Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

1.884 karya publik ditemukan.

2026: 1772025: 1672024: 2742023: 5102022: 1482021: 3172020: 782019: 154

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Pada Masa Pandemi di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keaktifan kader Posyandu adalah suatu perilaku atau tindakan nyata yang dapat dilihat dari keteraturan dan keterlibatan dari seorang kader dalam kegiatan Posyandu. Puskesmas Sukaraya merupakan salah satu Puskesmas dari 44 puskesmas yang ada di Kabupaten Bekasi dengan presentase posyandu aktif (27, 45%). Populasi penelitian ini seluruh kader berjumlah 219, sampel yang digunakan 69. Jenis Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader pada masa pandemi di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraya. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukan (68,1%) kader posyandu tidak aktif, (76,6%) kader berusia dewasa awal, (85,1%) kader berpendidikan rendah, (63,8%) kader bersikap positif, (95,7%) kader menerima insentif yang tidak sesuai dan (95,7%) kader tidak mendapat mendukung. Kesimpulan ada hubungan antara usia, pendidikan, insentif, dukungan, tidak ada hubungan sikap terhadap keaktifan kader posyandu di wilayah kerja puskesmas sukaraya Kab. Bekasi tahun 2022.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Dalam Memenuhi Komitmen SPP-IRTP Terhadap Penyuluhan Keamanan Pangan di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sertifikat Produk Pangan – Industri Rumah Tangga sebagai salah satu nomor izin yang dikeluarkan melalui aplikasi Online Singel, masih ada pelaku usaha di wilayah kabupaten bekasi tidak memenuhi komitmen salah satunya penyuluhan keamanan pangan. Tujuan Penelitian Untuk Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Dalam Memenuhi Komitmen SPP-IRTP Terhadap Penyuluhan Keamanan Pangan di wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Jenis peniitian ini kuantitatif dengan pendeketan cross-sectional, populasi penelitian ini 40 responden, menggunakan total sampling, instrumen yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan terdapat sebagian besar responden bersikap kurang setuju sebanyak 21 orang (52,5%), Sedangkan bersikap setuju sebanyak 19 orang (47,5%), berpengetahuan kurang sebanyak 24 orang (60%). Sedangkan berpengetahuan cukup sebanyak 16 orang (40%), kepercayaan kategori kurang percaya sebanyak 22 orang (55%), Sedangkan sebagian kecil memiliki kepercayaan kategori percaya sebanyak 18 orang (45%). Kesimpulan ada pengaruh sikap, pengetahuan, kepercayaan terhadap tingkat kepatuhan terhadap penyuluhan keamanan pangan.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Siswa Kelas IV dan V di SDN Pasirangin 05 Kabupaten Bogor

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit gigi dan mulut yang paling umum terjadi pada anak usia sekolah dasar adalah karies gigi dan radang gusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigiidan mulut di SDN Pasirangin 05 Kabupaten Bogor. Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 144 siswa kelas IV dan V. sampel sebanyak 104 dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini diuji dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (p value = 0,013), peran guru (p value = 0,044) dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan antara pengetahuan (p value = 0,308) dan peran orang tua (p value = 0,180) dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang baik bagi siswa, peran guru perlu lebih ditingkatkan, misalnya dengan memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Karyawan Dalam Menghadapi Akreditasi di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rumah Sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah mewajibkan Rumah Sakit melakukan akreditasi agar Rumah Sakit selalu mengutamakan pelayanan, keselamatan dan perlindungan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan akreditasi diperlukan adanya motivasi karyawan yang terlibat dalam akreditasi. Motivasi karyawan yang bekerja di Rumah Sakit X dalam menghadapi akreditasi mengalami demotivasi yang mengakibatkan menjadi kurang atau bahkan tidak bersemangat. Terdapat 15 karyawan menolak bergabung ke tim kelompok kerja dan 10 karyawan bersedia bergabung namun dengan setengah hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi karyawan dalam menghadapi akreditasi di Rumah Sakit X tahun 2022. Penelitian dilakukan pada tanggal 01 Juli – 30 Juli 2022 di Rumah Sakit X. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik non probability sampling dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Populasi adalah Tim Kelompok Kerja Akreditasi sejumlah 160 karyawan dan sampel sejumlah 111 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji normalitas digunakan untuk menentukan cut off point dalam pengkodingan saat pengolahan data. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan memperhatikan nilai p value untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara variabel independen dan dependen. Nilai Odds Ratio digunakan untuk menentukan seberapa besar pengaruh atau peluang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengakuan dengan motivasi karyawan (p value = 0,037), pekerjaan itu sendiri (p value = 0,000), tanggung jawab (p value = 0,022), kemajuan (p value = 0,000), pengembangan potensi individu (p value = 0,000), dan hubungan interpersonal (p value = 0,001). Variabel yang tidak berhubungan yaitu prestasi (p value = 0,103). Terdapat hubungan antara pengakuan, pekerjaan itu sendiri, tanggung jawab, kemajuan, pengembangan potensi individu, hubungan interpersonal dengan motivasi karyawan. Sedangkan prestasi tidak berhubungan dengan motivasi karyawan. Saran dari penelitian ini adalah Rumah Sakit X harus mengatur ulang sumber daya manusia, peningkatan motivasi karyawan, lebih peduli dan mengakui atas kinerja karyawan. Sedangkan untuk karyawan harus lebih meningkatkan rasa tanggung jawab dalam pekerjaannya dan meningkatkan hubungan interpersonal antar karyawan agar tercipta hubungan yang harmonis.

Hubungan Jenis Menopuase dan Riwayat Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Hipertensi di RW 004 Desa Sukahurip Kab. Bekasi Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: prevalensi kejadian hipertensi pada wanita pascamenopause adalah 38% Hal ini disebabkan oleh penerunan kadar hormone estrogen yang melindungi tubuh dari berbagi penyakit kardiovaskuler dan penggunaan kontrasepsi hormonal. Tujuan Untuk mengetahui hubungan jenis menopause dan riwayat kontrasepsi terhadap kejadian hipertensi di RW 004 desa Sukahurip Metode :jenis penelitian ini observasional Analitik, mengunakan desain cross sectional, dengan populasi 93 orang, sampel ini menggunakan teknik sampling yaitu 93 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisikan lembar ceklis dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi- square.Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square Hasil :di dapat hasil nilai p-value 0.031 a 0,05 maka dapat diartikan terdapat hubungan jenis menopause dangan kejadian hipertensi, Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square di dapat hasil nilai p-value 0.014 a 0,05 maka dapat diartikan terdapat hubungan riwayat kontrasepsi hormonal dangan kejadian hipertensi Kesimpulan: sebagianbesar 63.4% mengalmai menopause alami dan sebagian besar 60.2% memiliki riwayat kontrasepsi hormonal. hal ini terjadi karena adanya faktor paritas, diharapkan kepada wanita menpouse agar terus menjalani gaya hidup sehat agar tekanan darah terus terjaga.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kecemasan Wanita Premenopause dalam Menghadapi Menopause di Jatiranggon Kota Bekasi Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Menurunnya hormon estrogen dan progesteron menimbulkan lemahnya organ reproduksi dan muncul perubahan fisik pada tubuh, selain itu rasa takut yang dialami seperti : kecantikan memudar serta hawatir akan kehilangan suami karena gairah seksual menurun sehingga timbul kecemasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Wanita Premenopause dalam Menghadapi Menopause di Jatiranggon Kota Bekasi Tahun 2022. Penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling, populasi ibu usia 40-50 tahun di kampung pabuaran 71 orang dan sampel 71 responden, instrument penelitian yaitu kuesioner, data yang didapatkan berupa data primer, analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, dukungan suami dengan kecemasan wanita premenopause dalam menghadapi menopause. Tidak ada hubungan antara pekerjaan, usia menarche, paritas dengan kecemasan wanita premenopause dalam menghadapi menopause. Saran mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan agar siap menghadapi menopause sehingga terhindar dari kecemasan.

Hubungan Persepsi Mengenai Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di Poliklinik Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan memberikan gambaran kemajuan dan tolak ukur keberhasilan pelayanan. Mutu pelayanan yang melebihi harapan pelanggan akan berdampak pada loyalitas pasien. Pada studi awal, kunjungan pasien Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit X tahun 2021 dan 2022 bulan Januari sampai Mei menunjukkan penurunan. Berdasarkan hal tersebut penelitian mengenai mutu pelayanan dilakukan menggunakan Metode ServQual. Tujuan : Menganalisis hubungan persepsi mengenai mutu pelayanan dengan loyalitas pasien. Metode : Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 sampai 31 Juli 2022. Populasi berjumlah 208 responden dengan 135 sampel, menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Dilakukan Analisis univariat dan Bivariat uji Chi-Square. Hasil : Analisis uji Chi-Square menunjukkan p-value < 0,005 , Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Kesimpulan : Terdapat hubungan bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Rumah sakit perlu meningkatkan kemampuan pada kelima dimensi untuk menciptakan loyalitas pasien.

Hubungan Motivasi Dengan Perilaku Pencegahan Komplikasi Diabetic Peripheral Neuropathy Pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Sukajaya Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang disebabkan oleh pankreasyang tidak cukup memproduksi insulin. Di puskemas sukajaya dari 2 bulan terakhir pasien diabetes melitus berjumlah 74 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy pada penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana besar sampel sama dengan pupulasi, dengan populasi 74 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi square menunjukan bahwa p value 0.00 <0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy, dengan nilai OR 2.357 (1.584-3.508) yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Sebagian besar 55,4% memiliki motivasi yang kurang baik sedangkan, Sebagian besar 74,3% memiliki perilaku pencegahan komplikasi dpn yang kurang baik. Di harapkan dapatmelakukan pencegahan secara teratur dan menerapkan Gaya hidup yang sehat dengan cara menigkatkan motivasi dan mengecek gula darah agar tetap normal.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Sistem Informasi Dengan Kemampuan Informatika Perawat di Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sistem informasi keperawatan tanpa sumber daya manusia yang kompeten untuk mengkoordinasikan sistem akan menghasilkan informasi yang kurang efektif dan efisien. Untuk itu perlunya pengetahuan yang baik tentang sistem informasi manajemen keperawatan ini. Agar sistem tersebut bisa berjalan dengan baik, maka kemampuan informatika para perawat juga tak kalah penting, salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan adalah pengetahuan. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Sistem Informasi Dengan Kemampuan Informatika Perawat di Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan correlation study dan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 55 perawat di Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang. Hasil: Tingkat pengetahuan sistem informasi sedang mayoritas memiliki kemampuan informatika kompeten sebanyak 7% sedangkan tingkat pengetahuan sistem informasi baik mayoritas memiliki kemampuan informatika sangat kompeten sebanyak 38%. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan sistem informasi dengan kemampuan informatika perawat (p 0,345). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sistem informasi dengan kemampuan informatika perawat. Saran: Diharapkan untuk peneliti selanjutnya, perlu dilakukan penelitian berikutnya terkait efektifitas pelatihan di kelas maupun secara daring terhadap peningkatan kemampuan informatika perawat.

Hubungan Pola Makan Pada Penderita Gout Arthritis (Asam Urat) di Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Asam urat (Gout arthritis) dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pola makan yang tidak terkontrol dan sering mengkonsumsi makanan mengandung purin yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan pada penderita Gout arthritis (Asam urat) di Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi. Design dalam penelitian ini menggunakan Metode penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang menderita Gout arthritis (Asam urat) di wilayah kerja Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi. populasi berjumlah 129 responden dengan jumlah sampel 97 responden. Instrumen pada penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan pola makan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji Chi-square dengan nilai signifikan alpha 5% (0,05). Hasil uji Chi-square ini menunjukkan variabel pola makan didapat nilai signifikan (p)=0,035 < 0,05. Dengan demikian terdapat bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola makan pada penderita Gout arthritis. Di wilayah kerja Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi. Di dapatkan hasil penelitian dari 97 orang (100%) terdapat 34 orang (77,3%) memiliki pola makan yang baik dengan Gout Arthritis dan 29 orang (54,7%) memiliki pola makan yang tidak baik dengan Gout Arthritis. Hasil uji statistik didapatkan nilai P value = 0,035 artinya (0,05) yang menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian Gout Arthritis. Pada hasil analisis diperoleh nilai Odds Ratio sebesar 2,814 yang artinya seseorang yang memiliki pola makan tidak baik 2,814 kali lebih beresiko mengalami Gout Arthritis dibandingkan dengan mereka yang memiliki pola makan yang baik

Pengaruh Situasi Pandemi Covid-19 Terhadap Kunjungan Perawatan Luka Diabetik (DM) di Poli Bedah Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta Tahun 2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

COVID-19 secara dominan mempengaruhi morbiditas dan mortalitas yang tinggi di antara orang-orang dengan usia tua dan atau penyakit kronis. terutama penyakit paru-paru, jantung, arteri hipertensi dan diabetes mellitus. Penderita diabetes di Indonesia yang mengalami komplikasi ulkus diabetikum sekitar 15% angka amputasi 30% angka mortalitas 32% dan ulkus diabetikum merupakan penyebab perawatan rumah sakit yang terbanyak sebesar 80% untuk DM (Tjahjono.2020). Ulkus diabetikum yang sudah terinfeksi sering mengakibatkan munculnya gangren dan bisa juga berujung amputasi pada ekstremitas bawah (Tjahjono, 2020). Selama pandemi terjadi penuruann jumlah kunjungan pasien ulkus diabetikum. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan situasi pandemi covid-19 dengan kunjungan perawatan luka diabetik (DM) di poli bedah rumah sakit bayu asih purwakarta tahun 2021. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian diskriptif komparatif. Sampel yang digunakan adalah data kunjungan pasien selama satu tahun sebelum dan setelah pandemic Covid-19 terjadi. Pengolahan sampel dianalisis secara bivariat menggunakan uji dependen t test dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan diperoleh hasil terdapat pengaruh situasi pandemi covid-19 terhadap kunjungan perawatan luka diabetik (DM) di poli bedah rumah sakit bayu asih purwakarta dengan nilai p value 0,001 < 0,05.

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penderita TB Paru Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, yang laten atau secara bertahap menyerang paru-paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum OAT di Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design pengumpulan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang ada di Puskesmas Sukajaya sebanyak 80 penderita. Sample dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan ialah uji univariat dan uji bivariat dengan metode uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai P-Value 0,024, yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum OAT. Untuk nilai P-Value 0,046, yang berarti ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum OAT. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum OAT. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah agar Puskesmas Sukajaya mengoptimalkan penyuluhan kesehatan agar pasien tetap patuh minum obat.

Pengaruh Terapi Active Cycle Breathing Technique (ACBT) Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Penderita Gangguan Sistem Respirasi di Desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sistem pernapasan merupakan sistem alat yang dipakai selaku alterasi gas. Sistem respirasi biasanya melingkupi pipa yang dipakai guna mengangkat hawa ke alat pernapasan, di mana alterasi gas terjalin. Tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi ACBT terhadap pengeluaran sputum pada penderita sistem gangguan pernapasan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan riset kuantitatif dengan menggunakan metode Pre Ekperimental One Group pre dan post test design. Populasi penelitian ini terdiri dari 148 pasien yang menderita gangguan sistem respirasi, dengan jumlah sampel sebanyak 15 responden dengan teknik total sampling. Berdasarkan hasil uji statistik normalitas dan Paired T test. menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre tindakan adalah 3,47 dan post tindakan 3,67 dan hasil Paired T test menunjukkan nilai Asym.Sig. (2-tailed) adalah 0,000. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi ACBT terhadap pengeluaran sputum pada penderita sistem gangguan pernapasan. Kesimpulan dalam penelitian ini adanya pengaruh dalam teknik ACBT dalam mengeluarkan sputum pada pasien gangguan sistem respirasi. Diharapkan terapi ACBT menjadi salah satu pilihan terapi komplementer dalam mengeluarkan sputum pada penderita gangguan sistem respirasi.

Perbedaan Efektivitas Terapi Musik Klasik dan Teknik Afirmasi Positif dalam Menurunkan Tingkat Stres pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Medika Suherman Selama Proses Penyusunan Tugas Akhir Tahun 2022

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Skripsi, Agustus 2022 Mariza Roziana Simatupang 010318499 PERBEDAAN EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK KLASIK DAN TERAPI AFIRMASI POSITIF DALAM MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN SELAMA PROSES PENYUSUNAN TUGAS AKHIR TAHUN 2022 xviii + 93 halaman + 6 tabel, 3 bagan + 7 lampiran ABSTRAK Mahasiswa tingkat akhir diperguruan tinggi diwajibkan untuk membuat tugas akhir. Dalam menyusun tugas akhir menyebabkan mahasiswa tingkat akhir mengalami stres, banyaknya kasus dan dampak yang terjadi saat mahasiswa menyelesaikan tugas akhir. Hal ini lah yang menyebabkan perlu adanya teknik dan usaha untuk mengurangi stres pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta perbedaan efektifitas terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Medika Suherman selama proses penyusunan tugas akhir tahun 2022. Metode penelitian ini adalah Pre-eksperiment design dengan bentuk rancangan One Grup Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini mahasiswa univesitas medika suherman kabupaten Bekasi sebanyak 129 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 36 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah univariat dengan menghitung distribusi frekuensi setiap variabel dan analisis bivariate berupa uji statistic t-test atau uji T untuk mengetahui pengaruh dan uji Mann Whitney untuk mengetahi perbedaan efektifitas dengan nilai signifikan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres dan tidak adanya perbedaan efektivitas antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres. Variabel yang berhubungan adalah terapi musik klasik (p value = 0,002 α 0,05), dan terapi afirmasi positif (p value 0,001 α 0,05). Variabel yang tidak berhubungan adalah perbedaan efektivitas antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres mendapatkan p value sebesar (0,887 > α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan efektifitas antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif namun keduanya memberikan pengaruh dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir di universitas medika suherman dalam proses penyusunan tugas akhir. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi bagi institut pendidikan, CI akademik, CI lapangan serta menambah pengetahuan bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menurunkan tingkat stres. Kata kunci : tingkat stres, terapi musik klasik,dan terapi afrmasi positif.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DIET DENGAN SELF MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SRIAMUR TAMBUN UTARA KABUPATEN BEKASI.

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prevalensi diabetes melitus di indonesia terdapat 1,017,290 orang, pada kelompok semua umur. Sedangkan prevalensi penderita diabetes melitus berdasarkan provinsi jawa barat sebanyak 186.809 orang, pada daerah kabupaten bekasi terdiri 5.434 jiwa penderita diabetes melitus yang tertinggi ke 1 diantara kota atau kabupaten yang berada di provinsi jawa barat, Angka penderita diabetes melitus di Puskesmas Sriamur Tambun Utara terdapat 544 jiwa. Tujuan untuk Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan diet dengan SelfManagement pada pesien diabetes melitus di Puakesmas Sriamur Tambun Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada suatu saat. Variabel dinilai secara simultan pada satu saat, jadi tidak ada tindak lanjut Dalam penelitian ini peneliti menganalisis hubungan antara variabel tingkat pengetahuan diet dengan self management pada penderita Diabetes Melitus.Hasil uji statistik nilai p value =0,000 ≤ α (0,05) yang menunjukan bahwa ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Diet dengan Self Management pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Sriamur Tambun Utara kabupaten Bekasi.Penelitian ini menyimpulkan ada hubungan antara Tingkat pengetahuan diet dengan Self Management pada Pasien Diabetes Melitus.