Profil penulis
MA
1.884 karya publik ditemukan.
French's Index of Differential Diagnosis an A-Z
Essentials of Anesthesia for Infants and Neonates
Aku Bangga Jadi Anak Muslim (Berjiwa Bahagia Berakhlak Mulia)
Buku Ajar Asena: Asuhan Keperawatan Anestesi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Gaya Hidup Pada Penderita DM Type II di Wilayah Kerja Puskesmas Klapanunggal Bogor Tahun 2022
Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan penyakit yang dimana kadar glukosa didalam darah tinggi yang diawali oleh gejala awal polidipsi, poli uri, polifagi.Tingginya angka penderita Diabetes Melitus disebabkan karena faktor perubahan gaya hidup masyarakat, tingkat pengetahuan, dan kesadaran untuk melakukan deteksi dini penyakit diabetes mellitus yang kurang serta kurangnya aktivitas fisik. Gaya hidup adalah pola hidup individu yang diekspresikan dalam aktivitas sehari-hari, minat serta opini yang merupakan gambaran dari keseluruhan individu itu sendiri saat berinteraksi dengan lingkungannya yang dipengaruhi oleh faktor sosial seperti tingkat pendapatan, pengeluaran, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus type II di wilayah kerja Puskesmas Klapanunggal Bogor tahun 2022 Metode Penelitian : Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 73 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square Hasil penelitian : pengetahuan berhubungan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus type II di wilayah kerja Puskesmas Klapanunggal Bogor 2022 dengan nilai p- value = 0,00 < 0,05 dan OR 8,182 Kesimpulan: pengetahuan berhubungan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus type II di wilayah kerja Puskesmas Klapanunggal Bogor2022 Saran : Diharapkan dapat menjadi studi literature dalam memberikan penanganan pasien dengan Diabetes Melitus sehingga dapat meningkatkan peran perawat sebagai edukator dalam penatalaksaan Diabetes Melitus seperti memberikan penyuluhan akan pentingnya gaya hidup sehat
Core Topics in Cardiac Anesthesia 2nd edition
Current Diagnosis & Treatment Nephrology & Hypertension 2nd Edition
Asuhan Keperawatan pada Sistem Endokrin dengan Pendekatan NANDA NIC NOC
Clinical Medicine 8th Edition
Pedoman Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Praktik Gizi
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Koma Diabetikum (Hipoglikemia) Pada Pasien Diabetes Melitus di Instalasi Gawat Dadurat Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022
Diabetes Melitus adalah penyakit kronis, disebabkan ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin. Hipoglikemia merupakan suatu kondisi klinik yang bersifat emergensi yang akan menimbulkan konsekwensi klinis yang berat, bahkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian koma diabetikum (hipoglikemia) pada pasien DM di IGD Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Manfaatnya untuk mengembangkan ilmu keperawatan dalam penatalaksanaan koma diabetikum (hipoglikemia) dan meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas. Penelitian bersifat retrospektif menggunakan rancangan atau desain case control. Penelitian ini di lakukan di IGD RS Sentra Medika Cikarang, dengan jumlah sampel 54 responden. Pengambilan sampel dengan total sampling. Penelitian ini menggunakan formulir cheklist. Uji tatistiknya adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian analisa univariat, terjadi koma diabetikum (hipoglikemia berat) adalah 32 orang (59,3%) dan 22 orang (40,7%) tidak terjadi koma diabetikum (hipoglikemia berat). Hasil analisa bivariat menunjukan ada hubungan signifikan antara pekerjaan dan terjadinya koma diabetikum (hipoglikemia berat) dengan nilai p = 0,013 (p ≤ 0,05). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah usia, lama menderita DM dan terapi insulin. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian koma diabetikum (hipoglikemia) pada pasien DM di IGD tahun 2022 adalah variabel pekerjaan. Di harapkan melalui penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi serta menambah pengetahuan.