonesia (Dewi,2017). Survei awal yang dilakukan peneliti dengan melakukan wawancara langsung kepada pasien lansia di Bogor Senior Hosital kepada 15 penderita diabetes melitus, dari 15 penderita, 26,7% penderita mempunyai pengetahuan kurang, 66% memilki perilaku yang kurang baik, 60% kurang memiliki motivasi diri yang kurang baik, dan hampir semua responden 86% kurang memiliki dukungan dari tenaga kesehatan dan 66% kurang mendapat dukungan dari keluarga dalam proses penyembuhan penyakitnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku lansia dalam mengontrol gula darah akibat diabetes melitus di Bogor Senior Hospital Tahun 2023. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling, pengumpulan data menggunakan analisis secara univarit dan bivariat. Hasil penelitian berdasarkan analisis didapatkan ada faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku lansia dalam mengontrol gula darah dengan hasil uji statistik chi square di peroleh nilai P value 0,00 untuk hubungan pengetahuan, 0,001 untuk hubungan sikap, 0,004 untuk hubungan motivasi diri, 0,000 untuk hubungan dukungan keluarga dan 0,000 untuk dukungan tenaga kesehatan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan anatara pengetahuan, sikap, motivasi diri, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap perilaku lansia dalam mengontrol gula darah. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan upaya pengelolaan penyakit diabetes melitus dengan cara mengoptimalkan kegiatan penyuluhan atau perawatan menggenai pengelolaan diabetes melitus. Kata kunci : Analitik observasional, Diabetes melitus, faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku lansia dalam mengontrol gula darah Bahan bacaan : 5 buku (2015-2018), 5 jurnal (2018-2020), 2 Skripsi (2018).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Terapi farmakologi dan non farmakologi Diabetes Mellitus harus dilakukan dengan seimbang dan teratur, jika tidak maka dapat mengakibatkan muncul komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan antidiabetik oral pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Ruang Rawat Inap RS Sentra Medika Cisalak. Metode: Jenis metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional yang menerapkan pendekatan kuantitatif untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik. Sampel penelitian berdasarkan Rumus Slovin adalah sebanyak 107 responden. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner yang selanjutnya dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan dari 107 responden berusia antara 40-70 tahun berjenis kelamin laki-laki 62 orang dan perempuan 45 orang. Responden dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 67 orang dan tingkat pengetahuan kurang baik 40 responden. Responden berdasarkan tingkat kepatuhan sebanyak 66 responden (61,7%) patuh dan 41 responden (38,3%) tidak patuh. Analisis bivariat menunjukkan kelompok tingkat pengetahuan baik sebanyak 66 responden patuh dan 1 responden tidak patuh. Responden yang memiliki pengetahuan yang kurang baik sejumlah 40 (37,4%) semuanya tidak patuh dalam menggunakan antidiabetik oral. Hasil uji chi square dihasilkan nilai p value 0,0000,05 yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan antidiabetik oral, dengan nilai OR 67,000 (9,557-468,706) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini adalah responden dengan tingkat pengetahuan tinggi memiliki pengaruh 67 kali lebih besar untuk mematuhi penggunaan antidiabetik oral dibandingkan responden yang memiliki pengetahuan rendah. Perlu dilakukan edukasi pada pasien diabetes untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan obat. Bahan Baca: 3 buku (2020-2022) dan 10 jurnal kesehatan (2017-2022)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, Maret 2023 NAMA :Ahmad Ni'am Ridwan NIM :221070046 JUDUL : HUBUNGAN PERUBAHAN GAMBARAN ELEKTROKARDIOGRAFI(EKG) DENGAN KEJADIAN HIPERTIROID DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2023 ABSTRAK Hormon tiroid berperan penting dalam mengatur system kardiovaskular.Hipertiroidisme menyebabkan perubahan hemodynamic kardiovaskular sistemik.penelitian ini dilakukan untuk mengetahui frekuensi perubahan electrokardiografi(EKG) pada pasien HIPERTIROID Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, yang dilakukan di RS Sentra Medika Cibinong, Maret 2023.dengan jumlah sampel 48 pasien dengan HIPERTIROID, kemudian di lakukan EKG, dengan variabel hasil adalah perubahan hasil EKG yaitu Takikardia dan atrial fibrilasi. Sebagian besar responden memiliki kadar TSH serum 0,005 sebanyak 31 responden (64,6%). hasil gambaran perubahan EKG didapat bahwa sebagian besar mengalami atrial fibrilasi sebanyak 29 responden (60,4%) Gambaran EKG atrial fibrilasi terbanyak pada responden dengan kadar TSH serum 0,05 sebanyak 25 responden (52,1%) dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara hasil serum TSH dengan perubahan gambaran ELEKTROKARDIOGRAFI(EKG) pada penderita HIPERTIROID.penderita hipertiroid di harapkan dapat meningkatkan perilaku kepatuhan kunjungan kontrol untuk mendeteksi resiko komplikasi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Trismayani Masnan NIM : (020319645) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA TAHUN 2023 xv + 49 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu menjadi lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal sehingga dapat mempengaruhi produksi ASI dan selanjutnya bayi tidak mau menyusu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, peneliti menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 82 responden, teknik sampling menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) yang memiliki pengetahuan kurang baik, sedangkan terdapat 29 responden (35,4%) yang memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui yang benar. Variabel usia terdapat 44 responden (53,7%) yang merupakan kategori usia beresiko, dan terdapat 38 responden (46,3%) yang kategori usia tidak beresiko. Variabel sikap dari 82 responden terdapat 40 responden (48,8%) yang kategori sikap kurang baik, dan terdapat 42 responden (51,2%) yang merupakan kategori sikap baik. Variabel dukungan kelurga terdapat 43 responden (52,4%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori tidak mendukung, sedangkan terdapat 39 responden (47,6%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori mendukung. Hasil uji chi-square pada variabel pengetahuan menunjukan bahwa nilai P-value 0,002 ( α = 0,05) dengan Odd Ratio (OR) dengan Odd Ratio (OR) = 5.402. Variabel usia menunjukan nilai P-value 0,039 ( α = 0,05), dengan (OR) = 2.851. Variabel sikap menunjukan nilai P-value 0,014 ( α = 0,05), dengan (OR) = 0.291. Variabel dukungan keluarga menunjukan nilai P-value 0,023 ( α = 0,05), dengan (OR) = 3.125. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa dari semua variabel yang diteliti ditemukan adanya pengaruh terhadap teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kurangnya pengetahuan terhadap obat narkotika dapat memicu penyalahgunaan narkotika. Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani belum pernah ditemui penelitian mengenai evaluasi pengetahuan terhadap obat narkotika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik masyarakat, gambaran tingkat pengetahuan dan sikap terhadap obat narkotika. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang diteliti pada warga rentan usia berusia 17 sampai 45 tahun sebanyak 100 orang. Hasil uji validitas kuesioner didapatkan r hitung > 0.361 (r tabel), karakteristik masyarakat tertinggi berjenis kelamin laki-laki (58%), berusia 17-25 tahun (45%), berpendidikan SMA (87%). Hasil tingkat pengetahuan sebanyak 73% pengetahuan baik, 19% berpengetahuan cukup dan 8% pengetahuan kurang. Hasil dari sikap sebesar 9% memiliki sikap baik, 90% cukup baik dan 1% memiliki sikap kurang baik. Kesimpulan dari penelitian ini tingkat pengetahuan terhadap obat narkotika masyarakat di Desa Sukarukun kategori baik sebesar 85% dan sikap kategori cukup baik sebesar 90% dari 100 responden.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Saidatul Ummah Nim : 020319639 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAWATAN KAKI TERHADAP KEJADIAN ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS CIKARANG TAHUN 2023 Abstrak Pada penderita DM tipe II mempunyai resiko tinggi sebesar 20% terkena ulkus diabetikum. Pengetahuan tentang ulkus diabetikum dan perawatan kaki sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya ulkus diabetikum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perawatan kaki terhadap kejadian ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas Cikarang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 79 pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Cikarang. Sampel yang akan digunakan sebanyak 66 responden. Hasil penelitian menunjukan sejumlah 19 responden (28.8%) memiliki pengetahuan baik, pengetahuan cukup sebanyak 22 responden (33.3%) dan pengetahuan kurang sebanyak 25 responden (37.9%). Sejumlah 37 responden (56.1%) meilki perawatan kaki kurang baik dan perawatan kaki baik sebanyak 29 responden (43.9%). Dan responden yang memiliki riwayat ulkus yaitu sebanyak 26 responden (39.4%) dan yang tidak memilki Riwayat ulkus diabetikum sebanyak 40 responden (60.6%). Hasil uji bivariat menunjukan adanya hubungan pengetahuan dan perawatan kaki terhadap kejadian ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas Cikarang tahun 2023. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa pengetahuan dan perawatan kaki berpengaruh terhadap kejadian ulkus diabetikum. Dan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pada penderita DM terkait pencegahan ulkus diabetikum
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Diabetets melitus (DM) merupakan suatu penyakiy metabolic yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena pangkreas tidak mampu mensekresi insulin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas senam persadia terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah pre experimental dalam bentuk one group pre- post tes design yang dimana jumlah responden yang digunakan adalah sebanyak 37 responden. Hasil peenelitian ini terdapat perbedaan kadar gula darah sewaktu sebelum dan sesudah melakukan senam diabetes. Dengan rata-rata nilai kadar gula darah sebelum senam 250,54 mg/dl dan sesudah 231,41 mg/dl. Dari analisis uji statistic diperoleh p value = 0,000 yang berari a (0,000 0,005) yang berarti terdapat perbedaaan peneurunan kadar gula darah yang signifikan yang berarti Ha diterima. Kesimpulan dan saran: setelah melakukan senam diabetes nilai kadar gula darah sewaktu rata- rata 16,13 mg/dl. Disarankan untuk responden dapat mengaplikasikan senam diabetes secara teratur sehingga dapat menurukan kadar gula darah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Oktober 2023 Nama : Imas Nim : 020319620 HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS CIKARANG viii + 51 Hal + 4 Tabel + 2 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) atau disebut kencing manis merupakan gangguan metabolik menahun akibat prankeas tidak memproduksi cukup insulin dalam tubuh, yang dimana diabetes suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Dukungan keluarga mengacu pada cara anggota keluarga bertindak, merasakan, dan menerima orang yang sakit. Dukungan dapat datang dari orang lain atau orang terdekat yang menderita (orang tua, anak, pasangan, atau anggota keluarga lainnya), dimana dukungan keluarga berupa pengetahuan, perilaku tertentu, atau hal-hal yang dapat membuat orang merasa dihargai, diperhatikan, dan dicintai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Hubungan antara Dukungan Keluarga Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Cikarang. Metodelogi: Metode jenis penelitian ini menggunakan desain pendekatan “cross sectional” Merupakan suatu penelitian yang mempelajarin kolerasi antara paparan atau faktor risiko (independent) dengan akibat atau efek (dependen), dengan Pengumpulan data dilakukan secara bersamaan. Hasil : Hasil Dukungan Keluarga pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II yang baik sebanyak 27 responden dengan presentase (31.8%) dan tidak baik sebanyak 58 responden dengan presentase (68.2%) responden. Kadar Gula Darah menggunakan GDS di Puskesmas Cikarang bahwa pasien yang gula darahnya normal sebanyak 17 responden dengan presentase (20.0%), pasien yang Kadar Gula Darah nya masuk dalam kategori kurang normal (prediabetes) sebanyak 32 responden dengan presentase (37.6%) dan pasien yang Kadar Gula Darah tidak normal (Diabetes) sebanyak 36 responden dengan presentase (42.4%) responden. Kesimpulan: Ada Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Cikarang, dengan nilai p-vlue 0,019 (p0,05), maka dapat diartikan bahwa Ha ditolak yang berarti terdapat adanya hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah. Daftar Pustaka: 25 Jurnal (2018-2022) MEDIKA SUHERMAN UNIVERSITY
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Mazin Lilianing Bati NIM : 221070076 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL, KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI RS SENTRA MEDIKA CIKARANG xvii + 70 Halaman + 9 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus gestasional adalah salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi serta sangat berbahaya karena mengakibatkan komplikasi yang serius pada saat persalinan. Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes mellitus gestasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 94 responden. Uji analisis bivariat menggunakan chi-square untuk menganalisa adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Hasil analisis bivariat untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,035 OR 2,825 CI 95% (1,161-6,871), keterpaparan sumber informasi dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,036 OR 1,376 CI 95% (1,163-1,872) dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,002 OR 4,125 CI 95% (1,744-9,754). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penngetahuan ibu hamil keterpapan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Bahan Bacaan : 36 Jurnal, 13 Buku (2016-2022). Kata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami. Suherman Medical University (UMS) BACHELOR OF NURSING STUDY PROGRAM AND NERS PROFESSIONAL EDUCATION Under Graduate Thesis, March 2023 Name : Mazin Lilianing Bati ID : 221070076 THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN KNOWLEDGE LEVELS, EXPOSURE TO INFORMATION SOURCES AND HUSBAND’S SUPPORT WITH PREVENTION BEHAVIOR OF GESTATIONAL DIABETES MELLITUS AT SENTRA MEDIKA CIKARANG HOSPITAL xvii + 70 Pages + 9 Tables + 11 Attachments ABSTRACT Gestational diabetes mellitus is one of the main causes of maternal and infant mortality and is very dangerous because it causes serious complications during labor. Pregnant women must have a good level of knowledge, exposed to sources of information and have the support of their husbands so that they will behave well in preventing gestational diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnant women knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestasional diabetes mellitus prevention behaviour at Sentra Medika Cikarang Hospital in 2023. The design of this study was quantitative analysis with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total of 94 respondents. Bivariate analysis test using chi-square to analyze the relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. The results of bivariate analysis for the relationship between knowledge levels with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.035 OR 2.825 CI 95% (1,161-6,871), exposure to information sources with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.036 OR 1.376 CI 95% (1,163-1,872) and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.002 OR 4.125 CI 95% (1,744-9,754). The conclusion of this study there is a relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. Reading Materials: 36 Journals, 13 Books (2016-2022). Keywords: Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Oktober 2023 Nama : Dhea Amanda Suri Nim : 020319608 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENERAPAN SELF CARE MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS CIKARANG TAHUN 2023 ABSTRAK Diabetes melitus biasa dikenal dengan kencing manis atau penyakit gula, merupakan masalah kesehatan yang sudah menjadi ancaman, diabetes melitus akan berdampak pada masalah kesehatan lainnya, seperti komplikasi pada mata, jantung, ginjal, saraf, atau kemungkinan amputasi. Pengetahuan yang baik tentang diabetes melitus dapat membantu penderita untuk mengerti bagaimana penanganan tentang penyakitnya, cara pencegahan, pengobatan dan komplikasinya. Self care merupakan perilaku seseorang secara mandiri untuk meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit dan mempertahankan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan penerapan self care management pada penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Cikarang. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 85 pasien diabetes melitus yang berobat di Puskesmas Cikarang. Hasil penelitian menunjukan nilai P-value 0.000 (p0.05), maka dapat di artikan bahwa Ho di tolak yang berarti terdapat hubungan. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan self care management pada penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Cikarang dan diharapkan pasien diabetes melitus hendaknya memahami informasi yang diberikan mengenai edukasi tentang penyakit sehingga dapat meningkatkatkan pengetahuan dan perilaku self care management. Kata kunci: Diabetes Melitus, Tingkat Pengetahuan, Self Care Management
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS SKRIPSI, 5 SEPTEMBER 2023 Nama : Fikri Ramadhan NIM : 020319615 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PUSKESMAS CIBINONG TAHUN 2023 ABSTRAK Latar belakang ISPA adalah penyakit yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas)hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA umumnya berlangsung selama 14 hari. Adapun yang termasuk dalam infeksi saluran napas bagian atas adalah batuk pilek biasa, sakit telinga,radang tenggorokan, influenza, bronchitis dan juga sinusitis, sedangkan infeksi yang menyerang bagian bawah saluran napas seperti paru, salah satunya adalah pneumonia . Tujuan: Mengidentifikasi factor factor yang berhubngan dengan prilaku pencegahan infeksi salursn pernapasan akut (ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Puskesmas Cibinong tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena dua variabel yaitu variabel independen dengan variabel dependen dan menganalisis bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut.Pemilihan metode deskriptif korelasional Perhitungan pada penelitian ini adalah total sampling dengan populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia prasekolah 3-6 tahun yang menderita ISPA di Puskesmas Cibinong dengan jumlah 40 orang. . Hasil : Berdasarkan hasil penelitian tentang faktorfaktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi saluran pernapasan akut(ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di puskesmas cibinong, dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan antara status pekerjaan, pendidikan, pendapatan keluarga, pengetahuan, dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan tidak adanya hubungan antara sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kata kunci : Infeksi Saluran Pernapasan, Prilaku Pencegahan. Suherman Medical University (UMS) GRADUATE STUDIES PROGRAM IN NURSING AND EDUCATION NURSING PROFESSION THESIS, 5 SEPTEMBER 2023 Name: Fikri Ramadhan NIM: 020319615 FACTORS RELATING TO PREVENTIVE BEHAVIORS OF ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS (ARI) IN MOTHERS OF PRESCHOOL AGE CHILDREN AT CIBINONG HEALTH CENTER IN 2023 ABSTRACT Background ISPA is a disease that attacks one or more parts of the respiratory tract from the nose (upper tract) to the alveoli (lower tract) including the adnexal tissue, such as the sinuses, middle ear cavity and pleura. ISPA generally lasts 14 days. What is included in upper respiratory tract infections are coughs, common cold, earache, sore throat, influenza, bronchitis and sinusitis, while infections that attack the lower respiratory tract such as the lungs, one of which is pneumonia. Objective: To identify factors that are related to the behavior of preventing acute respiratory infections (ARI) in mothers of preschool aged children at the Cibinong Community Health Center in 2023. Method: This type of research is quantitative research with a correlational descriptive design which aims to describe the phenomenon of two variables namely the independent variable and the dependent variable and analyzing the relationship between the two variables. The choice of correlational descriptive method. The calculation in this study was total sampling with the population in this study being all mothers who had preschool children aged 3-6 years who suffered from ISPA at the Cibinong Community Health Center with a total of 40 people. . Results: Based on the results of research on factors related to behavior to prevent acute respiratory infections (ARI) in mothers who have pre-school aged children at the Cibinong health center, it can be concluded that there is a relationship between employment status, education, family income, knowledge, and family support with behavior to prevent acute respiratory infections (ARI), and there is no relationship between attitudes and motivation and behavior to prevent acute respiratory infections (ARI)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Remaja pada usia sekolah dapat berisiko menjadi remaja obesitas. Kejadian overweight dan obesitas pada remaja disebabkan karena adanya perubahan pola makan dan aktifitas fisik. Konsumsi junk food lebih dari 6 kali perbulan dan aktivitas fisik yang rendah cenderung meningkatkan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkomsumsi junk food dan pola aktifitas terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMPN 2 sukaraja Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 55 responden. sedangkan kriteria normal, overweight dan obesitas menggunakan indikator IMT. Data frekuensi aktivitas dan konsumsi makanan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui bahwa obesitas pada remaja SMP sebanyak 22 (40,0%) , kebiasaan mengkomsumsi junk food sebanyak 23 responden (41,8%), dan aktifitas fisik kurang 28 responden (50,9%).Dalam penelitian ini menggunkan Uji Chi Square didapatkan hasil ada hubungan antara kebiasaan komsumsi junk food dan pola aktifitaS terhadap kejadian obesitas pada remaja SMP 2 Sukaraja bogor, P Value 0,000 ≤ α 0,05. Berdasarkan penelitian ini Disarankan siswa dapat mempertahankan pola makan yang seimbang dan mengatur aktifitas fisik yang baik.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita, diperkirakan 15 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun. Sebagian besar penelitian di negara berkembang menunjukkan bahwa diberbagai negara setiap tahunnya 20-30% kematian bayi dan balita disebabkan karena menderita infeksi saluran nafas akut (ISPA). Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi tahun 2019, diperoleh informasi bahwa pada tahun 2019 dari 88.915 balita di Bekasi,sebanyak 19.367 balita (21,78%) adalah penderita ISPA.
Puskesmas Mekarmukti merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan laporan tahunan pada tahun 2019, angka kesakitan ISPA di Puskesmas Mekarmukti mencapai 63% dari seluruh kunjungan di Poli KIA (Profile Puskesmas Mekarmukti, 2019). Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan angka kesakitan ISPA di Puskesmas Mekarmukti dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 57% dari kunjungan. Peningkatan angka kesakitan ini tidak hanya disebabkan oleh kondisi lingkungan saja tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku, pelayanan kesehatan yang ada dan faktor genetik.Berdasarkan uraian diatas maka penulis merumuskan masalah ini yaitu “bagaimana gambaran ISPA pada balita di Puskesmas Mekr mukti tahun 2020.?
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan siklus menstruasi harus lebih diperhatikan oleh setiap wanita karena dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita kedepannya. Ketidakteraturan siklus menstruasi ini juga merupakan suatu indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas.
Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswi Sarjana Kebidanan Reguler di Universitas Medika Suherman dengan jumlah populasi sebesar 120 responden dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 responden. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square.
Hasil penelitian dengan variabel dependen didapatkan responden yang siklus menstruasinya tidak teratur sebanyak 63 responden (52,5%), sedangkan siklus menstruasi teratur yaitu sebanyak 57 responden (47,5%) dan hasil penelitian dengan variabel independen didapatkan responden yang mengalami stress 88 responden (73,3%) dan tidak mengalami stress sebanyak 32 responden (26,7%), responden yang mengalami aktifitas fisik tidak baik sebanyak 67 responden (55,8%), dan aktivitas fisik baik sebanyak 53 responden (44,2%), responden yang mengalami status gizi tidak normal sebanyak 56 responden (46,7%) dan status gizinya normal sebanyak 64 responden (53,3%) serta responden yang mengalami pola tidur kurang sebanyak 69 responden (57,5%) dan pola tidur cukup sebanyak 51 responden (42,5%). Hasil analisa menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara ketidakteraturan siklus menstruasi dengan stress dengan nilai p value = 0,003 dan nilai OR = 4,059, aktivitas fisik dengan nilai p value = 0,020 dan nilai OR = 2,560, status gizi dengan nilai p value = 0,003 dan nilai OR = 3,293 serta pola tidur dengan nilai p value = 0,001 dan nilai OR = 4,000.
Dapat disimpulkan dari keempat variabel yang diteliti terdapat hubungan yang signifikan antara stress, aktivitas fisik, status gizi dan pola tidur terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi. Saran yang disampaikan semoga hasil penelitian ini dapat menjadi bahan acuan atau materi pembelajaran agar dapat melakukan pencegahan terjadinya ketidakteraturan siklus menstruasi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS
INSTITUT MEDIKA DRG SUHERMAN
SKRIPSI
APRIL 2021
MUHAMMAD KADAR
020319723
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI ARV DI KLINIK VCT RSUD BAYU ASIH TAHUN 2021
xvii +VII Bab + 84 Halaman + 1 Grafik + 6 Bagan + 15 Tabel + 10 Lampiran
ABSTRAK
Penyakit HIV masih dianggap sebagai penyakit yang tidak ada obatnya dan juga dampaknya yang sangat mematikan. Mengingat jumlah kasus yang semakin bertambah setiap tahun. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS. Di Indonesia, Jawa Barat masuk kedalam 5 provinsi dengan kasus HIV terbanyak. Penemuan kasus baru HIV di Kabupaten Purwakarta selama 5 tahun terakhir mengalami trend peningkatan pada tahun tahun 2020 menjadi kasus baru 198 orang (41,91%). Melihat dari data Rekam Medis RSUD Bayu Asih (2019) jumlah penderita on ARV di Klinik VCT tahun 2019 berjumlah 227 orang sedangkan pada tahun 2020 meningkat menjadi 287 (20,90%) orang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi ARV. Metode penelitian secara kuantitaf dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah rata-rata jumlah pasien HIV yang telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan viral load yang mendapatkan pelayanan kesehatan di klinik VCT RSUD Bayu Asih dari bulan Januari sampai Desember 2020 sebanyak 60 orang penderita HIV/AIDS dengan sampel berjumlah 52 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan non probability sampling. Lokasi penelitian di klinik VCT RSUD Bayu Asih yang dilakukan pada bulan Maret sampai April 2021.
Pengolahan hasil penelitian menggunakan analisis data dengan chi square. Sebagian besar dari 52 responden yang mendapatkan kepatuhan 71,2%, dukungan keluarga 63,7%, ODHA yang telah berhasil melakukan terapi ARV 76,9%, responden yang tidak berhasil dalam terapi ARV 23,1%. Hasil penelitian diketahui ada hubungan kepatuhan dengan keberhasilan terapi ARV (p-value 0,000). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keberhasilan terapi ARV (p-value 0,012). Terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi ARV.
Disarankan bagi rumah sakit agar membuat startegi perencanaan untuk menangani masalah pasien yang gagal terapi ARV, dan bagi masyarakat khususnya keluarga dengan penderita HIV/AIDS dapat memberikan dukungan secara penuh baik fisiologis maupun psikologis selama menjalani terapi ARV.
Kata kunci : keberhasilan terapi arv, dukungan keluarga, kepatuhan
Daftar pustaka : 43 (2010-2020)
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan