Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Lia

433 karya publik ditemukan.

2026: 472025: 532024: 732023: 1142022: 402021: 452020: 192019: 25

Hubungan pengalaman melakukan senam kaki Diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien Diabetes Mellitua Di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta Tahun 2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

_INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : YULIANTI NIM : 020319738 HUBUNGAN PENGALAMAN MELAKUKAN SENAM KAKI DIABETES DENGAN GEJALA NEUROPATI PERIFER SENSORI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KONCARA KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 xvi + 75 Halaman + 5 Tabel + 12 Lampiran. ABSTRAK Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi yang menyebabkan kehilangan integritas kulit. Tujuan penelitian adalah menganalisa untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien DM di Puskesmas Koncara dengan jumlah populasi sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p < 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik dan perawat mempunyai kemauan untuk teliti mengkaji dan membantu penyelesaian masalah yang terjadi pada pasien diabetes melitus. Bahan bacaan : 31 (2009-2020) Kata Kunci : Pengalaman Senam, Gejala Neuropati.

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Merokok Pada Siswa Kelas V dan VI di SDN Karang Setia 01 Kab. Bekasi Tahun 2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perilaku merokok merupkan perilaku yang merugikan, tidak hanya bagi individu yang merokok tetapi bagi orang-orang disekitar perokok yang ikut menghirup asap rokok. Riskesdas tahun 2013 perilaku merokok diantaranya pada usia 10 – 14 tahun sebayak 1,4% dan pada usia diatas 15 tahun sebayak 36,2%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan merokok pada siswa kelas V dan VI di SDN Karang Setia 01 Kab. Bekasi Tahun 2018. Desain dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V dan VI di SDN Karang Setia 01 Kab. Bekasi Tahun 2018 berjumlah 69 responden. Menggunakan sample dengan cara Total Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square Hasil penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan (P – Value = 0,019), lingkungan (P – Value = 0,002), sumber informasi (P – Value = 0,005), peran orang tua (P – Value = 0,038), peran teman sebaya (P – Value = 0,027), peran tenaga kesehatan (P – Value = 0,002). Tidak ada kesenjangan antara pengetahuan, lingkungan, sumber informasi, oeran orang tua, peran teman sebaya dan peran tenaga kesehatan dengan teori Dari 6 variabel yang diteliti (pengetahuan, lingkungan, sumber informasi, peran orang tua, peran teman sebaya dan peran tenaga kesehatan) hasilnya berhubungan dengan merokok pada siswa kelas V dan VI di SDN Karang Setia 01 Kab. Bekasi. Menjalin kerja sama dengan pelayanan kesehatan terdekat pihak sekolah juga harus tegas dalam memberikan sanksi baik itu berupa teguran ataupun sanksi lain jika menemukan siswa yang merokok.

Faktor Risiko Terjadinya Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Stunting adalah tinggi Badan dibawah persentil-ketiga, yang sesuai dengan nilai 1,9 atau dibulatkan menjadi 2 Standar Deviasi. Stunting dapat dilihat dari tinggi badan menurut umur serta dapat menyebabkan gangguan Intelligence Quotient, perkembangan psikomotor, kemampuan motorik, dan integrasi neurosensori. Desain dalam penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu di Desa Karang Satu yang memiliki balita usia 24-59 bulan sebanyak 36 responden. Jumlah sampel sebanyak 36 responden dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling, menggunakan data primer, data diolah dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan variabel pendidikan (P.value=0,041), pendapatan (P.value=0,018), asupan makanan (P.value=0,007), riwayat BBLR (P.value=0,018), riwayat penyakit (P.value=0,037), riayat ASI Eksklusif (P.value=0,000), yang kurang dari nilai alpha (0,05). Kesimpulannya ada hubungan antara pendidikan, pendapatan, asupan makanan, riwayat BBLR, riwayat penyakit, riwayat ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Karang Satu tahun 2019. Saran diharapkan ibu menambah wawasan maupun pengetahuan tentang kebutuhan anak dalam proses tumbuh kembang, serta dapat menentukan sikap dan perilaku yang tepat dalam merawat anak sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja Putri di Dusun III Desa Karang Baru Kab. Bekasi Tahun 2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bahwa tingkat pernikahan dini di Jawa Barat tahun 2014 jumlah pasangan usia perkawinan mencapai 50% dari total pasangan usia subur (PUS) yakni sekitar 9 juta pasangan. Dari Studi Pendahuluan yang di lakukan di Dusun III Desa Karang Baru pada 110 Remaja putri ternyata 67 orang telah melakukan pernikahan dini . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini pada remaja puteri di Dusun III Desa Karang Baru Kabupaten Bekasi 2018. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan jumlah populasi 110 orang remaja putri di dusun III Desa Karang Baru dan didapatkan hasil 67 orang remaja puteri yang menikah dini. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan bermakna Antara Pengetahuan (P-Value = 0,022), Pendidikan (P-Value = 0,003), Status Ekonomi(P-Value = 0,001), Lingkungan (P-Value=0,032), Teman Sebaya (P-Value=0,014), Sumber Informasi (P-Value 0,020) dengan kejadian pernikahan dini di Dusun III Desa Karang Baru Kab.Bekasi tahun 2018. Dari 6 Variabel yang di teliti (Pengetahuan, Pendidikan,Status Ekonomi,Lingkungan,Teman Sebaya, Sumber Informasi) hasilnya berhubungan dengan kejadian pernikahan dini pada remaja putri di Dusun III Desa Karang Baru.Saran dengan Adanya kerja sama antara remaja, pihak desa sarimukti dan pihak dari luar seperti Institusi diharapkan kejadian pernikahan dini tidak akan terjadi lagi atau angka kejadiannya dapat menurun drastis.

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kanker Leher Rahim di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Tahun 2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kanker merupakan penyakit yang tidak menular.Penyakit ini timbul akibat kondisi fisik yang tidak normal dan pola hidup yang tidak sehat. Di Indonesia kanker rahim menempati urutan ke 2 terbesar yang menyerang perempuan sebanyak (10,3%) setelah kanker payudara (18,4%).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker leher rahim pada pasangan usia subur di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi tahun 2018. Desain dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasangan usia subur yang datang memeriksakan atau mengobati keadaannya ke poli kebidanan di RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi sebanyak 889 pasangan usia subur.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 268 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling cara lotre.Penelitian ini menggunakan data sekunder,sedangkan data diolah dengan analisis univariat dan analisis bivariat data dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ada hubungan antara usia (P.value= 0,001),paritas (P.value= 0,001),kelebihan berat badan (P.value= 0,02),infeksi klamidia (P.value= 0,039),merokok (P.value= 0,000),riwayat kanker leher rahim pada keluarga (P.value= 0,000).Tidak ada kesenjangan antara factor-faktor yang berhubungan (usia,paritas,kelebihan berat badan,infeksi klamidia,merokok & riwayat kanker leher rahim pada keluarga) dengan teori. Saran diharapkan pasangan usia subur dapat memeriksakan keadaannya dan melakukan skrining sedini mungkin dan bagi RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dapat mengadakan poli gynekologi khusus kanker leher rahim agar pasangan usia subur mendapatan pelayanan yang prima sehingga dapat diberikan pengobatan yang tepat demi terwujudnya keluarga yang sehar dan sejahtera.

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kista Ovarium Pada Wanita Usia Subur di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Tahun 2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kista ovarium merupakan salah satu tumor jinak ginekologi yang paling sering dijumpai pada wanita dimasa reproduksinya. Kista ovarium merupakan penyebab kematian semua kanker ginekologi diperkirakan jumlah penderita kista ovarium sebanyak 23,400 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kista ovarium pada wanita usia subur di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi tahun 2018 Desain dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh wanita usia subur yang datang memeriksakan atau mengobati keadaannya kepoli kebidanan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi sebanyak 823 wanita usia subur. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 262 resonden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling cara lotre. Penelitian ini menggunakan data sekunder, sedangkan data diolah dengan analisis univariat dan analisis bivariat data dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ada hubungan antara usia (P.value= 0,002), paritas (P.value= 0,001),menarche dini (P.value= 0,002),merokok (P.value= 0,001),riwayat kista ovarium padakeluarga (P.value= 0,004).Tidak ada kesenjangan antara usia, paritas, menarche dini, merokok & riwayat kista ovarium pada keluarga dengan teori. Dari 5 variabel yang diteliti (usia, paritas, menarche dini, merokok dan riwayat kista ovarium pada keluarga) ternyata ada hubungan dengan kejadian kista ovarium, pada wanita usia subur di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Saran diharapkan wanita usia subur memahami tentang kejadian kista ovarium, tanda dan gejala serta memperhatikan cara hidup sehat sebagai salah satu cara untuk mencegah dan bagi RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dapat mengadakan poli gynekologi khususnya kista ovarium agar wanita usia subur mendapat pelayanan yang prima sehingga dapat diberikan pengobatan yang tepat.