Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Anita

22 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 62024: 22023: 42022: 52021: 1

Efektivitas Media Video Edukasi Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa 51,4% remaja putri tidak mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Meskipun program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dijalankan secara nasional, tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD sesuai standar masih tergolong sangat rendah. Rendahnya kepatuhan ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan media edukasi kesehatan yang menarik bagi remaja. Studi pendahuluan di SMAN 1 Kedung Waringin mengindikasikan tingkat ketidakpatuhan mencapai 90%, sehingga diperlukannya intervensi promosi kesehatan yang inovatif seperti media video edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media video edukasi terhadap kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental (pre-test and post-test group). Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin. Pengukuran tingkat kepatuhan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pemberian video edukasi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis data dengan Wilcoxon Signed Rank Test membuktikan bahwa media video edukasi efektif secara signifikan (Z=-11,18; p<0,001) dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026. Nilai p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat kepatuhan konsumsi TTD sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media video. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media video edukasi terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan lebih memanfaatkan media video dalam program kesehatan remaja.

Efektifitas Perawatan Metode Kanguru Dengan Kain Stretchy Wrap yang Dilakukan Orang Tua Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Bayi BBLR di RS Sentra Medika Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

BBLR merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari normal (<2.500 gram) dan memiliki risiko morbiditas serta mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan bayi dengan berat badan normal, oleh karena itu diperlukan berbagai macam cara dalam perawatan bayi BBLR salah satunya yaitu dengan perawatan metode kanguru. PMK adalah metode yang melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu dan meletakkan bayi di daerah tersebut. Perawatan Metode Kanguru (PMK) mempunyai manfaat untuk meningkatkan tanda-tanda vital dan berat badan bayi lahir rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perawatan metode kanguru dengan kain elastis yang dilakukan orang tua terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RS Sentra Medika Cikarang. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen one group pretest posttest design dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 20 responden, dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil didapatkan rata-rata berat badan sebelum perawatan metode kanguru adalah 2275 gram dan setelah dilakukan perawatan metode kanguru rata rata berat badan bayi meningkat menjadi 2329 gram, dengan rata rata peningkatan sebesar 10,50 gram selama 4 hari dengan durasi 1 jam dimana nilai p value 0.000 ( <0,05) sehingga dikatakan bahwa perawatan metode kanguru dengan kain stertchy wrap yang dilakukan orang tua terhadap kenaikan berat pada pada bayi BBLR di RS. Sentra Medika Cikarang efektif. Sehingga diharapkan PMK dengan kain stetchy wrap dapat menjadi alternatif untuk menambah berat badan bayi baru lahir dengan BBLR

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Kanker merupakan salah satu penyakit yang memiliki dampak fisik dan psikologis yang signifikan bagi penderitanya, terutama dalam menghadapi proses pengobatan seperti kemoterapi. Efek samping kemoterapi tidak hanya memperburuk kondisi psikologis pasien kanker, tetapi juga dapat menghambat efektivitas pengobatan, sehingga mendesak untuk diatasi melalui pendekatan holistik yang menggabungkan dukungan medis dan psikologis. Adapun dampak fisik dan psikologis signifikan bagi penderitanya, terutama selama menjalani pengobatan seperti kemoterapi yang sering kali menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani secara tepat dapat menghambat efektivitas pengobatan dan menurunkan kualitas hidup pasien. Dalam konteks ini, dukungan keluarga memegang peran penting dalam memberikan kenyamanan emosional dan meningkatkan ketahanan psikologis pasien. Tujuan: dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Yang Menjalani Kemoterapi Di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Metode: penelitian pada tugas akhir ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan secara potong lintang (cross sectional). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik total sampling, Lokasi penelitian dilakukan di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, pada bulan januari 2025 dengan subjek penelitian berjumlah 56 responden. Kesimpulan: Berdasarkan hubungan dukungan keluarga menunjukan bahwa kategori dukungan keluarga tertinggi mendukung yaitu 36 responden (64.3 %) dan terendah kurang mendukung yaitu 6 responden (10.7 %). Kemudian berdasarakan hasil dari Analisis uji statistic (Spearman’s Rho) menunjukan nilai p= 0.047 < 0.05 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Hasil nilai koefisien korelasi Spearman’s Rho sebesar r = 0.267 yang menunjukan bahwa arah korelasi positif (searah) dengan nilai korelasi koefisian cukup.

Hubungan Lama Menderita DM dan Obesitas Dengan Kejadian Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Klinik "X" Cikarang Timur Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) merupakan salah satu komplikasi utama pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe II yang mengalami peningkatan prevalensi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kejadian DPN meningkat sebesar 65% dari total 80 pasien yang menjalani pengobatan, dengan obesitas sebagai faktor risiko yang umum. Mengingat tingginya angka kejadian Diabetic peripheral neuropathy (DPN), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama menderita DM dan obesitas dengan kejadian Diabetic peripheral neuropathy (DPN) pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe II di Klinik X, Cikarang Timur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terhadap 80 pasien DM tipe II. Hubungan antara variabel dianalisis menggunakan uji Spearman Rank untuk menentukan kekuatan dan arah hubungan antara durasi menderita DM, obesitas (BMI), dan kejadian Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN). Analisis menunjukkan bahwa durasi DM memiliki hubungan positif dengan kejadian DPN (r = 0,324; p = 0,003), yang berarti semakin lama seseorang menderita DM, semakin tinggi risiko mengalami Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN). Sebaliknya, hubungan antara durasi DM dan obesitas tidak signifikan (r = -0,180; p = 0,110). Selain itu, obesitas juga tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian DPN (r = 0.060; p = 0,598). Penelitian ini menegaskan bahwa lama menderita DM merupakan faktor utama yang berhubungan dengan kejadian DPN, sedangkan obesitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan durasi DM maupun Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN). Hasil ini menyoroti pentingnya pengelolaan DM jangka panjang untuk mencegah komplikasi Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN).

HUBUNGAN LAMA MENDERITA DM DAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY (DPN) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI KLINIK “X” CIKARANG TIMUR TAHUN 2025

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN DURASI LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS (DM) DAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY (DPN) PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI KLINIK X CIKARANG TIMUR TAHUN 2025. ABSTRAK Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) merupakan salah satu komplikasi utama pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe II yang mengalami peningkatan prevalensi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kejadian DPN meningkat sebesar 65% dari total 80 pasien yang menjalani pengobatan, dengan obesitas sebagai faktor risiko yang umum. Mengingat tingginya angka kejadian Diabetic peripheral neuropathy (DPN), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama menderita DM dan obesitas dengan kejadian Diabetic peripheral neuropathy (DPN) pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe II di Klinik X, Cikarang Timur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terhadap 80 pasien DM tipe II. Hubungan antara variabel dianalisis menggunakan uji Spearman Rank untuk menentukan kekuatan dan arah hubungan antara durasi menderita DM, obesitas (BMI), dan kejadian Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN). Analisis menunjukkan bahwa durasi DM memiliki hubungan positif dengan kejadian DPN (r = 0,324; p = 0,003), yang berarti semakin lama seseorang menderita DM, semakin tinggi risiko mengalami Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN). Sebaliknya, hubungan antara durasi DM dan obesitas tidak signifikan (r = -0,180; p = 0,110). Selain itu, obesitas juga tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian DPN (r = 0.060; p = 0,598). Penelitian ini menegaskan bahwa lama menderita DM merupakan faktor utama yang berhubungan dengan kejadian DPN, sedangkan obesitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan durasi DM maupun Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN). Hasil ini menyoroti pentingnya pengelolaan DM jangka panjang untuk mencegah komplikasi Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN).

EFEKTIFITAS PERAWATAN METODE KANGURU DENGAN KAIN STRETCHY WRAP YANG DILAKUKAN ORANG TUA TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN PADA BAYI BBLR DI RS. SENTRA MEDIKA CIKARANG

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BBLR merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari normal (2.500 gram) dan memiliki risiko morbiditas serta mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan bayi dengan berat badan normal, oleh karena itu diperlukan berbagai macam cara dalam perawatan bayi BBLR salah satunya yaitu dengan perawatan metode kanguru. PMK adalah metode yang melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu dan meletakkan bayi di daerah tersebut. Perawatan Metode Kanguru (PMK) mempunyai manfaat untuk meningkatkan tanda-tanda vital dan berat badan bayi lahir rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perawatan metode kanguru dengan kain elastis yang dilakukan orang tua terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RS Sentra Medika Cikarang. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen one group pretest posttest design dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 20 responden, dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil didapatkan rata-rata berat badan sebelum perawatan metode kanguru adalah 2275 gram dan setelah dilakukan perawatan metode kanguru rata rata berat badan bayi meningkat menjadi 2329 gram, dengan rata rata peningkatan sebesar 10,50 gram selama 4 hari dengan durasi 1 jam dimana nilai p value 0.000 ( 0,05) sehingga dikatakan bahwa perawatan metode kanguru dengan kain stertchy wrap yang dilakukan orang tua terhadap kenaikan berat pada pada bayi BBLR di RS. Sentra Medika Cikarang efektif. Sehingga diharapkan PMK dengan kain stetchy wrap dapat menjadi alternatif untuk menambah berat badan bayi baru lahir dengan BBLR.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kunjungan Balita ke Posyandu Merpati Desa Mekar Jaya Kecamatan Kedungwaringin Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kunjungan balita ke Posyandu yang paling baik adalah rutin setiap bulan atau 12 kali per tahun. Balita (12-59 bulan) yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya yaitu balita yang ditimbang sedikitnya 8 kali dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun. Penimbangan berat badan anak setiap bulan untuk mengetahui status gizi anak merupakan salah satu kegiatan rutin di Posyandu. Desain penelitian ini adalah jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 85 responden dengan jumlah sampel 85 ibu yang memiliki balita. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner.Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan kunjungan balita ke posyandu yaitu Pengetahuan p value = 0,006 Nilai OR=5,235, Pekerjaan p value = 0,011 Nilai OR=3,677, Tenaga Kesehatan p value = 0,006 Nilai OR=3,957 dan yang tidak berhubungan yaitu Pendidikan dengan p value = 0,517. Disarankan bagi masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita agar lebih teratur lagi dalam membawa balitanya ke posyandu.

Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di PMB Lidya, Am. Keb, CPHCT, CH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nyeri punggung merupakan kejadian yang sering terjadi pada ibu hamil dan akan meningkat keluhannya saat memasuki trimester III. Salah satu upaya untuk meredakan nyeri punggung pada ibu hamil adalah prenatal yoga. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, Am.Keb, CPHCT, CH. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Penelitian menggunakan data primer dengan sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon didapatkan p value sebesar 0,000 (<0,05) hal tersebut menunjukkan bahwa prenatal yoga dapat mengurangi skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, Am.Keb, CPHCT, CH.

PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB LIDYA, AM. KEB, CPHCT, CH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI S1 KEBIDANAN Skripsi, Oktober-November 2022 Nama : Lidya Nova Pranita Nim : 221050023 PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB LIDYA, AM. KEB, CPHCT, CH 2022 xviii+106 Halaman+6 Tabel+15 Lampiran ABSTRAK Nyeri punggung merupakan kejadian yang sering terjadi pada ibu hamil dan akan meningkat keluhannya saat memasuki trimester III. Salah satu upaya untuk meredakan nyeri punggung pada ibu hamil adalah prenatal yoga. Prenatal yoga dapat membantu wanita hamil melenturkan persendian dan menenangkan pikiran mereka selama kehamilan. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, Am.Keb, CPHCT, CH. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Penelitian menggunakan data primer dengan sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung . Instrumen yang digunakan untuk mengukur nyeri punggung adalah face scale. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisa data uji wilcoxon didapatkan p value sebesar 0,000 (0,05) hal tersebut menunjukkan bahwa prenatal yoga dapat mengurangi skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, Am.Keb, CPHCT, CH. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, CPHCT, CH. Bahan bacaan jumlah : (2013-2020) Kata Kunci : Ibu Hamil, nyeri punggung , prenatal yoga Jumlah kata : 245

Hubungan Kecanduan Smartphone Dengan Nomophobia Pada Mahasiswa Prodi Sarjana Keperawatan Semester 8 Universitas Medika Suherman

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Smartphone kini seakan telah menjadi bagian utama dari gaya hidup di masyarakat Indonesia. Namun, berbagai fitur canggih yang di tawarkan dalam smartphone seringkali membuat pengguna smartphone berlebihan dalam menggunakannya, penggunaan terus-menerus dan berulang dalam waktu yang lama akan meyebabkan seseorang menjadi kecanduan akan smartphone. dari kecanduan inilah akan menimbulkan kecemasan jauh dari smartphone atau kita bisa menyebut dengan nomophobia. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengidentifikasi hubungan kecanduan smartphone dengan nomophobia pada mahasiswa keperawatan semester 8 Universitas Medika Suherman.Metode penelitian ini adalah analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. jenis data yang digunakan adalah data primer, Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 43 responden dan pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil dari analisis univariat didapatkan distribusi frekuensi kecanduan smartphone tinggi sebanyak 22 responden (51,2%), dan yang mengalami kecanduan smartphone rendah sebanyak 21 orang (48,8%). Dan distribusi frekuensi nomophobia yaitu, nomophobia rendah sebanyak 4 orang atau (9,3%), nomophobia sedang sebanyak 8 orang atau (18,6%), nomophobia tinggi sebanyak 12 orang atau (27,9%) dan nomophobia sangat tinggi sebanyak 19 orang. Atau (44,2%). Uji Bivariat chi-square yaitu uji untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian uji bivariat didapatkan nilai p value 0,000 artinya ≤ a (0,04) yang diartikan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara kecanduan smartphone dengan nomophobia.

Hubungan Kecanduan Smartphone Dengan Nomophobia Pada Mahasiswa Prodi Sarjana Keperawatan Semester 8 Universitas Medika Suherman

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HUBUNGAN KECANDUAN SMARTPHONE DENGAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA PRODI SARJANA KEPERAWATAN SEMESTER 8 UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN. Latar Belakang : Smartphone kini seakan telah menjadi bagian utama dari gaya hidup di masyarakat Indonesia. Namun, berbagai fitur canggih yang di tawarkan dalam smartphone seringkali membuat pengguna smartphone berlebihan dalam menggunakannya, penggunaan terus-menerus dan berulang dalam waktu yang lama akan meyebabkan seseorang menjadi kecanduan akan smartphone. dari kecanduan inilah akan menimbulkan kecemasan jauh dari smartphone atau kita bisa menyebut dengan nomophobia. Tujuan : dari penelitian ini yaitu Mengidentifikasi hubungan kecanduan smartphone dengan nomophobia pada mahasiswa keperawatan semester 8 Universitas Medika Suherman. Metode : penelitian ini adalah analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. jenis data yang digunakan adalah data primer, Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 43 responden dan pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil dari analisis univariat didapatkan distribusi frekuensi kecanduan smartphone tinggi sebanyak 22 responden (51,2%), dan yang mengalami kecanduan smartphone rendah sebanyak 21 orang (48,8%). Dan distribusi frekuensi nomophobia yaitu, nomophobia rendah sebanyak 4 orang atau (9,3%), nomophobia sedang sebanyak 8 orang atau (18,6%), nomophobia tinggi sebanyak 12 orang atau (27,9%) dan nomophobia sangat tinggi sebanyak 19 orang. Atau (44,2%). Uji Bivariat chi-square yaitu uji untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil : penelitian uji bivariat didapatkan nilai p value 0,000 artinya ≤ α (0,04) yang diartikan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : terdapat hubungan yang bermakna antara kecanduan smartphone dengan nomophobia.