Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

1.876 karya publik ditemukan.

2026: 1692025: 1672024: 2742023: 5102022: 1482021: 3172020: 782019: 154

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Manfaat Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita di RW 007 Desa Kalijaya Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Angka kematian bayi dan balita di Indonesia pada tahun 2015 sebanyak 22,23 per 1.000 kelahiran hidup dan 26,29 per 1.000 kelahiran hidup, menyebabkan turunnya derajat kesehatan masyarakat. Salah satu upaya dalam meningkatkan masalah ini yaitu dengan program pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita. Namun program pemberian imunisasi masih mengalami hambatan, karena tingkat pengetahuan yang rendah. Tujuan penelitian diketahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang manfaat imunisasi dasar lengkap pada balita di RW 007 Desa Kalijaya Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 187 orang dan sampel penelitian 70 responden dengan cara non random sampling (purposive sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian : gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap pada balita di RW 007 Desa Kalijaya pengetahuan kurang sebanyak 32 orang (45,7%) cukup sebanyak 27 orang (38,6%) dan baik sebanyak 11 orang (15,7%), berdasarkan usia responden dengan usia 21-30 tahun sebanyak 36 orang (51,5%), berdasarkan pendidikan yang rendah sebanyak 45 orang (64,3%), berdasarkan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebanyak 39 orang (55,7%), berdasarkan sumber informasi dari tenaga kesehatan sebanyak 64 orang (91,4%), berdasarkan pengalaman yang jumlah anak >2 sebanyak 41 orang (58,6%), dan berdasarkan sosial ekonomi yang rendah 44 orang (62,8%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Di RW 007 Desa Kalijaya memiliki pengetahuan yang kurang. Saran: Untuk ibu sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan tentang imunisasi dasar lengkap pada balita dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Hubungan Tingkat Kecemasan Klien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Berdasarkan Karakteristik Klien di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Gagal ginjal merupakan salah satu untuk mempertahankan kelangsungan hidup penyakit gagal ginjal kronik adalah dengan menjalani hemodialisa. Hemodialisa yaitu untuk menurunkan kadar ureum, kreatinin dan zat toksik yang lainnya di dalam darah. Kecemasan adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar yang berkaitan dengan perasaan tidak pasti dan tidak berdaya. Di Indonesia Prevalensi GGK diperkirakan mencapai 400 jiwa per 1 juta penduduk dan prevalensi klien GGK yang menjalani hemodialisa mencapai 15.424 kasus Hasil penelitian yang dilakukan Musa, dkk (2015) mengenai kecemasan klien gagal ginjal kronik didapatkan hasil 34,2% responden mengalami kecemasan berat, 29,4% mengalami kecemasan sedang, sedangkan 18,2% responden mengalami kecemasan ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan klien gagal ginjal kronik dengan karakteristik klien di RSUD Kabupaten Bekasi dengan menggunakan desain penelitian analitik kualitatif dan metode cross sectional (potong lintang). Penelitian ini menggunakan dengan 53 populasi, 10 responden dijadikan sebagai sampel pada studi pendahuluan dan 43 responden dijadikan sampel penelitian. Instrument penelitian menggunakan kuesioner SARS (Zung Self - Rating Anxiety Scale) sebanyak 15 soal menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat kemaknaan ɑ < 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik yang diteliti berhubungan secara bermakna terhadap kecemasan klien gagal ginjal kronik. Variabel yang berhubungan adalah umur (P value = 0,018 dan OR 8,591), tingkat pendidikan (P value 0,024 dan OR 5,262), tingkat pengetahuan (P value = 0,011 dan OR 6,686), jenis kelamin (P value = 0,016 dan OR 6,222), dukungan psikososial keluarga (P value = 0,022 dan OR 5,333), dan pengalaman (P value = 0,004 OR 8,821). Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan adanya hubungan antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, jenis kelamin, dukungan psikososial keluarga, dan pengalaman dengan tingkat kecemasan klien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2018.

Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Orang Tua Terhadap Anak yang Mengalami Thalasemia di RS Sentra Medika Cikarang

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Thalasemia adalah penyakit kelainan darah genetik yang menyebabkan masalah kesehatan yang kompleks pada anak dan keluarga. Orang tua beresiko mengalami kecemasan karena merasa bersalah atas kondisi anak, orang tua merupakan perawat utama bagi anak dengan thalasemia dengan perasaan sedih, terpukul, hidup tidak tenang dan beban berat dirasakan oleh orang tua ketika mendengar anaknya terdiagnosa thalasemia, tidak ada kepastian kesembuhan dan proses pengobatan penyakit yang berlangsung sepanjang hidup anak, salah satu proses untuk mencegah keparahan bisa di cegah dengan cara tranfusi darah. Tujuan penelitian diketahui gambaran tingkat kecemasan pada orang tua terhadap anak yang mengalami thalasemia di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang dan sampel penelitian 102 responden dengan menggunakan sampling assidental. Karena teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan kebetulan bertemu. Analisis yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian : gambaran tingkat kecemasan pada orang tua terhadap anak yang mengalami thalasemia di Rmah Sakit Sentra Medika Cikarang dengan tingkat kecemasan orang tua yang berat sebanyak 43 responden (42,1%)sedangkan yang terendah dengan tingkat kecemasan ringan sebanyak 12 responden (11,8%) berdasarkan usia orang tua yang terbanyak usia ≥35 tahun sebanyak 55 responden (53,9%), berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak perempuan sebanyak 71 responden (69,5%), berdasarkan tingkat pendidikan yang terbanyak SMA/SMK sebanyak 39 responden (38,2%) berdasarkan pengalaman orang tua yang terbanyak yaitu belum pernah merawat sebanyak 33 responden (32,3%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Orang Tua Terhadap Anak Yang Mengalami Thalasemia Di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang memiliki tingkat kecemasan berat. Saran: agar rumah sakit mensosialisasikan kebijakan pembiayaan pengobatan atau perawat thalasemia dan melaksanakan kegiatan promosi kesehatan : pendidikan kesehatan tentang perawatan anak thalasemia. Perawat menerapkan komunikasi terapeutik dan manajemen stress untuk mengurangi tingkat kecemasan orang tua anak thalasemia

Gambaran Tingkat Kecemasan Orang Tua Terhadap Anak yang Dirawat Diruang Perawatan Anak Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hospitalisasi adalah pengalaman penuh cemas baik bagi anak maupun keluarganya. Kecemasan yang utama yang dialami dapat berupa perpisahan dengan keluarga, kehilangan kontrol, lingkungan yang asing, kehilangan kemandirian dan kebebasan. Diagnosa penyakit, sistem pendukung & koping terhadap cemas. (SUSENAS) tahun 2014 jumlah anak usia prasekolah di Indonesia sebesar 20,72% dari jumlah total penduduk Indonesia, berdasarkan data tersebut diperkirakan 35 per 100 anak menjalani hospitalisasi, sedangkan pada tahun 2015 (SUSENAS) di daerah perkotaan menurut kelompok usia 0-4 tahun sebesar 25,8%, usia 5-12 tahun sebanyak 14,91%, usia 13-15 tahun sekitar 9,1%, usia 16-21 tahun sebesar 8,13%. Angka kesakitan anak usia 0-21 tahun apabila dihitung dari keseluruhan jumlah penduduk adalah 14,44%. Data studi pendahuluan yang diperoleh dari 10 reponden, 2 diantaranya mengalami cemas berat, 5 orang mengalami cemas sedang, dan 3 diantaranya mengalami cemas ringan. Tujuan penelitian ini diketahui gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling Populasi dalam penelitian ini adalah 137 responden dan sampel penelitian 62 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, analisis data hasil menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian : gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018 dalam distribusi frekuensi dengan prosentase kecemasan ringan 24 responden dengan prosentase 38,7%, responden yang mengalami kecemasan sedang 33 responden dengan 53,2%, responden yang mengalami kecemasan berat 4 responden dengan prosentase 6,4% sedangkan yang mengalami kecemasan panik sebanyak 1 responden dengan presentase 1,6% dari total 62 responden. Kesimpulan : hasil penelitian didapatkan gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018 memiliki kecemasan sedang. Saran : Hendaknya tetap melibatkan orang tua dalam perawatan untuk meminimalkan dampak hospitalisasi, perlu pendidikan kesehatan kepada orang tua dalam menjaga anak yang sedang dirawat.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di RT 003/RW 001 Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan : ASI Eksklusif merupakan makanan yang sempurna dan yang terbaik untuk bayi 0-6 bulan karena mengandung unsur gizi pada ASI yaitu lemak, karbohidrat, protein, garam, mineral, dan vitamin. ASI mengandung kaya akan antibodi karena mengandung protein untuk daya tahan tubuh dan pembunuh kuman dalam jumlah tinggi sehingga pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi resikokematian pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di RT 003/ RW 001 Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2018. Jenis Penelitian ini menggunakan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 35 sampel dengan cara total sampling. Hasil Penelitian : Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah Univariat. Hasil penelitian analisi univariat menggunakan nilai distribusi frekuensi. Hasil distribusi frekuensi pengetahuan dengan nilai pengetahuan kurang 16 responden (46%), berpengetahuan cukup 11 responden (31%), berpengetahuan baik 8 responden (23%), berdasarkan pendidikan rendah (SD) 16 responden (46%), pendidikan cukup (SMP) 13 responden (37%), berpendidikan tinggi (SMA) 6 responden (17%), berdasarkan usia remaja akhir (17-25 tahun) 8 responden ( 23%), usia dewasa awal (26-35 tahun) 22 responden (63%), usia dewasa akhir (36-45 tahun) 5 responden (14%), sumber informasi non tenaga kesehatan 16 responden (46%), media masa 12 responden (34%), tenaga kesehatan 7 responden (20%), penghasilan rendah Rp.< 3.300.000 sebanyak 26 responden (74%), penghasilan tinggi Rp.> 3.300.000 sebanyak 9 responden (26%). Kesimpulan : Dari hasil penelitian didapatkan Gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di RT 003/RW 001 Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi memiliki pengetahuan yang kurang. Saran : Untuk ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan lebih meningkatkan pemberian ASI Eksklusif khusus nya ibu yang menyusui lebih banyak lagi mencari informasi tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan.

Gambaran Pola Makan Sebelum Sakit Pada Klien Gastritis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hasil data gastritis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi pada tahun 2017 menyatakan bahwa jumlah kasus Gastritis sebanyak 851 orang, sedangkan jumlah kasus Gastritis pada tahun 2018 sebanyak 79 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pola makan sehari-hari sebelum sakit pada klien Gastritis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bkeasi Tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Metode dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling aksidental, dimana jumlah sampel ini diambil sebanyak 61 responden. Hasil penelitian ini didapatkan gambaran pola makan sebelum sakit pada klien gastritis. Sebagai berikut pola makan yang buruk sebanyak 51 responden (83,6%), dan pola makan yang sangat buruk sebanyak 10 responden (16,3%). Karakteristik pendidikan yang paling terbanyak yaitu pendidikan terendah sebanyak 36 responden (59,0%), karakteristik ekonomi pendapatan paling terbanyak yaitu pendapatan Rp. ≤ 3.800.000 sebanyak 25 responden (40,9%), karakteristik lingkungan paling banyak yaitu lingkungan bersih sebanyak 58 responden (95,0%), karakteristik agama paling terbanyak yaitu agama islam dengan sebanyak 59 responden (96,7%). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan teori dan menambah informasi mengenai gambaran pola makan klien tentang gastritis. Saran untuk masyarakat sebaiknya lebih meningkatkan pola makan yang baik seperti apa agar tidak terkena penyakit gastritis dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Gambaran Tingkat Kepuasan Orang Tua Terhadap Pelayanan Kesehatan di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepuasan menjadi indikator penentu citra suatu Instansi pemberi pelayanan jasa kesehatan di mata pasien. Hasil dari studi pendahuluan menggunakan kuesioner dari hasil penelitian sebelumnya, didapatkan 4 responden (26,7%) memiliki kepuasan memuaskan, 7 responden (46,6%) memiliki kepuasan cukup memuaskan, dan 4 responden (26,7%) memiliki kepuasan tidak memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang gambaran tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak RS Sentra Medika Cikarang tahun 2018. Penelitian ini menggunakan deskriptif sehingga hanya menggambarkan suatu objek. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 132 orang dan sampel penelitian berjumlah 62 orang, metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data hasil menggunakan analisis univariat. Hasil analisis univariat didapatkan tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang tahun 2018, terdapat 59 responden (95%) memiliki kepuasan memuaskan, 3 responden (5%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi reliability, 38 responden (61,2%) memiliki kepuasan memuaskan, 24 responden (38,8%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi assurance, dari 62 responden seluruhnya memiliki kepuasan memuaskan. Berdasarkan dimensi tengiebility, 35 responden (56,4%) memiliki kepuasan memuaskan, 27 responden (43,6%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi empaty, 57 responden (92%) memiliki kepuasan memuaskan, 5 responden (8%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi responsiveness, 61 responden (98,4%) memiliki kepuasan memuaskan, 1 responden (1,6%) cukup memuaskan. Secara keseluruhan dari 62 responden tidak ada satu pun responden yang memiliki kepuasan tidak memuaskan terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya gambaran tingkat kepuasan orangtua berdasarkan dimensi reliability, assurance, tangibility, empaty, dan responsiveness. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi mengenai gambaran tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan kesehatan, menjadi bahan evaluasi instansi pelayanan kesehatan agar tetap meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan serta menjadi pilihan seluruh orangtua sehingga mampu memilih dan menentukan pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan yang diharapkan.

Gambaran Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pre Eklampsia Berdasarkan Pada Karakteristik Ibu Hamil Di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia mempunyai angka kejadian pre eklampsia sekitar 7-10% dari seluruh kehamilan. Angka kejadian pre eklampsia berkisar antara 0,51%-38,4%, di negara maju angka kejadian pre eklampsia berkisar 6-7% dan eklampsia 0,1-0,7% (Kemenkes RI, 2016). Data yang diperoleh peneliti di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan jumlah penyakit pre eklampsia sekitar 19%. Tujuan penelitian ini diketahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia berdasarkan pada karakteristik ibu hamil dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi tahun 2018. Metode penelitian ini digunakan dekstriptif. Populasi yang diambil pada ibu hamil yang menderita pre eklampsia sebanyak 73 ibu hamil dan jumlah sampelnya sebanyak 68 responden yang menderita pre eklampsia yang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Bekasi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian : gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia berdasarkan pada karakteristik ibu hamil dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi. Umur beresiko responden sebanyak 52 orang (76,5%), pendidikan responden rendah sebanyak 54 orang (79,4%), responden bekerja sebanyak 58 orang (85,6%). Responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 60 orang ( 88,2%). Kesimpulan : Hasil penelitian didapatkan gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia berdasarkan pada karakteristik ibu hamil dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi memiliki pengetahuan kurang. Saran : Para ibu hamil sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan tentang pre eklampsia dengan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mencari informasi.

Gambaran Tingkat Kecemasan Perempuan Pra Menopause (35-45) Dalam Menghadapi Menopause Di Wilayah RW 11 Desa Telaga Murni Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Menopause merupakan suatu keadaan seorang wanita yang mengalami penurunan fungsi indung telur, yang dapat mengakibatkan penurunan fungsi hormon estrogen. Menurut World Health Organization (2014) menopause dialami oleh banyak perempuan di seluruh dunia, sekitar 70-80% wanita Eropa, dan di Indonesia sebanyak 1.815.256 atau 9,85%. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tingkat kecemasan pada perempuan pra menopause (35-45 tahun) dalam menghadapi menopause di wilayah RW 11 Desa Telaga Murni Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2018. Metode penelitian: jenis penelitian ini adalah menggunakan deskriptif tidak perlu menguji hipotesis tetapi hanya menggambarkan suatu objek, penelitian ini bertempat di Wilayah RW 11 Desa Telaga Murni dan dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2018. Populasi yang diambil adalah semua perempuan pra menopause (35-45 tahun) di wilayah RW 11 Desa Telaga Murni sebanyak 167 sampel yang diambil untuk penelitian sebanyak 69 sampel dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji univariat. Hasil penelitian: analisis univariat menggunakan nilai distribusi frekuensi dengan presentase terbanyak ialah responden yang mengalami kecemasan sedang dalam menghadapi menopause sebanyak 33 responden (48%), berdasarkan usia yang tertinggi ialah perempuan usia subur umur sebanyak 41 responden (59%), berdasarkan tingkat pendidikan ialah pendidikan SD dan SMP sebanyak 49 responden (71%), berdasarkan tingkat pengetahuan ialah pengetahuan kurang sebanyak 35 responden (50%). Kesimpulan: dari penelitian ini adalah perempuan dengan pendidikan rendah mengalami kecemasan sedang dalam menghadapi menopause, perempuan dengan usia 35-40 tahun mengalami kecemasan sedang dalam menghadapi menopause, dan perempuan dengan pengetahuan kurang mengalami kecemasan sedang dalam menghadapi menopause. Saran: hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan teori dan menambah informasi mengenai gambaran tingkat kecemasan perempuan usia subur dalam menghadapi menopause sehingga dengan adanya informasi ini perempuan pra menopause dapat mengatasi kecemasan dalam menghadapi menopause.