Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

1.884 karya publik ditemukan.

2026: 1772025: 1672024: 2742023: 5102022: 1482021: 3172020: 782019: 154

Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Obat Narkotika di Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kurangnya pengetahuan terhadap obat narkotika dapat memicu penyalahgunaan narkotika. Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani belum pernah ditemui penelitian mengenai evaluasi pengetahuan terhadap obat narkotika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik masyarakat, gambaran tingkat pengetahuan dan sikap terhadap obat narkotika. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang diteliti pada warga rentan usia berusia 17 sampai 45 tahun sebanyak 100 orang. Hasil uji validitas kuesioner didapatkan r hitung > 0,361 (r tabel), karakteristik masyarakat tertinggi berjenis kelamin laki-laki (58%), berusia 17-25 tahun (45%), berpendidikan SMA (87%). Hasil tingkat pengetahuan sebanyak 73% pengetahuan baik, 19% berpengetahuan cukup dan 8% pengetahuan kurang. Hasil dari sikap sebesar 9% memiliki sikap baik, 90% cukup baik dan 1% memiliki sikap kurang baik. Kesimpulan dari penelitian ini tingkat pengetahuan terhadap obat narkotika masyarakat di Desa Sukarukun kategori baik sebesar 85% dan sikap kategori cukup baik sebesar 90% dari 100 responden.

Hubungan Karakteristik Terhadap Tingkat Pengetahuan Obat Generik Pada Masyarakat RW 003 Kelurahan Pabuaran Mekar Kecamatan Cibinong Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Obat generik merupakan obat yang diproduksi oleh perusahaan tanpa melalui uji praklinis dan klinis dan dipasarkan dengan mudah dengan harga yang cukup murah, obat generik tidak mampu untuk menciptakan pengobatan yang efektif dibandingkan dengan obat paten. Ketidaktahuan masyarakat terhadap obat generik yang menjadi penyebab munculnya anggapan buruk tentang obat generik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat RW 003 Kelurahan Pabuaran Mekar dan mengetahui hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan obat generik pada masyarakat RW 003 Kelurahan Pabuaran Mekar Kecamatan Cibinong. Metode dalam penelitian ini menggunakan medote analisis kualitatif kuantitatif dengan analisis data univariat dan bivariat (chi-square test) untuk mengetahui dan menginterprestasikan tingkat pengetahuan terhadap obat generik. Adapun populasi dalam penelitian ini sebesar 883 dengan sampel sebesar 90 yang didapat dengan menggunakan rumus slovin sehingga, dalam penelitian ini menggunakan instrumen peninjaun dengan menyebarkan kuesioner. Hasil dari penelitan ini didapatkan dari 90 responden di RW 003 Kelurahan Pabuaran Mekar tingkat pengetahuan masyarakat dengan kategori baik sebanyak 62,2%, dengan kategori cukup sebanyak 22,2, dan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kategori kurang sebanyak 15,6% sehingga dapat disimpulkan masyarakat di RW 003 Kelurahan Pabuaran Mekar memiliki tingkat pengetahuan yang baik dengan nilai persentase 62,2% dan tidak adanya hubungan antara karakteristik responden (jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan perbulan) dengan tingkat pengetahuan tentang obat generik.

Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Dengan Penyerta Dislipidemia di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi dengan dislipidemia dapat memperburuk kondisi kesehatan tubuh. Selain itu dapat menyebabkan kematian yang dimana kepatuhan akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang dalam menjalani kehidupan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan konsumsi obat dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi yang disertai dengan adanya dislipidemia. Metode penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 50 responden di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner MMAS-8 dan WHOQOL-BREF diuji menggunakan SPSS analisis univariat dan bivariat dengan jenis uji chi-square kuadrat. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan nilai (p = 0,000 < 0,05). Dari 50 responden, 10 orang dengan kepatuhan rendah memiliki kualitas hidup yang rendah, 6 orang dengan kepatuhan rendah memiliki kualitas hidup sedang, 10 orang dengan kepatuhan sedang memiliki kualitas hidup sedang, 24 orang dengan kepatuhan tinggi memiliki kualitas hidup yang tinggi. Kesimpulan menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan. Semakin tinggi tingkat kepatuhan konsumsi obat maka semakin baik kualitas hidup yang dimiliki seseorang.

Hubungan Karakteristik Dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dusun Krasak Desa Tegalsari Pada Swamedikasi Obat Analgetik

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang Analgetik termasuk obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri tanpa mempengaruhi kesadaran seseorang. Swamedikasi merupakan sumber utama pilihan kesehatan dan menjadi bagian upaya masyarakat untuk memperoleh kesehatan atas usahanya sendiri sesuai kemampuan serta pengetahuan yang dimiliki. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana hubungan karakteristik dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki masyarakat Dusun Krasak Desa Tegalsari terhadap swamedikasi analgetik. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini sebanyak 300 jiwa. Dengan teknik purposive sampling dan menentukan jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian sebanyak 75 sampel. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan tentang swamedikasi analgetik tergolong baik sebanyak 62 responden (82,7%). Karakteristik masyarakat meliputi usia, pendidikan, tempat memperoleh obat, keluhan penyakit dan jenis obat yang digunakan mempunyai hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan terhadap swamedikasi analgetik, karena nilai p value yang diperoleh kurang dari nilai signifikan α yang digunakan yaitu 0,1. Nilai p value usia ( p = 0,082), pendidikan (p = 0,001), tempat memperoleh obat (p = 0,000), keluhan penyakit (p = 0,022) dan p value dari jenis obat yang digunakan sebesar (p = 0,000). Kesimpulan karakteristik masyarakat yang mempunyai hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan pada swamedikasi analgetik diantaranya usia, pendidikan, tempat memperoleh obat, keluhan penyakit dan jenis obat yang digunakan.

Pola Penggunaan Obat Asma di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi Periode Januari-Maret Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Asma saat ini telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Asma merupakan penyakit saluran napas kronis dengan gejala dan dapat bervariasi mulai dari mengi, rasa berat di dada, sesak napas dan batuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui pola penggunaan obat asma berdasarkan derajat asma pada pasien di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi pada periode Januari-Maret 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 25 rekam medis. cara pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan analisis univariat secara deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif kemudian di pindahkan ke lembar pengumpulan data penelitian. Data penelitian yang di peroleh dari rekam medis Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi periode Januari-Maret 2023. Data hasil penelitian penderita asma berdasarkan karakteristik pasien asma yang paling banyak diderita oleh perempuan sebanyak 52%. Pada pasien dengan rentang usia 46-65 tahun (lansia) sebanyak 28% dan penggunaan obat asma berdasarkan derajat asma yang paling banyak adalah persisten ringan sebanyak 40% menggunakan obat salbutamol sebanyak 12%.

Evaluasi Pelayanan informasi Obat di Instalasi Farmasi Puskesmas Cikarang Periode Bulan Mei Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan kegiatan pelayanan farmasi klinik di Puskesmas yang menyediakan dan memberikan informasi mengenai obat kepada pasien. Manfaat dari Pelayanan Informasi Obat untuk menghindari masalah yang berkaitan dengan terapi obat. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan informasi obat di Puskesmas Cikarang aspek farmasetik dan klinis dengan standar Pelayanan Kefarmasian dalam persentase. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung menggunakan lembar checklist terhadap pasien di Puskesmas Cikarang. Hasil: dari penelitian ini kesesuaian pelaksanaan informasi obat di Puskesmas Cikarang kategori baik pada aspek farmasetik meliputi informasi nama obat, bentuk sediaan, dosis, cara pakai pada range 94-100%, aspek stabilitas dan penyimpanan kurang pada range 0-24%. Kesesuaian pelaksanaan informasi obat di Puskesmas Cikarang kategori baik pada aspek klinis meliputi informasi indikasi obat sebesar 86%, aspek kontraindikasi obat, efek samping, interaksi obat kurang sebesar 0-23%.

Hubungan Karakteristik Penderita Hipertensi Dengan Tingkat Kepatuhan Pengguna Obat Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Cikarang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepatuhan (obedience) adalah suatu tindakan, perbuatan atau perubahan sikap dan tingkah laku seseorang untuk menerima, mematuhi, dan mengikuti permintaan atau perintah orang lain dengan penuh kesadaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode deskriptif analitik yang bersifat observasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 3.627 pasien. Cara pengambilan sampel menggunakan Teknik accidental sampling dan menentukan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian ini sebanyak 98 pasien. Alat ukur yang digunakan adalah berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Pada penelitian ini dari karakteristik pasien menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara karakteristik tingkat pendidikan dengan nilai Sig = 0,688 (<0,1), dan pekerjaan diperoleh nilai Sig = 0,191 (<0,1) dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Cikarang. Sementara, karakteristik jenis kelamin dengan nilai Sig = 0,005 (<0,1), usia dengan nilai Sig = 0,003 (<0,1), dan penyakit penyerta diperoleh nilai Sig = 0,037 (<0,1) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara karakteristik dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Cikarang.

Tingkat Pengetahuan dan Penggunaan Tabirsurya (Sunscreen) Pada Masyarakat di Desa Kalijaya Cikarang Barat

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan skincare pada saat pandemi covid-19 menurun, terutama paling signifikan pada penggunaan tabirsurya (sunscreen). Desa Kalijaya Cikarang Barat belum pernah ditemui penelitian mengenai Evaluasi Tingkat Pengetahuan dan Penggunaan Tabirsurya (sunscreen). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik, tingkat pengetahuan dan penggunaan tabirsurya (sunscreen) di masyarakat. Penelitian ini menggunakan kuisioner yang diteliti pada warga rentan umur 14 tahun sampai >45 sebanyak 100 responden. Hasil uji validitas kuisioner didapat rhitung 0.422 (rtabel). Karakteristik masyarakat tertinggi berjenis kelamin perempuan, berusia 14-25 tahun, berpendidikan SMA/MA, dan bekerja sebagai pengajar dan pelajar. Hasil tingkat pengetahuan sebanyak 63% memiliki pengetahuan baik, 29% pengetahuan sangat baik, dan 8% pengetahuan cukup. Hasil dari tingkat penggunaan sebesar 42% menggunakan dengan baik, 26% menggunakan dengan sangat baik, 25% menggunakan cukup baik, dan 7% menggunakan kurang baik.

Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi (Oral) di Klinik Tiara Periode Juli-Desember 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia dan saat ini terdaftar sebagai penyakit pembunuh ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Hipertensi tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan dengan pengobatan untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran peresepan obat antihipertensi (oral ) di Klinik Tiara Periode Juli - Desember 2022 berdasarkan karakteristik pasien dan karakteristik obat. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu dengan pendekatan retrospektif. Untuk mengetahui gambaran peresepan obat antihipertensi (oral) di klinik Tiara. Adapun populasi pada penelitian ini sebanyak 81 orang dengan menggunakan rumus Slovin dari 102 orang. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil berdasarkan karakteristik pasien, presentase jenis kelamin perempuan 52,43% dan jenis kelamin laki-laki 47,56%, presentase usia remaja 12,19% , dewasa 68,29% dan lansia 19,51% , presentase penyakit penyerta hipertensi dengan diabetes 9,75% dan hipertensi tanpa diabetes 90,24%. Berdasarkan obat yang sering digunakan di klinik tiara yaitu obat amlodipin 80,48% ,kaptropil 1,21%, nifedipin 2,43% , amlodipin+ furosemid 1,21% dan amlodipin+captropil 14,63%.

Gambaran Peresepan Antibiotik Oral Pada Penyakit Saluran Pernapasan Akut di Klinik Tiara Cibinong Bogor Periode April-September 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Berdasarkan data Riskesdas 2018 masyarakat yang terdata yaitu di Provinsi Jawa Barat sebesar 186.809 orang, sedangkan untuk prevalensi ISPA yang terdiagnosa di provinsi Jawa Barat ada pada peringkat ke 7 yaitu sebesar 4,7%. Provinsi Jawa Barat termasuk kedalam 10 besar yang banyak terjadi kasus ISPA. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Peresepan Antibiotik Oral Pada Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Tiara Cibinong Bogor Periode April-September 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif yang bersifat Retrospektif, populasi yang digunakan pada penelitian ini semua resep yang masuk di Klinik Tiara periode April-September tahun 2022. Hasil: Penggunaan antibiotik oral yaitu laki-laki sebanyak 55 pasien (55%) dari 100 pasien. Kelompok usia yang lebih banyak mendapatkan antibiotik oral yaitu adalah anak-anak 39 pasien (39%) dari 100 pasien. Zat aktif Antibiotik yang lebih banyak diresepkan adalah cefadroxil sebanyak 49 pasien (49%) dari 100 resep. Golongan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu golongan sefalosporin sebanyak 55 pasien (55%) dari 100 resep dan bentuk sediaan yang paling banyak digunakan yaitu sirup 50 pasien (50%) dari 100 resep.

Formulasi dan Evaluasi Sabun Padat Transparan Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica L)Sebagai Antibakteria Staphylococcus epidermin Penyebab Jerawat

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sabun padan transparan salah satu inovasi dari sabun yang dapat membersihkan kulit kotor penyebab jerawat yang dipicu oleh staphylococcus epidermis. Daun mangga mengandung mangiferin yang berpotensi sebagai antibakteri Tujuan penelitian ini untuk menghambat daya yang dimiliki ekstrak daun mangga terhadap bakteri staphyloccus epidermis, untuk mengetahui eksrak daun mangga dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan sabun padat transparan, untuk mengetahui karakteristik fisik formulasi sediaan sabun padat transparan Metode antibakteri penyiapan inokulum sterilisasi alat dan bahan, pembuatan media bakteri, regenarasi bakteri uji, penetapan kosentrasi lebar daerah daya hambat. Metode pembuatan daun mangga dilakukan dengan metode mesarasi daun mangga dengan memasukan serbuk simplisia yang telah diayak selanjutnya di mesarasasi dengan menggunakan etanol 70% selanjutnya akan dilakukan penyaringan dengan menggunakan kertas saring setelah 24 jam mesarasi dilanjutkan dengan penguaapan menggunakan Rotary evaporator dengan suhu 50˚C selama 2-3 jam hingga dapat dihasilkan ekstrak murni kental, Bakteri staphyloccus epidermis dengan daya hambat 0,75 mm pada konsentrasi 5%, pada kosetrasi 10% dengan daya hambat 1,1 mm, pada kosentrasi 15% dengan daya hambat 1,75 mm, sedangkan daya hambat kontrol positif clidamicin 2,50 mm Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan analisis deskriptif. Pembuatan sabun dilakukan dengan proses saponifikasi. Pengujian karakteristik sabun padat transparan melalui beberapa uji seperti uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, uji kekuatan busa Karaktersitik sabun padat transparan ekstrak daun mangga (Mangifera indica L) berbentuk padat transparan berwarna kecoklatan bau khas daun mangga ph 9-10 kadar air 42,56-37,38% kekuatan busa 11-17 cm dengan sediaan paling baik F3.

Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan SunscreenPada Mahasiswi Farmasi Universitas Medika Suherman

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sinar matahari memiliki indeks radiasi ultraviolet (UV A & UV B) yang dapat berdampak bagi kesehatan kulit. Salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif pada kulit dari sinar ultraviolet matahari langsung dengan menggunakan sunscreen. Sunscreen merupakan sediaan kosmetik yang dapat menyerap atau memantulkan sinar ultraviolet matahari (UV) yang digunakan untuk perlindungan fungsional dan struktur kulit. untuk mengetahui persentase pengetahuan, perilaku penggunaan sunscreen dan mencari adanya hubungan atau tidak antara pegetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen pada mahasiswi farmasi Universitas Medika Suherman. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan metode univariat dan bivariat (sperhman rho) sehingga penelitian ini menggunakan instrument peninjauan dengan menyebar kuesioner. Analisis univariat menunjukkan sebanyak 84% memiliki pengetahuan yang baik, 12% memiliki pengetahuan yang cukup baik, dan 4% memiliki pengetahuan yang kurang baik. Kemudian sebanyak 54% memiliki perilaku yang baik, 39% memiliki perilaku yang cukup baik, dan 7% memiliki perilaku yang kurang baik. Hasil uji korelasi menggunakan Spearman Rho hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen didapatkan nlai rHitung sebesar 0,149 dengan nilai signifikasi (P Value) 0,131. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rHitung > 0,131 yang artinya tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen. Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen pada mahasiswi farmasi di Universitas Medika Suherman

Hubungan Karakteristik Dengan Kepatuhan Penggunaan Obat Antidiabetes Oral Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di Puskesmas Cikarang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sebanyak 90% dari seluruh diabetes di dunia yang paling umum terjadi terdapat dikategori kedua yaitu diabetes mellitus tipe 2. Keberhasilan terapi diabetes mellitus sangat dipengaruhi dari kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan. Tingkat kepatuhan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dalam penggunaan obat antidiabetes oral masih rendah berkisar antara 30-70%, yang dapat memberikan efek negatif pada pasien penderita diabetes mellitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan kepatuhan penggunaan obat antidiabetes oral pada pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain penelitian yang bersifat observasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 2.238. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan menentukan jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden. Alat ukur yang digunakan adalah berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Pada karakteristik tingkat pendidikan sig 0,209 (sig >0,1) menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan serta memiliki hubungan yang sangat lemah dan bersifat searah (+0,129) dengan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Cikarang. Sementara pada karakteristik yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan yaitu pada usia sig 0,000 (sig <0,1) yang memiliki hubungan sedang dan bersifat berlawanan (-0,408), jenis kelamin sig 0,011 (sig <0,1) yang memiliki hubungan lemah dan bersifat searah (+0,260), pekerjaan sig sebesar 0,016 (sig <0,1) yang memiliki hubungan lemah dan bersifat searah (+0,246), lama menderita sig 0,040 (sig <0,1) yang memiliki hubungan sangat lemah dan bersifat berlawanan (-0,210) dengan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Cikarang.

Analisis Efektivitas Biaya Obat Antidiabetik Oral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Peserta BPJS Rawat Inap di RS Marzoeki Mahdi Periode Juli-Desember 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Tingginya jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 menimbulkan beban biaya yang begitu besar. Berdasarkan data laporan tahunan, diabetes melitus tipe 2 masuk ke dalam 10 besar penyakit terbanyak. Tujuan: Menganalisis efektivitas biaya dan terapi pasien diabetes tipe 2 di rumah sakit marzoeki mahdi pada periode Juli-Desember 2022. Metode: Menghitung nilai ACER dan ICER berdasarkan kelompok terapi obat antidiabetik oral yaitu kelompok A terapi tunggal, kelompok B terapi kombinasi 2 obat, kelompok C terapi kombinasi 3 obat. Hasil: Nilai ACER atau nilai biaya terendah pada kelompok A sebesar Rp 15.115 terapi obat glimepiride, kelompok B sebesar Rp 28.561 terapi kombinasi obat metformin dan glimepiride, kelompok C sebesar Rp 9.233 terapi kombinasi obat metformin, glimepird, dan piglitazon. Nilai ICER atau biaya yang dibutuhkan untuk mengganti terapi obat yang lebih baik pada kelompok A sebesar Rp 4.173 terapi obat gliquidon, kelompok B sebesar Rp 27.488 terapi kombinasi obat metformin dan pioglitazone, kelompok C sebesar Rp 16.662 terapi kombinasi obat metformin, gliquidon, dan pioglitazone. Kesimpulan: Nilai ACER terendah yaitu pada kelompok C sebesar Rp 9.233 dengan kombinasi obat metformin, glimepird, dan pioglitazone. Nilai ICER terendah pada kelompok A dengan terapi obat gliquidon.

Gambaran Penggunaan Obat Anti Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Sukaraya

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi atau yang dikenal dengan nama penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. batas tekanan darah yang dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg. Bila tekanan darah sudah lebih dari 140/90 mmHg dinyatakan hipertensi (batas tersebut untuk orang dewasa di atas 18 tahun). Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui karakteristik pasien dan gambaran penggunaan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di puskesmas sukaraya. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien yang mendapat pengobatan hipertensi yang didapat dari pasien rawat jalan puskesmas sukaraya pada periode November 2022 – Januari 2023 sebanyak 100 sampel . Hasil penelitian ini yaitu hipertensi sering dialami oleh pasien berjenis kelamin Perempuan sebanyak 56 orang (56%) dan yang paling banyak berusia 36 – 55 sebanyak 45 orang (45%). Penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan di puskesmas sukaraya adalah amlodipin (CCB) sebanyak 68 pasien (68%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Sukaraya terbanyak berjenis kelamin perempuan sebesar 45%, dan usia 36 – 55 tahun sebesar 56%, serta tekanan darah yang paling banyak dialami pada tahap hipertensi tingkat 1 sebanyak 57%, dan berdasarkan penggunaan obat anti hipertensi yang paling banyak digunakan golongan Calcium channel blocker sebesar 80% dengan zat aktif yaitu Amlodipin sebesar 68%.

Profil Penyimpanan Obat di Gudang Obat Puskesmas Cikarang Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan menyimpan dengan cara menempatkan perbekalan farmasi pada tempat yang di nilai aman sesuai dengan standarisasi penyimpanan dan gangguan fisik yang dapat merusak mutu obat. Tujuan: Untuk mengetahui dan menilai bagaimana pengaturan tata ruang, penyusunan penyimpanan obat, pencatatan kartu stok dan pengamatan mutu obat. Metode: Penelitian ini menggunakan observasi dengan metode cek list dan wawancara dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Pada pengaturan tata ruang memperoleh hasil 89% dengan kategori sangat baik. Pada penyusunan penyimpanan obat di gudang obat Puskesmas Cikarang diperoleh hasil 100% dengan kategori yang sangat baik. Pada pencatatan kartu stok obat di gudang obat Puskesmas Cikarang diperoleh hasil 100% dengan kategori yang sangat baik. Kesimpulan: Berdasarkan profil penyimpanan obat pada pengamatan mutu obat, penyusunan penyimpanan obat pencatatan kartu stok di gudang obat Puskesmas Cikarang diperoleh hasi 100% dengan kategori sangat baik.

Evaluasi Penyimpanan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai di UPTD Puskesmas Ciasem Subang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Menurut Permenkes RI No. 74 Tahun 2016, terdapat dua standar dalam pelaksanaan pelayanan kefarmasian puskesmas, yaitu: pengelolaan sediaan farmasi Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dan standar pelayanan farmasi Puskesmas. Pengelolaan sediaan farmasi Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) merupakan hal yang sangat penting. Karena, penyimpanan yang baik dan benar dapat memastikan mutu dan kestabilan obat, mencegah kerusakan fisik dan kimiawi, serta memastikan obat tersedia dengan aman dan terjamin mutunya. Dalam studi sebelumnya yang dilakukan di gudang dan di apotek Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu dan Puskesmas Kecamatan Wara Utara Kota menunjukan belum semua unit fasilitas kesehatan menerapkan standar penyimpanan obat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase kesesuaian penyimpanan obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) yang tersedia di Puskesmas Ciasem berdasarkan parameter kondisi ruangan, penyimpanan, dan temperatur. Dengan mengacu kepada Permenkes yang sudah ditetapkan peneliti melakukan observasi dengan teknik Purposive sampling. Beberapa hal yang diperhatikan dalam indikator penilaian meliputi kondisi ruangan, penyimpanan, dan temperatur. Adapun hasil presentase yang diperoleh dari observasi tersebut dengan indikator penilaian kondisi ruangan adalah 72,72%, Pada indikator penilaian penyimpanan memiliki presentase 88,23%, dan pada indikator penilaian temperatur memiliki presentase sebesar 60%. Ketiga indikator tersebut menunjukan bahwa penyimpanan obat dan BMHP yang ada di gudang penyimpanan UPTD Puskesmas Ciasem Subang sudah cukup baik.

Pola Penggunaan Obat Anthihipertensi di Puskesmas Mekarmukti Pada Periode Januari-Februari Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi yang sering didapatkan pada pelayanan kesehatan primer dengan memiliki risiko morbiditas serta mortalitas yang terus meningkat selaras dengan naiknya tingkatan tekanan sistolik dan diastolik yang diakibatkan oleh gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Tujuan: untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Mekarmukti Januari-Februari 2023. Metode: penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional menggunakan metode pengambilan data retrospektif yang diambil dari penelusuran dokumen rekam medik pada bulan Juni tahun 2023 di Puskesmas Mekarmukti. Sampel diambil menggunakan metode total sampling yaitu seluruh pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 46 sampel pasien hipertensi. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil, pada karakteristik berdasarkan usia tertinggi <60 tahun sebanyak 27 pasien(58,7%), jenis kelamin tertinggi yaitu perempuan 29 pasien(54,3%), tekanan darah 140-159/90-99 sebanyak 25 pasien(54,3%) dan tekanan darah ≥160/100 sebanyak 21 pasien(45,6%), dan penyakit penyerta 16 pasien(34,8%). Untuk pola penggunaan berdasarkan usia dan tekanan darah, untuk usia <60 tahun tekanan darah 140159/90-99 penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodipine 5 mg sebanyak 7 pasien(15,2%) sedangkan untuk usia ≥60 tahun penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodipine 10 mg sebanyak 8 pasien(17,4%). Pada tekanan darah ≥160/100 dengan usia <60 tahun penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodpine 10 mg sebanyak 12 pasien(26,1%) sedangkan untuk usia ≥60 tahun penggunaan obat tertinggi yaitu Amlodipine 10 mg sebanyak 4 pasien(8,7%). Pada pasien hipertensi dengan penyakit penyerta yang diderita yaitu Diabetes Melitus. Kesimpulan: dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa untuk karakteristik berdasarkan usia dan tekanan darah sesuai. Pada pola penggunaan obat berdasarkan usia dan tekanan darah 140-159/90-99 sesuai dengan Pedoman Pelayanan Kefarmasian.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Penggunaan Garam Beryodium Dalam Masakan Pada Rumah Tangga Desa Telaga Murni

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Secara nasional, konsumsi garam beryodium cukup adalah 62,3% dan di Provinsi Jawa Barat adalah 58,3%, Dibuktikan dengan prevalensi GAKY berdasarkan Riskesdas dan di Provinsi Jawa Barat saat ini adalah 58,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan garam beryodium dalam menu makanan sehari hari pada ibu di wilayah Desa Telaga Murni. Jenis penelitian ini adalah penelitian Cross Sectional yaitu jenis penelitian kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 88 responden. Tempat penelitian yaitu di Wilayah Desa telaga Murni. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan garam beryodium nilai P-Value= 0,924. Hasil penelitian antara sikap dengan penggunaan garam beryodium terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai P-Value = 0,020. Kesimpulan adanya hubungan sikap ibu dengan penggunaan garam beryodium. Saran yang diberikan kepada Ibu Rumah Tangga yaitu diharapkan memiliki pengetahuan yang cukup dalam memilih garam yang beryodium dan menghindari proses pengolahan makanan yang dapat mengurangi penurunan yodium pada garam.

Hubungan Karakteristik dan Higiene Sanitasi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Ibu dengan Kejadian Diare Anak 6-24 Bulan di Puskesmas Cikarang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kurangnya higiene sanitasi pada ibu dapat menyebabkan munculnya risiko diare pada anak, sehingga diperlukan perhatian khusus terkait higiene sanitasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik dan higiene sanitasi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) ibu dengan kejadian diare anak 6-24 bulan di Puskesmas Cikarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan deskriptif non-eksperimen dengan desain penelitian ini adalah cross sectional. Subjek penelitian ditarik dari populasi dengan cara purposive sampling. Besar sampel 64 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen penelitian adalah karaktersitik ibu (usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga) dan higiene sanitasi, sedangkan variabel dependen adalah kejadian diare. Jenis data yang digunakan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan wawancara langsung menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil: Terdapat hubungan antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian diare (p <0,05 ). Tidak terdapat hubungan antara usia ibu dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare (p >0,05). Tidak terdapat hubungan antara higiene sanitasi MP-ASI dengan kejadian diare (p >0,05) Kesimpulan dan Saran: Pendidikan ibu dan pendapatan keluarga secara signifikan berhubungan dengan kejadian diare pada anak. Diharapkan kepada petugas kesehatan memberikan penyuluhaan terkait higiene sanitasi pembuatan MP-ASI. Penyuluhan ini bermanfaat agar ibu tetap menjaga menjaga kebersihan dalam upacya mencegah diare pada anak.