Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Lia

433 karya publik ditemukan.

2026: 472025: 532024: 732023: 1142022: 402021: 452020: 192019: 25

Gambaran Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang KB AKDR/IUD di Klinik Umum Tanjung Cikarang Utara Tahun 2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tingginya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia merupakan masalah yang besar seperti menderita kekurangan makanan dan gizi buruk sehingga mengakibatkan tingkat kesehatan memburuk, masyarakat berpendidikan rendah, dan banyak masyarakat pengangguran. Program yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana dan pemakaian alat kontrasepsi kepada Wanita dari Pasangan Usia Subur. Salah satu alat kontrasepsi yang mempunyai efektivitas tinggi mengendalikan laju pertumbuhan penduduk adalah alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) mencapai 99,4% Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan PUS tentang KB AKDR/IUD di Klinik Umum Tanjung tahun 2021. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling dengan jumlah 101 responden. Pengumpulan data menggunakan primer. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen yaitu usia, pendidikan, penghasilan keluarga, pekerjaan dan sumber informasi sedangkan variabel dependen yaitu pengetahuan PUS tentang KB AKDR/IUD. Analisis data univariat menggunakan persentase dan crosstab. Hasil penelitian univariat responden yang berpengetahuan rendah sebanyak 60,4%, pada responden dengan usia beresiko sebanyak 73,3%, pada responden dengan pendidikan rendah sebanyak 86,1%, pada responden dengan penghasilan keluarga rendah sebanyak 67,3%, pada responden yang tidak bekerja sebanyak 65,3%, dan pada responden dengan sumber informasi dari tenaga kesehatan sebanyak 68,3%. Kesimpulan dari hasil penelitian dari 5 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara usia, pendidikan, penghasilan keluarga, pekerjaan, dan sumber informasi dengan pengetahuan PUS tentang KB AKDR/IUD di Klinik Umum Tanjung Tahun 2021.

Gambaran Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Puskesmas Mekar Mukti Cikarang Barat Tahun 2020

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita, diperkirakan 15 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun. Riskesdas 2018 kejadian ISPA pada satu bulan terakhir adalah 25,5% dengan prevalensi tertinggi terjadi pada usia balita yaitu 35%. Dan menurut SDKI 2017 prevalensi ISPA tertinggi pada anak umur 2435 bulan yaitu sebanyak 14%. Berdasar hasil survey, di Propinsi Jawa Barat terdapat 28,4% kasus ISPA balita, dan untuk kabupaten Bekasi terdapat sebanyak 35,0% kasus dengan gejala ISPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat analitik yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objek yang dilakukan untuk melihat gambaran pengetahuan. Populasinya seluruh balita yang diperiksa di Poli Anak Puskesmas Mekarmukti Tahun 2020 sebanyak 461 orang. Sampel yang diteliti adalah balita yang berobat di Poli Anak sebanyak 82 orang. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan data sekunder. Analisis data univariat menggunakan presentase. Hasil penelitian univariat menunjukan 82 responden yang dinyatakan berdiagnosa ISPA 17 orang (21%). Sedangkan responden yang tidak didiagnosa ISPA ada 65 orang (79%). Kesimpulan dari hasil penelitian masih banyaknya angka kesakitan ISPA pada balita di Puskesmas Mekarmukti dikarenakan Puskesmas Mekarmukti merupakan daerah industri.

Gambaran Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Remaja Puteri di RW 002 Dusun I Desa Cibening Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah pemeriksaan yang mudah yang bisa dilakukan setiap wanita dan bisa dilakukan sendiri. Tujuan utama pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja puteri di rw 002 dusun 1 desa cibening kecamatan setu kabupaten bekasi tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan menggunakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja puteri usia 17-20 tahun di rw 002 dusun 1 desa cibening kecamatan setu kabupaten bekasi dengan jumlah 86 orang dan sampel penelitian ini berjumlah 82 remaja puteri , sampel diambil dengan metode Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil analisis univariat menunjukkan 71 responden (86,6%) tidak melakukan SADARI, 48 responden (58,5%) pengetahuan kurang, 45 responden (54,9%) kurang mendapatkan peran orangtua, 45 responden (54,9%) terpapar sumber informasi mengenai SADARI, 63 responden (76,8%) kurang mendapatkan peran tenaga kesehatan, dan 45 responden (54,9%) kurang mendapatkan peran teman sebaya. Kesimpulan penelitian ini diharapkan dapat lebih ditingkatkan oleh peneliti selanjutnya dikarenakan penulis memiliki keterbatasan dalam penelitian.

Gambaran Penerapan Pencegahan Covid-19 di Era New Normal Pada Remaja di RW 005 Kel. Telaga Asih Kec. Cikarang Barat Kabupaten Bekasi 2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Covid-19 merupakan salah satu masalah tentang kesehatan yang cakupannya yang sangat mendunia. Kasus ini diawali dari laporan World Health Organization (WHO) pada tanggal 31 Desember 2019 yang menyebutkan bahwa ada kasus klaster pneumonia dengan etiologi yang belum jelas di Kota Wuhan Provinsi Hubei China. Untuk mengetahui gambaran penerapan pencegahan covid-19 di Era New Normal pada remaja di RW 005 kel.Telaga Asih Kec. Cikarang Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di RW 005 Desa Telaga Asih Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi yang berjumlah 70 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data dilakukan secara univariat. Dari hasil penelitian univariat diperoleh dari 70 responden yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 37 responden (52,9%). yang melakukan pencegahan Covid-19 sebanyak 35 responden (50%). 38 responden (54,3%) memiliki pengetahuan baik. Dukungan orang tua 37 responden (52,9%) yang mendukung. Sumber informasi terpapar sebanyak 47 responden (67,1%). Dukungan kesehatan 35 responden (50%) mendukung . Dukungan teman sebaya tidak mendukung 47 responden (67,1%). Diharapkan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh RW 005 Desa Telaga Asih Kecamatan Cikarang Barat untuk terus memberikan penyuluhan terkait penerapan pencegahan COVID-19 kepada remaja.

Analisis Hubungan Komorbid Terhadap Perburukan Klinis pada Pasien Covid 19 di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta Tahun 2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, April 2021 Nama : Lilis Pad’liah NPM : 020319720 ANALISIS HUBUNGAN KOMORBID TERHADAP PERBURUKAN KLINIS PASIEN COVID-19 DI RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAYU ASIH KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 vii (jumlah Halaman sebelum BAB I) + ....Halaman+....Tabel+....Lampiran ABSTRAK Pendahuluan: Coronavirus Disease 2019 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acut Respiratory Syndrome Coronavirus-2. Komobid merupakan penyakit atau kondisi yang muncul bersamaa pada individu, atau disebut juga penyakit penyerta. Tujuan : Mengetahui hubungan komorbid diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung terhadap perburukan klinis pada pasien Covid-19 Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan atau penelitian cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh pasien terdiagnosa Covid-19 dengan satu komorbid (diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung )yang dirawat di ruang ICU RSUD Bayu Asih Purwakarta pada periode Oktober 2020 hingga Januari 2021 dengan menggunakan teknik pengmbilan sampling Total Sampling yang berjumlah 48 orang.Hasil: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari 48 pasien yang memiliki komorbid terinfeksi Covid-19 di ruang ICU, 30 pasien mengalami perburukan klinis, 58,3% yang memiliki penyakit komorbid Diabetus Melitus (p=0,016, OR 5,500), 29,2% yang memiliki penyakit komorbid Hipertensi (p=0,140, OR 0,313) dan 12,5% memiliki penyakit komorbid Jantung (p=0,179, OR 0,250). Kesimpulan: diabetes melitus merupakan salah satu penyakit komorbid yang dapat memperburuk kondisi klinis pada pasien covid-19.

Hubungan Senam Kaki Diabetes Terhadap Gejala Neuropati Perifer Sensori pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : YULIANTI NIM : 020319738 HUBUNGAN PENGALAMAN MELAKUKAN SENAM KAKI DIABETES DENGAN GEJALA NEUROPATI PERIFER SENSORI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KONCARA KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 xvi + 75 Halaman + 5 Tabel + 12 Lampiran. ABSTRAK Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi yang menyebabkan kehilangan integritas kulit. Tujuan penelitian adalah menganalisa untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien DM di Puskesmas Koncara dengan jumlah populasi sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik dan perawat mempunyai kemauan untuk teliti mengkaji dan membantu penyelesaian masalah yang terjadi pada pasien diabetes melitus.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Mpasi Pada Bayi Kurang Dari 6 Bulan di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2020

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pemberian MPASI terlalu dini tidak dianjurkan karena akan menjadi sumber berbagai jenis penyakit, seperti terjadinya diare, sembelit, batuk, pilek, panas dan kolik usus. Data yang diambil pada tahun 2019 di desa bantarjaya terdapat bayi yang sudah diberikan MPASI yaitu sebanyak 66,6% dari 30 bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-fakor yang berhubungan dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan Di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional, populasi seluruh ibu yang mempunyai bayi usia kurang dari 6 bulan di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran sebanyak 167 responden. Sampel yang diteliti sebagian ibu yang mempunyai bayi usia kurang dari 6 bulan sebanyak 30 responden. Intrument penelitian menggunakan kuesioner dan data primer. Hasil penelitian bivariat menunjukan ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan, nilai P= 0,020, hasil OR 8,750. Ada hubungan pendidikan ibu dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan, nilai P=0,030, hasil OR 8,500. Ada hubungan pekerjaan ibu dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan, nilai P=0,014, hasil OR 16,000. Ada hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan, nila P=0,042, hasil OR 10,667. Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan, nilai P=0,020, hasil OR= 8,750. Ada hubungan tradisi dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan, nilai P=0,030, hasil OR 8,500 Kesimpulan hasil penelitian dari 6 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara pengetahuan ibu, pendidikan, pekerjaan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, tradisi dengan pemberian MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran.