Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Resep
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Profil Peresepan Antibiotik Pada Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Tiara Cibinong Periode April - September 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Berdasarkan data Riskesdas 2018 masyarakat yang terdata yaitu di Provinsi Jawa Barat sebesar 186.809 orang, sedangkan untuk prevalensi ISPA yang terdiagnosa di provinsi Jawa Barat ada pada peringkat ke 7 yaitu sebesar 4,7%. Provinsi Jawa Barat termasuk kedalam 10 besar yang banyak terjadi kasus ISPA. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Peresepan Antibiotik Oral Pada Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Tiara Cibinong Bogor Periode April-September 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif yang bersifat Retrospektif, populasi yang digunakan pada penelitian ini semua resep yang masuk di Klinik Tiara periode April-September tahun 2022. Hasil: Penggunaan antibiotik oral yaitu laki-laki sebanyak 55 pasien (55%) dari 100 pasien. Kelompok usia yang lebih banyak mendapatkan antibiotik oral yaitu adalah anak-anak 39 pasien (39%) dari 100 pasien. Zat aktif Antibiotik yang lebih banyak diresepkan adalah cefadroxil sebanyak 49 pasien (49%) dari 100 resep. Golongan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu golongan sefalosporin sebanyak 55 pasien (55%) dari 100 resep dan bentuk sediaan yang paling banyak digunakan yaitu sirup 50 pasien (50%) dari 100 resep

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran resep elektronik dalam proses peresepan pasien rawat jalan periode januari 2022 di rumah sakit dewi sri karawang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Strategi peresepan elektronik era saat ini dapat mengurangi kesalahan pengobatan dan kejadian obat yang merugikan pada pasien, kesalahan dosis, dibandingkan dengan resep tulis tangan. Selain itu, elektronik resep mencegah kesalahan yang timbul karena kesulitan dalam membaca atau memahami resep tulisan tangan. Oleh karena itu penting untuk mengevaluasi kelengkapan resep pasien rawat jalan di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam kelengkapan resep. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan cara mengakses data rekam medik pasien rawat jalan pada bulan Januari untuk mengevaluasi prescribing error sebagai bahan untuk membuat laporan dan menggunakan metode uji kausalitas dengan analisis data regresi Linear kemudiandianalisis secara deskriptif kuantitatif. Sampel yang diambil berdasarkan resep yang masuk ke instalasi farmasi dari spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis, penyakit dalam, spesialis paru didapatkan sebanyak 882 e-resep dan sampel yang diambil menggunakan teknik random sampling sebanyak 90 lembar resep dengan18 kategori kelengkapan administrasi, farmastik, klinis. Berdasarkan hasil kelengkapan resep elektronik terdapat Ketidaklengkapan pada Rumah Sakit Dewi Sri Karawang bulan januari 2022 kelengkapan administrasi, farmastik, klinis mendapatkan hasil 71 resep (78,9% ) resep lengkap, sedangkan resep tidak lengkap yaitu 19 resep (21,1%) dan hasil dari prescribing error dapat di tafsirkan bahwa peresepan elektronik berkontribusi sebesar 43,6% terhadap medication safety. Kata Kunci: peran resep elektronik, peresepan, prescribing error

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kelengkapan Komponen Resep Pasien BPJS Rawat Jalan Di Klinik Mahasta Cibinong Periode Oktober-Desember 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang: Resep harus ditulis dengan jelas untuk menghindari kesalahan medikasi atau medication error (ME). Evaluasi kelengkapan resep dilakukan sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan resep. Tujuan: Penelitian ini ditujukan mengetahui persentase kelengkapan resep dalam hal Inscriptio, Invocatio, Prescriptio, Signatura, Subscriptio dan Pro. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan 400 sampel lembar resep yang akan diteliti, dan dilakukan pengamatan satu persatu dengan cara mencatat semua aspek-aspek kelengkapan resep dan dilakukan analisa data hasil. Hasil: Diketahui jumlah presentase resep yang memenuhi syarat kelengkapan resep adalah 76,25% (305 lembar resep), sedangkan presentase resep yang tidak memenuhi syarat kelengkapan resep adalah 23,75% (95 lembar resep). Kelengkapan resep pasien BPJS di klinik mahasta dalam hal inscriptio 100% lengkap 0% tidak lengkap, dalam hal invocatio 100% lengkap 0% tidak lengkap, dalam hal praescriptio 87% lengkap 13% tidak lengkap, dalam hal subscriptio 97,5% lengkap 2,5% tidak lengkap, dalam hal signatura 100% lengkap 0% tidak lengkap, dan dalam hal pro 83,25% lengkap 16,75% tidak lengkap.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN POLA PERESEPAN OBAT PADA PASIEN PENDERITA HEMOROID DI PUSKESMAS KARANG BAHAGIA KABUPATEN BEKASI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Berdasarkan data Riskesdas (riset kesehatan dasar) menyebutkan ada 12,5 juta jiwa penduduk Indonesia mengalami hemoroid, maka secara epidemiologi diperkirakan pada tahun 2030 prevalensi di Indonesia mencapai 21,3 juta orang. National Center for Health Statistics (NCHS) melaporkan terdapat 10 juta orang di Amerika Serikat mengalami hemoroid. Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana pola peresepan obat hemoroid yang biasa digunakan pada pasien hemoroid di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan kriteria pasien dan kriteria obat. Metode : Penelitian yang dillakukan yaitu deskriptif kualitatif, Data yang digunakan berupa resep pasien hemoroid pada tahun 2022 di Puskesmas Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Hasil : berdasarkan usia penderita paling banyak pada usia 17-40 tahun (57%), berdasarkan jenis kelamin pasien dengan penderita paling banyak yaitu laki-laki sebanyak 21 pasien (54%), berdasarkan pekerjaan pasien yang bekerja paling banyak yaitu 20 pasien (51%) dan berdasarkan penyakit penyerta yang terdiagnosa dengan beberapa penyakit penyerta yaitu pasien maag, flu dan batuk, asma dan infeksi bakteri. Kesimpulan : Hasil menunjukkan bahwa kelompok usia 17 hingga 60 tahun yang paling sering menderita hemoroid berada di Puskesmas Karang Bahagia, dan kelompok usia ini diobati dengan antihemoroid suppositoria 2 mg. Hasil menunjukkan bahwa pasien dengan maag, infeksi bakteri, asma, flu, dan batuk mendapatkan pengobatan Hemoroid dengan suplai obat antihemoroid 2 mg.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Obat Tanpa Resep Di Apotek Khanza Medika Periode 15-24 Juli Tahun 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI Skripsi, Agustus 2022 Nama : Baiq Laela Zaeni NIM : 010718005 TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN OBAT TANPA RESEP DI APOTEK KHANZA MEDIKA PERIODE 15-24 JULI 2022 xvi 16+Halaman 58+Tabel 14+Lampiran 13. ABSTRAK Apotek merupakan salah satu tempat dilakukannya pelayanan kefarmasian berupa pelayanan informasi obat yang diberikan secara langsung kepada konsumen yang datang untuk membeli obat tanpa resep untuk mengetahui kepuasan konsumen dalam menerima pelayanan kefarmasian. Kepuasan konsumen yang diterima dilihat dengan metode service quality, yang membagi kualitas layanan ke dalam 5 dimensi, yaitu; bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan obat tanpa resep di Apotek Khanza Medika periode 15-24 juli tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu dekriptif, Penelitian ini dilakukan di Apotek Khanza Medika, dengan jumlah sampel 78 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menggunakan kuesioner. Analisis data yang diterapkan pada penelitian ini yaitu CSI,analisis servqual GAP, Importance Performance Analysis(IPA). Hasil dari perhitungan CSI total keseluruhan dimensi untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen yaitu 86,54 % di kategorikan (sangat puas), analisis servqual GAP ke lima dimensi yaitu; bukti langsung -0,29, kehandalan -0,45, daya tanggap -0,32, jaminan - 0,45, dan empati -0,19. ke lima dimensi menunjukan angka negatif dapat di kategorikan bahwa konsumen tidak puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan dan total rata-rata keseluruhan dimensi diperoleh GAP -0,34 dengan kategori (sedang). Sedangkan hasil IPA terbagi 4 kuadran yaitu; kuadran I dengan prioritas pertama apotek, kuadran II untuk mempertahankan prestasi apotek, kuadran III prioritas rendah, kuadran IV berlebihan. Adapun saran sebagai berikut; bagi Apotek Khanza Medika, diharapkan dapat menjadi bahan masukkan terkait kekurangan dalam fasilitas dan pelayanan agar dapat menjadi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik lagi. Kata Kunci: Apotek, Kepuasan konsumen, Pelayanan obat tanpa resep, Service quality

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kelengkapan Komponen Resep Pasien BPJS Rawat Jalan di Klinik Mahasta Cibinong Periode Oktober-Desember 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Resep harus ditulis dengan jelas untuk menghindari kesalahan medikasi atau medication error (ME). Evaluasi kelengkapan resep dilakukan sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan resep. Tujuan: Penelitian ini ditujukan mengetahui persentase kelengkapan resep dalam hal Inscriptio, Invocatio, Prescriptio, Signatura, Subscriptio dan Pro. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan 400 sampel lembar resep yang akan diteliti, dan dilakukan pengamatan satu persatu dengan cara mencatat semua aspek-aspek kelengkapan resep dan dilakukan analisa data hasil. Hasil: Diketahui jumlah presentase resep yang memenuhi syarat kelengkapan resep adalah 76,25% (305 lembar resep), sedangkan presentase resep yang tidak memenuhi syarat kelengkapan resep adalah 23,75% (95 lembar resep). Kelengkapan resep pasien BPJS di klinik mahasta dalam hal inscriptio 100% lengkap 0% tidak lengkap, dalam hal invocatio 100% lengkap 0% tidak lengkap, dalam hal praescriptio 87% lengkap 13% tidak lengkap, dalam hal subscriptio 97,5% lengkap 2,5% tidak lengkap, dalam hal signatura 100% lengkap 0% tidak lengkap, dan dalam hal pro 83,25% lengkap 16,75% tidak lengkap.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Penggunaan Obat Antituberkulosis Paru di RS Sentra Medika Cibinong

2024•Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang berpotensi serius dan biasanya menyerang paru-paru. Indonesia merupakan negara dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga setelah India dan Cina, yang berpenduduk lebih dari 1 milyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan penggunaan Obat Antituberkulosis (OAT) paru berdasarkan usia, jenis kelamin, kategori pengobatan, jenis (OAT) dan tipe pasien pada periode Mei-Oktober 2022. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang bersifat retrospektif, menggunakan resep dan rekam medis pasien rawat jalan yang didiagnosa Tuberkulosis paru yang menerima pengobatan di RS Sentra Medika Cibinong. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk persentase dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode Mei-Oktober 2022 terdapat sebanyak 95 pasien rawat jalan yang didiagnosa tuberkulosis dengan total populasi sebanyak 1565 diantaranya berusia 21-59 tahun sebanyak 83 kasus (87,4%), usia 15-20 tahun sebanyak 12 kasus (12,6%). Berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 52 pasien (54,7%). Tipe pasien berdasarkan riwayat pengobatan sebelumnya terdapat pasien kasus baru sebanyak 93 pasien (97,3%) dibandingkan kasus kambuh sebanyak 2 pasien (2,1%), Jenis OAT yang digunakan pada rumah sakit ini adalah OAT jenis KDT dengan total 95 pasien (100%). Pasien yang menerima pengobatan kategori 1 sebanyak 93 pasien (97,9%), yang menerima pengobatan kategori 2 sebanyak 2 pasien (2,1%). Kesimpulan kategori pengobatan tertinggi adalah kategori I dan sesuai dengan Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis RI Nomor 67 Tahun 2016.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Pola Peresepan Obat Pada Pasien Penderita Hemoroid di Puskesmas Karang Bahagia Kabupaten Bekasi

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Berdasarkan data Riskesdas (riset kesehatan dasar) menyebutkan ada 12,5 juta jiwa penduduk Indonesia mengalami hemoroid, maka secara epidemiologi diperkirakan pada tahun 2030 prevalensi di Indonesia mencapai 21,3 juta orang. National Center for Health Statistics (NCHS) melaporkan terdapat 10 juta orang di Amerika Serikat mengalami hemoroid. Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana pola peresepan obat hemoroid yang biasa digunakan pada pasien hemoroid di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan kriteria pasien dan kriteria obat. Metode : Penelitian yang dillakukan yaitu deskriptif kualitatif, Data yang digunakan berupa resep pasien hemoroid pada tahun 2022 di Puskesmas Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Hasil : berdasarkan usia penderita paling banyak pada usia 17-40 tahun (57%), berdasarkan jenis kelamin pasien dengan penderita paling banyak yaitu laki-laki sebanyak 21 pasien (54%), berdasarkan pekerjaan pasien yang bekerja paling banyak yaitu 20 pasien (51%) dan berdasarkan penyakit penyerta yang terdiagnosa dengan beberapa penyakit penyerta yaitu pasien maag, flu dan batuk, asma dan infeksi bakteri. Kesimpulan : Hasil menunjukkan bahwa kelompok usia 17 hingga 60 tahun yang paling sering menderita hemoroid berada di Puskesmas Karang Bahagia, dan kelompok usia ini diobati dengan antihemoroid suppositoria 2 mg. Hasil menunjukkan bahwa pasien dengan maag, infeksi bakteri, asma, flu, dan batuk mendapatkan pengobatan Hemoroid dengan suplai obat antihemoroid 2 mg.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Peresepan Antibiotik Oral Pada Penyakit Saluran Pernapasan Akut di Klinik Tiara Cibinong Bogor Periode April-September 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Berdasarkan data Riskesdas 2018 masyarakat yang terdata yaitu di Provinsi Jawa Barat sebesar 186.809 orang, sedangkan untuk prevalensi ISPA yang terdiagnosa di provinsi Jawa Barat ada pada peringkat ke 7 yaitu sebesar 4,7%. Provinsi Jawa Barat termasuk kedalam 10 besar yang banyak terjadi kasus ISPA. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Peresepan Antibiotik Oral Pada Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Tiara Cibinong Bogor Periode April-September 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif yang bersifat Retrospektif, populasi yang digunakan pada penelitian ini semua resep yang masuk di Klinik Tiara periode April-September tahun 2022. Hasil: Penggunaan antibiotik oral yaitu laki-laki sebanyak 55 pasien (55%) dari 100 pasien. Kelompok usia yang lebih banyak mendapatkan antibiotik oral yaitu adalah anak-anak 39 pasien (39%) dari 100 pasien. Zat aktif Antibiotik yang lebih banyak diresepkan adalah cefadroxil sebanyak 49 pasien (49%) dari 100 resep. Golongan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu golongan sefalosporin sebanyak 55 pasien (55%) dari 100 resep dan bentuk sediaan yang paling banyak digunakan yaitu sirup 50 pasien (50%) dari 100 resep.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Peresepan Obat Oral Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Pasien Rawat Jalan di Klinik Tiara Periode Mei-Oktober 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang berdasarkan data prediksi oleh International Diabetes Federation (IDF) menunjukan pada tahun 2019 – 2030 terdapat kenaikan jumlah pasien DM dari 10,7 juta menjadi 13,7 juta pada tahun 2030. Dinas Kesehatan di Kabupaten Bogor Tahun 2019 terindikasi Diabetes Melitus sebanyak 57.769 orang dan yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar sebanyak 42.905 (74,27%). Kenaikan jumlah diabetes melitus dianggap “ibu dari segala penyakit”. Tujuan Untuk mengetahui gambaran Peresepan Obat Antidiabetes Melitus tipe II rawat jalan di Klinik Tiara periode Mei – Oktober 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang bersifat retrospektif. Hasil Penelitian Pasien diabetes melitus tipe II berdasarkan jenis kelamin paling banyak adalah perempuan sebanyak (58,10%). Berdasarkan usia 46-65 tahun sebanyak (60,81%). Pengunaan obat diabetes melitus tipe II berdasarkan jenis obat paling banyak diresepkan yaitu metformin (83,78%). Obat diabetes mellitus tipe II berdasarkan data peresepan obat yang diberikan R/ obat monoterapi sebanyak (93,24%). Berdasarkan data penggunaan kombinasi obat sebanyak (6,75%).

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Obat Tanpa Resep di Apotek Khanza Medika Periode 15-24 Juli Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Apotek merupakan salah satu tempat dilakukannya pelayanan kefarmasian berupa pelayanan informasi obat yang diberikan secara langsung kepada konsumen yang datang untuk membeli obat tanpa resep untuk mengetahui kepuasan konsumen dalam menerima pelayanan kefarmasian. Kepuasan konsumen yang diterima dilihat dengan metode service quality, yang membagi kualitas layanan ke dalam 5 dimensi, yaitu; bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan obat tanpa resep di Apotek Khanza Medika periode 15-24 juli tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu dekriptif, Penelitian ini dilakukan di Apotek Khanza Medika, dengan jumlah sampel 78 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menggunakan kuesioner. Analisis data yang diterapkan pada penelitian ini yaitu CSI,analisis servqual GAP, Importance Performance Analysis(IPA). Hasil dari perhitungan CSI total keseluruhan dimensi untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen yaitu 86,54 % di kategorikan (sangat puas), analisis servqual GAP ke lima dimensi yaitu; bukti langsung -0,29, kehandalan -0,45, daya tanggap -0,32, jaminan -0,45, dan empati -0,19. ke lima dimensi menunjukan angka negatif dapat di kategorikan bahwa konsumen tidak puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan dan total rata-rata keseluruhan dimensi diperoleh GAP -0,34 dengan kategori (sedang).

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Peran Resep Elektronik Dalam Meningkatkan Medication Safety Pada Proses Peresepan Pasien Rawat Jalan Periode Januari 2022 di Ruamh Sakit Dewi Sri Karawang

2023•Koleksi Perpustakaan

Elektronik resep mencegah kesalahan yang timbul karena kesulitan dalam membaca atau memahami resep tulisan tangan. Oleh karena itu penting untuk mengevaluasi kelengkapan resep pasien rawat jalan di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam kelengkapan resep. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif menggunakan metode uji kausalitas dengan analisis data regresi Linear. Sampel yang diambil berdasarkan resep yang masuk ke instalasi farmasi dari spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis, penyakit dalam, spesialis paru didapatkan sebanyak 882 e-resep dan sampel yang diambil menggunakan teknik random sampling sebanyak 90 lembar resep dengan 18 kategori kelengkapan administrasi, farmastik, klinis. Berdasarkan hasil kelengkapan resep elektronik terdapat Ketidaklengkapan pada Rumah Sakit Dewi Sri Karawang bulan januari 2022 kelengkapan administrasi, farmastik, klinis mendapatkan hasil 71 resep (78,9% ) resep lengkap, sedangkan resep tidak lengkap yaitu 19 resep (21,1%) dan hasil dari prescribing error dapat di tafsirkan bahwa peresepan elektronik berkontribusi sebesar 43,6% terhadap medication safety.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail