Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

1.883 karya publik ditemukan.

2026: 1762025: 1672024: 2742023: 5102022: 1482021: 3172020: 782019: 154

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Kulit : Skabies Pada Santri MTs Pondok Pesantren Ibnu Ajhari Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Skabies adalah inflamasi parasit yang disebabkan oleh tungau (Sarcoptes scabiei). Hasil studi pendahuluan yang di lakukan peneliti di Pondok Pesantren Ibnu Ajhari Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi pada hari selasa tanggal 14 Mei 2019. Peneliti melakukan wawancara dan observasi dengan mengambil sampel 30 santri. Dengan perbandingan 15 santri putri dan 15 santri putra. Didapatkan hasil 21 santri yang mengalami skabies, santri putri 9 (30%) dan santri putra 12 (40%) dengan persentase total 21 (70%) santri mengalami skabie. Santri mengatakan sering mengalami gatal pada malam hari sebanyak 21 (70%) santri, terdapat bekas skabies pada lipatan tangan 11 (37%), dan pergelangan tangan 13 (43%) santri. Tujuan penelitian : Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit kulit : skabies pada santri Mts Pondok Pesantren Ibnu Ajhari Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi tahun 2019. Metode : Penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan CrossSectional. Populasi penelitian ini santri MTs Pondok Pesantren Ibnu Ajhari dengan jumlah 79 responden. Rancangan analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat berupa uji Chi-Square dengan nilai signifikan  < 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa semua faktor yang diteliti memiliki pengaruh secara bermakna dengan penyakit kulit : skabies. Variabel yang mempengaruhi adalah jenis kelamin (p = 0,012 <  = 0,05), usia (p = 0,004 <  = 0,05), pengetahuan (p = 0,043 <  = 0,05), kebersihan perorangan (p = 0,003 <  = 0,05), kebersihan pakaian (p = 0,021 <  = 0,05), kebersihan handuk, tempat tidur dan sprai (p = 0,030 <  = 0,05), lingkungan : kelembaban (p = 0,015 <  = 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia, pengetahuan, kebersihan perorangan, kebersihan pakaian, kebersihan handuk, tempat tidur, sprai dan lingkungan : kelembaban dengan kejadian kejadian penyakit kulit : skabies pada santri MTs Pondok Pesantren Ibnu Ajhari Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi tahun 2019. Saran : Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi bagi Pondok Pesantren serta menambah pengetahuan bagi santri untuk lebih meningkatkan kebersihan diri.

Faktor-faktor yang Berhubngan Dengan Kejadian Pediculosis Capitis Pada Santri Wati dI pondok Pesantren Daruttakwien Kecamatan Sukatani Kab. Bekasi Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Pediculosis capitis adalah proses masuknya ektoparasit, pediculosis capitis ini termasuk parasit yang menghisap darah di kepala manusia. Pediculosis capitis tersebut dapat berdampak gatal-gatal, bintik-bintik kemerahan, infeksi bakteri sekunder akibat garukan. Selain fisik pediculosis capitis juga akan dapat memberikan dampak berupa gangguan tidur persisten, gangguan konsentrasi, dan efek psikis. Data dari study pendahuluan dengan melakukan wawancara kepada santri wati didapatkan 80% mengalami pediculosis capitis. Dan menurut keterangan pengurus pondok pesantren mengatakan bahwa setiap kamar dihuni 25 sampai dengan 30 santri. Serta kurangnya kesadaran diri para santri untuk menjemur tempat tidur/bantal dan juga untuk menjaga kebersihan kamar, kesehatan diri seperti kurangnya membersihkan rambut. Adapun faktorfaktornya yaitu usia, personal hygiene, menggunakan sisir/aksesoris secara bersama, menggunakan tempat tidur secara bersama, dan pengetahuan. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pediculosis capitis pada santri wati di Pondok Pesantren Daruttakwien Kecamatan Sukatani Kabupatem Bekasi 2019. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu santri wati sebanyak 178. Sampel yang diambil sebanyak 117 responden dengan menggunakan teknik acidental sample. instrumen yang digunakan dalam pengambilan data yaitu dengan kuesioner yang di isi oleh responden. Analisa yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisis bivariat berupa uji chi square dalam nilai signifikan α <0,05. Hasil : Hasil penelitian dari kelima faktor terdapat satu yang tidak berhubungan terhadap kejadian pediculosis capitis pada santri wati Di Pondok Pesantren Daruttakwien Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Variabel yang tidak berhubungan yaitu usia ( P value = 0,235), sedangkan yang berhubungan yaitu personal hygiene (P value = 0,002) menggunakan sisir/aksesoris secara bersama (P value = 0,003), menggunakan tempat tidur secara bersama (P value = 0,001), dan pengetahuan (P value = 0,009). Kesimpulan : kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan dan tidak hubungan antara faktor dengan kejadian pediculosis capitis pada santri wati di Pondok Pesantren Daruttakwien Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Saran : Dari penelitian ini diharapkan para santri dan pengurus Pondok Pesantren agar memperhatikan perawatan diri dan kebersihan diri guna mengurangi angka kejadian pedikulosis capitis yang di alami di Pondok Pesantren Darutakwien Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi tahun 2019.

Pengaruh Konsumsi Pisang Cavendish (Sunfresh) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Data yang didapatkan pada saat aplikasi di Puskesmas Karang Bahagia Kecamatan Karang bahagia Kabupaten Bekasi pada bulan Januari 2019 – Maret 2019 didapatkan 113 orang yang mengalami hipertensi, setelah dilakukan pengecekan dan di observasi kembali dari 113 responden di dapatkan data 36 responden yang mengalami peningkatan tekanan darah, dengan umur 35 - >46tahun. Kejadian hipertensi sering kali dikaitkan dengan faktor yang dapat memperbesar risiko atau kecenderungan seseorang menderita hipertensi, diantaranya adalah pola makan, aktivitas fisik, perilaku merokok, stres (faktor yang dapat dimodifikasi), sedangkan faktor yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya adalah faktor genetik, riwayat keluarga, usia, ras. Dengan adanya penelitian ini penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah dengan cara mengkonsumsi pisang cavendish (sunfresh). Pisang cavendish (sunfresh) mengandung karbohidrat yang dapat mengembalikan energi tubuh lebih cepat dari sumber karbohidrat lain seperti nasi dan roti, dan mengandung vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan mencegah kerusakan tubuh akibat radikal bebas, mengandung serat dan protein, serta mengandung 358 mg kalium yang membantu kerja jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi dan mengandung 1 mg natrium (Waymintarsih, 2017). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi pisang cavendish (sunfresh) terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Metode : Metode penelitian ini adalah metode pre-eksperimental design dengan bentuk rancangan intact group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia selama tahun 2019 yang berjumlah 113 orang. Sampel berjumlah 30 responden. Untuk mengetahui apakah sebuah kelompok data berdistribusi normal atau tidak dengan melakukan uji Shapiro wilk. Analisis data di lakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji beda dua mean dependent (Paired Sample T Test) dengan nilai signifikan alpha 5% (α = 0,05). Hasil : Ada pengaruh antara mengkonsumsi pisang cavendish (sunfresh) terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia kecamatan karang bahagia kabupaten bekasi. Di dapatkan data kelompok intervensi 16,67/10,00 mmHg dengan ratarata perhari 4,25 dan kelompok control 17,00/12,00 mmHg dengan rata-rata perhari 5,27. Menunjukan bahwa frekuensi usia paling banyak adalah responden usia yang menderita hipertensi >46 tahun sebanyak 25 responden (83,3%), responden usia yang menderita hipertensi 35-45 tahun sebanyak 5 responden (16,7%), sedangkan untuk hasil uji frekuensi jenis kelamin paling banyak adalah responden perempuan sebanyak 18 responden (60,0%), responden laki-laki 12 responden (40,0%), dan untuk hasil uji frekuensi responden yang tidak sesuai diet hipertensi sebanyak 19 responden (63,3%), responden yang sesuai diet hipertensi sebanyak 11 responden(36,7%). Kesimpulan : Pisang cavendish (sunfresh) dapat mempengaruhi terjadinya penurunan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi setelah dikonsumsi 1x dalam sehari sebanyak 200 gr selama 1 minggu. Saran : Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberikan saran agar penderita hipertensi dapat melakukan gaya hidup sehat untuk menghindari komplikasi lebih lanjut dan mengkonsumsi buah-buahan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Minat Keikutsertaan Suami Sebagai Akseptor KB di Desa Karang Mekar Kec. Kedungwaringin Kab. Bekasi Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jumlah suami yang menggunakan kontrasepsi dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat keikutsertaan suami sebagai akseptor KB di Desa Karang Mekar Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bakasi Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuntitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional . Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah laki-laki yang sudah mempunyai istri di Desa Karang Mekar tahun 2019 sebanyak 424, data yang didapat berupa data primer, sedangkan pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis responden yang berpengetahuan rendah sebanyak 44,9% (P value 0,024), pada responden dengan usia istri yang beresiko sebanyak 31,1% (P value 0,049), pada responden dengan jumlah anak yang grandemultipara sebanyak 22,6% (P value 0,049), pada responden yang memiliki sikap tidak setuju sebanyak 45,5% (P value 0,008), dan pada responden yang memiliki kebudayaan yang tidak mendukung sebanyak 31,1% (P value 0,049). Untuk lebih banyak lagi keikutsertaan suami maka harus sering-sering diberikan penyuluhan oleh Dinas Kesehatan kepada laki-laki tentang kontrasepsi yang ada untuk pria.

Pengaruh Teknik Pursed Lips Breathing dan Posisi Semi Fowler dalam Mengurangi Sesak Napas Pada Pasien Dengan Gangguan Respirasi di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Metode dalam penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan desain two group pre test and post test. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasien sesak napas dan jumlah sampel terdapat 44 responden Hasil penelitian didapatkan pre test pada teknik pursed lips breathing mean 24,95 dan didapatkan hasil post test mean 22,77 dan uji statistik P Value = 0,000. Artinya adanya pengaruh teknik pursed lips breathing terhadap penuruan respiratory rate. Dan pada pre test teknik posis semi fowler mean 24,73 dan didapatkan hasil post test mean 22,68 dan uji statistik P Value = 0,000. Artinya adanya pengaruh teknik posisi semi fowler terhadap penuruan respiratory rate. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adanya pengaruh dalam teknik pursed lips breathing dan semi fowler dalam mengurangi sesak napas pada pasien dengan gangguan respirasi di RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi Tahun 2019

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Pada Wanita Usia Produktif di Kampung Selang RT06 RW02 Desa Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembulu darah arteri secara terus menerus lebih dari satu priode. Beberapa penelitian lain melaporkan bahwa hipertensi yang tidak di kontrol dengan baik memberikan peluang tujuh kali lebih besar menyebabkan stroke, enam kali lebih besar congestive heart failure, dan tiga kali lebih besar serangan jantung. Perkembangan penyakit ini dapat ditekan tidak hanya dengan pengobatan/kuratif tetapi juga dengan tindakan preventif. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Kampung Selang Tengah Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi Tahun 2017 mengatakan dari 30 wanita usia produktif dilakukan pengukuran tekanan darah di dapatkan data 27 orang (90%) masyarakat yang menderita hipertensi. Berdasarkan hasil dari wawancara dengan masyarakat wanita usia produktif di RT 06/02 Kampung Selang Tengah Desa Wanasari sebanyak 13 orang (3,5%) menderita hipertensi dan tidak tahu penyebabnya, sebanyak 7 orang (1,8%) yang menderita hipertensi mengatakan susah tidur, sebanyak 5 orang (1,3%) yang menderita hipertensi mengatakan menyatakan suka makanan yang tinggi lemak dan garam. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada wanita usia produktif di kampung selang tengah rt 06 rw 02 desa wanasari kec.cibitung kab.bekasi tahun 2019. 1 Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu wanita usia produktif di RT 06 RW 02 kampung selang tengah desa wanasari tahun 2019 dengan populasi yang berjumlah 30 warga. Sampel yang diambil sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan dalam pengambilan data adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan α < 0,05. Hasil ; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua faktor yang diteliti terdapat pengaruh secara bermakna dengan kejadian hipertensi pda wanita usia produktif di RT 06 RW 02 kampung selang. Variabel yang mempengaruhi adalah pola makan (P value = 0,023), kualitas tidur (P value = 0,01), dan dukungan keluarga (P value = 0,028). Dari hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh faktor – faktor yang mempengaruhi hipertensi dengan wanita usia produiktif. Kesimpulan : Ada pengaruh faktor – faktor yang mempengaruhi hipertensi dengan wanita usia produiktif di RT 06 RW 02 kampung selang tengah. Saran : Diharapkan Bagi penderita hipertensi perlu melakukan pemeriksaan tekanan darah, pengobatan secara rutin, memperhatikan pola makan yang sehat, mengatur pola tidur yang baik, dan perlu adanya edukasi di keluarga untuk dapat meningkatkan tekanan darah untuk mencegah timbulnya komplikasi lebih lanjut.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Hamil dalam Mengikuti Senam Hamil di RB Rhaudatunnadya Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Senam hamil adalah senam yang di lakukan pada masa kehamilan dengan tujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental ibu hamil, dengan harapan proses persalinan akan berjalan lancar dan aman, akan tetapi pengetahuan tentang maanfaat dan dampak baik yang dihasilkan senam hamil belum diketahui oleh masyarakat luas, jadi tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, paritas, dan informasi dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilakukan di RB Rhaudatunnadya Cikarang, pengumpulan data dilaksanakan selama bulan Mei-Juni 2019, populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC dengan sampel sebanyak 157 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan univariat dan bivariat dengan uji chi-square yang bertujuan untuk menghubungngkan antara variabel independent dan variabel dependent. Hasil penelitian uji statistic Chi-Square di dapatkan ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pengetahuan nilai P= 0,047 (P<a0,05) dan OR= 0,477, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pendidikan nilai P= 0,23 (P<a0,05) dan OR= 0,404, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pekerjaan nilai P= 0,018 (P<a0,05) dan OR= 0,435, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan paritas nilai P= 0,25 (P<a0,05) dan OR= 0,394, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan informasi nilai P= 0,029 dan OR= 0,461. Dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, paritas, dan informasi dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil, saran dalam penelitian ini adalah ibu hamil agar lebih aktif mencari informasi tentang kesehatan ibu dan janinya khususnya senam hamil.

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Hamil di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ketuban pecah dini dapat menimbulkan berbagai masalah bagi ibu maupun janin, misalnya bagi ibu dapat terjadi, perdarahan postpartum, dan infeksi pada masa nifas. Pada janin dapat terjadi partus premature, dll. Kasus KPD di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2017 sebanyak 148 kasus dari 442 persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara gemeli, bayi besar, kelainan bawaan ketuban, dan infeksi dengan kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Kabupaten Bekasi pada bulan Juni-November tahun 2018 yaitu 478 ibu. Sampel yang digunakan adalah seluruh ibu bersalin dengan ketuban pecah dini sebanyak 53 kasus. Namun, pada penelitian ini peneliti mengambil pembandingan sebanyak 3x dari kasus 1:3 dimana ibu yang mengalami ketuban pecah dini sebanyak 53 orang dan yang tidak mengalami ketuban pecah dini sebanyak 159 orang. Total sampel sebanyak 212 sampel. Sumber data didapat dari rekam medik (data sekunder). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian Uji Statistic Chi-Square berdasarkan analasis univariat didapatkan bahwa sebagian kecil ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi mengalami ketuban pecah dini sebanyak (25.0%), Gemeli sebanyak (28.3%), bayi besar sebanyak (12.7%), kelainan bawaan ketuban sebanyak (34.4%), infeksi vagina sebanyak (31.1%). Berdasarkan analisis bivariat didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini adalah Gemeli (Pvalue:0.008 ; OR:2.528), bayi besar (Pvalue:0.006 ; OR:3.366), kelainan bawaan ketuban (Pvalue:0.037 ; OR:2.065), dan infeksi (Pvalue:0.040 ; OR:2.068) Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kejadian ketuban pecah dini dengan (gemeli, bayi besar, kelainan bawaan ketuban, dan infeksi) pada ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018. Saran bagi ibu hamil diharapakan dapat meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini pada ibu hamil apabila terjadinya ketuban pecah dini.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas VI di SDN Sukaresmi 06 Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Motivasi adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya perilaku yang memiliki motivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah, dan bertahan lama. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada tanggal 18-20 Mei 2019 di SDN Sukaresmi 06, Cikarang Selatan, yang dilakukan kepada 12 siswa di dapatkan hasil dari wawancara bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar rendah terdapat sebanyak 7 orang siswa sedangkan siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi terdapat sebanyak 5 orang siswa. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi belajar pada siswa kelas VI di SDN Sukaresmi 06 tahun 2019. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sample sebanyak 70 siswa dilaksanakan di SDN Sukaresmi 06. Instrumen dalam penelitian menggunakan kuesioner, dianalisa dengan Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian sebagian besar menunjukan siswa motivasi rendah sebanyak (52.9%), siswa dengan motivasi tinggi ada sebanyak (47,1%). pengaruh dukungan keluarga rata-rata sebanyak (50%), pengaruh teman sebaya tidak ada pengaruh sebanyak (54.3%), pengaruh teknologi rata-rata sebanyak (50%), dan pengaruh dari karakteristik responden (jenis kelamin) rata-rata sebanyak (50%). Hasil analisa ada hubungan motivasi belajar dengan dukungan keluarga, ada hubungan motivasi belajar dengan pengaruh teknologi dan ada hubungan motivasi belajar dengan pengaruh teman sebaya. Saran : Diharapkan agar siswa mampu dapat meningkatkan motivasi belajarnya untuk prestasi belajar masa depan dan diharapkan agar dari berbagai faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa baik dari dukungan keluarga, pengaruh teman sebaya dan pengaruh teknologi mampu menjadi acuan siswa dalam menerapkan dan meningkatkan motivasi belajar.

Hubungan Kecanduan Smartphone dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Institut Medika Drg. Suherman Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Bekang : masa remaja merupakan masa perpindahan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, ditandai dengan kematangan fisik, kognitif, sosial dan emosional yang cepat untuk mempersiapkan diri menjadi laki-laki dewasa dan wanita dewasa. Batasan pada remaja sulit ditetapkan, namun periode ini biasanya digambarkan pertama kali dengan perkembangan karakteristik seks sekunder pada usia 11 sampai 12 tahun dan hingga berhentinya pertumbuhan pada usia 18 sampai 20 tahun. Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap individu. Waktu yang dibutuhkan untuk tidur pada remaja usia 16-30 tahun adalah 7-9 jam setiap malamnya. Remaja sekarang ini mengalami gangguan saat tidur, seperti kurangnya waktu tidur. Hal ini terjadi dikarenakan lebih suka berada di depan layar seperti smartphone, Televisi, dan computer. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti, terhadap 5 mahasiswa/i di Institut Medika Drg Suherman, didapatkan bahwa 5 mahasiswa/i menggunakan smartphone di malam hari untuk mencari tugas dan membuka sosial media, 4 dari 5 mahasiswa/i mengatakan bahwa mereka menggunakan smartphone hingga jam 11 malam dan membuat mereka sulit untuk bangun dan mengantuk di pagi hari. Berdasarkan wawancara ini, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di Institut Medika Drg Suherman untuk mengetahui bagaimana hubungan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa di Institut Medika Drg Suherman Metode : Metode yang digunakan Desain penelitian survey analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Institut Medika Drg Suherman Cikarang 2019 dengan jumlah 480 orang. Sampel pada penelitian ini adalah Mahasiswa/i Institut Medika Drg Suherman yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian sebanyak 100 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan α < 0,05. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa Institut Medika Drg Suherman (P value =0,003). Kesimpulan : Ada hubungan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa di Institut Medika Drg Suherman Saran : Diharapkan diharapkan mampu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan terutama mengenai kualitas tidur mahasiswa Institut Medika Drg Suherman saat ini.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu untuk Pijat Bayi Secara Teratur di RB Rhaudhatunnadya Tahunu 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pijat bayi merupakan terapi sentuhan sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi namun pengetahuan tentang pijat bayi belum banyak diketahui oleh masyarakat, dikarenakan masih mempercayakan pijat bayi kepada dukun bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat ibu tentang pijat bayi secara teratur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di RB Rhaudhatunnadya cikarang,pengumpulan data dilaksanakan selama bulan april-mei 2019, populasi penelitian ini adalah ibu yang memeriksakan bayinya serta yang melakukan kunjungan imunisasi bayinya dari umur 0-12 bulan di RB Rhaudhatunnadya dengan sampel sebanyak 180 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square yang bertujuan untul menghubungkan antara variabel independent dan variabel dependent. Hasil analisis univariat sebagian besar ibu mempunyai minat untuk melakuakan pijat bayi secara teratur di RB Rhaudhatunnadya dengan presentase 63,5%, lebih banyak ibu yang berpengetahuan baik dengan presentase 61,8%, lebih banyak ibu yang berpendidikn tinggi dengan presentase 80,0%, lebih banyak ibu yang tidak bekerja dengan presentase 51,8%, lebih banyak ibu yang multipara dengan presentase 60,6%, lebih banyak ibu yang mendapat informasi dengan presentase 61,8%. Hasil analisis bivariat pengetahuan ibu tentang pijat bayi p value 0,011 (p>0,05) Ho ditolak, pendidikan p 0,015 (p>0,05) Ho ditolak, pekerjaan p value 0,018 (p>0,05) Ho ditolak, paritas p value 0,021 (p>0,05) Ho ditolak, informasi p value 0,011 (p>0,05) Ho ditolak. Kesimpulan : dari 5 variabel yang diteliti, seluruh variabel mempunyai hubungan yang bermakna dengan minat ibu untu pijat bayi secara teratur di RB Rhaudhatunadya. Saran dalam penelitian ini adalah RB Rhaudhatunnadya lebih memperhatikan tentang pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan membangun minat ibu khususnya melakukan pemijatan bayi secara teratur.

Hubungan Menoragia Dengan Kadar Hemoglobin Pada Akseptor AKDR di Desa Wangun Harja Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Alat kontrasepsi dalam rahim yang merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektifitas tinggi. Namun ada beberapa efek samping yang membuat pengguna KB AKDR merasa tidak nyaman, yaitu meningkatnya jumlah darah menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan menoragia dengan kadar hemoglobin pada akseptor KB AKDR. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analitik kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Tenik pengambilan sampel ini secara total sampling yaitu sebanyak 43 responden yang merupakan akseptor KB AKDR di wilayah Desa Wangun Harja Kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan alat pemeriksa HB digital, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hubungan variabel dependent dan independen di uji dengan Chi-square. Hasil penelitian Uji Statistik berdasarkan analisis univariat didapatkan bahwa sebagaian ibu yang menggunakan KB AKDR di Desa Wangun Harja yang mengalami anemia sebanyak 21 (48,8%) dan yang tidak mengalami anemia sebanyak 22 (51,2%) sedangkan akseptor KB AKDR yang mengeluh mengeluarkan darah lebih banyak dari sebelumnya atau menoragia sebanyak 30 (69,8%) dan yang yang tidak mengalami menoragia 13(30,2%. Berdasarkan analisa bivariat Uji Chi-square didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan dengan menoragia dengan kadar hemoglobin pada akseptor kb AKDR (P.value 0,036 dan OR 0,174) Kesimpulan dari 1 variabel yang diteliti (menoragia) hasilnya berhubungan dengan kadar hemoglobin pada akseptor kb AKDR di Desa Wangun Harja Kabupaten Bekasi. Saran yang diharapkan dapat menerapkan asuhan pasca pemasangan AKDR dalam mengantisipasi efek samping dari kontrasepsi AKDR, yaitu menoragia yang berdampak kejadian pada anemia difiensi zat besi.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indikator yang umum digunakan dalam kematian ibu adalah AKI yaitu jumlah kematian ibu dalam 100.000 kelahiran hidup. AKI melonjak drastis dari 228 menjadi 359/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2012. Berdasarkan kemenkes 2015 di Indonesia 309/100.000 kelahiran hidup. Dikarenakan preeklamsia di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018 (17,9%) ibu hamil yang mengalami preeklamsia. tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018. Metode penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya melalui ruangan bersalin (VK) di RSUD Kabupaten Bekasi pada bulan juli-desember Tahun 2018 yang berjumlah 476 orang. Sampel yang diteliti adalah ibu hamil yang mengalami preeklamsia sebanyak 85 orang. Instrument penelitian menggunakan rekam medis, analisis data univariat menggunakan presentase dan analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian bivariat menunjukan ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian preeklamsia. nilai P=0,045, hasil OR 1,701. Ada hubungan paritas dengan kejadian preeklamsia nilai P=0,037, hasil OR 1,789. Ada hubungan pekerjaan dengan kejadian preeklamsia nilai P=0,009, hasil OR 2,069. Ada hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsia nilai P=0,047, hasil OR 0,603. Ada hubungan pendidikan dengan kejadian preeklamsia nilai P=0,025, hasil OR 2,381. Ada hubungan signifikan antara umur, paritas, pekerjaan, riwayat hipertensi, pendidikan dan tidak ada kesenjangan. Kesimpulan dari hasil penelitian dari 5 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara umur, paritas, pekerjaan, riwayat hipertensi, dan pendidikan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018 dan sesuai dengan teori-teori yang sudah dikemukakan. Diharapka kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil agar lebih meningkatkan dan memelihara kesehatan untuk mencegah terjadinya preeklamsia dengan cara mencari informasi tentang tanda bahaya ibu hamil.