Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

1.876 karya publik ditemukan.

2026: 1692025: 1672024: 2742023: 5102022: 1482021: 3172020: 782019: 154

Hubungan Antara Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Terjadinya Poli Neuropati di RS Sentra Medika cikarang tahun 2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 terjadi karena akibat adanya resistensi insulin yang mana sel-sel dalam tubuh tidak mampu merespon sepenuhnya insulin. Salah satu komplikasi diabetes melitus yang paling sering terjadi adalah neuropati diabetik, polineuropati.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe II Dengan Kejadian Polineuropati di RS Sentra Medika Cikarang 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan desain survey analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi pada penelitian ini pasien yang sudah didiagnosa menderita diabetes melitus tipe II dengan kejadian polineuropati yang berjumlah 65 pasien yang rutin berobat dari bulan oktober sampai dengan bulan september tahun 2022 di Poliklinik RS Sentra Medika Cikarang. Hasil Penelitian: Dari hasil uji statistik Chi Square menunjukan bahwa nilai p= 0.011 < α 0.05 maka dapat diambil kesimpulan secara stastistik bahwa ada hubungan antara lama menderita diabetes melitus tipe II dengan kejadian polineuropati, dengan nilai OR 7.498 (2.564 -16.426), sehingga responden dengan mempunyai diabetes melitus tipe II di atas > 5 tahun memiliki resiko 7.998 kali lebih besar untuk mengalami komplikasi polineuropati. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan lama menderita diabetes melitus tipe II dengan kejadian polineuropati di RS Sentra Medika Cikarang dengan nilai (p value 0.011) dan OR 7.498 95% CI (2.564-16.426). Bahan Bacaan : Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe II, Polineuropat, Lama Menderita Diabetes Melitus

Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Menyusui Di Desa Sukarasa

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA xvi + 62 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Teknik menyusui yang benar adalah cara pemberian ASI pada bayi dengan perlekatan, posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya ibu Menyusui bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan uji analisis chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) memiliki pengetahuan kurang baik. Terdapat 44 responden (53,7%) memiliki usia beresiko. Terdapat 42 responden (51,2%) memiliki sikap baik. Terdapat 43 responden (52,4%) memiliki dukungan keluarga tidak mendukung. Nilai p-value menunjukan (α=0,05) yang artinya ada hubungan antara faktor pengetahuan, usia, sikap, dukungan keluarga dengan teknik menyusui yang benar. Kesimpulan : Adanya hubungan antara faktor pengaruh dengan teknik menyusui yang benar di Desa Sukarasa. Saran : Diharapkan pada penelitian ini responden dapat menambah pengetahuan tentang Teknik Menyusui yang benar. Diharapkan bagi peneliti selanjunya dapat mengembangkan faktor-faktor yang berhubungan dengan Teknik Menyusui yang benar. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Sikap, Teknik Menyusui Yang Benar, Usia. Daftar Pustaka : 1 buku dan 28 jurnal (2013-2023)

GAMBARAN EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET PADA PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KARANG BAHAGIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di negara maju maupun berkembang Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia merupakan negara ke tiga penderita hipertensi setelah india. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan skor pada pasien hipertensi sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Metode : Penelitian ini bersifat observasional menggunakan metode pretest dan posttest bersifat prospektif kepada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023. Hasil : Hasil uji validitas pretest pengetahuan dinyatakan valid karena rHitung lebih besar dari rTabel (0,463) dengan taraf signifikan <0,05. Hasil uji releabilitas didapatkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,698 maka pretest dinyatakan reliabel. Karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan usia yang paling banyak yaitu usia 36-64 tahun sebanyak 52 pasien (71%), berdasarkan jenis kelamin paling banyak yaitu perenpuan berjumlah 57 pasien (79%), dan hasil posttest terdapat peningkatan skor atau nilai dengan frekuensi 64. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian edukasi menggunakan leaflet pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023, dan didapat hasil pretest dan posttest terdapat perubahan skor sebanyak 64 (88%) dan tidak terdapat peningkatan skor 9 (12%) dan tidak ada penurunan skor pada hasil posttest.

Pengaruh tekhnik Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus DM Type 2 di Rs Harapan Bunda

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Bekasi, Mei 2023 May Susanti Pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta VII BAB + 40 Halaman, 6 Tabel, 2 Skema, 8 lampiran ABSTRAK Ulkus diabetikum adalah ulkus di bawah pergelangan kaki karena berkurangnya sirkulasi kapiler atau arteri,neuropati dan kelainan bentuk kaki ( Robberstad et al.,2017) . Relaksasi genggam jari adalah cara yang mudah untuk mengelola emosi dan kecerdasan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Ganggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Post Debridement Ulkus Diabetes Melitus 2 di RS Harapan Bunda Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian desain pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Desain ini melibatkan satu kelompok yang diberi pre-test (O), diberi treatment (X) dan diberi post-test. Keberhasilan treatment ditentukan dengan membandingkan nilai pre-test dan nilai post-testdimana populasinya adalah penderita DM type 2 dengan post op debridemen dengan menggunakan sistem total sampling dimana minimal jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 orang saat pre dan post test. Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden usia 46 tahun – 55 tahun didapatkan 22 responden (73,3%), jenis kelamin perempuan 17 responden (56,7%), pendidikan SMA 22 responden (73,3%). Hasil skala nyeri sebelum dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas berat 22 responden (73,3%). Diketahui skala nyeri setelah dilakukan tindakan terapi relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 mayoritas nyeri sedang 18 responden (60%). Kesimpulan ada pengaruh terapi relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri post debridement ulkus diabetes melitus tipe 2 Di RS Harapan Bunda Jakarta P-Value 0,000 >0,05. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian sejenis dengan tehnik penelitian yang berbeda disertai penambahan variabel penelitian.

Pengaruh program diabetes self management education terhadap kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit diabetes mellitus akan menyertai seumur hidup penderita sehingga sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi pada organ tubuh seperti mata, jantung, pembuluh darah, dan saraf yang akan membahayakan jiwa. Kualitas hidup yang rendah dapat memperburuk komplikasi dan dapat berakhir kecacatan atau kematian. Kabupaten Minahasa Utara menduduki posisi tertinggi kelima dengan jumlah penderita 2.091 orang berdasarkan diagnosa dokter. Di ruangan Lily Sentra Medika Hospital Minahasa Utara dalam 3 bulan terakhir yaitu bulan Juli, Agustus dan September tahun 2022 mendapati penderita diabetes melitus sejumlah 53 kasus meningkat dari jumlah kasus sebelumnya pada bulan April, Mei, dan Juni 2022 sejumlah 20 kasus. Tujuan : Menganalisis pengaruh program diabetes self-management education terhadap kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metode : Jenis Penelitian ini adalah Penelitian quasy-experimental design dengan desain pretest and post test one group designs. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe 2 yang terdata di ruangan Lily Sentra Medika Hospital Minahasa Utara dengan jumlah rata-rata dalam 3 bulan yaitu 53 pasien. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sejumlah 15 responden yang didapatkan dengan Teknik purposive sampling. Analisis Hasil Menggunakan Uji T Berpasangan “Paired Samples Test” Hasil : Hasil uji T berpasangan terhadap kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 diperoleh nilai t hitung -3.632 dan p 0.003 0.05 () yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kualitas hidup sebelum dan sesudah dilakukan DSME. Kesimpulan : Ada Pengaruh Program Diabetes Self-Management Education Terhadap Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Diruangan Lily Sentra Medika Hospital Minahasa Utara

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PEMBERSIHAN LUKA GANGRENE DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RS SENTRA MEDIKA CIKARANG TAHUN 2022”.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN Skripsi, Mei 2023 Erik Ismail Aziz Nim 221070085 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Pembersihan Luka Gangrene Di Instalasi Bedah Sentral Rs Sentra Medika Cikarang Tahun 2022 xviii, 65 Halaman, 12 Tabel, 10 Lampiran Debridement / pembersihan luka adalah kegiatan mengangkat atau menghilangkan jaringan mati (devaskularisasi), jaringan terinfeksi dan benda asing dari dasar luka sehingga dapat ditemukan dasar luka dengan vaskularisasi baik. Prevalansi penderita gangren di Indonesia sekitar 15% angka amputasi 30%, angka mortalitas 32% (Morison, 2011). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, umur, Pendidikan, informasi dan lingkungan terhadap pembersihan luka gangrene. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional.penelitian ini bertempat di Ruang Instalasi Bedah Sentral Rs Sentra Medika Cikarang. Populasi yang di ambil adalah responden yang akan melakukan Tindakan operasi debridement gangrenyang berjumlah 32 orang dan pengambilan sampel di lakukan dengan cara accidental Sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah formulir kuesioner. Penelitian ini diperoleh dari data primer yang di peroleh melalui pengisian kuesioner. Data yang di peroleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan statistic uji chi square. Dari hasil Analisa bivariat menunjukan bahwa ada hubungan yang siginfikan antara Pendidikan dengan pengetahuan pembersihan luka yaitu (p value =0,002), umur (p-value = 0,013), informasi (p-value = 0,002), lingkungan (p-value = 0,036) dalam pembersihan luka gangrene. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil pembahasan dapat di simpulkan ada hubungan yang signifikan antara umur, Pendidikan, informasi dan lingkungan dengan pengetahuan pembersihan luka gangrene. Saran yang diajukan bagi institusi pelayanankeehtan agar lebih mengaktifkan informasi atau penyuluhan terhadap masyarakat khususnya penderita diabetes melitus. Daftar Bacaan : 15 (2013-2022)

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Motivasi Pasien DM Tipe 2 dalam Mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Telaga Sari Kabupaten Karawang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, 19 April 2023 Nama : FIRMAN SENTOSA Nim : 221070069 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DALAM MENGIKUTI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DI PUSKESMAS TELAGASARI KARAWANG +68 Halaman + 2Bagan+7 Tabel + 12 Lampiran ABSTRAK Pendahuluan: Diabetes mellitus adalah penyakit menahun (kronis) berupa ganguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula yang melebihi batas normal. Prolais adalah sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilakukan secara terpadu dengan melibatkan peserta, fasilitas pelayanan kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang mempunyai penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang setinggi - tingginya dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Motivasi Pasien Diabetesn Melitus Tipe II tentang Kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis ( PROLANIS) Di Puskesmas Telagasari Karawang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cros sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 57 responden pasien DM yang mengikuti prolanis di Puskesmas Telagasari Karawang. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan pasien dan kuesioner motivasi mengikuti prolanis, kemudian data dianalisismenggunakan uji Chi dengan Square dengan tingkat signfikan < 0,05. Hasil: Hasil menun jukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan motivasi dalam mengikuti prolanis (p value = 0,002). Kesimpulan: penting untuk dilakukan edukasi dan dukungan kepada pasien DM dan keluarga untuk meningkatkan motivasi pasien DM mengikuti prolanis. Kata kunci : pengetahuan, Motivasi Mengikuti Prolanis Suherman Medical University GRADUATE NURSING AND NERS PROFESSION STUDY PROGRAM THESIS, 19 April 2023 Name : Firman Sentosa Nim : 221070069 THE RELATIONSHIP BETWEEN LEVEL OF KNOWLEDGE AND MOTIVATION OF TYPE II DIABETES MELLITUS PATIENTS IN FOLLOWING THE CHRONIC DISEASE MANAGEMENT PROGRAM (PROLANIS) IN TELAGASARI KARAWANG HEALTH CENTER + 68 Page + 2 Chart + 7 Table + 12 Attachment Abstract Introduction: Diabetes mellitus is a chronic disease in the form of metabolic disorders characterized by sugar levels that exceed normal limits. Prolais is a health service system and proactive approach that is carried out in an integrated manner by involving participants, health service facilities and BPJS Kesehatan in the framework of health services for BPJS Kesehatan participants who have chronic diseases to achieve the highest quality of life with effective and efficient health service costs. Research Objective: The purpose of this study is to determine the relationship between the level of knowledge and motivation of Type II Diabetes Mellitus Patients about the Activities of the Chronic Disease Management Program ( PROLANIS) at the Telagasari Karawang Health Center. Method: This study used a sectional cros design. The sample in this study was 57 respondents of DM patients who participated in the prolanis at the Telagasari Karawang Health Center. The data collected using cakes. Results: The results show that there is a relationship between knowledge and motivation in following the prolanist (p value = 0.002). Conclusion: it is important to educate and support DM patients and their families to increase the motivation of DM patients to follow the prolanis. Keywords: knowledge, motivation to follow the prolanist

Pengaruh Terapi Relaksasi Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Type 2 diabetes mellitus is a disease characterized by hyperglycemia due to inadequate insulin secretion, abnormal blood sugar levels above 200 mg/dL. The therapy given is a combination of pharmacology and non-pharmacology, namely progressive muscle relaxation therapy. The purpose of this study was to determine Progressive Muscle Relaxation Therapy on Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Harapan Bunda Hospital, Jakarta. This type of research is a quasy experiment with a one-group pre-test – post-test design, intervention group for blood sugar levels. Population 30 people, sample 30. The average value of blood sugar levels in the pre test is 1.37 with a standard deviation of .490. In the posttest the mean value is 1.00 with a standard deviation of .000. The statistical test results obtained a value of .000, so it can be concluded that there is an effect of progressive muscle relaxation therapy on blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus patients at Harapan Bunda Hospital, Jakarta. Conclusions and Suggestions Progressive muscle relaxation techniques are proven to have an effect on blood sugar levels, and it is recommended for hospital institutions besides providing pharmacological therapy, they can combine non-pharmacological progressive muscle relaxation therapies.

Hubungan Gangguan Perkembangan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Toddler di RS Sentra Medika Cikarang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting adalah masalah kesehatan anak yang banyak dijumpai di masyarakat, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dikarenakan adanya kekurangan gizi kronis atau penyakit infeksi kronis maupun berulang yang ditunjukkan dengan nilai z-score tinggi badan menurut usia. Stunting dapat menyebabkan gangguan perkembangan motorik halus, motorik kasar, bahasa dan personal sosial. Metode yang di pakai oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini dengan menggunakan cross sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengkuran atau obeservasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 128 anak usia toddler dengan 34 sampel. teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling, instrumen yang digunakan adalah lembar DDST dan Aplikasi kalkulator stunting. Hasil analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat berupa uji chi square. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa antara perkembangan motorik kasar dengan kejadian stunting menunjukan nilai pvalue 0,004, hasil perkembangan motorik halus dengan kejadian stunting menunjukan nilai pvalue 0,028, hasil perkembangan bahasa dengan kejadian stunting menunjukan nilai pvalue 0,013, dan perkembangan personal sosial dengan kejadian stunting menunjukan nilai pvalue 0,013. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap gangguan perkembangan pada anak usia toddler dengan kejadian stunting. Disarankan keluarga sebaiknya meningkatkan dan melatih kemampuan motorik anak, bahasa, dan personal sosial dengan cara dilatih untuk bisa melakukan hal-hal secara mandiri.

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELITUS DENGAN PENGONTROLAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI SENTRA MEDIKA HOSPITAL MINAHASA UTARA TAHUN 2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai bagian dari kelompok penyakit metabolik kronik dengan ciri khas kondisi hiperglikemi (Larasati, C. V. 2021). Menurut Notoadmojo, 2007 pengetahuan atau disebut juga Kognitif merupakan hal dasar yang penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan didapat dari panca indera manusia yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan peraba. Dari kelima indera tersebut, indera penglihatan dan pendengaran paling banyak memberikan input bagi pengetahuan seseorang (Suryani, 2021). Penelitan ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada hubungan pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus dengan pengontrolan kadar gula darah pasien diabetes melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian ini populasinya adalah pasien dengan diagnosa Diabetes Melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara sebanyak 36 pasien. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 36 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis bivariat chi square. hasilnya p = 0,000 (p value = 0,05). Hal ini berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang diabetes melitus dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Sentra Medika Hospital Minahasa Utara untuk lebih meningkatkan program preventif kepada pasien yang menderita penyakit diabetes melitus sehingga dapat menurunkan komplikasi progresif pasien.

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak 0-24 Bulan di Puskesmas Karang Bahagia Tahun 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting meupakan salah salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di Indonesia saat ini. Perilaku ibu dalam pencegahan stunting tidak terbentuk dengan sendirinya, pengetahun dan sikap dapat mempengaharui seseorang dalam berperilaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku ibu dalam pencegahan stunting pada Anak 0-24 Bulan di Puskesmas Karang Bahagia. Metode Penelitian adalah Analitik Kunatitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling, dan total sampel sebanyak 56 responden. Dalam penelitian ini teknik analisa yang digunakan adalah analisa univariate dan bivariate berupa uji Chi -Square dengan nilai signifikan α<0,05. Hasil penelitian menunjukan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 30 (53,6%) responden, dan memiliki sikap yang baik sebanyak 27 (48,2%) respopnden, serta memiliki perilaku yang baik sebanyak 27 (48,2%) responden. Sedangkan hasil uji Chi-Square menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku ibu dalam pencegahan stunting dengan p=value 0,015 (p<0,05), serta hasil analisa antara sikap dan perilaku ibu menujukan terdapat hubungan dengan p=value 0,033 (p<0.05). Kesimpulan terdapat hubungan siqnifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku ibu dalam pencegahan stuning pada Anak 0-24 Bulan di Puskesmas Karang Bahagia.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN OBAT TERHADAP TINGKAT KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS JATISAMPURNA KOTA BEKASI TAHUN 2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolisme bersifat kronis yang disebabkan karena gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Pengendalian kadar gula darah adalah hal utama bagi penderita DM salah satunya dengan mengkonsumsi obat. Konsumsi obat yang benar didasari dari pengetahuan dan sikap yang baik terhadap guna pengendalian gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan kepatuhan obat dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi tahun 2023. Tujuan : untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan obatt terhadap tingkat kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 dipuskesmas jatisampurna kota bekasi tahun 2023. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan dari bulan Mei– Agustus 2023. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari 50 orang pasien DM. Data yang diambil meliputi aspek pengetahuan, kepatuhan obat (primer) dan kadar gula darah (sekunder). Pengolahan data menggunakan komputerisasi dengan menggunakan uji square. Hasil : berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan hasil p-value 0,006 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan tingkat pengetahuan dan p-value 0,031 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan kepatuhan obat.

Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Antibiotik Dengan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Balita Di Desa Taringgul Tonggoh

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Antibiotik berfungsi untuk membunuh ataupun menghambat pertumbuhan patogen dan pada umumnya digunakan untuk terapi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Masyarakat Indonesia sebanyak 92% salah dalam penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik pada anak berbeda degan orang dewasa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang antibiotik dengan rasionalitas penggunaan antibiotik pada balita di Desa Taringgul Tonggoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 207. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik pursosive sampling dan menentukan jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian sebanyak 137. Alat ukur yang digunakan adalah berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Mayoritas responden memiliki pengetahuan tentang antibotik tergolong kurang sebanyak 85 atau 62.0% responden dan mayoritas responden memiliki tingkat rasionalitas tergolong kurang sebanyak 80 atau 58.4%. Hasil uji didapatkan nilai p yaitu 0.000 dan koefisiensi korelasi sebesar 0.507. hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif (searah) dan kuat. Pada penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang antibiotik dengan rasionalitas penggunaan antibiotik pada balita di Desa Taringgul Tonggoh. Saran untuk responden yaitu lebih meningkatkan pengetahuan tentang obat terutama tentang antibiotik dan untuk Desa Taringgul Tonggoh diharapkan sering mengadakan kegiatan yang mengedukasi masyarakat tentang obat terutama antibiotik dengan cara bekerjasama dengan bagian kesehatan wilayah.

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA DAN SISWI TENTANG PERILAKU SEKS BEBAS DI MTS TARBIYATUL ASAAS KABUPATEN BEKASI 2025

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA DAN SISWI TENTANG PERILAKU SEKS BEBAS DI MTS TARBIYATUL ASAAS KABUPATEN BEKASI 2025 Tri Yuni Komala Hati Program Studi Sarjana Kebidanan Dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman Jln Raya Industri Pasir Gombong, Jababeka Cikrang Utara Bekasi 17830 Email: [email protected] Kecenderungan remaja untuk melakukan seks bebas meningkat dari 53,76% menjadi 72,50% menurut WHO, Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan terhadap 10 siswa di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi, 70% dari mereka kurang mengetahui tentang seks bebas. Sementara itu, 30% siswa lainnya berpengetahuan baik dan pernah belajar, baik dari media sosialmaupun konseling sekolah, tetapi hanya sebatas hamill diluar nikah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa dan siswi tentang perilaku seks bebas di Mts Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh siswa dan siswi kelas VII, VIII, dan IX di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel meliputi 28 orang kelas VII, 22 orang kelas VIII, dan 15 orang kelas IX. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksprimental dengan one-group pretest-posttest. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank nilai p-value 0,000 yang berarti adanya pengaruh signifikan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan pihak sekolah dapat terus mengadakan pendidikan kesehatan secara berkala, khususnya mengenai perilaku seks bebas dengan menggunakan media cetak leaflet yang terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi, selain itu keterlibatan guru dan orang tua juga penting dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada siswa dan siswi guna mencegah perilaku menyimpang sejak dini. Kata kunci: Leaflet,Pendidikan Kesehatan,Remaja,Seks Bebas

Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Gastritis Di Desa Kalijaya Cikarang Barat

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu faktor medication error pada penderita maag atau gastritis yaitu kurangnya pengetahuan mengenai swamedikasi. Desa Kalijaya Cikarang Barat masih ditemukan beberapa kasus dengan riwayat maag atau gastritis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik, tingkat pengetahuan, perilaku swamedikasi serta hubungannya pada masyarakat yang memiliki riwayat maag atau gastritis. Penelitian ini dilakukan observasi menggunakan kuesioner yang diteliti pada 96 responden yang memiliki riwayat penyakit gastritis 3 sampai 6 bulan terakhir. Hasil uji validitas kuesioner didapatkan r hitung > 0,3061 (r table), karakteristik masyarakat tertinggi berjenis kelamin perempuan, pada kelompok usia 17-35 tahun, berpendidikan SMA, bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga dan tidak memiliki pendapatan. Hasil tingkat pengetahuan sebanyak 82 responden (85,4%) memiliki pengetahuan baik, 14 responden (14,6%) pengetahuan cukup baik. Hasil dari perilaku sebanyak 84,4% memiliki perilaku baik, 15,6% perilaku cukup baik. Nilai signifikansi korelasi antara pengetahuan terhadap perilaku sebesar 0,000 < 0,01 (terdapat hubungan) dengan nilai koefisien korelasi 0,726 (hubungan kuat). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Kalijaya Cikarang Barat mengenai swamedikasi gastritis yaitu baik dan terdapat hubungan yang kuat antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penyakit gastritis.

Hubungan tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita DM type II di wilayah kerja puskesmas klapanunggal

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang dimana kadar glukosa didalam darah tinggi yang diawali oleh gejala awal polidipsi, poli uri, polifagi.Tingginya angka penderita Diabetes Melitus disebabkan karena faktor perubahan gaya hidup masyarakat, tingkat pengetahuan, dan kesadaran untuk melakukan deteksi dini penyakit diabetes mellitus yang kurang serta kurangnya aktivitas fisik. Gaya hidup adalah pola hidup individu yang diekspresikan dalam aktivitas sehari-hari, minat serta opini yang merupakan gambaran dari keseluruhan individu itu sendiri saat berinteraksi dengan lingkungannya yang dipengaruhi oleh faktor sosial seperti tingkat pendapatan, pengeluaran, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus type II di wilayah kerja Puskesmas Klapanunggal tahun 2022. JenisPenelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 73 responden dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus type II di wilayah kerja Puskesmas Klapanunggal 2022 dengannilai p- value = 0,00 < 0,05 dan OR 8,182. Kesimpulan: pengetahuan berhubungan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus type II di wilayah kerja Puskesmas Klapanunggal 2022.

faktor-faktor yang berhubungan dengan angka kejadian hiperbilirubin bayi baru lahir di ruang perina Rs X Kab.Bekasi

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ta for 2015, the Infant Mortality Rate is 24 per 1000 live births, while the target for infant and under-five mortality by reducing the under-five mortality rate is 25 per 1000 births. Based on 2015 Riskendis data, the hyperbilirubin mortality rate in newborns in Indonesia is 51.47%. This study aims to determine the factors (gestation period, mode of delivery, and induction of labor) associated with the incidence of hyperbilirubin in the perina room of RS X Bekasi Regency. This type of research is quantitative using retrospectively. The population in this study were all babies who experienced The number of hyperbilirubin treated at X Hospital Bekasi Regency in 2020 was 128 babies. The sampling technique was using total sampling. The results of this study were obtained based on the chi square that gestation period was related to the incidence of hyperbilirubin (p value 0.000 OR 0.314), the way delivery was related with the incidence of hyperbilirubin (pv alue 0.010 OR 0.005), and labor induction was not associated with the incidence of hyperbilirubin (p value 0,319 OR 1,551) hyperbilirubin. Key words: Hyperbilirubin, gestation, mode of delivery and labor induction

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan orangtua pasian anak usia (1-5 tahun) yang menjalani hospitalisasi di rumah sakit X Cikarang selama masa pandemik Covid 19 tahun 2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, 24 Mei 2021 Nama : Nurhikmah NIM : 020319673 STUDI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN ORANGTUA PADA PASIEN ANAK USIA (1-5 TAHUN) YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT X CIKARANG PADA MASA PANDEMIK COVID19 TAHUN 2021 XV + 98 Halaman + 9 Tabel +12 Lampiran ABSTRAK Pandemik Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Covid 19 di seluruh dunia untuk semua negara. Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan orangtua pada pasien anak usia (1-5 tahun) yang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit X Cikarang pada masa pandemik Covid19. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional atau potong lintang serta menggunakan uji chi square. Penelitian ini akan menjelaskan tentang variabel usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dukungan petugas, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan data primer, aplikasi yang digunakan adalah google form, Microsoft Office 2013, dan SPSS 23. Kata Kunci : Kecemasan, Orang Tua, Pandemi Covid19, Hospitalisasi ABSTRACT BACHELOR PROGRAM STUDY OF NURSING AND PROFESSION NERS Skripsi, 24 May 2021 Name : Nurhikmah NIM : 020319673 STUDY ON FACTORS RELATED TO THE ANXIETY OF THE PARENTS IN CHILD PATIENTS (1-5 YEARS) WHO ARE HOSPITALIZING IN X CIKARANG HOSPITAL IN THE PANDEMIC TIME COVID19 2021 YEARS XV + 98 Pages + 9 Tables + 12 Appendix ABSTRACT The Cvoid-19 pandemic is an event of the spread of Covid-19 worldwide for all countries. Anxiety is a feeling of fear of something happening due to the anticipation of danger. This study aims to determine the factors associated with parental enxiety in child patients (1-5 years) undergoing hospitalization at X Hospital Cikarang during the Covid-19 pandemic. This type of research is a quantitative research method with a cross-sectional research design approach and using the chi square test. This study will explain the variables of age, gender, level of education, support from staff, and family support. This study uses primary data, the applications used are google form, Microsoft Office 2013, and SPSS 23. Keywords: Anxiety, Parents, Pandemic Covid19, Hospitalization

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT HEALTH LITERACY PASIEN DIABETES MELITUS DI RS HARAPAN BUNDA JAKARTA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Health literacy adalah kemampuan seseorang untuk mendapatkan, memahami informasi kesehatan dasar dan layanan yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan dan tindakan yang tepat bagi kesehatan mereka. Faktor-faktor yang mempengaruhi health literacy adalah pengetahuan, akses informasi kesehatan, tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, Bahasa, etnis, pendapatan, pekerjaan, akses pelayanan kesehatan. Diabetes Melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi kaki, Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa di dalam darah yang tinggi akibat adanya gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin, ataupun gangguan pada keduanya. Metode penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, kuesioner atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama (point time approanch). Hasil penelitian analisis hubungan antara usia 36th-45th dengan HL bermasalah sebanyak 18 (35,1%), usia 56- 65 tahun dengan HL Bermasalah 13 (35,1%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,049 maka dapat disimpulkan ada hubungan antara usia dengan health literacy pasien DM di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Kesimpulan dan sarannya Disarankan penelitian ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi pasien terutama penderita diabetes mellitus untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi.

Hubungan Penggunaan masker yang lama diEra Pandemi COVID-19 terhadap kejadian acne pada perawat yang bekerja di RS Sentra Medika Cibinong

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan masker yang berkepanjangan selama pandemi COVID-19 memiliki efek samping terhadap kulit yaitu Acne. Acne dapat terjadi akibat penggunaan masker dalam jangka waktu yang lama, kondisi tersebut terjadi akibat kelembaban udara dan suhu yang tinggi pada masker menyebabkan sekresi sebum meningkat. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan penggunaan masker yang lama di Era Pandemi COVID-19 terhadap kejadian Acne pada perawat yang bekerja di RS Sentra Medika Cibinong. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional metode penelitian online menggunakan kuesioner yang dibagikan memalui google form dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Hasil analisis bivariat untuk hubungan penggunaan masker yang lama dengan kejadian acne pada didapatkan QR 0,013 CI 95 % (1.536-143.719). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan masker dengan kejadian acne dengan hasil P-value yaitu 0,013 nilai (P = 0.05). Penggunaan masker yang lama ≥ 4 jam dan terus-menerus diera pandemi saat ini meningkatkan resiko terjadinya acne. Bahan bacaan : (tahun 2016 - 2022)